Penulis: seputar redaksi

  • Suasana Pelantikan DPC PAN Empat Lawang Bergema: Ribuan Simpatisan Dukung Joncik Muhammad Maju Pilgub

    Suasana Pelantikan DPC PAN Empat Lawang Bergema: Ribuan Simpatisan Dukung Joncik Muhammad Maju Pilgub

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Suasana pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Empat Lawang berubah menjadi lautan semangat ketika ribuan kader, relawan, dan simpatisan meneriakkan nama Joncik Muhammad. Demografi

    Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD PAN Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (1/8/2026), teriakan “Joncik Muhammad!” langsung disambut dengan pekikan “Gubernur!” dari para peserta. Yel-yel tersebut berkali-kali menggema dan menjadi perhatian utama sepanjang jalannya acara.

    Fenomena itu dinilai sebagai sinyal kuat munculnya dukungan akar rumput PAN agar Joncik Muhammad maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan mendatang.

    Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Joncik Muhammad mengenai pencalonannya, antusiasme ribuan kader dan simpatisan menunjukkan besarnya harapan agar Ketua DPW PAN Sumatera Selatan tersebut tampil sebagai salah satu kandidat pada Pilgub Sumsel.

    Dukungan tersebut semakin menguat dengan hadirnya jajaran petinggi PAN, di antaranya Ketua DPP PAN Muhammad Rasyid Hatta serta Anggota DPR RI Komisi VI H. Iskandar, yang menghadiri langsung pelantikan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Empat Lawang.

    Kehadiran para tokoh nasional PAN itu dinilai banyak pihak sebagai bentuk perhatian terhadap penguatan organisasi PAN di Sumatera Selatan. Namun, makna politik terkait dukungan pencalonan tetap belum diumumkan secara resmi oleh partai.

    Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Empat Lawang sekaligus Ketua DPRD Empat Lawang Darli> mengakui besarnya aspirasi kader yang menginginkan Joncik Muhammad maju pada Pilgub Sumatera Selatan.

    “Insya Allah beliau akan maju Pilgub mendatang,” kata Darli.

    Menurut Darli, dukungan tersebut lahir dari semangat kader, relawan, dan simpatisan PAN yang menginginkan kepemimpinan Joncik Muhammad membawa perubahan yang lebih luas bagi Sumatera Selatan (Red).

  • Bawa Nama Empat Lawang, Justine Ravendra Sabet Gelar Bujang Harapan ll Putra Putri Sriwijaya 2026

    Bawa Nama Empat Lawang, Justine Ravendra Sabet Gelar Bujang Harapan ll Putra Putri Sriwijaya 2026

