PALEMBANG, seputartv.com – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, memecat empat orang oknum aparatur sipil negara (ASN) karena dianggap melakukan pelanggaran disiplin berat.
Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Palembang Maria Ulfa di Palembang, Senin, mengatakan empat ASN tersebut melakukan pelanggaran disiplin berat dengan tidak masuk kerja tanpa keterangan lebih dari sebulan.
Ia menyebut, empat ASN PPPK itu berasal dari formasi tahun 2025.
Menurutnya, aturan disiplin bagi ASN PPPK mengacu pada ketentuan yang berlaku bagi PNS, termasuk kewajiban kehadiran dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab.
Ia menjelaskan, sebelum diberhentikan, para pegawai tersebut telah mendapatkan surat peringatan (SP) 1, 2, dan 3 dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Namun, pelanggaran tetap berlanjut.
“Sebelum diberhentikan kita sudah beberapa kali berikan peringatan karena dia sering tidak absen, bahkan berbulan-bulan tidak masuk. Setelah SP lengkap, OPD melaporkan ke BKPSDM, lalu kami proses melalui BAP dan rapat bersama inspektorat serta Sekda,” jelasnya.
Ia menegaskan, sanksi untuk pelanggaran berat bagi ASN PPPK adalah pemberhentian atau tidak ada opsi lain seperti mutasi atau penurunan pangkat.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan pihaknya akan terus menindak tegas pegawai yang tidak disiplin.
“Sudah ada empat PPPK yang diberhentikan. Ke depan, evaluasi kinerja akan terus dilakukan, maka dari ini jangan main-main kita tindak tegas,” katanya
Sebagai informasi, jumlah ASN di Pemkot Palembang mencapai 21.226 orang dengan rincian, PNS sebanyak 8.970 orang dan PPPK sebanyak 12.256 orang.(Red)
Kategori: Peristiwa
-

Coba Langgar Disiplin, Empat ASN PPPK Dipecat
-

Minim Anggaran, Warga Lima Desa Swadaya Perbaiki Jalan Rusak
BATURAJA, seputartv.com – Kerusakan jalan penghubung antar di Desa di Kecamatan Peninjauan OKU menjadi penyebab terhambatnya warga setempat untuk mengeluarkan hasil bumi, bahkan kerusakan jalan di beberapa titik terutama di Desa Penilikan Kecamatan Peninjauan para pengguna jalan harus terpaksa mengurangi muatan agar bisa melewati jalan tersebut.
Jalan penghubung antar desa yang terparah terdapat 9 titik di Desa Penilikan, sedangkan jalur jalan yang rusak mulai dari perbatasan Desa Peninjauan menuju desa Panji Jaya.
Hal tersebut di ungkapkan Kepala Desa Penilikan, Amim Handri saat meninjau perbaikan jalan di Blok B Desa Penilikan.
“Karena jalannya sudah rusak parah dan menyulitkan mobil angkutan hasil bumi terutama karet dan sawit, kami dari 5 Desa yakni Penilikan, Makartitama, Makarti Jaya, Mitra Kencana secara swadaya membeli matrial untuk memperbaiki jalan,”ujar Amim Handri pada Senin (20/04/2026).
Menurutnya jika jalan poros tersebut tidak segera di perbaiki maka, hasil bumi warga tidak bisa keluar untuk menjual hasil bumi.
“Kalau tidak segera diperbaiki, hasil bumi warga tidak bisa keluar dan tidak ada jalan alternatif lain,”jelasnya.
Ditambahkan Amin Hadri, perbaikan jalan rusak tersebut tidak terlepas dari campur tangan dari Anggota DPRD OKU Muhammad Abdul Ghofur.
“Beliau (Abdul Gofur-red) yang menjadi motor penggerak swadaya perbaikan jalan tersebut, dibantu juga alat berat dari PT Pertamina Hulu Energi,”terang Amin.
Dia berharap dengan di perbaikinya jalan poros antar desa tersebut, bisa memperlancar angkutan hasil bumi warga.
Sementara itu, saat di konfirmasi Anggota DPRD OKU Dapil IV, Muhammad Abdul Ghofur mengungkapkan bahwa APBD OKU pada tahun 2026 tidak ada anggaran yang mengucur ke Dapil IV untuk perbaikan jalan.
“Kami sudah memperjuangkan usulan warga, namun di Tahun 2026 ini Dapil IV OKU yang meliputi Kecamatan Peninjauan, Sinar Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya yang terdiri dari 30 Desa hanya di anggarkan Rp 400.000.000,- itupun bukan untuk perbaikan jalan,” beber Ghofur.
Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan minimnya keuangan Pemerintah Kabupaten OKU serta efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, menjadi salah satu penyebab tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan.
“Dana Rp 400.000.000,- yang mengucur ke Dapil IV tahun ini (2026-red), itupun bukan untuk perbaikan jalan, Dua ratus juta untuk pembangunan siring (saluran air) dan dua ratus juta untuk Air Bersih”jelasnya.
Lanjut Gofur yang juga mantan Kepala Desa Makartitama memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat 5 Desa untuk memperbaiki jalan rusak, semoga dengan kekompakan serta kebersamaan masyarakat memperbaiki jalan rusak, bisa memperlancar transportasi warga untuk mengakut hasil bumi.
“Kalau mau menunggu anggaran Pemkab OKU, perbaikan jalan rusak ini aktifitas warga bisa terhambat, bahkan warga tidak bisa menjual hasil bumi keluar,”tutupnya. (Red)
-

