Kategori: Berita terbaru

  • Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    PALEMBANG. seputartv.com – Tindakan tegas diambil Pemerintah Kota Palembang terhadap oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang terlibat razia liar hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sriwijaya. Lima orang resmi dipecat, sementara belasan lainnya dijatuhi sanksi administratif, termasuk mutasi ke wilayah pinggiran hingga penempatan di Pulau Kemaro. 

    Keputusan tersebut diambil melalui sidang Majelis Hukuman Disiplin Pemkot Palembang yang dipimpin Sekretaris Daerah, dengan melibatkan BKPSDM serta Asisten I dan III.

    Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah Haryanti, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap 19 oknum petugas, lima di antaranya terbukti melakukan pelanggaran berat sehingga dijatuhi sanksi pemecatan.

    “Dari hasil pemeriksaan yang melibatkan tim gabungan, lima dari 19 oknum petugas diputuskan untuk dipecat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

    Ia menjelaskan, kelima oknum tersebut berstatus sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Sementara itu, 14 petugas lainnya dikenakan sanksi administratif dengan tingkat pelanggaran yang berbeda-beda.

    Sanksi yang diberikan mencakup pengurangan gaji, mutasi ke wilayah pinggiran kota, hingga penempatan khusus di Pulau Kemaro sebagai bentuk pembinaan.

    Jamiah menegaskan, razia yang dilakukan para oknum tersebut tidak sesuai prosedur dan tidak melibatkan aparat kepolisian, sehingga masuk kategori ilegal.

    “Jika melakukan razia, harus melibatkan pihak terkait seperti kepolisian. Razia ilegal seperti ini merupakan perbuatan tercela dan berujung pada pemecatan,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa tindakan para oknum dilakukan tanpa izin maupun sepengetahuan pimpinan.

    “Apapun tindakan mereka tidak dibenarkan, apalagi jika sampai melakukan pungutan liar. Mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” pungkasnya.(red).

  • Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    TANJUNG SAKTI, seputartv.com – Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, jalan lintas Tanjung Sakti Lahat Sumsel – Manna Bengkulu Selatan mengalami longsor dan menutupi ruas jalan sepanjang 40 meter lebih pada Minggu malam (03/05/2026).

    Longsornya tanah yang menutup ruas jalan ini, sempat membuat terputusnya akses ke dua wilayah tersebut.

    Tampak dilokasi aparat Kepolisian dan TNI bersama Dinas terkait, berjibaku membersihkan longsoran tanah bercampur batu untuk membuka akses jalan yang sempat putus total.

    Beruntung saat longsor terjadi, kondisi dilokasi tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa bagi pengendara.

    Berkat kesigaban aparat dan pihak terkait, akhirnya longsoran tanah tersebut dapat dibersihkan dan jalur kedua arah dilokasi tersebut kini dapat kembali dilalui. (Rel)

  • Ungkap Ladang Ganja, Kapolres Empat Lawang Beri Penghargaan kepada Pol PP Desa dan Personel Berprestasi

    Ungkap Ladang Ganja, Kapolres Empat Lawang Beri Penghargaan kepada Pol PP Desa dan Personel Berprestasi

    EMPAT LAWANG, seputartv.com Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada pol PP desa dan personel Polri yang dinilai berprestasi berperan aktif membantu pengungkapan kasus ladang ganja 20 hektar.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk piagam sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugas. Keputusan ini resmi ditetapkan pada 4 Mei 2026 di Tebing Tinggi.

    Adapun personel yang menerima penghargaan di antaranya IPTU Purnama Mentary Sampe, S.H., M.H., selaku P.S. Kasat Narkoba Polres Empat Lawang, serta AKP Dwi Sapriadi, S.H., yang menjabat sebagai Kapolsek Muara Pinang Polres Empat Lawang.

    Keduanya bersama 102 personel lainnya berhasil mengungkap ladang ganja seluas 20 hektar di Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Dalam pengungkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja siap edar seberat 220 kilogram serta 1 kilogram biji ganja siap semai.

