Penulis: seputar redaksi

  • Buat Kamu Yang Hobi Mager, Nih Manfaat Produktif Fisik Bagi Kesehatan Kamu

    Buat Kamu Yang Hobi Mager, Nih Manfaat Produktif Fisik Bagi Kesehatan Kamu

    seputartv.com – Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa 37,4% penduduk Indonesia berusia 10 tahun ke atas kurang melakukan aktivitas fisik, sedangkan 62,6% cukup beraktivitas fisik.

    Masih dari hasil survei yang sama, terdapat empat alasan utama masyarakat Indonesia tidak melakukan aktivitas fisik secara memadai. Sebanyak 48,7% menyatakan tidak ada waktu, 32,6% mengaku malas, 19,5% menyebut sudah lanjut usia, dan 9,8% merasa tidak memiliki rekan beraktivitas.

    Angka-angka ini menunjukkan bahwa perilaku hidup aktif belum sepenuhnya menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bahkan di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.

    Mengapa aktivitas fisik penting?

    Aktivitas fisik tidak terbatas pada olahraga formal seperti berlari atau bersepeda, tetapi mencakup setiap bentuk gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran energi di atas kondisi istirahat.

    Pedoman global WHO merekomendasikan agar orang dewasa berusia 18–64 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang minimal 150–300 menit per minggu, sementara anak dan remaja dianjurkan aktif secara fisik minimal 60 menit per hari. Aktivitas rutin terbukti menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas (WHO, 2020).

    Rekomendasi Aksi Praktis untuk Masyarakat

    Rendahnya tingkat aktivitas fisik dapat diatasi dengan strategi realistis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, sisihkan waktu khusus untuk bergerak. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki ke warung, bersepeda ringan, atau menggunakan tangga dapat membantu meningkatkan kebugaran tanpa memerlukan peralatan mahal.

    Kedua, libatkan keluarga, teman atau bergabung dengan komunitas. Saat ini terdapat banyak kelompok komunitas yang bergabung misalnya melalui WhatsApp Grup (WAG) dan melakukan aktivitas menarik bersama. Dukungan sosial terbukti menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi aktivitas.

    Ketiga, buat aktivitas fisik menjadi menyenangkan. Prinsip enjoyable movement” membantu seseorang mempertahankan rutinitas. Bisa dimulai dari hobi seperti menari, yoga, atau permainan outdoor ringan.

    Kesehatan bukan hanya urusan medis, melainkan hasil dari kebiasaan hidup yang terpelihara. Kesehatan dapat diperoleh dengan cara yang mudah, murah dan sederhana. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten —berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar melakukan peregangan di sela pekerjaan,  masyarakat dapat membangun budaya hidup aktif. Dari langkah kecil itulah harapan besar muncul: Indonesia yang lebih sehat dan lebih bugar.

    Terakhir, rutinlah memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan untuk deteksi dini penyakit. Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis.


    Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa 37,4% penduduk Indonesia berusia 10 tahun ke atas kurang melakukan aktivitas fisik, sedangkan 62,6% cukup beraktivitas fisik.

    Masih dari hasil survei yang sama, terdapat empat alasan utama masyarakat Indonesia tidak melakukan aktivitas fisik secara memadai. Sebanyak 48,7% menyatakan tidak ada waktu, 32,6% mengaku malas, 19,5% menyebut sudah lanjut usia, dan 9,8% merasa tidak memiliki rekan beraktivitas.

    Angka-angka ini menunjukkan bahwa perilaku hidup aktif belum sepenuhnya menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bahkan di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.

    Mengapa aktivitas fisik penting?

    Aktivitas fisik tidak terbatas pada olahraga formal seperti berlari atau bersepeda, tetapi mencakup setiap bentuk gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran energi di atas kondisi istirahat.

    Pedoman global WHO merekomendasikan agar orang dewasa berusia 18–64 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang minimal 150–300 menit per minggu, sementara anak dan remaja dianjurkan aktif secara fisik minimal 60 menit per hari. Aktivitas rutin terbukti menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas (WHO, 2020).

    Rekomendasi Aksi Praktis untuk Masyarakat

    Rendahnya tingkat aktivitas fisik dapat diatasi dengan strategi realistis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, sisihkan waktu khusus untuk bergerak. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki ke warung, bersepeda ringan, atau menggunakan tangga dapat membantu meningkatkan kebugaran tanpa memerlukan peralatan mahal.

