Penulis: seputar redaksi

  • Buron Pasca Kebakaran,  Pemilik Sumur Minyak Ilegal Di MUBA Keok Ditangan Petugas

    Buron Pasca Kebakaran,  Pemilik Sumur Minyak Ilegal Di MUBA Keok Ditangan Petugas



    PALEMBANG, seputartv.com –  Berakhir sudah pelarian R, pemilik sumur minyak ilegal di area HGU PT Hindoli, Kabupaten Musi Banyuasin, yang sempat terlibat insiden baku tembak pada Februari 2026. Kini tak berdaya usai ditangkap Anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

    Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Budi Martono di Palembang, Selasa, mengatakan tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) tersebut ditangkap di Desa Ulak Paceh, Musi Banyuasin, pada Senin (13/4) pagi.

    “Tersangka berinisial R kami tangkap setelah sempat melarikan diri ke wilayah perbatasan Jambi. Petugas membutuhkan waktu tiga hari pengintaian untuk memastikan pergerakannya,” katanya.

    Ia menjelaskan bahwa penangkapan ini berkaitan dengan peristiwa keributan dan aksi tembak-menembak yang viral di lokasi penambangan minyak ilegal awal tahun ini.


    Namun, kasus R berbeda dengan insiden terbakarnya 11 sumur minyak ilegal di area yang sama baru-baru ini.

    “Untuk kasus 11 sumur yang terbakar itu masih dalam pengembangan. Hari ini fokus kami adalah menangkap pemilik sumur yang terkait peristiwa pada Februari lalu,” jelasnya.

    Saat ini tersangka telah berada di Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami keterlibatan pihak lain serta informasi lebih lanjut terkait aktivitas ilegal di lahan tersebut.(Red)

  • Etika Bersosial Media : jadilah penguna Media sosial Yang Bijak

    Etika Bersosial Media : jadilah penguna Media sosial Yang Bijak




    seputartv.com – Di era digital, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Dari berbagi cerita, mencari informasi, hingga menjalin relasi, media sosial menawarkan kemudahan dan kenyamanan.
    Namun, di balik manfaatnya, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti penyebaran hoaks, perundungan daring, dan konflik antar individu. Oleh karena itu, memahami etika bermedia sosial menjadi sangat penting.
    Etika bermedia sosial adalah seperangkat norma dan nilai yang mengatur perilaku pengguna dalam berinteraksi di dunia maya. Etika ini membantu menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan produktif bagi semua pihak.
    *Prinsip-Prinsip Etika Bermedia Sosial*

    *Berpikir Sebelum Mengunggah
    Sebelum memposting sesuatu, tanyakan pada diri sendiri:
    Apakah informasi ini benar?
    Apakah postingan ini dapat menyakiti orang lain?
    Apakah konten ini bermanfaat?
    Berpikir sebelum mengunggah adalah langkah awal untuk mencegah konflik dan kesalahpahaman.
    *Menghormati Privasi Orang Lain
    Tidak semua hal tentang orang lain layak untuk dibagikan. Hindari menyebarkan foto, video, atau informasi pribadi tanpa izin, karena hal ini melanggar privasi dan dapat berpotensi melanggar hukum.
    *Menghindari Ujaran Kebencian dan Perundungan
    Media sosial bukan tempat untuk menyebarkan kebencian atau menyerang individu atau kelompok tertentu. Menggunakan kata-kata yang santun dan saling menghormati adalah wujud nyata dari etika bermedia sosial.
    Tidak Menyebarkan Hoaks
    Sebelum membagikan berita atau informasi, pastikan kebenarannya. Cek fakta dari sumber terpercaya untuk menghindari penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan banyak orang.
    *Menghargai Opini yang Berbeda
    Dalam dunia digital yang beragam, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Menghargai opini orang lain, meskipun tidak sepaham, menunjukkan kedewasaan dalam berkomunikasi.
    *Menggunakan Bahasa yang Baik dan Benar
    Hindari penggunaan kata-kata kasar, sindiran, atau sarkasme yang berlebihan. Bahasa yang santun mencerminkan kepribadian kalian dan membantu menjaga suasana kondusif di media sosial.
    Menerapkan etika dalam bermedia sosial memiliki banyak manfaat positif.

    Dengan menciptakan interaksi yang sehat, media sosial dapat menjadi tempat yang menyenangkan sekaligus informatif. Sikap saling menghormati juga mampu mengurangi risiko konflik dan kesalahpahaman di dunia maya. Selain itu, pengguna yang bijak dan santun akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari komunitas daring, sehingga meningkatkan kredibilitas mereka. Tak kalah penting, etika yang baik dalam bermedia sosial mencerminkan karakter pribadi dan integritas seseorang, yang pada akhirnya memperkuat citra positif di mata orang lain.


