EMPAT LAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H. menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada masyarakat di Sungai Lidi, Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Empat Lawang KOMPOL Dr. Abdul Rahman, S.H., M.H., para PJU Polres Empat Lawang, serta Kapolsek Tebing Tinggi KOMPOL Herman Akhiri, S.I.P., M.M., bersama personel Polres dan Polsek Tebing Tinggi.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras dan telur, serta bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau berkepanjangan.
Kedatangan jajaran Polres Empat Lawang disambut masyarakat Sungai Lidi dengan penuh rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Masyarakat menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan, khususnya di tengah kemarau berkepanjangan yang menyebabkan warga mengalami kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Empat Lawang bersama para PJU dan Kapolsek Tebing Tinggi juga bersenda gurau dan berbaur bersama masyarakat Sungai Lidi. Suasana berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus memeriahkan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Momen kebersamaan tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat, di mana Kapolres dan jajaran tidak hanya hadir memberikan bantuan, tetapi juga turut merasakan kebersamaan serta kegembiraan bersama warga dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sebagai wujud semangat berbagi dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kapolres Empat Lawang berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau, serta semakin mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dengan masyarakat.
Polres Empat Lawang – Presisi, Humanis, dan Selalu Hadir untuk Masyarakat.
Kategori: Peristiwa
-

Dalam Rangka HUT RI Ke-81, Kapolres Empat Lawang Dan Polda Sumsel Salurkan Bantuan Air Bersih Dan Sembako
-

Peringati HUT RI ke-81, Warga Kampung Sukamakmur Gelar Tasyakuran dan Ngeliwet Bersama
PAGARALAM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga RT 08, RT 09 dan RT 10 RW 04 Kampung Sukamakmur, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, menggelar kegiatan tasyakuran dan ngeliwet bersama, Senin malam (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gang Ayif Hasim, kawasan Kopi Lematang, tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan antarwarga.
Acara dilaksanakan setelah sholat Isya. Warga dari tiga RT tampak antusias berkumpul dan saling membantu mempersiapkan hidangan nasi liwet. Karena kegiatan ini merupakan acara perdana dan dilaksanakan secara spontan, warga membawa perlengkapan nasi masing-masing, sementara menu sayuran telah disiapkan oleh panitia.
Suasana semakin meriah ketika nasi liwet disusun dan disantap bersama secara lesehan. Hidangan tersebut bahkan disajikan memanjang di sepanjang jalan dengan jarak kurang lebih 50 meter, menciptakan suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Bagi warga, ngeliwet bukan sekadar makan bersama. Tradisi tersebut menjadi simbol keguyuban, gotong royong dan persatuan, karena seluruh warga dapat duduk bersama tanpa membeda-bedakan, Serta mempererat hubungan sosial.
Tokoh masyarakat setempat, Karsun dan Fauzan, mengaku terharu sekaligus senang melihat antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Dalam memperingati HUT RI ke-81 ini saya sangat haru dan senang. Warga sangat bahagia bisa makan nasi bersama di sepanjang jalan kurang lebih 50 meter. Ini membuat keakraban dan kekompakan warga Sukamakmur semakin terasa,” ujar mereka.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang.
“Mudah-mudahan ke depan persahabatan dan persatuan warga semakin meningkat. Kalau memungkinkan, nanti kita buat ngeliwet yang lebih besar lagi,” katanya.
Sebelum makan bersama, kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan RT dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati selama 81 tahun.
Acara kemudian ditutup dengan makan nasi liwet bersama. Warga, panitia dan tokoh masyarakat duduk lesehan menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, warga Kampung Sukamakmur menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga melalui kebersamaan, persatuan dan semangat gotong royong.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Guyub, rukun, kompak, dan terus menjaga semangat gotong royong. ( Tom ) -

BBM Subsidi di Empat Lawang Langka, Ternyata ini penyebabnya !
EMPAT LAWANG – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Empat Lawang dalam beberapa hari terakhir mulai menjadi kekhawatiran masyarakat, Sabtu 15/08/2026).
Antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Tebing Tinggi. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena menyulitkan warga mendapatkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Menanggapi kondisi tersebut, Owner SPBU di kawasan Talang Banyu, Kecamatan Tebing Tinggi, H. Budi Antoni Aljufri, mengatakan stok BBM yang tersedia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Tebing Tinggi.
Menurutnya, dalam lima hari terakhir pihak SPBU menerima informasi adanya pengurangan suplai Pertalite dari Depo Lahat. Pengurangan tersebut disebut terjadi karena adanya keterbatasan pasokan dari pusat.
“Lima hari terakhir memang ada informasi untuk pengurangan suplai dari Depo Lahat, khusus untuk Pertalite. Informasinya memang Depo Lahat kekurangan dari pusat,” kata Budi.
Ia menjelaskan, pengurangan suplai tersebut cukup signifikan. Sebelumnya, SPBU menerima sekitar 16 kiloliter (KL) Pertalite per hari. Namun, kini jumlah tersebut berkurang menjadi hanya sekitar 8 KL per hari.
“Perubahannya sangat signifikan, dari 16 KL menjadi 8 KL khusus Pertalite. Kalau solar tidak ada perubahan. Kalau yang 16 KL saja masih kurang, ini dijadikan 8 KL pengiriman per hari,” ujarnya.
Kondisi semakin sulit karena pengiriman BBM tersebut dilakukan pada sore hari. Akibatnya, sejak pagi hingga sore masyarakat harus menghadapi keterbatasan stok.
“Pengirimannya pun sore, sehingga dari pagi sampai sore tidak ada. Saya berharap Pertamina bisa melihat ini karena ini bicara masyarakat, kebutuhan masyarakat sangat luar biasa,” katanya.
Budi berharap Pertamina segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan pasokan tersebut, termasuk mengembalikan kuota seperti sebelumnya atau bahkan menambah jumlah suplai agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Saya selaku owner memohon maaf atas pelayanan beberapa hari ini sehingga ekonomi terganggu. Kita berharap mudah-mudahan Pertamina cepat menanggulangi ini, mengembalikan kuota kita. Kalau bisa kuota ditambah sehingga masyarakat bisa terlayani semua,” pungkasnya.
Kelangkaan BBM ini dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada pengendara, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM, terutama para pekerja dan pelaku usaha yang menggunakan kendaraan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. -