    Kedua, libatkan keluarga, teman atau bergabung dengan komunitas. Saat ini terdapat banyak kelompok komunitas yang bergabung misalnya melalui WhatsApp Grup (WAG) dan melakukan aktivitas menarik bersama. Dukungan sosial terbukti menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi aktivitas.

    Ketiga, buat aktivitas fisik menjadi menyenangkan. Prinsip enjoyable movement” membantu seseorang mempertahankan rutinitas. Bisa dimulai dari hobi seperti menari, yoga, atau permainan outdoor ringan.

    Kesehatan bukan hanya urusan medis, melainkan hasil dari kebiasaan hidup yang terpelihara. Kesehatan dapat diperoleh dengan cara yang mudah, murah dan sederhana. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten —berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar melakukan peregangan di sela pekerjaan,  masyarakat dapat membangun budaya hidup aktif. Dari langkah kecil itulah harapan besar muncul: Indonesia yang lebih sehat dan lebih bugar.

    Terakhir, rutinlah memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan untuk deteksi dini penyakit. Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis.(MGA)

  • Geger, Wanita Parubaya Di Lahat Ditemukan Tewas Terkubur Dalam 3 Kantong Plastik

    Geger, Wanita Parubaya Di Lahat Ditemukan Tewas Terkubur Dalam 3 Kantong Plastik

    LAHAT – Setelah satu minggu tak terlihat melakukan aktivitas seperti biasanya, seorang wanita parubaya berinisial SA (63) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat sumatera Selatan akhirnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga.

    Upaya pencarian pun dilakukan oleh pihak keluarga bersama aparat Desa setempat dan anggota Kepolisian Resort Lahat.

    Saat dalam proses pencarian, anak kandung korban mendapat informasi dari seseorang bahwa pada beberapa hari terakhir adanya aktivitas penggalian tanah yang mencurigakan di lahan kebun milik korban.

    Berbekal informasi tersebut akhirnya pihak keluarga bersama warga dan aparat desa melakukan pencarian dilahan yang dimaksud dan ditemukan sebuah galian tanah yang telah ditimbun kembali.

    Setelah Dilakukan penggalian alangkah kagetnya, terlihat didalam lubang tersebut terdapat tiga buah karung plastik yang berisi potongan tubuh manusia yang diduga kuat korban yang hilang.

    Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasi Humas Polres Lahat AKP Mastoni kepada media ini ketika di konfirmasi menjelaskan, setelah mendapat laporan pihak Polres Lahat yang terdiri dari Tim Inafis, Satreskrim dan Polsek Pulau Pinang langsung menuju lokasi serta melakukan olah tempat kejadian perkara lalu mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke RSUD Lahat guna dilakukan autopsi.

    ” Satuan Reserse Kriminal saat ini terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pengumpulan alat bukti guna mengungkap secara jelas peristiwa ini, alhamdullilah kita telah mengantongi terduga pelaku dan saat ini personil sedang melakukan pengejaran,” terang Mastoni kepada tim seputartv.com.

    Pihak Polres Lahat mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, saat ini situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif. (Win)

  • Seorang Pria Terpaksa Masuk Hotel Prodeo Usai Edarkan Ganja Hampir 1kg

    Seorang Pria Terpaksa Masuk Hotel Prodeo Usai Edarkan Ganja Hampir 1kg

    PAGARALAM, seputar tv.com – Polres Pagar Alam berhasil mengungkap kasus narkotika jenis ganja seberat 800 gram dan mengamankan satu tersangka yang berperan sebagai pengedar di wilayah Dempo Utara.

    Pagar Alam – Sat Resnarkoba Polres Pagar Alam berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dengan mengamankan satu orang tersangka berinisial PG beserta barang bukti seberat 800 gram di wilayah Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

    Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Narkoba Iptu Doris Pidriandi, S.H.,M.S.I didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, Amd. Kep, S.H., membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

    “Benar, Sat Resnarkoba Polres Pagar Alam telah mengamankan satu orang tersangka berinisial PG yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja dengan barang bukti seberat 800 gram,” ujar Iptu Doris.

    Peristiwa penangkapan terjadi pada Senin, 06 April 2026 sekira pukul 23.00 WIB, di sebuah rumah yang beralamat di Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

    Tersangka yang diamankan diketahui berinisial PG (20), warga setempat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka berperan sebagai pengedar atau kurir.

