Penulis: seputar redaksi

  • Serap Aspirasi, M.Oktafiansyah Kunker Di Kecamatan Tebing Tinggi

    Serap Aspirasi, M.Oktafiansyah Kunker Di Kecamatan Tebing Tinggi

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan kembali melaksanakan kegiatan reses Tahap II Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

    ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan VII yang meliputi Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Pagaralam, M. Oktafiansyah.

    ‎Pada kesempatan kali ini, M. Oktafiansyah menggelar reses di Kelurahan Kelumpang Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (08/07/2026). Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri ratusan masyarakat.

    ‎Warga yang hadir berasal dari Kelurahan Kelumpang Jaya dan Kelurahan Tanjung Makmur. Mereka tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dan memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta harapan kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.

    ‎Reses ini menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dengan anggota legislatif guna menampung berbagai usulan pembangunan dan persoalan yang dihadapi warga di daerah.

    ‎Aspirasi yang disampaikan masyarakat nantinya akan menjadi bahan pembahasan dan diperjuangkan di DPRD Provinsi Sumatera Selatan sesuai dengan kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah.

    ‎Kehadiran M. Oktafiansyah di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Empat Lawang. (ADV)

  • Tega! Wanita Di Musi Rawas Cekik Ibu Kandung Hingga Racuni Selingkuhan Demi Harta

    Tega! Wanita Di Musi Rawas Cekik Ibu Kandung Hingga Racuni Selingkuhan Demi Harta

    MUSI RAWAS, seputartv.com – Wanita di Musi Rawas, Sumatera Selatan, berinisial TW (25) yang meracuni selingkuhannya, Rozi (39) dengan cara diracun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat diperiksa, TW mengaku sudah membunuh ibu serta mertuanya sebelum membunuh Rozi.

    Pengakuan itu muncul dalam video berita acara pemeriksaan (BAP) yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, TW mengaku pernah mencoba membunuh tiga orang lain sebelum membunuh Rozi.

    Ia mengaku aksi pembunuhan pertamanya dilakukan terhadap ibu kandungnya sendiri dengan cara dicekik.

    Yang pertama orang tua saya yakni ibu, aku cekik. Alasannya karena sering berantem,” kata TW dalam video BAP.

    Kemudian tersangka mengaku pernah mencoba membunuh ayah mertuanya dengan mencampurkan racun jenis putas ke dalam sayur nangka.

    Kedua ayah mertua, saya kasih putas (racun ikan) dalam sayur nangka. Alasannya sering ngajak berhubungan badan, sudah dua kali. Saya dendam,” ujarnya.

    Terakhir, tersangka mengaku pernah terlibat dalam dugaan percobaan pembunuhan terhadap seorang pria berinisial W di Kabupaten Lahat bersama rekannya yakni M.

    “Kemudian di Lahat ke pria berinisial W, beraksi dengan kawan yakni M. Dibunuh dengan cara diputas tapi tidak meninggal. Aksi itu diajak M untuk menguasai HP dan motor korban,” katanya.

    Menanggapi pengakuan tersangka, Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra mengatakan pihaknya belum mendalami dugaan tindak pidana lain yang diakui tersangka. Saat ini penyidik masih fokus menuntaskan penyidikan kasus pembunuhan terhadap Rozi.

    “Kalau yang itu belum kami dalami karena kami fokus yang kejadian kami tangani dulu (pembunuhan Rozi). Yang lain belum kami dalami,” katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Senin (13/7/2026).

    Redho juga mengklarifikasi bahwa racun yang digunakan tersangka bukan sianida, melainkan racun jenis putas yang dibeli secara online.

    “Setelah didalami, ternyata racun putas bukan sianida. Dia beli racun itu di online,” ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki bernama Rozi (39) ditemukan tewas di aliran Sungai Pering, Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas, Sumatera Selatan, pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (5/6/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk hingga sebagian tengkoraknya terlihat.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan selingkuhan korban yakni TW sebagai tersangka pembunuhan. Polisi menyebut korban diduga dibunuh dengan cara diracun. Motif pembunuhan yakni untuk menguasai harta benda milik korban berupa motor dan HP.(Red).