Sinergi Polres Empat Lawang Dan Awak Media Perkuat Kemitraan Dan Informasi Publik
EMPAT LAWANG – Dalam upaya memperkuat kemitraan dan komunikasi dengan insan pers, Polres Empat Lawang menggelar kegiatan Night Coffee bersama awak media pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB, bertempat di Kedai Kruani.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Empat Lawang KOMPOL Dr. Abdul Rahman, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Empat Lawang AKBP ABD AZIZ SEPTIADI, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama Polres Empat Lawang serta sejumlah awak media.
Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan diskusi dan bertukar informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas, pelayanan kepolisian, serta pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat yang cepat, akurat, objektif, dan berimbang.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum perkenalan Kasat Lantas Polres Empat Lawang yang baru, AKP WAHYUDIN, S.H., M.Si., kepada para awak media. Perkenalan ini diharapkan dapat menjadi awal terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara Satuan Lalu Lintas dengan insan pers dalam menyampaikan informasi terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas kepada masyarakat.
Wakapolres Empat Lawang menyampaikan bahwa media merupakan mitra strategis Polri dalam membangun komunikasi publik. Sinergitas yang baik antara kepolisian dan insan pers diharapkan mampu menciptakan pemberitaan yang edukatif, menangkal informasi yang menyesatkan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Melalui kegiatan Night Coffee ini, Polres Empat Lawang berharap hubungan kemitraan dengan awak media semakin solid dan berkelanjutan, sehingga bersama-sama dapat memberikan informasi yang positif, mencerdaskan, serta bermanfaat bagi masyarakat.
«“Bersama media, kita bangun komunikasi yang terbuka, informasi yang berimbang, dan situasi kamtibmas yang semakin kondusif.” -

Hadapi Kemarau Berkepanjangan, Polres Empat Lawang Salurkan Air Bersih untuk Warga
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan sejumlah warga Kelurahan Tanjung Kupang Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Kondisi tersebut semakin terasa di tengah musim kemarau yang membuat sejumlah sumber air warga mengering, Selasa (11/08/2026).
Merespons kondisi tersebut, Polres Empat Lawang turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kapolsek Tebing Tinggi KOMPOL Herman Akhiri, S.IP., M.M.
Bantuan air bersih ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga yang terdampak kekeringan. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan sehari-hari.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bagian dari kegiatan bantuan sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami dari Polres Empat Lawang memberikan bantuan sosial berupa air bersih kepada masyarakat sebagai wujud Polri hadir untuk masyarakat,” ujar Abdul Aziz.
Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung cukup panjang telah menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Musim kemarau yang sudah berkepanjangan ini mengakibatkan sumber-sumber air mengalami kekeringan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat di seputaran Kabupaten Empat Lawang,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan penyaluran air bersih tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Polres Empat Lawang berencana melaksanakan kegiatan serupa secara rutin selama masyarakat masih membutuhkan bantuan air bersih.
“Insyaallah ini akan kita laksanakan secara rutin,” ujar Abdul Aziz.
Sementara itu, Rika, salah seorang warga sekitar, mengaku bantuan air bersih dari kepolisian sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air.
Menurut Rika, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air. Ketika hujan turun, sebagian warga juga menampung air hujan untuk digunakan.
“Selama ini kami mendapatkan air dengan cara membeli. Kalau hujan, kami menampung air hujan. Belum ada bantuan sama sekali, kecuali dari Polres Empat Lawang,” kata Rika.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Empat Lawang yang telah memberikan bantuan air bersih kepada warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Empat Lawang. Selama ini kami memang kesulitan mendapatkan air bersih, sudah lama kami susah mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi angin segar bagi warga Tanjung Kupang Baru yang tengah menghadapi dampak musim kemarau. Kehadiran polisi di tengah persoalan kebutuhan dasar masyarakat juga menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi turut hadir membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi sulit.(Red)
