Kategori: Berita terbaru

  • Polemik Penutupan Wisata Gunung Dempo, Gubernur Sumsel Akan Fasilitasi Antara Pemda dan Pihak Terkait 

    Polemik Penutupan Wisata Gunung Dempo, Gubernur Sumsel Akan Fasilitasi Antara Pemda dan Pihak Terkait 

    PAGARALAM, seputartv.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bergerak cepat menyikapi penutupan sementara sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, yang dipicu persoalan regulasi dan perizinan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VII.

    Langkah konkret dilakukan dengan memfasilitasi koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait guna memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

    Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi tersebut, termasuk keluhan para pelaku usaha yang terdampak penertiban administrasi.

    “Iya, kemarin saya sudah menerima laporan dari anggota DPRD Sumsel, Oji, mengenai para pedagang di lokasi tersebut yang dimintakan syarat rekomendasi dari pemerintah kota untuk tetap beraktivitas di desa wisata itu,” ujar Herman Deru. 

    Menurutnya, penertiban yang dilakukan berkaitan dengan kelengkapan administrasi, seperti Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) serta izin kesesuaian tata ruang. Namun demikian, Pemprov Sumsel tidak menginginkan proses tersebut menghambat roda perekonomian masyarakat setempat.

    Sebagai solusi, Pemprov Sumsel mengambil peran sebagai mediator untuk menjembatani komunikasi antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan PTPN VII.

    “Saya akan menjembatani, dan mudah-mudahan aktivitas ini tidak sampai terhenti, tetapi terus berjalan. Ini bukan hanya mendukung penertiban, tetapi juga mendukung desa wisata agar menjadi episentrum ekonomi bagi para pengrajin, pramuwisata, dan wisatawan,” katanya.

    Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan Desa Wisata Gunung Dempo sebagai salah satu destinasi unggulan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

    Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumsel, Alfrenzi Panggarbesi, mendorong agar persoalan tersebut segera diselesaikan melalui dialog terbuka antara seluruh pihak terkait.

    “Saya berharap Wali Kota dan pimpinan PTPN dapat duduk bersama menyelesaikan masalah ini sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujarnya. 

    Ia menilai, penutupan sementara kawasan desa wisata berpotensi menimbulkan dampak luas, termasuk ancaman kehilangan pekerjaan bagi ratusan karyawan serta meningkatnya angka pengangguran.

    Alfrenzi mengungkapkan, dirinya menerima laporan dari pelaku usaha yang mengeluhkan penutupan tersebut akibat kendala administrasi, meskipun sebelumnya telah berupaya memenuhi persyaratan kerja sama.

    “Saya kira ini persoalan koordinasi dan komunikasi. Oleh karena itu, Pemkot Pagar Alam dan PTPN harus duduk bersama untuk mencari solusi,” katanya.

    Ia juga menegaskan bahwa Desa Wisata Gunung Dempo yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Selain mempromosikan pariwisata di Kota Pagar Alam, kawasan Desa Wisata Gunung Dempo telah menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik minat pengunjung. Hal ini tentu berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat, terlebih berbagai usaha wisata telah membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” jelasnya.

    Pemprov Sumsel berharap, melalui langkah fasilitasi dan koordinasi tersebut, persoalan penutupan dapat segera diselesaikan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat, sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. (Tom)

  • Walikota Pagaralam Hadiri HUT Pemadam Kebakaran Penyelamatan, Satpol PP dan Sat Perlindungan Masyarakat

    Walikota Pagaralam Hadiri HUT Pemadam Kebakaran Penyelamatan, Satpol PP dan Sat Perlindungan Masyarakat

    PAGARALAM, seputartv.com – Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengikuti Upacara yang diselenggarakan oleh Kemendagri dalam rangka memperingati HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107, HUT Satuan Polisi Pamong Praja ke-76, dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakt ke-64, yang dilaksanakan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (30/04/2026).

    Upacara gabungan ini dihadiri oleh Wamendagri, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Kepala Daerah, FKPD, Damkar, Pol PP, dan Satlinmas se Indonesia. Upacara dimulai dengan pengecekan persiapan kepada seluruh peserta upacara oleh Inspektur upacara yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus. 

    Dalam amanatnya Wamendagri menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan peran vital Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Mengingat tingkat kepercayaan publik terhadap pemadam kebakaran dan penyelamatan bahkan telah mencapai lebih dari 90 persen. Ini menunjukkan bahwa kinerja mereka dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada tahun 2025, tercatat hampir 20 ribu penanganan kebakaran dan sekitar 122 ribu kegiatan penyelamatan kemanusiaan. Artinya, tugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan nyawa.

    Kepada media, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah mempercayakan Palembang sebagai tuan rumah peringatan tiga institusi penting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas. (Tom)

  • Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sumsel 2024 – 2029 Resmi Dilantik, Joncik Muhammad Nakhodai PAN Sumsel

    Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sumsel 2024 – 2029 Resmi Dilantik, Joncik Muhammad Nakhodai PAN Sumsel

    PALEMBANG, seputartv.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sumatera Selatan periode 2024–2029 resmi dilantik, acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Golden Sriwijaya mulai pukul 19.00 WIB dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan pada Kamis (30/04/2026).