  • LBH Pujakesuma TegaskanPenegakan Hukum Harus Bebas Dari Intervensi

    LBH Pujakesuma TegaskanPenegakan Hukum Harus Bebas Dari Intervensi


    JAKARTA, seputartv.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pujakesuma menyatakan penegakan hukum harus bebas Intervensi, terkait dugaan tindak pidana korupsi tengah menjadi perhatian Publik.

    Ketua LBH Pujakesuma, Dr. (c) Sujoko Bagus, S.H., M.H., mengatakan pemberantasan korupsi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih serta melindungi kepentingan masyarakat dari penyalahgunaan kewenangan dan keuangan negara.

    “Kami mengapresiasi langkah Satgas Tipikor Polda Metro Jaya yang berani mengusut dugaan tindak pidana korupsi. Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan menghambat pembangunan. Karena itu, upaya pemberantasannya harus mendapat dukungan dari seluruh elemen bangsa,” kata Sujoko dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).

    Menurutnya, proses penegakan hukum harus dijalankan secara independen, profesional, dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku tanpa dipengaruhi kepentingan politik, ekonomi, maupun pihak-pihak tertentu.

    LBH Pujakesuma juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengintervensi jalannya penyidikan. Setiap bentuk tekanan maupun upaya memengaruhi proses hukum dinilai berpotensi mencederai prinsip negara hukum.

    “Siapa pun yang mencoba menghalangi, menekan, atau memengaruhi proses penegakan hukum sesungguhnya sedang mempertaruhkan marwah negara hukum. Penegakan hukum harus berdiri di atas prinsip independensi, profesionalisme, dan kepastian hukum,” tegasnya.

    LBH Pujakesuma mendorong aparat penegak hukum mengusut perkara secara menyeluruh hingga tuntas, termasuk menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa memandang jabatan, status sosial, maupun afiliasi politik.

    Selain itu, masyarakat sipil, organisasi kemasyarakatan, akademisi, media massa, dan seluruh elemen bangsa diharapkan turut mengawal proses hukum secara kritis dan objektif agar tidak terjadi pelemahan maupun pengaburan fakta dalam penanganan perkara korupsi.

    Sujoko menegaskan bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat sehingga pemberantasannya harus menjadi komitmen bersama.

    “LBH Pujakesuma akan terus berada di garda terdepan dalam mengawal tegaknya supremasi hukum, pemberantasan korupsi, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat dan negara. Hukum tidak boleh tunduk kepada kekuasaan. Kekuasaanlah yang wajib tunduk kepada hukum,” katanya

    Ditambah dia, Ego sektoral di antara Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai menjadi batu sandungan utama yang membuat mata rantai korupsi di Indonesia tak kunjung putus.

    Lembaga seperti KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan dituding cenderung berjalan sendiri-sendiri dan terjebak dalam pembuktian reputasi instansi masing-masing.

    Aparat penegak hukum kita saat ini terkesan saling unjuk gigi dan pamer kehebatan, bukan bersinergi. Padahal, ini urusan berbangsa dan bernegara yang membutuhkan kolaborasi total, bukan kompetisi antarinstitusi,” tegasnya.(Red)

  • Siap Dukung Pertahanan Nasional, Empat Lawang Tunggu Alokasi Anggaran Pembangunan Yon Teritorial

    Siap Dukung Pertahanan Nasional, Empat Lawang Tunggu Alokasi Anggaran Pembangunan Yon Teritorial

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam mendukung penguatan pertahanan nasional kembali mendapat perhatian.

    Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Empat Lawang, Rabu (8/7/2026), sekaligus meninjau lokasi yang telah disiapkan sebagai calon kawasan pembangunan Batalyon Teritorial TNI Angkatan Darat.

    Kedatangan Pangdam II/Sriwijaya disambut langsung oleh Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan yang telah disampaikan Bupati Empat Lawang sejak tahun lalu.

