Kategori: Peristiwa

  • Longsor di Belakang SD Negeri 11 Desa Genting Ancam Keselamatan Siswa, Warga Minta Penanganan Segera

    Longsor di Belakang SD Negeri 11 Desa Genting Ancam Keselamatan Siswa, Warga Minta Penanganan Segera

    LAHAT, seputartv.com – Kondisi longsor yang berada tepat di belakang SD Negeri 11 Desa Genting, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, menjadi perhatian serius para guru dan wali murid. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Lahat melalui BPBD dan Dinas Pendidikan segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan penanganan.

    Longsor tersebut diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 50 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Hingga saat ini, di lokasi belum terdapat pagar atau pembatas pengaman yang dinilai sangat penting untuk melindungi keselamatan para siswa saat berada di lingkungan sekolah.

    Para guru dan orang tua murid mengaku khawatir karena posisi longsor berada sangat dekat dengan area sekolah. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.

    Menurut keterangan warga, persoalan ini telah disampaikan kepada pihak sekolah maupun Kepala Desa Genting. Masyarakat berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung oleh Dinas Pendidikan dan BPBD Kabupaten Lahat agar dapat dilakukan pemasangan pagar pengaman serta langkah-langkah mitigasi bencana.

    Warga berharap pemerintah daerah tidak menunggu hingga terjadi hal yang tidak diinginkan. Penanganan cepat dinilai sangat penting demi menjamin keamanan dan keselamatan siswa, guru, serta seluruh warga sekolah SD Negeri 11 Desa Genting.

  • Diduga Tak Hafal Perkalian, Siswa Di Lubuk Linggau Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Guru PPPK

    Diduga Tak Hafal Perkalian, Siswa Di Lubuk Linggau Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Guru PPPK

    LUBUKLINGGAU, seputartv.com – Dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah kembali mencoreng dunia pendidikan. Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial RP, yang mengajar di SD Negeri 8 Lubuklinggau, diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang siswanya hingga mengalami luka lebam.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan kekerasan tersebut dipicu lantaran korban tidak mampu menghafal materi perkalian yang diberikan saat kegiatan belajar mengajar. Alih alih memberikan pembinaan, oknum guru tersebut diduga memilih menggunakan kekerasan fisik sebagai bentuk hukuman.

    Korban dilaporkan mengalami luka lebam pada bagian tangan dan kaki yang diduga akibat benturan benda tumpul atau pukulan saat insiden terjadi. Selain mengalami cedera fisik, korban juga disebut mengalami trauma psikologis pascakejadian.

    Peristiwa ini menuai keprihatinan karena sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi ruang yang menimbulkan rasa takut akibat dugaan tindakan kekerasan.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak SD Negeri 8 Lubuklinggau, guru yang bersangkutan, maupun Dinas Pendidikan setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan peristiwa tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi asas keberimbangan dalam pemberitaan.

  • Polres Empat Lawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejaksaan dan TNI Dalam Kunjungan Silaturahmi

    Polres Empat Lawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejaksaan dan TNI Dalam Kunjungan Silaturahmi

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Dalam rangka mempererat sinergitas dan memperkuat koordinasi antar aparat penegak hukum, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H. bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Empat Lawang melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Empat Lawang dan Koramil Tebing Tinggi, Selasa (14/7/2026).

    Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran Kejaksaan Negeri . Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres bersama rombongan berdiskusi mengenai pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang solid antarinstansi sebagai upaya mendukung penegakan hukum serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Empat Lawang.

    Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergitas hingga ke tingkat kewilayahan, pada hari yang sama seluruh Polsek jajaran juga melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Koramil di wilayah masing-masing mewakili Kapolres Empat Lawang. Kapolsek Tebing Tinggi bersama para Kanit dan personel melaksanakan kunjungan ke Koramil Tebing Tinggi, Kapolsek Pendopo bersama jajaran bersilaturahmi ke Koramil Pendopo, Kapolsek Muara Pinang dan Kapolsek Lintang Kanan melaksanakan kunjungan ke Koramil di wilayah hukumnya masing-masing, serta Kapolsek Ulu Musi bersama Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker), para Kanit, dan personel melaksanakan silaturahmi ke Koramil 0405 Ulu Musi dalam rangka mempererat sinergitas dan soliditas TNI–Polri.

