Penulis: seputar redaksi

  • Pulang Silaturahmi Idul Adha, Dua Remaja Putri Di Lubuk Linggau Alami Lakalantas Beruntun Dan Meninggal Dunia

    Pulang Silaturahmi Idul Adha, Dua Remaja Putri Di Lubuk Linggau Alami Lakalantas Beruntun Dan Meninggal Dunia

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Depati Said, tepatnya di depan Lapas Lubuklinggau, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

    Dalam peristiwa tersebut, dua remaja putri yakni Hinggit Idraswari dan Ninda Tena Reygusta meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala.
    Keduanya merupakan warga Kelurahan Lubuk Tanjung dan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

    Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi saat korban pulang dari silaturahmi Hari Raya Idul Adha di rumah temannya.

    Peristiwa nahas itu melibatkan tiga sepeda motor, yakni Honda Beat Deluxe nomor polisi B 3323 WBH yang dikendarai Hinggit Idraswari berboncengan dengan Ninda Tena Reygusta, kemudian Honda Street B 4949 SKT yang dikendarai Febriansyah berboncengan dengan Dika Friamsyah, serta Honda Beat SP B 3327 PCE yang dikendarai Alpian berboncengan dengan Marlian.

    Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Desi Azhari menjelaskan, kecelakaan bermula saat motor Honda Beat Deluxe yang dikendarai Hinggit melaju dari arah Kelurahan Pelita menuju Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat.
    Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya.

    “Namun saat mencoba mendahului, motor Honda Beat yang dikendarai korban terjatuh ke jalur sebelah kanan bersama pengendaranya,” ujar AKP Desi Azhari kepada wartawan.

    Akibat kejadian tersebut, tabrakan dengan kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan pun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kecelakaan beruntun.

    Petugas Satlantas Polres Lubuklinggau yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban.

    Sementara itu, kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengetahui penyebab pasti kejadian. (Yan)

  • Sadis ! Gegara Pembagian Hasil Panen Kopi Diduga Tak Adil, Menantu Tega Habisi Mertua

    Sadis ! Gegara Pembagian Hasil Panen Kopi Diduga Tak Adil, Menantu Tega Habisi Mertua

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Sebuah konflik keluarga di Kabupaten Empat Lawang berakhir tragis. Seorang pria bernama Angga (31), warga Desa Talang Padang, diduga tega menghabisi nyawa mertuanya sendiri akibat persoalan pembagian hasil kebun kopi.

    Peristiwa itu terjadi di kawasan Talang Ngogop, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang. Dari pengakuan pelaku, amarah memuncak setelah hasil kebun kopi yang semula diperkirakan dibagi dua berubah menjadi dibagi empat.

    Kekecewaan tersebut diduga memicu pertengkaran antara pelaku dan korban di lokasi kebun yang saat itu dalam kondisi sepi. Tidak ada saksi lain di tempat kejadian selain keduanya.

    Dalam keterangannya, Angga mengaku menyerang korban menggunakan balok kayu. Pukulan diarahkan ke bagian leher hingga korban tersungkur dan meninggal dunia.

    “Awal nya saya bicara masalah kopi disitu dia marah, walapun kopi atau sahang kita bagi 4, setelah itu saya kebawah saya ambil kayu lalu saya pukul sebanyak 2 kali hingga meninggal, ” katanya saat diwawancara awak media

    Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian memasukkan tubuh korban ke dalam karung. Dengan menggunakan sepeda motor, jasad korban dibawa menuju kawasan Talang Jerambah dan dibuang ke aliran sungai untuk menghilangkan jejak.

    “Setelah saya pastikan meninggal, saya masukkan ke karung, saya bawa pakai motor lalu saya buang ke sungai,” ujar pelaku

    Ironisnya, setelah membuang jasad korban, pelaku disebut kembali ke kebun dan beraktivitas seperti biasa.

    Kasus dugaan pembunuhan ini membuat gempar warga Kecamatan Ulu Musi. Saat ini Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta melengkapi alat bukti. (Dik)

  • AKBP Abdul Aziz Septiadi Raih Penghargaan Prestisius Tingkat Nasional di Ajang Leadership Awards 2026

    AKBP Abdul Aziz Septiadi Raih Penghargaan Prestisius Tingkat Nasional di Ajang Leadership Awards 2026

    JAKARTA, seputartv.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.I.K., S.H., M.H., yang berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Star Iconic Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, serta kepemimpinan visioner yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi institusi kepolisian maupun masyarakat luas.

    Berdasarkan penilaian tim juri Star Iconic Award dari Pusat Training dan Motivasi Polri Thanks Institute Indonesia  yang diperkuat dengan hasil monitoring, digital tracking, pemberitaan media massa, serta masukan dari panelis independen, AKBP Abdul Aziz Septiadi dinilai layak menerima penghargaan “Most Visionary Iconic Professional of the Year Award 2026”. Ajang penghargaan tersebut digelar secara resmi di Ra Suites Simatupang, Jakarta, pada 23 Mei 2026, dengan dihadiri berbagai tokoh nasional, profesional, serta perwakilan lintas sektor.

