Penulis: seputar redaksi

  • Gelapkan motor, Pemuda Di Lubuk Linggau Diamankan Petugas

    Gelapkan motor, Pemuda Di Lubuk Linggau Diamankan Petugas

    LUBUK LINGGAU, seputar tv.com – Keberhasilan mengungkap kasus tindak pidana penggelapan dan penipuan kembali ditunjukkan jajaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Utara I, Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan. Satu orang laki-laki berhasil diamankan setelah melarikan diri dan menggelapkan sepeda motor milik warga dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp12.000.000,- (dua belas juta rupiah).

    Penanganan perkara ini berlandaskan Laporan Polisi Nomor: LP/B/15/VI/2026/SPKT/POLSEK LUBUK LINGGAU UTARA I/POLRES LUBUK LINGGAU/POLDA SUMSEL, tertanggal 02 Juni 2026. Peristiwa bermula pada Kamis, 26 Februari 2026, sekira pukul 12.00 WIB, bertempat di lingkungan RT.03, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kota Lubuk Linggau.

    Berdasarkan keterangan korban, Indra, seorang petani warga Jalan Nirwana, Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, peristiwa berawal saat tersangka meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan hendak menggadaikan perangkat telepon genggam miliknya. Percaya dengan alasan tersebut, korban menyerahkan kendaraan. Namun, sepeda motor itu tidak pernah dikembalikan. Korban pun melaporkan kehilangan dan dugaan penipuan tersebut ke pihak kepolisian. Kendaraan yang digelapkan adalah 1 unit sepeda motor Honda Beat Street dengan Nomor Polisi Z 5648 AAJ, senilai sekitar Rp12.000.000,-.

    Setelah menerima laporan, penyelidikan segera dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Linggau Utara I, Iptu Sumardi Candra. Hasil penyelidikan menetapkan adanya unsur tindak pidana. Namun saat pihak kepolisian berupaya memanggil pihak yang diduga, tersangka telah meninggalkan tempat tinggalnya dan tidak diketahui keberadaannya, sehingga tim penyidik terus melacak pergerakannya.

    Upaya penelusuran berbuah hasil pada Minggu, 02 Agustus 2026, sekira pukul 16.00 WIB. Saat melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum, tim Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Beni Kurniawan melihat sosok yang sesuai dengan ciri-ciri pelaku sedang berjalan di salah satu jalur wilayah. Pelaku pun segera diamankan dan dibawa ke Polsek Lubuk Linggau Utara I untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka teridentifikasi sebagai GPI (25), warga Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kota Lubuk Linggau.

    Pada Jumat, 02 Agustus 2026, bertempat di Ruang Gelar Perkara Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Utara I, dilaksanakan penetapan tersangka dan gelar perkara. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara transparan dan berlandaskan hukum, tersangka GPI mengakui sepenuhnya perbuatan penggelapan yang dilakukannya. Ia mengaku telah menggadaikan sepeda motor korban kepada pihak lain seharga Rp2.000.000,- dan seluruh uang hasil penggadaian tersebut telah habis dipergunakannya.

    Dari perkara ini, pihak kepolisian telah menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat Street dengan Nomor Polisi Z 5648 AAJ. Perbuatan tersangka diduga melanggar ketentuan Pasal 486 dan/atau Pasal 492 KUHPidana, mengenai tindak pidana penggelapan dan penipuan.

    Kasus ini kini dalam tahap penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara guna diserahkan kepada pihak penuntut umum. Keberhasilan pengungkapan perkara ini menjadi bukti ketekunan dan keseriusan jajaran Polsek Lubuk Linggau Utara I dalam menuntaskan setiap laporan masyarakat, sekaligus memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban, tidak terhalang oleh jarak maupun waktu.

  • Kasus Kecelakaan Maut Yang Tewaskan 19 Orang Di Muratara, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

    Kasus Kecelakaan Maut Yang Tewaskan 19 Orang Di Muratara, Polisi Tetapkan Dua Tersangka



    MURATARA, seputartv.com – Kasus kecelakaan bus ALS bertabrakan dengan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), yang menewaskan 19 orang terus berlanjut. Terbaru, polisi telah menetapkan dua tersangka.

    Hal itu dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Abdul Karim. Dia menyebut pihaknya sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan maut itu, yakni pemilik perusahaan truk tangki BBM dan direktur PT ALS.