    Mayjen TNI Ujang Darwis mengungkapkan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa padatnya agenda kedinasan membuat kunjungan tersebut baru dapat direalisasikan tahun ini.

    “Pagi ini saya sengaja datang ke Kabupaten Empat Lawang. Kabupaten ini sudah lama mengundang saya sejak tahun lalu. Karena kesibukan tugas, baru hari ini saya bisa memenuhi undangan tersebut. Terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Empat Lawang,” ujar Pangdam.

    Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah meninjau langsung kesiapan lahan yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk pembangunan Batalyon Teritorial. Peninjauan dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum memasuki tahapan pembangunan.

    Pangdam menjelaskan, setelah kunjungan ini, tim teknis dari Kodam II/Sriwijaya bersama Asisten Logistik dan jajaran terkait akan melakukan survei lebih mendalam guna memastikan seluruh persyaratan teknis telah terpenuhi.

    “Kami akan melihat kesiapan lahannya. Apabila nantinya mendapat alokasi program pembangunan dari Kementerian Pertahanan, maka pembangunan akan segera dilaksanakan,” jelasnya.

    Menurut Pangdam, Kabupaten Empat Lawang merupakan salah satu daerah yang telah diusulkan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Teritorial. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu penetapan kuota dan alokasi anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan.

    “Empat Lawang menjadi salah satu daerah yang kami nominasikan untuk dibangun Batalyon Teritorial. Jika alokasinya turun tahun ini, pembangunan bisa dimulai tahun ini. Jika belum, paling lambat akan direalisasikan tahun depan,” tegas Mayjen TNI Ujang Darwis.

    Sementara itu, Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terlaksananya kunjungan Pangdam II/Sriwijaya beserta rombongan setelah sempat direncanakan sejak tahun lalu.

    Menurutnya, kehadiran Pangdam bersama Danrem serta para pejabat utama Kodam II/Sriwijaya menjadi sebuah kehormatan sekaligus memberikan harapan besar bagi masyarakat Empat Lawang terhadap terwujudnya pembangunan Batalyon Teritorial di daerah tersebut.

    “Kami memang sudah cukup lama mengundang Bapak Pangdam. Alhamdulillah hari ini beliau hadir bersama Danrem dan para asisten. Ini merupakan kehormatan bagi Kabupaten Empat Lawang,” ujar Joncik.

    Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan segera menetapkan Kabupaten Empat Lawang sebagai salah satu lokasi pembangunan Batalyon Teritorial.

  • Polsek Muara Pinang Berikan Layanan Kemanusiaan melalui Fasilitasi Kendaraan Dinas untuk Pengantaran Jenazah

    Polsek Muara Pinang Berikan Layanan Kemanusiaan melalui Fasilitasi Kendaraan Dinas untuk Pengantaran Jenazah



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat sekaligus bentuk kepedulian Polri, Polsek Muara Pinang kembali memberikan layanan kemanusiaan dengan memfasilitasi kendaraan dinas untuk membantu proses pengantaran jenazah warga menuju tempat pemakaman.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Personel Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah almarhum Sahar bin Saini dari rumah duka menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Al Mutaqin, Desa Seleman Ulu, menggunakan mobil patroli.

    Kapolres Empat Lawang AKBP ABD AZIZ SEPTIADI, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Muara Pinang AKP DWI SAPRIADI, S.H. menyampaikan bahwa fasilitasi kendaraan dinas untuk pengantaran jenazah merupakan salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang mengalami musibah.

    “Melalui pelayanan ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan bantuan kemanusiaan saat masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolsek.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Muara Pinang, yakni Brigpol Sandi Jaya dan Bripda Fajar Gustiga, dengan dibantu masyarakat setempat hingga proses pemakaman selesai.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel Polri dalam membantu proses pengantaran jenazah tersebut mendapat apresiasi dari keluarga almarhum dan masyarakat sebagai wujud nyata Polri Presisi yang humanis, peduli, dan selalu hadir melayani masyarakat.