    Di daulat dalam pelantikan tersebut, DR H.Joncik Muhammad dikukuhkan sebagi Ketua DPW PAN Sumsel sementara M.Alki Ardiansyah sebagai Sekretaris DPW PAN Sumsel.

    Selain Pengukuhan Struktur DPW PAN Sumsel, acara juga di isi dengan Pelantikan jajaran Kepengurusan DPD PAN kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

    Ada pun nama-nama ketua DPD PAN yang dikukuhkan yakni :

    – Fajar Febriansyah (Palembang)

    – Nurcholish (Banyuasin)

    – Dedi Zulkarnain (Musi Banyuasin)

    – Toyeb Rakembang (Lubuk Linggau)

    – Zainal Abidin (Muratara)

    – Imam Kurniawan (Musi Rawas)

    – Arsudin Ruslan (Ogan Ilir)

    – Feri Alwi (Prabumulih)

    – Ubaidillah (PALI)

    – Izudin Efendi (Muara Enim)

    – Muhammad Aldo (Lahat)

    – Darli (Empat Lawang)

    – Halipan Matsohan (Pagar Alam)

    – Yudi Purna Nugraha (OKU)

    – Fenus Antonius (OKU Timur)

    – Ervan Aziz (OKU Selatan)

    – Junaidi (OKI)

  • Ludi Oliansyah Hadiri Upacara Nasional, Wamendagri Soroti Tingginya Kepercayaan Publik ke Damkar

    Ludi Oliansyah Hadiri Upacara Nasional, Wamendagri Soroti Tingginya Kepercayaan Publik ke Damkar

    PALEMBANG, seputartv.com – Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengikuti Upacara yang diselenggarakan oleh Kemendagri dalam rangka memperingati HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107, HUT Satuan Polisi Pamong Praja ke-76, dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakt ke-64, yang dilaksanakan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (30/04/2026).

    Upacara gabungan ini dihadiri oleh Wamendagri, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Kepala Daerah, FKPD, Damkar, Pol PP, dan Satlinmas se Indonesia. Upacara dimulai dengan pengecekan persiapan kepada seluruh peserta upacara oleh Inspektur upacara yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus.

    Dalam amanatnya Wamendagri menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan peran vital Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Mengingat tingkat kepercayaan publik terhadap pemadam kebakaran dan penyelamatan bahkan telah mencapai lebih dari 90 persen. Ini menunjukkan bahwa kinerja mereka dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada tahun 2025, tercatat hampir 20 ribu penanganan kebakaran dan sekitar 122 ribu kegiatan penyelamatan kemanusiaan. Artinya, tugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan nyawa.

    Kepada media, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah mempercayakan Palembang sebagai tuan rumah peringatan tiga institusi penting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas.(Red)

  • Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan Jadi Sorotan, Pelapor Minta Langkah Tegas Penyidik

    Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan Jadi Sorotan, Pelapor Minta Langkah Tegas Penyidik

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Penanganan laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan di Kabupaten Empat Lawang dinilai tidak menunjukkan progres signifikan oleh pihak pelapor. Hingga Rabu (29/4/2026), kasus yang ditangani Unit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang tersebut dianggap masih jalan di tempat.

    Terlapor berinisial AK telah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik. Dalam keterangannya, AK berdalih bahwa pernyataan yang diunggahnya di media sosial tidak ditujukan kepada individu tertentu.

    Ia berkilah bahwa nama “Diah” (pelapor) bersifat multitafsir dan memiliki banyak arti, sehingga tidak bisa dikaitkan secara spesifik kepada pelapor.

    Namun, dalih tersebut menuai reaksi keras dari pihak pelapor. Konteks penyebutan nama dalam unggahan tersebut dinilai sangat jelas merujuk pada identitas dan profesi pelapor sebagai seorang jurnalis.

    Pihak pelapor memandang pembelaan AK hanyalah upaya untuk mengaburkan persoalan yang sebenarnya sudah benderang di ruang publik.

    Di sisi lain, pihak pelapor merasakan adanya kesan tarik-ulur dalam proses hukum ini. Padahal, sebelumnya penyidik dikabarkan telah menyatakan bahwa pengumpulan data sudah lengkap dan tinggal menunggu tahap gelar perkara.

    Menanggapi hal tersebut, Kanit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang, IPDA Chandra, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus bekerja.

    Ia menyebutkan rencana gelar perkara sempat tertunda karena adanya agenda kepolisian yang mendesak.

    “Untuk perkembangan kasusnya, rencana akan segera dilakukan gelar perkara. Namun, beberapa hari terakhir tim kami masih fokus membantu (backup) tim dari Ditresnarkoba Polda Sumsel,” ungkap IPDA Chandra.(Red)