Kategori: Peristiwa

  • Belasan Sumur Minyak Ilegal Terbakar, Masyarakat Pertanyakan Regulasi Dan Tindakan Hukum

    Belasan Sumur Minyak Ilegal Terbakar, Masyarakat Pertanyakan Regulasi Dan Tindakan Hukum


    MUBA, seputartv.com – Peristiwa Kebakaran yang melahap 11 titik sumur minyak ilegal di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, mengungkap masih maraknya praktik illegal drilling sekaligus memunculkan pertanyaan serius terkait efektivitas implementasi regulasi pemerintah di sektor energi.

    Berdasarkan rilis resmi Polda Sumatera Selatan, peristiwa terjadi pada Selasa malam (31/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Hindoli. Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal yang kemudian menyambar tempat penampungan minyak mentah dan merembet cepat mengikuti aliran minyak di lokasi.

    Tim gabungan kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan area, serta pengumpulan alat bukti. Hasil sementara mencatat 11 sumur ilegal hangus terbakar, disertai kerusakan sejumlah kendaraan dan terdampaknya lahan sekitar 4,2 hektare.

    Penyidik telah mengantongi sejumlah identitas yang diduga terkait kepemilikan sumur ilegal, masing-masing berinisial M, R, K, dan I. Proses pendalaman masih terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

    Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan transparan terhadap seluruh pihak yang terlibat.

    Gubernur Sumatera Selatan juga turut memberikan perhatian serius terhadap peristiwa ini dan mendesak agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan, tegas, serta tidak tebang pilih terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

    tengah proses penindakan hukum, sorotan turut mengarah pada implementasi regulasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait penataan sumur minyak masyarakat. Secara normatif, pemerintah telah membuka ruang legalisasi melalui berbagai kebijakan untuk mengakomodasi sumur rakyat.

    Namun hingga saat ini, implementasi di lapangan dinilai belum menunjukkan hasil nyata, khususnya di wilayah Musi Banyuasin.

    Fakta ditemukannya 11 sumur ilegal aktif dalam satu lokasi memperkuat indikasi bahwa regulasi tersebut belum berjalan efektif atau belum menyentuh akar persoalan.

    Fenomena illegal drilling di Musi Banyuasin sendiri diketahui telah berlangsung lama dan cenderung berulang. Dalam satu lokasi ditemukan belasan sumur aktif lengkap dengan fasilitas penampungan dan kendaraan operasional, yang mengindikasikan aktivitas telah berjalan secara sistematis.

    Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa persoalan illegal drilling tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut faktor ekonomi masyarakat serta lemahnya tata kelola dan pengawasan.

    Hingga berita ini disusun, pihak PT Hindoli belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait pengawasan aktivitas di dalam lahan HGU mereka.



    Kebakaran ini kembali menegaskan tingginya risiko aktivitas penambangan minyak ilegal, baik terhadap keselamatan masyarakat maupun kerusakan lingkungan. Tanpa pengelolaan yang terstruktur dan legal, potensi kejadian serupa diperkirakan akan terus berulang.(RED)

  • Sumur Pengeboran Minyak Ilegal Terbakar, Warga Waspadai Ledakan

    Sumur Pengeboran Minyak Ilegal Terbakar, Warga Waspadai Ledakan



    MUBA, seputartv.com – Peristiwa Kebakaran hebat kembali melanda lokasi sumur minyak ilegal di kawasan perkebunan Hindoli, wilayah Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah video beredar luas di media sosial.

    Dalam rekaman itu, tampak kobaran api besar menjulang tinggi dan melahap area sekitar sumur minyak. Beberapa kendaraan yang berada di lokasi diduga ikut hangus terbakar.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai waktu pasti kejadian. Namun, insiden tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu dini hari atau Kamis malam, 1 April 2026.

    Belum diketahui apakah terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Pihak berwenang juga masih belum memberikan informasi terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan.

    Kebakaran di lokasi sumur minyak ilegal di kawasan Hindoli bukan kali pertama terjadi.

    Insiden serupa telah berulang dan menimbulkan kekhawatiran serius, baik dari sisi keselamatan masyarakat maupun dampak lingkungan.

    Maraknya aktivitas pengeboran minyak ilegal di wilayah tersebut diduga menjadi faktor utama tingginya risiko kebakaran.

    Selain tidak memenuhi standar keselamatan, praktik ini juga berpotensi memicu ledakan serta kerusakan lingkungan yang lebih luas.

    Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas ilegal tersebut, guna mencegah kejadian serupa terus berulang.

    Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi belum dapat dipastikan sepenuhnya. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa ini.

    Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean membenarkan kejadian tersebut, dan pihak kepolisian telah terjun ke lokasi kejadian.

    “Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP serta melakukan penyelidikan lebih lanjut, ” Jelasnya.(RED)

  • Pesan Haru Pelajar SD Untuk Petugas MBG, Terima Kasih dan Ingat Ibadah

    Pesan Haru Pelajar SD Untuk Petugas MBG, Terima Kasih dan Ingat Ibadah

    PAGARALAM – Sebuah pesan sederhana melalui selembar surat yang ditulis oleh salah satu penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh salahsatu siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Pagaralam menjadi perhatian fublik, dimana dalam pesan tersebut tertulis komentar menu yang disajikan terasa enak dan ucapan terima kasih tak lupa ia sampaikan.