    PALEMBANG, seputartv.com – Nama Kabupaten Empat Lawang kembali berkibar di panggung ajang pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2026.
    M. Justine Ravendra, perwakilan Bujang Empat Lawang, berhasil meraih gelar Bujang Harapan II pada malam Grand Final Putra Putri Sriwijaya 2026 yang digelar di Palembang, Jumat (31/7/2026) malam.
    Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Justine sekaligus membawa nama Empat Lawang bersaing di antara para putra terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
    Malam grand final bukan sekadar menjadi ajang penampilan di atas panggung. Para finalis dituntut menunjukkan kemampuan, wawasan, kepercayaan diri hingga kemampuan membawa identitas daerah masing-masing.
    Bagi Justine, perjalanan menuju malam puncak menjadi pengalaman yang tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga mental.
    Ia mengaku bangga sekaligus bersyukur bisa membawa nama Empat Lawang hingga meraih posisi Bujang Harapan II.
    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Tentu ada rasa bangga karena bisa membawa nama Empat Lawang di ajang Putra Putri Sriwijaya. Hasil ini bukan hanya tentang saya pribadi, tetapi juga tentang daerah yang saya bawa,” ujar Justine.
    Menurutnya, sejak awal mengikuti ajang tersebut, dirinya tidak ingin hanya mengejar gelar. Ada misi yang lebih besar, yakni memperkenalkan Empat Lawang dengan segala potensi yang dimilikinya.
    “Dari awal saya tanamkan dalam diri bahwa saya datang bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa nama Empat Lawang. Saya ingin orang-orang di luar sana tahu bahwa Empat Lawang punya banyak potensi, baik budaya, pariwisata maupun anak-anak muda yang punya kemampuan,” katanya.
    Justine menyadari persaingan dalam ajang Putra Putri Sriwijaya tidak mudah. Para peserta datang dengan kemampuan dan karakter masing-masing.
    Karena itu, ia menjadikan setiap tahapan sebagai kesempatan untuk belajar. Mulai dari membangun kepercayaan diri, memperdalam wawasan mengenai budaya dan pariwisata daerah hingga belajar bagaimana menyampaikan gagasan di hadapan publik.
    “Yang paling berharga dari proses ini adalah pengalaman. Kita bertemu banyak orang dengan karakter dan kemampuan yang berbeda. Dari sana saya banyak belajar, terutama bagaimana membawa diri dan bagaimana menyampaikan potensi daerah dengan cara yang baik,” ungkapnya.
    Gelar Bujang Harapan II yang diraihnya pun tidak ingin dijadikan sebagai titik akhir.
    Justine justru melihat pencapaian tersebut sebagai tanggung jawab baru untuk terus berbuat dan memperkenalkan Empat Lawang.
    “Bagi saya, gelar ini bukan akhir. Justru ini awal untuk berbuat lebih banyak. Kalau sudah membawa nama daerah, tentu ada tanggung jawab untuk menjaga nama baik Empat Lawang dan ikut memperkenalkan potensi yang kita punya,” tegasnya.
    Justine juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Empat Lawang agar tidak takut tampil dan mencoba hal-hal baru.
    Menurutnya, daerah memiliki banyak anak muda potensial. Namun, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan harus terus dibuka.
    “Anak-anak muda Empat Lawang jangan takut untuk mencoba. Jangan merasa minder hanya karena kita berasal dari daerah. Kita punya kemampuan, kita punya budaya dan kita punya potensi yang bisa dibanggakan,” katanya.
    Ia berharap ke depan semakin banyak anak muda Empat Lawang yang berani mengikuti ajang serupa, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
    “Kalau ada kesempatan, ambil. Jangan takut gagal. Karena dari proses itu kita belajar. Saya sendiri merasakan bagaimana proses ini membentuk saya menjadi lebih percaya diri,” tambahnya.
    Bagi Justine, membawa nama Empat Lawang ke panggung Sumatera Selatan menjadi kebanggaan tersendiri.
    Ia pun mempersembahkan pencapaian tersebut untuk keluarga, orang-orang yang memberikan dukungan, serta masyarakat Empat Lawang.
    “Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan. Terutama keluarga dan orang-orang yang terus memberikan semangat sejak awal. Gelar ini saya persembahkan juga untuk Empat Lawang,” tutup Justine.
    Ajang Putra Putri Sriwijaya sendiri menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa potensi budaya dan pariwisata daerah ke panggung yang lebih luas. (*/red)

  • SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 Gelar Pembinaan Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkemajuan

    SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 Gelar Pembinaan Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkemajuan



    PAGARALAM, seputartv.com – SD Muhammadiyah 3 bersama TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 menggelar kegiatan pembinaan awal tahun ajaran bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) sebagai langkah awal dalam menyongsong tahun ajaran baru. Rabu.(30/7/2026)

    Pembinaan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, menyamakan visi serta misi, sekaligus meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan pendidikan yang unggul, berkarakter Islami, dan berkemajuan sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

    Dalam arahannya, PCM dan PCA menekankan pentingnya profesionalisme, kerja sama, serta dedikasi seluruh pendidik dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter Islami.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan serta mampu menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.

    “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kekuatan kepada seluruh pendidik dalam mengemban amanah mencerdaskan generasi penerus bangsa,” menjadi doa yang mengiringi dimulainya tahun ajaran baru.

    Dengan mengusung semangat “Bersinergi, Berinovasi, dan Menginspirasi untuk Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan,” SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. (Tom)

  • Kapolda Sumsel Beri Kuliah Umum di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Tanamkan Semangat Generasi Emas 2045

    Kapolda Sumsel Beri Kuliah Umum di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Tanamkan Semangat Generasi Emas 2045



    PAGARALAM – Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Pagar Alam, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, mengunjungi SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam di Jalan Bandara Atung Bungsu, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kamis (30/7/2026).