    Ketua panitia seleksi kelayakan Awards, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., yang juga dikenal sebagai motivator dan penulis buku buku Polri, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berbasis indikator capaian nyata.

    Dalam keterangannya, ia menyampaikan, “Penghargaan ini diberikan karena berbagai pencapaian yang telah ditorehkan oleh Kapolres Empat Lawang, di antaranya keberhasilan meraih penghargaan peringkat pertama dalam nominasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kategori Pagu Sedang untuk Semester I Tahun 2025. Selain itu, komitmen dan fokus dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Empat Lawang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kami.”

    Lebih lanjut, Dr. Ketut menilai bahwa kepemimpinan AKBP Abdul Aziz Septiadi mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya unggul dalam tata kelola organisasi dan pengelolaan anggaran, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial yang menjadi ancaman serius di tengah masyarakat, khususnya penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Empat Lawang.

    Menurutnya, pendekatan yang dilakukan dalam menjaga keamanan wilayah serta konsistensi membangun pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif serta tersu memberdayakan personel yang ada, menjadi faktor penting yang menjadikan Kapolres Empat Lawang layak menerima penghargaan tersebut.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, AKBP Abdul Aziz Septiadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kerja keras seluruh personel Polres Empat Lawang.

    Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh anggota Polres Empat Lawang yang telah bekerja keras, penuh dedikasi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga keamanan, dan memperkuat pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Empat Lawang.”

    Ia juga menambahkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Ajang Star Iconic Award sendiri dikenal sebagai salah satu platform penghargaan yang memberikan apresiasi kepada individu maupun institusi yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa di bidangnya masing-masing bukan hanya dari Indonesia namun juga ada dari Malaysia, Singapore, Thailand dan Filipina. 

    Dengan diraihnya penghargaan ini, AKBP Abdul Aziz Septiadi tidak hanya mengharumkan nama Polres Empat Lawang Polda Sumsel, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pemimpin lainnya untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, serta negara.(Red)

  • Tiga Hari Hilang Belum Ditemukan, Polres Empat Lawang Bersama Warga Intensifkan Pencarian

    Tiga Hari Hilang Belum Ditemukan, Polres Empat Lawang Bersama Warga Intensifkan Pencarian

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Seorang warga bernama Aminah binti M. Ani dilaporkan hilang saat berada di kebun miliknya di wilayah Talang Ngongop, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang. Hingga Jumat malam (22/5/2026), korban belum berhasil ditemukan meski pencarian telah dilakukan selama dua hari.

    Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri bersama personel Polsek Ulu Musi, pihak keluarga, dan masyarakat setempat melakukan pencarian langsung di area perkebunan kopi milik korban. Lokasi kebun berada di kawasan perkebunan yang cukup jauh dan harus ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan sepeda motor dari Desa Tanjung Agung.

    Pencarian dilakukan sejak sore hari hingga malam dengan menyisir area perkebunan dan sekitar pondok kebun yang biasa ditempati menantu korban bernama Angga. Namun hingga malam hari, korban belum juga ditemukan.

    Dalam proses pencarian, pihak keluarga sebelumnya menemukan sejumlah barang milik korban berupa satu buah keranjang berisi buah lada, satu bilah parang, dan satu botol air minum. Barang-barang tersebut ditemukan sekitar 10 meter dari pondok di kebun milik korban.

    Selain itu, warga juga melakukan pencarian di sebuah tebat atau kolam yang tidak terurus yang berada sekitar 30 meter dari pondok kebun. Saat dilakukan pengeringan dan pencarian di dalam kolam tersebut, salah satu warga menemukan satu unit handphone tanpa kartu SIM yang kemudian diserahkan kepada anggota Polsek Ulu Musi untuk diamankan.

    Diketahui, korban diduga hilang sejak Selasa lalu dan baru diketahui pihak keluarga pada Kamis, 21 Mei 2026. Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama warga dan keluarga masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada aparat setempat guna membantu proses pencarian.(Red)

  • Usai Pemadaman Listrik Massal Di Wilayah sumatera, Dirut PLN Minta Maaf

    Usai Pemadaman Listrik Massal Di Wilayah sumatera, Dirut PLN Minta Maaf

    JAKARTA, seputartv.com – Pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera sejak Jumat malam (22/5/2026) menimbulkan keluhan dari masyarakat.

    Gangguan tersebut berdampak pada aktivitas warga, layanan usaha hingga jaringan komunikasi di sejumlah daerah.

    Menanggapi kondisi itu, Direktur Utama Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik massal tersebut.

    Dalam keterangannya, pihak PT PLN (Persero) mengaku terus berupaya melakukan pemulihan sistem kelistrikan agar pasokan listrik di berbagai wilayah Sumatera dapat kembali normal secepat mungkin.

    “PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat gangguan kelistrikan ini,” ujar Darmawan.

    Hingga saat ini, petugas PLN masih melakukan penelusuran penyebab gangguan serta proses penormalan jaringan di sejumlah titik terdampak.

    Akibat pemadaman tersebut, sejumlah aktivitas masyarakat sempat terganggu, mulai dari layanan perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga akses internet dan komunikasi di beberapa daerah.

    PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar selama proses pemulihan berlangsung.(Yan)