Kategori: Peristiwa

  • Banjir Bandang Terjang Muratara, Sejumlah Desa dan Pemukiman Terendam

    Banjir Bandang Terjang Muratara, Sejumlah Desa dan Pemukiman Terendam

    MURATARA, seputartv.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), sejak Kamis dini hari (7/5/2026), menyebabkan banjir bandang kembali melanda sejumlah desa di kawasan tersebut.

    Akibat tingginya curah hujan, debit air sungai meningkat drastis hingga merendam permukiman warga dan fasilitas umum di beberapa lokasi.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah yang terdampak banjir di antaranya yakni Desa Muara Batang Empu, Desa Suka Menang, Desa Batu Gajah, serta Desa Tanjung Beringin.

    Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Suka Menang. Sebuah masjid di wilayah tersebut tampak digenangi air dengan ketinggian yang terus bertambah. Genangan banjir juga menghambat aktivitas masyarakat setempat.

    Warga yang berada di sekitar bantaran sungai mulai melakukan antisipasi dengan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi guna menghindari kerugian akibat banjir susulan.

    Masyarakat diminta tetap waspada karena intensitas hujan di wilayah hulu masih cukup tinggi dan dikhawatirkan dapat menyebabkan debit air kembali meningkat sewaktu-waktu.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, warga di wilayah rawan banjir, Pemerintah setempat telah menghimbau agar semua warga waspada dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan arus sungai.

    Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. (Yan)

  • Tabrakan Maut Bus ALS VS Truk Tangki Di Muratara Tewaskan Belasan Penumpang,

    Tabrakan Maut Bus ALS VS Truk Tangki Di Muratara Tewaskan Belasan Penumpang,

    Muratara, seputartv.com – Tragedi tabrakan maut sekaligus kebakaran hebat yang dialami bus ALS dan truk tangki di jalinsum Muratara menewaskan 16 Penumpang.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengevakuasi 16 korban tewas akibat tabrakan maut antara bus ALS vs Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu, siang.

    Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengonfirmasi bahwa insiden tragis tersebut mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki.

    “Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ujarnya.

    Ia menyebutkan berdasarkan data awal yang dihimpun BPBD di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB.

    Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.

    Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.

    Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.

    Pihak BPBD menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mengeluarkan korban yang terjepit di kabin kendaraan dan memastikan keselamatan penumpang lain yang mengalami luka-luka.

    Adapun korban tewas 14 penumpang ALS, 1 Sopir Tangki, 1 Kenek Tangki. Kondisi kendaraan ringsek berat akibat benturan frontal.

    “Total 16 tewas, yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan,” katanya.

    Hingga berita ini diturunkan, personel BPBD Muratara bersama jajaran Satlantas setempat masih terus melakukan sterilisasi area dan pendataan lebih lanjut terkait identitas para korban.(red)

  • BREAKING NEWS: Bus Penumpang Terbakar Hebat di Jalinsum Muratara, Kobaran Api Akibatkan Lalu Lintas Lumpuh!

    BREAKING NEWS: Bus Penumpang Terbakar Hebat di Jalinsum Muratara, Kobaran Api Akibatkan Lalu Lintas Lumpuh!

    Muratara, seputartv.com – Tragedi mengerikan dimana terjadi kebakaran sebuah bus penumpang di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (6/5/2026).

    Hal ini memicu kepanikan warga yang berada disekitar.

    Bus yang diketahui milik perusahaan angkutan Antar Lintas Sumatera (ALS) itu dilaporkan terbakar hebat di tengah badan jalan.

    Kobaran api yang besar disertai asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, hingga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Muratara menuju Lubuklinggau maupun sebaliknya sempat lumpuh total.

    Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut diduga menelan korban jiwa. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah pasti korban.

    Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, H Mugono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut petugas saat ini masih bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

    “Ini baru mau melaju, mau bawa kantong mayat, ada laporan korban jiwa. Mobil Damkar sudah melaju duluan, punya kita satu unit menyusul,” ungkap Mugono.

    Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

    “Ini baru laporan awal. Untuk data pastinya nanti akan kami sampaikan setelah petugas di lapangan melakukan pendataan,” ujarnya.

    Dari informasi sementara, bus ALS tersebut tengah membawa penumpang, namun tujuan perjalanan dan jumlah penumpang masih belum diketahui secara pasti.

    Sementara itu, proses pemadaman api masih berlangsung saat laporan ini diturunkan. Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan warga setempat berupaya menjinakkan si jago merah sekaligus melakukan evakuasi.

    Hingga kini, korban dalam peristiwa tersebut masih dalam tahap pendataan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kejadian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(RED)

  • Kapolda Sumsel Resmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom Berlangsung Meriah

    Kapolda Sumsel Resmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom Berlangsung Meriah



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol DR Sandi Nugroho meresmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom pada Selasa (05/05/2026).

    Peresmian Kedai Keruani ini juga bersamaan dengan Peresmian Kedai di jajaran Polres 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan,  di mana peresmian Kedai secara faktual dilaksanakan di “Kedai Ado” milik Polresta Palembang.

    Tampak dilayar monitor zoom, terlihat Kapolda Sumsel melakukan gunting pita sebagai tanda diresmikannya seluruh Kedai jajaran Polres Se-Sumatera Selatan.

    Sementara itu, dilokasi “Kedai Keruani” Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi beserta jajaran hadir mengikuti prosesi peresmian Kedai.

    Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, Kedai Keruani ini di buat atas instruksi dari Kapolda Sumsel dengan tujuan sebagai sarana berkumpul dan mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan Masyarakat.

    “Tujuan dari adanya kedai Keruani ini, untuk mempererat silahturahmi dan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Dimana lokasi kedai ini sengaja berdiri di pojok halaman Polsek tebing tinggi agar masyarakat jangan alergi dengan Polisi karena Polri adalah milik masyarakat,” ungkap Abdul Aziz Septiadi di sela acara berlangsung (0505/2026).

    Selain dihadiri oleh Kapolres dan jajaran, peresmian “Kedai Keruani” ini juga turut dihadiri oleh segenap anggota Poldes yang ada di Kabupaten Empat Lawang dan warga sekitar. (Red)

  • Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    PALEMBANG. seputartv.com – Tindakan tegas diambil Pemerintah Kota Palembang terhadap oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang terlibat razia liar hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sriwijaya. Lima orang resmi dipecat, sementara belasan lainnya dijatuhi sanksi administratif, termasuk mutasi ke wilayah pinggiran hingga penempatan di Pulau Kemaro. 

    Keputusan tersebut diambil melalui sidang Majelis Hukuman Disiplin Pemkot Palembang yang dipimpin Sekretaris Daerah, dengan melibatkan BKPSDM serta Asisten I dan III.

    Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah Haryanti, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap 19 oknum petugas, lima di antaranya terbukti melakukan pelanggaran berat sehingga dijatuhi sanksi pemecatan.

    “Dari hasil pemeriksaan yang melibatkan tim gabungan, lima dari 19 oknum petugas diputuskan untuk dipecat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

    Ia menjelaskan, kelima oknum tersebut berstatus sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Sementara itu, 14 petugas lainnya dikenakan sanksi administratif dengan tingkat pelanggaran yang berbeda-beda.

    Sanksi yang diberikan mencakup pengurangan gaji, mutasi ke wilayah pinggiran kota, hingga penempatan khusus di Pulau Kemaro sebagai bentuk pembinaan.

    Jamiah menegaskan, razia yang dilakukan para oknum tersebut tidak sesuai prosedur dan tidak melibatkan aparat kepolisian, sehingga masuk kategori ilegal.

    “Jika melakukan razia, harus melibatkan pihak terkait seperti kepolisian. Razia ilegal seperti ini merupakan perbuatan tercela dan berujung pada pemecatan,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa tindakan para oknum dilakukan tanpa izin maupun sepengetahuan pimpinan.

    “Apapun tindakan mereka tidak dibenarkan, apalagi jika sampai melakukan pungutan liar. Mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” pungkasnya.(red).