    “Dalam hal ini kami sudah melakukan gelar perkara, namun rilis resmi belum. Tapi kalau penetapan sudah ada. Dua itu sudah ditetapkan tersangka,” kata AKP Karim,

    Dalam proses penyidikan, Karim mengatakan kedua tersangka tersebut belum memenuhi panggilan polisi untuk dilakukan pemeriksaan. Menurutnya, dalam dua bulan terakhir polisi sudah mendatangi Kota Medan hingga Jawa untuk melakukan penyidikan.

    “Tidak ada pemberhentian kasus, tetap lanjut kasus ini. Saksi yang sudah diperiksa sekitar kurang lebih 50 orang,” ucapnya.

    Karim mengatakan pihaknya akan segera melakukan konferensi pers terkait kelanjutan kasus kecelakaan maut tersebut.(Red).

  • Suasana Pelantikan DPC PAN Empat Lawang Bergema: Ribuan Simpatisan Dukung Joncik Muhammad Maju Pilgub

    Suasana Pelantikan DPC PAN Empat Lawang Bergema: Ribuan Simpatisan Dukung Joncik Muhammad Maju Pilgub

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Suasana pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Empat Lawang berubah menjadi lautan semangat ketika ribuan kader, relawan, dan simpatisan meneriakkan nama Joncik Muhammad. Demografi

    Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD PAN Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (1/8/2026), teriakan “Joncik Muhammad!” langsung disambut dengan pekikan “Gubernur!” dari para peserta. Yel-yel tersebut berkali-kali menggema dan menjadi perhatian utama sepanjang jalannya acara.

    Fenomena itu dinilai sebagai sinyal kuat munculnya dukungan akar rumput PAN agar Joncik Muhammad maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan mendatang.

    Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Joncik Muhammad mengenai pencalonannya, antusiasme ribuan kader dan simpatisan menunjukkan besarnya harapan agar Ketua DPW PAN Sumatera Selatan tersebut tampil sebagai salah satu kandidat pada Pilgub Sumsel.

    Dukungan tersebut semakin menguat dengan hadirnya jajaran petinggi PAN, di antaranya Ketua DPP PAN Muhammad Rasyid Hatta serta Anggota DPR RI Komisi VI H. Iskandar, yang menghadiri langsung pelantikan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Empat Lawang.

    Kehadiran para tokoh nasional PAN itu dinilai banyak pihak sebagai bentuk perhatian terhadap penguatan organisasi PAN di Sumatera Selatan. Namun, makna politik terkait dukungan pencalonan tetap belum diumumkan secara resmi oleh partai.

    Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Empat Lawang sekaligus Ketua DPRD Empat Lawang Darli> mengakui besarnya aspirasi kader yang menginginkan Joncik Muhammad maju pada Pilgub Sumatera Selatan.

    “Insya Allah beliau akan maju Pilgub mendatang,” kata Darli.

    Menurut Darli, dukungan tersebut lahir dari semangat kader, relawan, dan simpatisan PAN yang menginginkan kepemimpinan Joncik Muhammad membawa perubahan yang lebih luas bagi Sumatera Selatan (Red).

  • Bawa Nama Empat Lawang, Justine Ravendra Sabet Gelar Bujang Harapan ll Putra Putri Sriwijaya 2026

    Bawa Nama Empat Lawang, Justine Ravendra Sabet Gelar Bujang Harapan ll Putra Putri Sriwijaya 2026