    Ada hal yang menarik dan membuat kita terenyuh dari beberapa kalimat yang tertulis, siswa tersebut menuliskan pesan moral untuk para petugas MBG yang beragama muslim agar jangan lupakan sholat lima waktu meski 

    Hasil penelusuran tim seputartv.com, diketahui surat tersebut di tulis pada tanggal 31 Maret 2026 oleh siswi kelas 6 bernama khania yang berasal dari Sekolah Dasar Islam Bunayya Kota Pagaralam Sumatera Selatan.

    Surat ini diketahui, ditujukan kepada para petugas SPPG Ulu Rurah Kota Pagaralam yang saat itu sedang melaksanakan tugasnya ke sekolah tersebut.

    Inilah isi dari surat yang dimaksud :

    Semoga di notice

    Salam Kenal

    Assalamualaikum

    Untuk petugas MBG

    terima kasih yaa untuk makanannya

    makanannya enak-enak kok

    untuk petugas MBG yang muslim dan muslimat

    jangan lupa sholat 5 waktu dan berzikir

    untuk mengingat tuhan

    Semangat Yaaa

    (Tanda Tangan)

    Khania Kelas 6B

    SDI Bunayya

    Dari secarik kertas yang berbentuk surat ini kita dapat belajar tentang Kejujuran dan pesan moral, betapa ketulusan dari seorang anak kepada petugas MBG yang telah bersusah payah mengantar makanan dalam rangka pemenuhan gizi bagi mereka di sekolah.

    Pesan moral yang disampaikan tentunya menjadi hikmah bagi kita semua untuk senantiasa mengingat dan berupaya mendekatkan diri kepada Allah, meski hari-hari kita selalu dipadati dengan berbagai aktivitas. (Red)

  • Wujudkan komitmen Rekrutmen Yang Transparan, Polres Pagar Alam Ikuti Penerimaan Polri 2026 via Zoom

    Wujudkan komitmen Rekrutmen Yang Transparan, Polres Pagar Alam Ikuti Penerimaan Polri 2026 via Zoom



    PAGARALAM, seputartv.com – Polres Pagar Alam melaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting, Selasa (31/3/2026) pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wirasatya dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta yang hadir.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pagar Alam Kompol Wahyu Prasetyo, SH, MSI, didampingi Kabag SDM Kompol Kasmini Darda, SH. Turut hadir para orang tua/wali calon siswa serta peserta seleksi dari jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri.

    Pelaksanaan Pakta Integritas ini merupakan bagian penting dalam tahapan awal seleksi penerimaan anggota Polri, sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Seluruh peserta, panitia, serta orang tua/wali menyatakan kesiapan untuk tidak melakukan praktik kecurangan dalam bentuk apa pun.

    Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di jajaran Polda, termasuk di wilayah Sumatera Selatan, di mana ratusan peserta mengikuti pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting sebagai bentuk komitmen menjaga integritas seleksi.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh proses seleksi penerimaan Polri dapat berjalan objektif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta, tanpa adanya praktik KKN, sehingga mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas tinggi.

    Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada. SIK dalam pernyataannya menegaskan bahwa kegiatan Pakta Integritas ini menjadi pondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara bersih, transparan, dan tidak dipungut biaya. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam penerimaan anggota Polri,” tegasnya.

    Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, SH menambahkan bahwa keterlibatan orang tua/wali dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan bersama. “Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses ini agar tetap sesuai aturan, sehingga melahirkan anggota Polri yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.(TOM)

  • Remaja Disabilitas Di Lubuklinggau Tewas Tertabrak Kereta

    Remaja Disabilitas Di Lubuklinggau Tewas Tertabrak Kereta



    LUBUKLINGGAU, seputartv com – Insiden tragis terjadi di Kota Lubuklinggau pada Minggu (29/3/2026) sore. Seorang remaja penyandang disabilitas berinisial DK (16) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api ekonomi rute Palembang–Lubuklinggau.

    Peristiwa tersebut terjadi di kawasan RT 01, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, kota Lubuklinggau yang tidak jauh dari kediaman korban.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, sebelum kejadian korban terlihat berada di jalur rel sambil bermain ponsel. Diduga kuat korban tidak menyadari kedatangan kereta yang melintas hingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.

    Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius dan sempat terseret sejauh ratusan meter dari tempat awal kejadian.

    Kejadian itu sontak membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga yang melihat langsung langsung berteriak histeris, sementara warga lainnya bergegas keluar rumah untuk memberikan pertolongan.

    Warga kemudian melakukan evakuasi terhadap korban, sementara sebagian lainnya menghubungi pihak kepolisian guna penanganan lebih lanjut.

    Salah satu saksi menyebut, peristiwa berlangsung sangat cepat. Ia sempat melihat korban berada di tengah rel sebelum kereta datang melintas.

    Kejadiy begitu cepat, korban tidak sempat menyelamatkan diri,” ungkapnya warga sekitar, kini jenazah korban di bawa ke rumah sakit Siti Aisyah.