Kategori: Berita terbaru

  • Kenangan Bupati Di Masa Sulit Saat Ingin Meraih Mimpi, Dijadikan Bahan Bakar Sekolah Rakyat Rampung Sesuai Target

    Kenangan Bupati Di Masa Sulit Saat Ingin Meraih Mimpi, Dijadikan Bahan Bakar Sekolah Rakyat Rampung Sesuai Target



    EMPAT LAWANG, Seputartv.com – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, turun langsung meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di kawasan Pucak Are, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (23/06/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Joncik didampingi sejumlah pejabat terkait dan berkeliling meninjau setiap bagian bangunan untuk memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target.

    Diketahui, pembangunan Sekolah Rakyat tahap II hanya dibangun di tiga daerah di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp243 miliar itu saat ini telah mencapai progres pembangunan sebesar 73 persen.

    “Alhamdulillah, hari ini saya melihat langsung perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat. Progresnya sudah mencapai 73 persen dan Insya Allah pada Agustus mendatang pembangunannya rampung,” kata Joncik.

    Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Program tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang seluruh pembiayaannya menjadi tanggung jawab negara.

    “Sekolah Rakyat ini hadir untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Mereka yang tidak mampu menjadi tanggung jawab negara. Saya senang melihat perkembangan pembangunan ini. Insya Allah anak-anak Empat Lawang yang dulu mengalami keterbatasan seperti saya, dapat terangkat derajatnya melalui pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujarnya.

    Joncik juga mengungkapkan bahwa akses menuju lokasi pembangunan telah lebih dahulu disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui pembangunan dan pengaspalan jalan, sehingga saat ini kendaraan dan alat berat dapat dengan mudah menjangkau lokasi proyek.

    Ia berharap, kehadiran Sekolah Rakyat nantinya dapat menjadi pintu bagi generasi muda Empat Lawang untuk memperoleh pendidikan yang layak dan menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

    Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang optimistis Sekolah Rakyat tersebut dapat segera beroperasi dan menjadi salah satu pusat pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

  • Pimpin Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-25 Kota Pagar Alam, Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Daerah

    Pimpin Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-25 Kota Pagar Alam, Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Daerah

    PAGARALAM, seputartv.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Pagar Alam Tahun 2026, yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Selasa (23/6/2026).

    Rapat paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Pagar Alam, Hj. Jenni Shandiyah, S.E., M.H., dan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Ketua TP PKK Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru.

    Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan Kota Pagar Alam, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

    Kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah, di antaranya Bupati Ogan Komering Ilir, Bupati Ogan Komering Ulu, Bupati Kepahiang, Bupati Lahat, Plt. Bupati Muara Enim, Plt. Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Banyuasin, Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Wakil Bupati Musi Rawas, Wakil Bupati Bengkulu Selatan, hingga Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, menjadi simbol kuatnya sinergi dan kebersamaan antar daerah dalam mendukung pembangunan Kota Pagar Alam.

    Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran Gubernur Sumsel di tengah padatnya agenda pemerintahan.

    “Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 21 Juni 2026, Kota Pagar Alam genap berusia 25 tahun. Usia seperempat abad ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilalui, mengevaluasi capaian, serta memantapkan langkah menuju masa depan Pagar Alam yang lebih gemilang,” ujar Wali Kota.

    Menurutnya, usia ke-25 tahun merupakan tonggak penting bagi Kota Pagar Alam untuk terus memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

    Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan dan kemajuan yang telah diraih Kota Pagar Alam selama seperempat abad terakhir.

    “Sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus dijaga demi mewujudkan Pagar Alam yang semakin maju dan sejahtera. Ke depan, kita harus siap menghadapi sistem keuangan dengan format baru. Kita harus tangguh dan siap menghadapi perubahan yang nyata di depan mata. Saya yakin, melalui legislatif dan eksekutif yang solid, hal ini akan menjadi suplemen tersendiri bagi percepatan pembangunan di Kota Pagar Alam,” tegas Herman Deru.

    Peringatan HUT ke-25 Kota Pagar Alam ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan Kota Pagar Alam yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa mendatang.

  • Pimpin Upacara HUT ke-25 Kota Pagar Alam, Walikota Tekankan Sinergitas untuk Kemajuan

    Pimpin Upacara HUT ke-25 Kota Pagar Alam, Walikota Tekankan Sinergitas untuk Kemajuan


    PAGAR ALAM, seputartv.com – Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Pagar Alam Tahun 2026 yang digelar di halaman Villa Eks MTQ Gunung Gare, Senin (22/6/2026).

    Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan bahwa tanggal 21 Juni merupakan hari bersejarah bagi Kota Pagar Alam yang selalu diperingati setiap tahun sebagai momentum refleksi dan evaluasi perjalanan pembangunan daerah.

    “Tahun 2026 ini Kota Pagar Alam menginjak usia ke-25 tahun atau ulang tahun perak. Ini menjadi momentum untuk terus membangun dengan semangat dan harapan yang tinggi agar Kota Pagar Alam semakin maju sesuai tema HUT tahun ini, yaitu Sinergitas Untuk Kemajuan,” ujar Wali Kota.

    Menurutnya, peringatan HUT Kota Pagar Alam hendaknya dimaknai sebagai upaya melihat kembali perjalanan sejarah yang telah dilalui, sekaligus menjadikannya sebagai pondasi dan referensi dalam menghadapi tantangan masa kini maupun masa depan.

    Wali Kota berharap Kota Pagar Alam mampu memaksimalkan pertumbuhan pembangunan dengan mengedepankan seluruh sektor strategis. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), para pemangku kepentingan, dan seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang dinamis dan berkelanjutan.

