Kategori: Peristiwa

  • Pastikan Pasokan Listrik Wilayah Sumatera Stabil, PLN Laksanakan Pergantian Isolator Flashower

    Pastikan Pasokan Listrik Wilayah Sumatera Stabil, PLN Laksanakan Pergantian Isolator Flashower

    PALEMBANG, seputartv,com – Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UPT Palembang berhasil melaksanakan penggantian isolator flashover pada jaringan SUTET 275 kV Sumsel 5–SULIN Line 1 Tower 028 fasa atas. Pekerjaan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan tanpa mengganggu pasokan listrik kepada masyarakat.

    Jalur transmisi SUTET 275 kV Sumsel 5–SULIN merupakan jalur utama yang berperan penting dalam menyalurkan energi listrik dari Pembangkit Sumsel 5 menuju Sistem Interkoneksi Sumatera. Oleh karena itu, keandalan jalur ini menjadi prioritas untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal di wilayah Sumatera.

    Manager PLN UPT Palembang menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan menggunakan metode live line maintenance atau pekerjaan dalam kondisi bertegangan oleh personel PDKB yang memiliki kompetensi khusus serta telah memenuhi standar keselamatan kerja ketenagalistrikan.

    “Penggantian isolator flashover ini merupakan langkah preventif PLN untuk menjaga keandalan sistem transmisi 275 kV. Dengan metode PDKB, pekerjaan dapat dilaksanakan tanpa pemadaman sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

    Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mulai dari tahapan inspeksi, persiapan peralatan khusus, hingga proses penggantian isolator di titik pekerjaan.

    General Manager PLN UIP3B Sumatera turut mengapresiasi kesiapan dan profesionalisme Tim PDKB PLN UPT Palembang dalam menjaga kontinuitas penyaluran tenaga listrik pada sistem interkoneksi Sumatera.

    “Keberhasilan pekerjaan ini menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat serta mendukung stabilitas sistem kelistrikan Sumatera melalui inovasi pekerjaan tanpa padam,” ungkapnya.

    Melalui pekerjaan ini, PLN terus berupaya meningkatkan keandalan jaringan transmisi guna memastikan kebutuhan energi listrik masyarakat maupun sektor industri tetap terpenuhi secara optimal. (Red)

  • BAHAYA BESAR MENGINTAI! Dilema Aturan Baru 2027, Joncik: Nasib PPPK Berpotensi Diujung Tanduk

    BAHAYA BESAR MENGINTAI! Dilema Aturan Baru 2027, Joncik: Nasib PPPK Berpotensi Diujung Tanduk

    EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, menilai penerapan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) mulai 1 Januari 2027 akan menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

    Dalam aturan tersebut, porsi belanja pegawai pada APBD provinsi, kabupaten, dan kota dibatasi maksimal 30 persen dari total belanja daerah. Ketentuan ini, menurut Joncik, sulit dipenuhi oleh banyak daerah karena beban belanja pegawai saat ini masih sangat besar.

    “Kalau melihat kondisi riil, hampir seluruh daerah dari Sabang sampai Merauke akan kesulitan memenuhi batas belanja pegawai 30 persen,” kata Joncik.

    Ia menjelaskan, komponen terbesar yang membebani APBD saat ini adalah gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu.

    Menurut Joncik, melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia, para kepala daerah telah menyampaikan sejumlah opsi kepada pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan tersebut. Opsi yang dinilai paling realistis adalah agar pembayaran gaji PPPK dialihkan menjadi tanggungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    “Kalau gaji PPPK ditanggung APBN, daerah akan lebih leluasa menyesuaikan struktur APBD sesuai amanat UU HKPD,” ujarnya.

    Joncik mengingatkan, tanpa solusi konkret dari pemerintah pusat, terdapat skenario paling ekstrem, yakni pemberhentian PPPK secara nasional.

    “Kalau tidak ada kebijakan yang mengakomodasi persoalan ini, opsi yang paling ekstrem adalah pemberhentian PPPK se-Indonesia. Dampaknya tentu akan menimbulkan kerawanan sosial yang sangat besar,” tegasnya.

    Meski demikian, Joncik optimistis pemerintah pusat tidak akan mengambil langkah tersebut. Ia meyakini akan ada kebijakan yang mempertimbangkan keseimbangan antara kesehatan fiskal daerah dan kepastian nasib para PPPK.

    “Saya yakin pemerintah akan mengambil keputusan yang bijak. PPPK telah menjadi bagian penting dalam pelayanan publik dan harus mendapatkan kepastian,” pungkasnya.

  • Empati, Kapolres Lubuk Linggau Sambangi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di RS Siti Aisyah

    Empati, Kapolres Lubuk Linggau Sambangi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di RS Siti Aisyah

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Duka mendalam menyelimuti dunia transportasi menyusul kecelakaan lalu lintas hebat yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan sebuah truk tangki di wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (06/05/2026).