    PALEMBANG, seputartv.com – Nama Kabupaten Empat Lawang kembali berkibar di panggung ajang pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2026.
    M. Justine Ravendra, perwakilan Bujang Empat Lawang, berhasil meraih gelar Bujang Harapan II pada malam Grand Final Putra Putri Sriwijaya 2026 yang digelar di Palembang, Jumat (31/7/2026) malam.
    Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Justine sekaligus membawa nama Empat Lawang bersaing di antara para putra terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
    Malam grand final bukan sekadar menjadi ajang penampilan di atas panggung. Para finalis dituntut menunjukkan kemampuan, wawasan, kepercayaan diri hingga kemampuan membawa identitas daerah masing-masing.
    Bagi Justine, perjalanan menuju malam puncak menjadi pengalaman yang tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga mental.
    Ia mengaku bangga sekaligus bersyukur bisa membawa nama Empat Lawang hingga meraih posisi Bujang Harapan II.
    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Tentu ada rasa bangga karena bisa membawa nama Empat Lawang di ajang Putra Putri Sriwijaya. Hasil ini bukan hanya tentang saya pribadi, tetapi juga tentang daerah yang saya bawa,” ujar Justine.
    Menurutnya, sejak awal mengikuti ajang tersebut, dirinya tidak ingin hanya mengejar gelar. Ada misi yang lebih besar, yakni memperkenalkan Empat Lawang dengan segala potensi yang dimilikinya.
    “Dari awal saya tanamkan dalam diri bahwa saya datang bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa nama Empat Lawang. Saya ingin orang-orang di luar sana tahu bahwa Empat Lawang punya banyak potensi, baik budaya, pariwisata maupun anak-anak muda yang punya kemampuan,” katanya.
    Justine menyadari persaingan dalam ajang Putra Putri Sriwijaya tidak mudah. Para peserta datang dengan kemampuan dan karakter masing-masing.
    Karena itu, ia menjadikan setiap tahapan sebagai kesempatan untuk belajar. Mulai dari membangun kepercayaan diri, memperdalam wawasan mengenai budaya dan pariwisata daerah hingga belajar bagaimana menyampaikan gagasan di hadapan publik.
    “Yang paling berharga dari proses ini adalah pengalaman. Kita bertemu banyak orang dengan karakter dan kemampuan yang berbeda. Dari sana saya banyak belajar, terutama bagaimana membawa diri dan bagaimana menyampaikan potensi daerah dengan cara yang baik,” ungkapnya.
    Gelar Bujang Harapan II yang diraihnya pun tidak ingin dijadikan sebagai titik akhir.
    Justine justru melihat pencapaian tersebut sebagai tanggung jawab baru untuk terus berbuat dan memperkenalkan Empat Lawang.
    “Bagi saya, gelar ini bukan akhir. Justru ini awal untuk berbuat lebih banyak. Kalau sudah membawa nama daerah, tentu ada tanggung jawab untuk menjaga nama baik Empat Lawang dan ikut memperkenalkan potensi yang kita punya,” tegasnya.
    Justine juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Empat Lawang agar tidak takut tampil dan mencoba hal-hal baru.
    Menurutnya, daerah memiliki banyak anak muda potensial. Namun, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan harus terus dibuka.
    “Anak-anak muda Empat Lawang jangan takut untuk mencoba. Jangan merasa minder hanya karena kita berasal dari daerah. Kita punya kemampuan, kita punya budaya dan kita punya potensi yang bisa dibanggakan,” katanya.
    Ia berharap ke depan semakin banyak anak muda Empat Lawang yang berani mengikuti ajang serupa, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
    “Kalau ada kesempatan, ambil. Jangan takut gagal. Karena dari proses itu kita belajar. Saya sendiri merasakan bagaimana proses ini membentuk saya menjadi lebih percaya diri,” tambahnya.
    Bagi Justine, membawa nama Empat Lawang ke panggung Sumatera Selatan menjadi kebanggaan tersendiri.
    Ia pun mempersembahkan pencapaian tersebut untuk keluarga, orang-orang yang memberikan dukungan, serta masyarakat Empat Lawang.
    “Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan. Terutama keluarga dan orang-orang yang terus memberikan semangat sejak awal. Gelar ini saya persembahkan juga untuk Empat Lawang,” tutup Justine.
    Ajang Putra Putri Sriwijaya sendiri menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa potensi budaya dan pariwisata daerah ke panggung yang lebih luas. (*/red)

  • SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 Gelar Pembinaan Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkemajuan

    SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 Gelar Pembinaan Awal Tahun Ajaran, Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkemajuan



    PAGARALAM, seputartv.com – SD Muhammadiyah 3 bersama TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 menggelar kegiatan pembinaan awal tahun ajaran bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) sebagai langkah awal dalam menyongsong tahun ajaran baru. Rabu.(30/7/2026)

    Pembinaan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, menyamakan visi serta misi, sekaligus meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan pendidikan yang unggul, berkarakter Islami, dan berkemajuan sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

    Dalam arahannya, PCM dan PCA menekankan pentingnya profesionalisme, kerja sama, serta dedikasi seluruh pendidik dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter Islami.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan serta mampu menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.

    “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kekuatan kepada seluruh pendidik dalam mengemban amanah mencerdaskan generasi penerus bangsa,” menjadi doa yang mengiringi dimulainya tahun ajaran baru.

    Dengan mengusung semangat “Bersinergi, Berinovasi, dan Menginspirasi untuk Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan,” SD Muhammadiyah 3 dan TK ABA 1 optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan. (Tom)