    Kedatangan Kapolda didampingi Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah dan Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, serta disambut langsung oleh Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam, Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel memberikan kuliah umum sekaligus motivasi kepada 238 siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam. Suasana berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para taruna dan taruni untuk berdialog langsung dengan Kapolda.

    Dalam arahannya, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengaku bangga atas berdirinya SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam yang menjadi satu-satunya kampus SMA Taruna Nusantara di Pulau Sumatera. Ia menjelaskan, sebelumnya SMA Taruna Nusantara hanya berpusat di Magelang, Jawa Tengah, namun pada era Presiden Prabowo Subianto kini telah dibangun lima kampus baru, yakni di Pagar Alam, Cimahi, Malang, Langowan, dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Kapolda berharap kehadiran SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam mampu mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta berprestasi, baik di bidang militer maupun akademik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

    “Semoga dari kampus ini lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa bangsa Indonesia semakin maju dan berdaya saing,” harap Kapolda.

    Usai menyampaikan kuliah umum, Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Eka Sandi Nugroho, didampingi Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah serta Ketua TP PKK Kota Pagar Alam Hj. Hera Parianti Ludi, melakukan penanaman pohon di lingkungan SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam.

    Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap alam kepada para siswa, sejalan dengan semangat membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap masa depan bangsa. (Tom)

  • Tak Kapok Masuk Bui, Perempuan Ini Diciduk Petugas Saat Nekat Kembali Edarkan Narkoba

    Tak Kapok Masuk Bui, Perempuan Ini Diciduk Petugas Saat Nekat Kembali Edarkan Narkoba

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika dan mengamankan seorang tersangka perempuan yang merupakan residivis atau pelaku berulang dalam perkara yang sama. Penangkapan dilakukan pada Minggu (26/7), berbekal informasi akurat dari masyarakat serta penerapan teknik penyelidikan canggih dan terarah.

    Penindakan ini bermula dari laporan yang diterima pihak kepolisian mengenai aktivitas transaksi narkotika yang sering dilakukan oleh tersangka di wilayah Kota Lubuk Linggau. Merespons cepat laporan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Lubuk Linggau AKP M. Romi bersama KBO Satresnarkoba IPDA Deden segera memimpin tim untuk melaksanakan penyelidikan intensif dengan metode Under Cover Buy (pembelian tersamar).

    Berdasarkan rencana yang disusun, sekitar pukul 08.50 WIB hari H, anggota yang bertugas menyamar menghubungi tersangka melalui telepon genggam untuk melakukan pemesanan narkotika jenis ekstasi. Kesepakatan pun tercapai, di mana tersangka bersedia mengantarkan pesanan tersebut ke lokasi yang telah ditentukan dengan menumpang kendaraan travel dari luar wilayah.

    Tersangka yang berinisial ET (35 tahun), warga Desa Mandi Aur, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, akhirnya tiba di lokasi penyerahan, tepatnya di kawasan Perumahan Bersama Permai, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II. Saat tersangka turun dari kendaraan travel, tim pengawas langsung mengenali dan segera melakukan pengamanan tanpa perlawanan.

    Proses penggeledahan dilakukan secara cermat dan sesuai prosedur. Dari tas sandang berwarna pink tanpa merek yang dibawa tersangka, petugas menemukan barang bukti utama berupa satu bungkus plastik klip bening berisi tiga butir pil berbentuk karakter Minion berwarna cokelat yang diduga kuat sebagai Narkotika Golongan I jenis ekstasi dengan berat bruto mencapai 1,59 gram. Selain itu, disita pula satu unit telepon genggam merek VIVO Y16 warna hitam lengkap dengan nomor dan IMEI tercatat, yang digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi.

    Dalam pemeriksaan awal di kantor Satresnarkoba, tersangka mengakui perbuatannya dan terungkap fakta bahwa ET merupakan residivis, pernah terlibat dan diproses hukum sebelumnya dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang sama.

    Atas rangkaian perbuatannya, tersangka kini disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagai pasal primer, serta secara subsider diancam dengan Pasal 609 Ayat (1) huruf (a) Undang-Undang RI Nomor 01 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

    Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan yang lebih luas dan memutus rantai peredaran barang haram tersebut.

    Polres Lubuk Linggau menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi pengedar narkoba, termasuk pelaku berulang, dan terus mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas ilegal demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat.(Yan)