Kategori: Peristiwa

  • Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    TANJUNG SAKTI, seputartv.com – Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, jalan lintas Tanjung Sakti Lahat Sumsel – Manna Bengkulu Selatan mengalami longsor dan menutupi ruas jalan sepanjang 40 meter lebih pada Minggu malam (03/05/2026).

    Longsornya tanah yang menutup ruas jalan ini, sempat membuat terputusnya akses ke dua wilayah tersebut.

    Tampak dilokasi aparat Kepolisian dan TNI bersama Dinas terkait, berjibaku membersihkan longsoran tanah bercampur batu untuk membuka akses jalan yang sempat putus total.

    Beruntung saat longsor terjadi, kondisi dilokasi tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa bagi pengendara.

    Berkat kesigaban aparat dan pihak terkait, akhirnya longsoran tanah tersebut dapat dibersihkan dan jalur kedua arah dilokasi tersebut kini dapat kembali dilalui. (Rel)

  • Peringati Hari Buruh 2026, FSP5K-KSPSI Wilayah MLM Gelar Aksi Sosial

    Peringati Hari Buruh 2026, FSP5K-KSPSI Wilayah MLM Gelar Aksi Sosial

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, FSP5K-KSPSI wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara menggelar aksi sosial berupa pembagian nasi kotak kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Taman Olahraga Megang (TOM), Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Jumat (01/05/2026), dengan sasaran para sopir, tukang ojek, ojek online (ojol), serta masyarakat umum yang melintas.

    Aksi sosial ini dihadiri langsung oleh Ketua KSPSI Sumsel, Alwi Harahap, bersama Ketua FSP5K-KSPSI MLM. Turut hadir pula jajaran Polres Lubuk Linggau yang diwakili oleh Kasat Intelkam dan Kapolsek Lubuk Linggau Utara, serta perwakilan buruh dari berbagai perusahaan di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (MLM).

    Dalam sambutannya, Alwi Harahap menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

    “Kami bersyukur dapat melaksanakan aksi sosial ini bersama-sama dalam momentum May Day. Terima kasih juga kepada Polres Lubuk Linggau yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

    Ia juga berharap ke depan para buruh di Indonesia dapat semakin sejahtera dan mendapatkan hak-haknya secara layak dari perusahaan tempat mereka bekerja.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, aksi ini juga menjadi simbol solidaritas buruh dalam memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan di dunia kerja. (Vad)

  • Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan Jadi Sorotan, Pelapor Minta Langkah Tegas Penyidik

    Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan Jadi Sorotan, Pelapor Minta Langkah Tegas Penyidik

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Penanganan laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan di Kabupaten Empat Lawang dinilai tidak menunjukkan progres signifikan oleh pihak pelapor. Hingga Rabu (29/4/2026), kasus yang ditangani Unit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang tersebut dianggap masih jalan di tempat.

    Terlapor berinisial AK telah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik. Dalam keterangannya, AK berdalih bahwa pernyataan yang diunggahnya di media sosial tidak ditujukan kepada individu tertentu.

    Ia berkilah bahwa nama “Diah” (pelapor) bersifat multitafsir dan memiliki banyak arti, sehingga tidak bisa dikaitkan secara spesifik kepada pelapor.

    Namun, dalih tersebut menuai reaksi keras dari pihak pelapor. Konteks penyebutan nama dalam unggahan tersebut dinilai sangat jelas merujuk pada identitas dan profesi pelapor sebagai seorang jurnalis.

    Pihak pelapor memandang pembelaan AK hanyalah upaya untuk mengaburkan persoalan yang sebenarnya sudah benderang di ruang publik.

    Di sisi lain, pihak pelapor merasakan adanya kesan tarik-ulur dalam proses hukum ini. Padahal, sebelumnya penyidik dikabarkan telah menyatakan bahwa pengumpulan data sudah lengkap dan tinggal menunggu tahap gelar perkara.

    Menanggapi hal tersebut, Kanit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang, IPDA Chandra, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus bekerja.

    Ia menyebutkan rencana gelar perkara sempat tertunda karena adanya agenda kepolisian yang mendesak.

    “Untuk perkembangan kasusnya, rencana akan segera dilakukan gelar perkara. Namun, beberapa hari terakhir tim kami masih fokus membantu (backup) tim dari Ditresnarkoba Polda Sumsel,” ungkap IPDA Chandra.(Red)

  • Objek Wisata Gunung Dempo Ditutup, Ada Apa?

    Objek Wisata Gunung Dempo Ditutup, Ada Apa?