    Bermedia sosial adalah hak semua orang, tetapi hak ini harus diimbangi dengan tanggung jawab. Dengan menerapkan etika bermedia sosial, kita dapat menciptakan dunia digital yang lebih baik untuk semua orang. Yuk, mulai sekarang jadilah pengguna media sosial yang bijak dan bertanggung jawab!(Red)

  • Penemuan Bayi Di semak – semak Gegerkan Warga

    Penemuan Bayi Di semak – semak Gegerkan Warga

    EMPATLAWANG, seputartv.com – Seorang bayi di semak semak Di daerah 3B gegerkan warga Desa Mekarti Jaya.
    Kejadian ini bermula ketika Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) menerima Laporan seorang warga yg mendengar suara tangisan bayi di sekitar semak semak ketika lewat di daerah jalan Desa Mekarti Jaya, Menerima laporan tersebut Satpol PP bergerak menuju lokasi yg dilaporkan warga, Benar saja di tempat Kejadian langsung ditemukan seorang bayi yg kalau dilihat dari pisik nya baru saja dilahirkan ,karena belum terpotong tali pusarnya,
    Dengan cepat rombongan Satpol PP menyelamatkan bayi tersebut dan membawa nya langsung ke RSUD Empat Lawang,

    Berdasarkan keterangan Satpol PP dan warga yg menemukan Bayi yg dibuang ini pertama kali, ada banyak luka gores di sekujur tubuh bayi dikarenakan terkena rerumputan.

    Kejadian ini membuat kita tersadar betapa penting nya Ilmu agama, sosial dan kesehatan mental, sehingga jika orang yg mempunyai Ilmu agama,sosial dan kesehatan mental yg kuat ,maka tersebut
    Kecil kemungkinan terjadi, apalagi ini adalah bayi manusia, yang mana dibuang begitu saja adalah hal yg sangat sadis dan tidak berprikemanusiaan kemanusia an.

    Hingga berita ini diturunkan belum diketahui siapa pelaku dan apa motif nya sehingga ada orang tua yg tega membuang anak kandung nya yg baru saja dilahirkan.(Red)

  • Inilah Faktor Yang Membuat Harga Plastik Naik

    Inilah Faktor Yang Membuat Harga Plastik Naik



    Seputartv.com – Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pelaku industri di Indonesia, seiring meningkatnya tekanan biaya produksi akibat gejolak energi global. Lonjakan ini tidak hanya dirasakan oleh industri besar, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga konsumen.

    Plastik merupakan material yang digunakan secara luas, mulai dari kemasan makanan hingga kebutuhan manufaktur. Oleh karena itu, perubahan harga plastik turut memengaruhi rantai pasok dan harga berbagai produk di pasar.

    Kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor global, terutama gangguan distribusi energi dunia yang berdampak pada bahan baku industri petrokimia. Faktor utama yang mendorong kenaikan harga plastik adalah eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Konflik ini mengganggu jalur distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi rute utama perdagangan minyak dunia.

    Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyebab kenaikan harga plastik, dampaknya terhadap berbagai sektor, serta proyeksi ke depan.

    Plastik merupakan material sintetis yang dihasilkan melalui proses industri petrokimia berbasis minyak bumi. Dalam rantai produksinya, minyak mentah diolah menjadi berbagai turunan, salah satunya adalah nafta (naphtha) yang menjadi bahan baku utama.

    Nafta kemudian diproses untuk menghasilkan senyawa dasar seperti etilena dan propilena. Senyawa ini menjadi fondasi utama dalam pembuatan berbagai jenis plastik,
    seperti:
    Polyethylene (PE)
    Polypropylene (PP)
    Polystyrene (PS)
    Ketergantungan pada nafta membuat harga plastik sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dan energi global. Ketika harga minyak naik atau distribusi energi terganggu, biaya produksi plastik turut meningkat.(Red)

  • “The Gasoline Godfather” Riza Chalid  “Tersangka” Untuk Kedua Kalinya

    “The Gasoline Godfather” Riza Chalid  “Tersangka” Untuk Kedua Kalinya



    JAKARTA— Pengusaha minyak Riza Chalid kembali ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung atas tindak pidana korupsi pengadaan minyak mentah dan gasoline Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) tahun 2008-2015 pada Kamis, 9 April 2026. Skandal korupsi yang melibatkan 7 orang tersangka termasuk Riza Chalid ini berhasil diungkap melalui penyidikan terhadap kebocoran informasi rahasia internal Petral.
    Diketahui bahwa Riza Chalid masuk dalam Red Notice sejak Januari 2026 dan kini tengah menjadi buronan interpol di 196 negara atas kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang minyak PT. Pertamina 2018-2023 dengan kerugian negara ditaksir mencapai 285,1 Triliun Rupiah.
    Skema korupsi yang dilakukan Riza Chalid adalah dengan memanfaatkan posisinya sebagai Benefical Owner untuk memepengaruhi proses Tender atau pengadaan minyak mentah, produk kilang dan pengangkutan melalui beberapa Perusahaan yang terafiliasi dengannya. Kemudian melalui Perusahaan-perusahaan tersebut Riza melakukan Mark-Up atau penggelembungan harga.
    Atas penetapan 7 orang sebagai tersangka korupsi pengadaan minyak Petral, penyidik telah melakukan penahanan selama 20 hari terhadap 5 tersangka di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejaksaan Agung, Jakarta. Sementara satu orang tersangka lainnya dilakukan penahanan kota dikarenakan masalah Kesehatan.(Red)