H.Joncik Muhammad – H.Budi Antoni Aljufri Dipersatukan HUT Empat Lawang Ke 19
EMPATLAWANG, seputartv.com – Sebuah momen penuh haru dan sarat makna terjadi dalam rapat paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Empat Lawang yang digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/4) siang.
Perayaan hari jadi kabupaten yang mengusung moto Saling Keruani Sangi Kerawati itu dihadiri banyak tokoh penting, mulai dari pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kepala daerah dari kabupaten/kota tetangga, hingga tamu undangan dari Provinsi Bengkulu.
Namun, yang paling mencuri perhatian publik adalah kehadiran mantan Bupati Empat Lawang, H. Budi Antoni Aljufri (HBA). Sosok yang selama ini dikenal sebagai figur sentral dalam sejarah politik Empat Lawang itu hadir bersama mantan Bupati lainnya, H. Syahril Hanafiah, serta Bupati aktif Dr. H. Joncik Muhammad.
Kehadiran para tokoh yang pernah mewarnai perjalanan politik Empat Lawang ini menjadi simbol persatuan di tengah dinamika politik yang selama ini kerap menjadi perhatian masyarakat.
Suasana rapat paripurna semakin menarik saat Bupati Joncik Muhammad secara langsung nmenyapa HBA dalam sambutannya.
“Hadir juga Bupati Empat Lawang periode 2008–2013 dan 2013–2015, saudara H. Budi Antoni Aljufri. Beliau ini teman seperjuangan saya, semasa di Kabupaten Lahat pernah menang, pernah juga kalah. Ketika di Empat Lawang bertarung dan pernah menjadi bupati,” ujar Joncik.
Pernyataan tersebut sontak membuat suasana yang semula hening berubah menjadi riuh tepuk tangan dari peserta paripurna dan seluruh tamu undangan yang hadir.
Maklum, sejak Kabupaten Empat Lawang dimekarkan, dua sosok besar ini dikenal kerap berhadapan dalam berbagai kontestasi politik di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
Meski pernah berada di kubu yang berbeda, momen kebersamaan mereka di perayaan HUT ke-19 ini menjadi pesan kuat bahwa politik sejatinya adalah bagian dari perjuangan untuk membangun daerah, bukan untuk memecah belah masyarakat.
Keduanya pernah merasakan kemenangan maupun kekalahan dalam perjalanan politik Empat Lawang. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak lagi terjebak dalam polarisasi akibat perbedaan pilihan politik.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat dan tokoh daerah memiliki tujuan yang sama, yakni memajukan Empat Lawang dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam peringatan HUT ke-19 ini, masyarakat berharap pesta demokrasi ke depan, termasuk Pilkada Empat Lawang, dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kegembiraan.(Red) -

Tertahan Di Teluk Arab, Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA, seputartv.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) mengatakan dua kapal mereka, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.
“Kedua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita.
Dalam keterangannya yang dikonfirmasi oleh ANTARA di Jakarta, Minggu, Vega mengatakan, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar kapal dapat melintas serta memastikan keselamatan awak kapal.
“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman,” kata dia.
“Prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya,” ujarnya menambahkan.
Vega mengatakan, perusahaan berharap kondisi di Selat Hormuz dapat mereda sehingga kapal Pertamina dapat melintas dengan aman.
“Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman,” kata dia.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (18/4), menyatakan bahwa Selat Hormuz telah kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah kendali “angkatan bersenjata”, merujuk pada blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan Iran yang masih terus berlangsung.
“Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata,” kata komando gabungan IRGC, seperti dikutip kantor berita Tasnim.
IRGC menegaskan hingga AS “memulihkan sepenuhnya kebebasan pergerakan kapal yang menuju dan keluar dari Iran”, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam pengawasan ketat dan tidak berubah.(Red) -

Siap Tampil, Petinju Muda Asal Lubuklinggau Optimis Di Main Event Bogor Boxing Champions,
LUBUKLINGGAU, seputartv.com – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga tinju. Petinju muda berbakat asal Lubuklinggau, Muhammad Sultan Aqta Salammudin, dipastikan akan tampil dalam laga bergengsi perebutan sabuk Bogor Boxing Champions yang digelar pada 2 Mei 2026 di GOR Pajajaran, Kota Bogor.
Menariknya, Sultan akan tampil sebagai main event, sebuah posisi prestisius yang menjadi sorotan utama dalam ajang tersebut. Ia dijadwalkan menghadapi petinju tuan rumah, Rama, yang tentu akan mendapat dukungan penuh dari publik Bogor.
Petinju yang berasal dari sasana Warrior Lubuklinggau ini bukan tanpa alasan dipercaya mengisi partai puncak. Sultan datang dengan rekor sempurna, mencatatkan 07 kemenangan tanpa kekalahan sepanjang kariernya. Catatan impresif ini menjadi bukti kualitas sekaligus ancaman serius bagi lawannya di atas ring.
Dengan gaya bertarung agresif dan mental yang kuat, Sultan diyakini mampu memberikan perlawanan sengit bahkan berpeluang besar membawa pulang sabuk juara ke tanah kelahirannya.
Dukungan masyarakat Lubuklinggau pun terus mengalir, berharap Sultan dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Laga ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi sang petinju, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga tinju di Lubuklinggau.
Semua mata kini tertuju pada GOR Pajajaran, menanti aksi sang petarung muda yang siap mengukir sejarah baru.
“Dari Lubuklinggau untuk Indonesia, saatnya tunjukkan kelas di atas ring.”(Yan)