    Merespons peristiwa memilukan tersebut, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menunjukkan kepedulian tinggi dengan terjun langsung mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian Lubuk Linggau ini bertujuan untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.

    ” Kami hadir di sini bukan hanya sebagai petugas, tetapi sebagai sesama manusia yang turut merasakan duka mendalam. Kehadiran kami adalah untuk memastikan bahwa seluruh jenazah ditangani dengan penghormatan terbaik dan keluarga mendapatkan ketenangan di tengah situasi yang sulit ini,” terang AKBP Adithia Bagus Arjunadi dengan nada simpatik.

    Selain memberikan dukungan emosional, Kapolres juga berkoordinasi intensif dengan tim medis RSUD Siti Aisyah dan memastikan bahwa proses identifikasi berjalan cepat namun tetap sesuai prosedur, sehingga para korban dapat segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak di kampung halaman masing-masing.

    ” Polri berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat musibah terjadi. Kami pastikan pihak kepolisian akan membantu mempermudah segala urusan administrasi dan koordinasi yang diperlukan pihak keluarga korban selama berada di Lubuk Linggau,” imbuhya.

    Atas peristiwa ini, Kapolres kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama kendaraan angkutan umum dan logistik yang melintasi jalur Lintas Sumatera, untuk selalu memprioritaskan keselamatan di atas kecepatan. Kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan menjadi kunci utama dalam mencegah tragedi serupa terulang kembali.

    ” Satu doa tulus untuk saudara kita yang tertimpa musibah sangatlah berarti. Mari saling peduli dan utamakan keselamatan di jalan raya,” pesan AKBP Adithia Bagus Arjunadi penuh haru.

    Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk membantu proses evakuasi dan pendataan lebih lanjut, sembari memastikan situasi di rumah sakit tetap kondusif bagi keluarga korban yang masih menunggu proses pemulangan jenazah.

    Polri khususnya Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atas peristiwa kecelakaan tersebut dapat menghubungi Posko DVI melalui Call Center 0821-7803-8910 guna mempercepat proses identifikasi. (Red)

  • Banjir Bandang Terjang Muratara, Sejumlah Desa dan Pemukiman Terendam

    Banjir Bandang Terjang Muratara, Sejumlah Desa dan Pemukiman Terendam

    MURATARA, seputartv.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sejak Kamis dini hari (7/5/2026), menyebabkan banjir bandang kembali melanda sejumlah desa di kawasan tersebut.

    Akibat tingginya curah hujan, debit air sungai meningkat drastis hingga merendam permukiman warga dan fasilitas umum di beberapa lokasi.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah yang terdampak banjir di antaranya yakni Desa Muara Batang Empu, Desa Suka Menang, Desa Batu Gajah, serta Desa Tanjung Beringin.

    Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Suka Menang. Sebuah masjid di wilayah tersebut tampak digenangi air dengan ketinggian yang terus bertambah. Genangan banjir juga menghambat aktivitas masyarakat setempat.

    Warga yang berada di sekitar bantaran sungai mulai melakukan antisipasi dengan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi guna menghindari kerugian akibat banjir susulan.

    Masyarakat diminta tetap waspada karena intensitas hujan di wilayah hulu masih cukup tinggi dan dikhawatirkan dapat menyebabkan debit air kembali meningkat sewaktu-waktu.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, warga di wilayah rawan banjir, Pemerintah setempat telah menghimbau agar semua warga waspada dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan arus sungai.

    Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. (Yan)

  • Tabrakan Maut Bus ALS VS Truk Tangki Di Muratara Tewaskan Belasan Penumpang,

    Tabrakan Maut Bus ALS VS Truk Tangki Di Muratara Tewaskan Belasan Penumpang,

    Muratara, seputartv.com – Tragedi tabrakan maut sekaligus kebakaran hebat yang dialami bus ALS dan truk tangki di jalinsum Muratara menewaskan 16 Penumpang.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengevakuasi 16 korban tewas akibat tabrakan maut antara bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu, siang.

    Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengonfirmasi bahwa insiden tragis tersebut mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki.

    “Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ujarnya.

    Ia menyebutkan berdasarkan data awal yang dihimpun BPBD di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB.

    Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.

    Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.

    Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

    Pihak BPBD menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mengeluarkan korban yang terjepit di kabin kendaraan dan memastikan keselamatan penumpang lain yang mengalami luka-luka.

    Adapun korban tewas 14 penumpang ALS, 1 Sopir Tangki, 1 Kenek Tangki. Kondisi kendaraan ringsek berat akibat benturan frontal.

    “Total 16 tewas, yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan,” katanya.

    Hingga berita ini diturunkan, personel BPBD Muratara bersama jajaran Satlantas setempat masih terus melakukan sterilisasi area dan pendataan lebih lanjut terkait identitas para korban.(red)