    Kegiatan silaturahmi ini menjadi wujud nyata soliditas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, memperkuat koordinasi pelaksanaan tugas, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendukung berbagai program pemerintah serta menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Empat Lawang.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, Polres Empat Lawang menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, dan Kejaksaan sebagai mitra strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Red)

  • Pamit Istirahat, Pria Asal OKU Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Pamit Istirahat, Pria Asal OKU Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Lahat – Seorang pria berinisial DM (25), warga Desa Sri Bunga, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di sebuah rumah warga di Desa Pagar Jati, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui sedang bekerja memasang plafon di rumah milik warga bersama dua rekannya. Sekitar pukul 08.30 WIB, korban berpamitan kepada kedua temannya untuk beristirahat di rumah tersebut.

    Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 12.30 WIB, sepupu korban yang datang untuk mengajak makan siang memanggil korban. Karena tidak ada jawaban, saksi membuka pintu rumah dan menemukan korban telah tergantung di bagian dapur menggunakan kabel listrik.

    Saksi kemudian segera memanggil Kepala Desa Pagar Jati dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjung Sakti.

    Menurut keterangan saksi, sehari sebelum kejadian korban terlihat banyak melamun dan sempat bercerita mengenai persoalan dengan kekasihnya. Korban juga disebut beberapa kali mengutarakan keinginannya untuk pulang ke kampung halamannya.

    Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Tanjung Sakti Pumi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

    Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, korban diduga meninggal akibat gantung diri.

    Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

    Kasus ini telah ditangani oleh Polsek Tanjung Sakti untuk proses pendataan dan administrasi lebih lanjut.

  • Polres Pagar Alam Perkuat Sinergitas Bersama Kejari, Perkenalkan Pejabat Utama Baru Pasca Sertijab

    Polres Pagar Alam Perkuat Sinergitas Bersama Kejari, Perkenalkan Pejabat Utama Baru Pasca Sertijab



    Pagar Alam – Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. melaksanakan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam bersama para Pejabat Utama (PJU) yang baru usai pelaksanaan serah terima jabatan. Kunjungan tersebut menjadi wujud komitmen memperkuat sinergitas dan koordinasi antara Polri dan Kejaksaan dalam menjaga keamanan serta mendukung penegakan hukum di Kota Pagar Alam.

    Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Muhammad Roy Zulisirin, Kabag Ops Kompol Mursal Mahdi, S.E., M.M., Kabag Logistik Kompol Willy Oscar, S.E., Kasi Humas AKP Yohan Wiranata, S.H., beserta parapara pejabat utama lainnya. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si. beserta jajaran.

    Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, kedua institusi membahas pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi yang baik dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas, mendukung penegakan hukum yang profesional, serta mengawal program-program strategis pemerintah demi kepentingan masyarakat.

    Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. mengatakan, “Silaturahmi ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas dan sinergitas antara Polri dan Kejaksaan. Dengan koordinasi yang baik, kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik, menjaga stabilitas kamtibmas, serta mewujudkan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan,” ujar Kapolres.

    Sementara itu, Kajari Pagar Alam Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si. menyambut baik kunjungan tersebut. “Sinergitas antara Kejaksaan dan Polri harus terus dijaga dan diperkuat. Melalui komunikasi serta koordinasi yang baik, kami optimistis penegakan hukum dapat berjalan profesional, berkeadilan, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Di tempat yang sama, Kasi Humas Polres Pagar Alam AKP Yohan Wiranata, S.H. menambahkan, “Polres Pagar Alam akan terus membangun komunikasi yang harmonis bersama seluruh unsur Forkopimda, termasuk Kejaksaan Negeri Pagar Alam. Soliditas lintas institusi merupakan kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya program Asta Cita Pemerintah,” tutupnya.