    Dari hasil penggeledahan yang dilakukan petugas dan disaksikan warga setempat, ditemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis daun ganja yang dibungkus dalam karung beras terlakban dan dilapisi plastik hitam dengan berat bruto 800 gram, serta dua bal kertas papier.

    “Barang bukti ditemukan di bawah meja dapur rumah tersangka, dan yang bersangkutan mengakui bahwa ganja tersebut merupakan miliknya yang akan diedarkan kembali,” jelasnya.

    Selain itu, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung metamfetamin dan THC.

    Kasat Narkoba menambahkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas tersangka yang diduga sering melakukan transaksi narkotika di lokasi tersebut.

    “Berbekal informasi dari masyarakat, anggota kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka saat berada di dalam rumahnya,” tambah Iptu Doris.

    Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pagar Alam guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    Terhadap tersangka Pasal yang disangkakan, pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP atau pasal 111 ayat(1) UU nomor 35 tahun 2009 ttg Narkotika

    Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

    Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi pengamanan tersangka dan barang bukti, pemeriksaan urine dan kesehatan, uji laboratorium, pemeriksaan saksi-saksi, hingga gelar perkara.

    Untuk proses selanjutnya, penyidik akan melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Polres Pagar Alam mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (TOM )

  • Kejati Sumsel Tahan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit Bank BRI

    Kejati Sumsel Tahan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit Bank BRI

    PALEMBANG – Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan akhirnya menetapkan langkah tegas terhadap kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dari bank BRI kepada PT BSS dan PT SAL. 

    Kini, kelima orang dari delapan orang tersangka telah ditahan oleh penyidik Kejaksan Tinggi Sumatera Selatan.

    Kedelapan tersangka tersebut yakni berinisial KS Kepala Divisi Agribisnis kantor pusat periode 2010-2014, SL Kepala Divisi Analisis Risiko Kredit periode 2010-2015, WS Wakil Kepala Divisi Agribisnis periode 2013-2017, IJ Kepala Divisi Agribisnis periode 2011-2013, LS Wakil Kepala Divisi ARK periode 2010-2016,

    Lalu AFB Group Head Divisi ARK periode 2008-2014, KAA Group Head Divisi Agribisnis periode 2010-2012 dan TP Group Head Divisi Agribisnis periode 2012-2017.

    Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana mengatakan, tim penyidik Pidsus telah memanggil delapan tersangka terkait dugaan korupsi pemberian fasilitas pinjaman/kredit dari salah satu bank pemerintah kepada PT BSS dan PT SAL periode 2010–2014.

    “Dari delapan tersangka, tujuh hadir memenuhi panggilan. Ketujuhnya yang hadir masing-masing berinisial KW, SL, WH, II, LS, KA, dan TP. Sementara satu tersangka lainnya, AC, tidak hadir karena sedang menjalani perawatan akibat sakit ginjal di rumah sakit di Jakarta,” katanya kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

    Dari hasil pemeriksaan, lima tersangka yakni KW, SL, WH, II, dan LS langsung ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari, terhitung mulai 7 April hingga 26 April 2026.

    “Sementara dua tersangka lainnya, KA dan TP, tidak ditahan karena alasan kesehatan. KA diketahui menderita penyakit jantung, sedangkan TP mengalami penyakit autoimun, yang diperkuat dengan rekam medis,”jelas Kejati Sumsel.

    Diketahui sebelumnya Wakil Kepala Kejati Sumsel Anton Delianto mengatakan, kedelapan orang tersebut telah diperiksa sebagai saksi namun dari hasil pemeriksaan penyidik menyimpulkan adanya keterlibatan dalam perkara sehingga statusnya dinaikkan menjadi tersangka.

    “Sampai saat ini total saksi yang telah diperiksa mencapai 115 orang,”ungkapnya.

    Menurut Anton, kasus ini bermula saat PT BSS pada tahun 2011 mengajukan permohonan kredit investasi pembangunan kebun inti dan plasma senilai Rp 760,8 miliar. Pengajuan itu dilakukan melalui divisi agribisnis kantor pusat bank pemerintah.

    “Kemudian pada 2013, PT SAL kembali mengajukan kredit investasi pembangunan kebun kelapa sawit inti dan plasma sebesar Rp 677 miliar,”katanya.