    PAGARALAM, seputartv.com – Dikabarkan sejumlah   destinasi wisata yang ada di kawasan Gunung Dempo tepatnya yang ada di lahan HGU milik PTPN 7 Kota Pagar Alam di tutup sementara cukup mengehebohkan masyarakat Pagar Alam.

    Hal ini karena dengan penutupan sementara destinasi wisata yang ada tersebut akan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pagar Alam. Apalagi moment penutupan kawasan wisata tersebut bertepatan dengan banyaknya libur panjang di bulan Mei kedepan yang diharapkan akan banyak wisatawan yang akan berlibur ke kota Pagar Alam terutama di kawasan wisata gunung dempo.

    Apalagi  sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo yang ditutup sementara tersebut telah menjadi icon baru wisata di Pagar Alam. Bahkan menjadi daya tarik tersendiri untuk sektor pariwisata di Kota Pagar Alam.

    Ketua Desa Wisata Gunung Dempo Wawan Alamsyah dalam press relesnya membenarkan jika saat ini destinasi wisata yang ada di kawasan Gunung Dempo yang menggunakan lahan milik PTPN 7 ditutup sementara.

    “Dengan penuh kesadaran dan rasa haru, kami dari pengelola desa wisata di kawasan Gunung Dempo menyampaikan bahwa destinasi wisata ini untuk sementara waktu ditutup. Keputusan ini bukanlah yang kami inginkan. Selama ini kami bersama pihak HGU PT Perkebunan Nusantara I Regional 7 telah berupaya mengembangkan pariwisata dan memberdayakan masyarakat lokal melalui wisata berbasis komunitas,” ujarnya.

    Namun terkait regulasi dan perizinan yang berdampak pada keberlangsungan pengelolaan. Pihaknya memahami tempat ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga ruang kenangan dan kehidupan masyarakat.

    “Kawasan Gunung Dempo sendiri telah menjadi daya tarik utama di Sumatera Selatan dan mulai dikenal secara nasional. Kami juga terus memperjuangkan potensi ini di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia agar dapat berkembang lebih luas,” katanya.

    Namun dijelaskannya, penutupan sementara ini dilakukan demi kebaikan bersama dan keberlanjutan ke depan.

    “Kami berterima kasih kepada seluruh sobat wisata, serta kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, PT Perkebunan Nusantara I Regional 7, dan Pagar Alam melalui Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam atas dukungannya,” jelasnya.

    “Kami berharap masyarakat Gunung Dempo tetap menjadi bagian utama dalam pengelolaan potensi wisata ke depan. Bagi kami, Gunung Dempo adalah ruang hidup, identitas, dan warisan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.(***)

    Ditutup sampai waktu yang belum di tentukan
    1. BUKIT TUNGGUAN
    2. ⁠NATURE HIGH VILA
    3. ⁠KABELBAN REAS AREA

    Ditutup Total
    1. STROBERRY DS PLANTING
    2. ⁠HOME STAY WABISABI KAMPUNG 4
    3. ⁠TANAMAN LAHAN PERTANIIAN SEMUSIM.(TOM)

  • Diduga Pungli Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Muratara Terjaring OTT

    Diduga Pungli Kenaikan Pangkat, Kepala BKPSDM Muratara Terjaring OTT



    MURATARA, seputartv.com – Kepala BKPSDM Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, berinisial L terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh polisi. Diduga, L melakukan pungli untuk kenaikan pangkat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Muaratara.

    Selain mengamankan Kepala BKPSDM Muratara, polisi juga mengamankan sejumlah uang serta daftar nama-nama ASN yang mengurus berkas kenaikan pangkat.

    Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan praktik pungutan terhadap ASN yang mengurus kenaikan pangkat.

    Unit III Tipidkor Satreskrim Polres Muratara telah OTT terhadap Kepala BKPSDM berinisial L karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan pada hari Senin (27/4/2026) sekitar pukul 14.40 WIB di Kantor BKPSDM Kabupaten Muratara,” katanya, Rabu (29/4/2026).

    Kemudian, kata Rendy, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 5 juta yang didapat dari dalam tas milik Kepala BKPSDM Muratara tersebut.

    “Kemudian ditemukan amplop putih yang berisi uang Rp 500 ribu yang di dapat dari dalam tas staff BKPSDM Muratara berinisial Z,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Rendy mengungkapkan ditemukan buku catatan nama-nama ASN yang mengurus berkas kenaikan pangkat dan memberi uang untuk mengurus berkas kenaikan pangkat milik staff BKPSDM Muratara berinisial Z.

    “Untuk saat ini status terduga pelaku (L) masih berstatus saksi. Saat ini kita masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.(Red)