    Atas keberhasilan tersebut, diperkirakan sekitar 2 juta jiwa anak bangsa berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

    Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Sarmidi, anggota Pol PP Desa Kecamatan Muara Pinang, yang berperan aktif membantu kepolisian dalam proses pengungkapan kasus tersebut bersama empat personel lainnya.

    Kapolres Empat Lawang menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi yang bersangkutan dan seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta dedikasi dalam menjaga kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. (Red)

  • Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Wartawan, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi : Kita Profesional dan Kasus ini Jadi Atensi

    Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Wartawan, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi : Kita Profesional dan Kasus ini Jadi Atensi

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Polemik kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap wartawan salahsatu Media Televisi Nasional yang bertugas di Empat lawang berinisial DA, dimana saat ini kasus tersebut sedang dalam proses Penyelidikan oleh pihak Satreskrim Polres Empat Lawang yang penanganannya dinilai terkesan lamban.

    Terkait hal itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi angkat bicara. Menurut Abdul Aziz, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

    “Kita telah melakukan beberapa tahapan terkait kasus ini, diantaranya memeriksa pihak pelapor dan terlapor serta mengumpulkan beberapa alat bukti terkait peristiwa ini. Termasuk juga melakukan gelar perkara agar kasus ini menjadi terang benderang, harap rekan-rekan bersabar dan memberikan waktu kepada kita untuk bekerja,” ungkap AKBP Abdul Aziz Septiadi kepada awak media saat Acara Ngopi Bareng Wartawan di Kedai Keruani Polres Empat Lawang pada Kamis malam (29/04/2026).

    Ditambahkannya, kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap wartawan ini merupakan salahsatu kasus yang menjadi perhatiannya dan telah di Atensi ke jajaran khususnya Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Empat Lawang.

    “Yakinlah, kita akan bekerja secara profesional dalam menangani perkara ini dan saya telah intruksikan kejajaran untuk menjadi atensi serta lakukan tahapan-tahapan sesuai dengan prosedur yang ada,” tambah Abdul Aziz.

    Menurutnya lagi, kasus ini kini dalam penanganan pihak Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Empat Lawang.

    “Tentunya dalam penanganan perkara ini, kita akan menghadirkan dan mendengar keterangan para saksi ahli diantaranya yaitu saksi ahli Pidana, saksi ahli Komdigi dan saksi ahli Bahasa, dimana semua saksi ahli tersebut tidak ada di Empat Lawang melainkan di Palembang dan Jakarta. Untuk itu kita butuh waktu dan Penyidik bekerja berdasarkan bukti dan saksi bukan berdasarkan asumsi,” tutupnya. (Red

  • Peringati Hari Buruh 2026, FSP5K-KSPSI Wilayah MLM Gelar Aksi Sosial

    Peringati Hari Buruh 2026, FSP5K-KSPSI Wilayah MLM Gelar Aksi Sosial

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, FSP5K-KSPSI wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara menggelar aksi sosial berupa pembagian nasi kotak kepada masyarakat.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Taman Olahraga Megang (TOM), Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Jumat (01/05/2026), dengan sasaran para sopir, tukang ojek, ojek online (ojol), serta masyarakat umum yang melintas.

    Aksi sosial ini dihadiri langsung oleh Ketua KSPSI Sumsel, Alwi Harahap, bersama Ketua FSP5K-KSPSI MLM. Turut hadir pula jajaran Polres Lubuk Linggau yang diwakili oleh Kasat Intelkam dan Kapolsek Lubuk Linggau Utara, serta perwakilan buruh dari berbagai perusahaan di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (MLM).

    Dalam sambutannya, Alwi Harahap menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

    “Kami bersyukur dapat melaksanakan aksi sosial ini bersama-sama dalam momentum May Day. Terima kasih juga kepada Polres Lubuk Linggau yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

    Ia juga berharap ke depan para buruh di Indonesia dapat semakin sejahtera dan mendapatkan hak-haknya secara layak dari perusahaan tempat mereka bekerja.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, aksi ini juga menjadi simbol solidaritas buruh dalam memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan di dunia kerja. (Vad)