    Dalam prosesnya, tim analisa kredit diduga memasukkan data dan fakta yang tidak benar dalam memorandum analisa kredit. Hal ini menyebabkan pemberian kredit tidak sesuai ketentuan, termasuk terkait agunan, pencairan plasma, serta pembangunan kebun.

    Tak hanya itu, kedua perusahaan juga mendapatkan tambahan fasilitas kredit pembangunan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) dan kredit modal kerja. Total plafon kredit yang diterima, PT SAL: Rp 862,25 miliar, PT BSS: Rp 900,66 miliar

    “Namun dalam perjalanannya, kredit tersebut kini masuk kategori kolektabilitas lima atau macet,”tegasnya.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan, Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Tipikor Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 KUHP. Beserta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan aturan penyesuaian pidana terbaru. (Red)

  • Manfaat Kemajuan Digital Dalam Dunia Pendidikan

    Manfaat Kemajuan Digital Dalam Dunia Pendidikan


    seputartv.com – Di era digital ini, pendidikan mengalami perubahan yang cukup besar dibandingkan beberapa dekade lalu. Dengan kemajuan teknologi, siswa dan pendidik memiliki akses yang lebih luas ke informasi, metode pembelajaran, dan interaksi yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. Tapi, di balik manfaat tersebut, ada beberapa tantangan yang juga perlu kita sadari dan atasi.

    1. Pembelajaran yang Lebih Fleksibel Pendidikan digital menawarkan fleksibilitas yang luar biasa. Dulu, belajar terbatas pada ruang kelas dan waktu tertentu. Sekarang, dengan akses internet, siswa bisa belajar kapan saja dan di mana saja. Ada berbagai platform online, seperti aplikasi dan situs e-learning, yang memungkinkan siswa mengikuti kelas tanpa harus bertemu langsung dengan
    pengajar. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu
    atau akses ke institusi pendidikan.

    2. Mengembangkan
    Kemampuan Berpikir Kritis

    Dengan begitu banyak informasi di internet, siswa dituntut untuk memilah-milah mana informasi yang benar dan mana yang perlu diperiksa
    lagi. Ini mendorong mereka untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analisis. Mereka perlu belajar untuk memverifikasi informasi, mengecek sumber
    yang terpercaya, dan tidak mudah percaya pada berita atau konten yang viral
    tanpa melakukan pengecekan.

    3.                
    Mempersiapkan
    Siswa untuk Dunia Kerja Digital

    Dunia kerja saat ini membutuhkan keterampilan digital yang
    semakin spesifik, seperti kemampuan menggunakan perangkat lunak tertentu,
    analisis data, dan pemahaman dasar tentang pemrograman. Dengan memperkenalkan
    teknologi sejak dini dalam pendidikan, siswa dapat lebih siap menghadapi
    persaingan di dunia kerja. Ini juga membantu mereka untuk memiliki keterampilan
    yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

    4.                
    Tantangan:
    Kesenjangan Akses Teknologi

    Tidak
    semua siswa memiliki akses teknologi yang sama. Ketidakmampuan untuk mengakses
    internet dan perangkat seperti komputer atau tablet masih merupakan masalah
    besar di beberapa tempat. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan pendidikan
    semakin besar antara wilayah yang maju dan yang tertinggal. Oleh karena itu,
    sangat penting bagi pemerintah dan berbagai pihak untuk memastikan bahwa
    teknologi pendidikan tersedia untuk semua orang.

    1.      Pentingnya Pendidikan Karakter di Era
    Digital

    Meskipun teknologi memiliki banyak manfaat, pendidikan
    tidak hanya tentang pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan karakter menjadi
    semakin penting di era digital ini. Di tengah arus media sosial yang terus
    berkembang, anak-anak dan remaja perlu belajar bagaimana menggunakan teknologi
    dengan benar, menghargai privasi, dan pentingnya menjaga kesehatan mental.

    Kesimpulan

    Pendidikan
    di era digital membuka peluang baru, namun juga membawa tantangan yang perlu
    kita hadapi bersama. Sebagai masyarakat yang semakin terhubung secara digital,
    kita perlu memastikan bahwa setiap orang mendapatkan manfaat dari kemajuan ini
    tanpa mengabaikan aspek-aspek pendidikan dasar yang tetap relevan. Dengan
    demikian, pendidikan di era digital bisa mencetak generasi yang cerdas, kritis,
    dan berkarakter.