    “Besar harapan saya, sinergitas yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan demi mewujudkan Kota Pagar Alam yang lebih maju,” pesannya.

    Pada kesempatan tersebut, Wali Kota H. Ludi Oliansyah juga melaunching pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Pagar Alam. Sensus ini diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan mengenai keadaan ekonomi masyarakat.

    Menurutnya, data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Upacara peringatan HUT ke-25 Kota Pagar Alam turut dihadiri Wakil Wali Kota Hj. Bertha, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Pagar Alam Hj. Hera Parianti Ludi, Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, para asisten dan staf ahli wali kota, Ketua Dharma Wanita Persatuan, pimpinan instansi vertikal, seluruh kepala OPD, camat, lurah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

    Peringatan HUT ke-25 Kota Pagar Alam berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Red)

  • Edarkan Ekstasi didalam Hajatan, Pria Di Musi Rawas Diamankan Polisi

    Edarkan Ekstasi didalam Hajatan, Pria Di Musi Rawas Diamankan Polisi



    MUSI RAWAS, seputartv.com – Pengedar pil ekstasi di acara hajatan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, berinisial ES ditangkap polisi. Saat diamankan, tersangka sempat melawan petugas hendak melarikan diri.
    Kejadian tersebut terjadi di Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan, pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

    Kasat Narkoba Polres Musi Rawas Iptu Jemmy Amin Gumayel mengatakan penangkapan terhadap pelaku bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkoba di sebuah acara hajatan di Kecamatan Muara Beliti.

    “Dari informasi tersebut, anggota langsung menuju ke TKP dan melakukan proses penangkapan. Saat hendak diamankan, tersangka sempat menolak hingga melakukan perlawanan. Untungnya anggota di lapangan sigap dan berhasil mengamankan tersangka sebelum ia berhasil melarikan diri,” katanya, Minggu (21/6/2026).

    Dari tangan tersangka, kata Jemmy, polisi menyita 49 butir pil ekstasi seberat bruto 26,21 gram yang akan diedarkan di acara hajatan tersebut. Diduga jumlah tersebut sudah berkurang setelah diedarkan oleh tersangka di acara tersebut.

    “Dari pengakuannya, barang haram tersebut ia dapat dari wilayah Kepala Curup, Rejang Lebong, Bengkulu. Tersangka mengaku baru sebulan menjadi pengedar narkoba karena faktor ekonomi dan memang berfokus mengedarkan di acara hajatan yang memiliki hiburan malam hingga dini hari,” jelasnya.

    Tersangka beserta barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Musi Rawas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Saat dilakukan tes, urine tersangka menunjukkan positif mengandung metamfetamina. Setelah dilakukan perkara, ES resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 KUHP,” tegasnya.(Red)

  • Beberapa Ketua DPAC PKB Kota Pagaralam Meminta Partai Tegas Mengevaluasi Ulang Penunjukan Ketua DPC Saat Ini

    Beberapa Ketua DPAC PKB Kota Pagaralam Meminta Partai Tegas Mengevaluasi Ulang Penunjukan Ketua DPC Saat Ini

    PAGARALAMseputartv.com – Terkait penunjukan Ketua DPC PKB Kota Pagaralam Ludi Oliansyah oleh Pengurus Pusat PKB, beberapa Ketua DPAC PKB Kota Pagaralam angkat bicara.

    Menurut beberapa Kader militan PKB ini, apa yang menjadi Keputusan dalam penunjukan tersebut dianggap kurang relevan dalam mekanisme atau aturan partai yang selama ini lazim dijalankan.

    “Selama ini, untuk menetapkan seorang ketua DPC diadakan terlebih dahulu rapat musyawarah ditingkat DPC dengan mendengarkan pendapat dan kesepakatan disetiap DPAC. Atas hasil musyawarah tersebut nama – nama yang dimaksud diajukan ke tingkat lebih tinggi yakni DPW dan DPP, artinya kita sebagai kader sekaligus pengurus anak cabang suaranya dihargai dan didengar bukan malah sebaliknya,” terang M.Sa’an selaku Ketua DPAC Dempo Tengah PKB Kota Pagaralam kepada media ini pada Sabtu (20/06/2026).

    M.Sa’an menilai, keputusan penunjukan yang dilakukan oleh partai saat ini terkesan sarat dengan kepentingan. 

    “KIta salahsatu kader diantara kader yang lainnya, telah berjuang dan bekerja secara maksimal untuk membesarkan partai di Pagaralam termasuk keberhasilan kita bersama DPC dan segenap kader untuk memperoleh sebanyak mungkin kursi di DPRD Pagaralam dan terbukti pada kepengurusan sebelumnya kita memperoleh tiga kursi,” ungkap M.Sa’an merasa kecewa.

    Dirinya pun merasa kecewa dengan kondisi yang terjadi di tubuh kepengurusan DPC PKB Kota Pagaralam saat ini, dimana kader-kader militan dan potensial nyaris sebagian besar tersingkirkan oleh orang-orang yang baru bergabung di partai ini khususnya di kepengurusan DPC PKB Kota Pagaram saat ini.

    “Saya meminta pihak partai melakukan evaluasi ulang dan menyeluruh atas keputusan penujukan yang telah dibuat oleh pihak partai dimana menunjuk sdr. Ludi Oliansyah sebagai ketua DPC PKB Kota Pagaralam beserta jajarannya yang saya anggap telah mengangkangi aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PKB, ” imbuh M.Sa’an. (Red)