Penulis: seputar redaksi

  • Terbar Berkah Idul Adha, PLN UPT Palembang Salurkan 350 Paket Daging Kurban

    Terbar Berkah Idul Adha, PLN UPT Palembang Salurkan 350 Paket Daging Kurban

    PALEMBANG, seputartv.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palembang menyalurkan 350 paket daging kurban kepada masyarakat, kaum dhuafa, dan warga di sekitar wilayah kerja perusahaan. Penyaluran tersebut berasal dari penyembelihan empat ekor sapi kurban yang dilaksanakan sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat. Melalui momentum Idul Adha, PLN berharap dapat mempererat hubungan dan membangun kebersamaan dengan lingkungan sekitar.

    Manager PT PLN (Persero) UPT Palembang, Hasbullah, mengatakan bahwa Idul Adha menjadi momentum untuk menumbuhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Semangat berkurban mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi kepada sesama. Melalui penyaluran daging kurban ini, kami berharap dapat memberikan manfaat serta mempererat tali silaturahmi antara PLN dan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menegaskan bahwa kegiatan kurban merupakan salah satu implementasi nilai-nilai AKHLAK yang senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh insan PLN.

    “Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga semangat berbagi ini semakin memperkuat hubungan harmonis antara PLN dan masyarakat serta menjadi berkah bagi semua pihak,” ungkap Amiruddin.

    Selain melaksanakan kegiatan sosial melalui penyaluran hewan kurban, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan nyaman.

    Kegiatan kurban ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN Group dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan serta memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar aset dan wilayah operasional perusahaan. Melalui semangat “Energi Kurban Pancarkan Takwa, Bagikan Terang untuk Sesama”, PLN berharap momentum Idul Adha dapat menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan empati, dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima manfaat. (Red)

  • Antri Solar Berujung Maut, Sopir Truk Tewas Bersimbah Darah

    Antri Solar Berujung Maut, Sopir Truk Tewas Bersimbah Darah

    PALEMBANG, seputartv.com – Sopir truk di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Yepran Firmansyah (33) tewas setelah dikeroyok sejumlah orang menggunakan senjata tajam. Diduga peristiwa tersebut dipicu masalah antrean BBM di SPBU.
    Peristiwa tersebut terjadi di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Selasa (2/6/2026) malam.

    Dari rekaman CCTV yang dilihat detikSumbagsel, Rabu (3/6/2026) tampak mobil truk yang dikendarai korban sedang mengisi BBM di SPBU. Tidak lama datang sejumlah orang menggunakan sepeda motor dan mondar-mandir di sekitaran SPBU.

    Kemudian mereka melakukan penyerangan terhadap korban yang berada di mobil, melihat hal tersebut korban langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Namun para pelaku yang diduga berjumlah 7 orang tetap mengejar.

    Diduga mobil korban terhenti tidak jauh dari SPBU dan para pelaku langsung melakukan pengeroyokan menggunakan sajam hingga korban mengalami luka tusuk pada bagian dada, rusuk, punggung dan lengan kanan dan dinyatakan meninggal dunia.

    Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

    “Kami telah mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan saksi. Kami pastikan seluruh pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” katanya kepada wartawan.

    Dia menduga, peristiwa tersebut dipicu persoalan sepele terkait antrean pengisian BBM jenis solar.

    “Korban berinisial Y (33), seorang sopir truk yang saat itu sedang mengantre untuk mengisi BBM,” ujarnya.(Red)

  • Pernak Pernik Pandai Besi, Warisan Leluhur Sindang Panjang Tanjung Sakti Lahat

    Pernak Pernik Pandai Besi, Warisan Leluhur Sindang Panjang Tanjung Sakti Lahat

    LAHATseputartv.com – Sindang Panjang, merupakan sebuah Desa tua yang terletak di wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Kabupaten Lahat sumatera Selatan.

    Desa Sindang Panjang ini terkenal, merupakan Desa yang melahirkan banyak Tokoh terkenal baik di tingkat Regional maupun tingkat Nasional.

    Selain banyaknya Tokoh yang berkiprah sebagai abdi negara, Sindang Panjang juga saat ini dikenal sebagai salahsatu tujuan Destinasi Argo Wisata yang ada di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

    Berbicara mengenai Sindang Panjang, tentu tak lengkap rasanya jika Adat Istiadat dan Budaya daerah ini kita kesampingkan. Dimana Desa Tua ini juga terkenal dengan adat budaya yang kaya, satu diantaranya yaitu budaya pandai besi warga Sindang Panjang.

    Budaya Pandai Besi bagi warga Sindang Panjang merupakan salahsatu warisan para leluruh mereka, dimana dari zaman dahulu daerah ini ditempati oleh para pendekar atau kesatria yang tentunya pada dirinya melekat berbagai kelengkapan persenjataan yang terbuat dari bahan logam.

    Berangkat dari semua itu, tentu peran pandai besi menjadi kunci utama sebagai pencipta dan pembuat berbagai senjata untuk menunjang aktivitas para pendekar untuk kelengkapan baik bertarung maupun berperang di zaman itu.

    Hingga hari ini, ternyata sebagian warga sindang panjang masih tetap mewarisi dan menjaga tradisi dari para leluhurnya yakni merawat, memperbaiki dan membuat kerjanian senjata yang terbuat dari bahan logam (Besi) tersebut.

    Berbagai produk kerajinan tersedia disini, diantaranya Keris, Parang hingga Pisau untuk keperluan rumah tangga. Dimana semua hasil kerajinan ini terbuat dari bahan berkwalitas tinggi, baik bentuk ataupun ketajamannya.

    Bagi pengunjung wisata maupun warga sekitar yang membutuhkan pernak pernik atau oleh-oleh khas Sindang Panjang, bisa mendapatkannya atau memesan sesuai selera di sentra kerajinan Desa Sindang panjang yang tempatnya tak jauh dari lokasi argo wisata Sindang Panjang Tanjung Sakti kabupaten Lahat Sumatera Selatan atau dapat menghubungi nomor kontak ini 085214907452. (Rel)

  • Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Sakti Keluhkan Jalan Rusak

    Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Sakti Keluhkan Jalan Rusak

    LAHAT, seputartv.com – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kota Pagaralam – Tanjung Sakti Lahat atau tepatnya di Wilayah dekat objek Agro wisata Tanjung Sakti Kabupaten Lahat, semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan terjadi di beberapa titik terdapat lubang yang cukup besar, hal ini terpantau saat tim Media ini melintas dilokasi yang di maksud pada Sabtu (30/05/2026).

    Anto (48) warga Kota Palembang merupakan salahsatu pengunjung objek Agro Wisata Tanjung Sakti mengungkapkan, dirinya bersama keluarga datang ke tempat wisata tersebut untuk pertama kalinya. Menurutnya objek argo wisata Tanjung Sakti sangat bagus untuk dikunjungi dan ia berharap agar inprastruktuk penunjang, terutama jalan menuju lokasi mestinya juga baik agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tidak terabaikan.

    “Sedikit kami sayangkan, dimana lokasi wisata disini cukup baik namun kondisi jalan menuju lokasi yakni jalan penghubung antara pagaralam-tanjung sakti mengalami beberapa kerusakan. kami khawatir dengan kondisi jalan seperti ini akan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan, apalagi bagi kami pendatang yang tidak paham dengan medan jalan di daerah ini,” ungkap Anto kepada tim media seputartv.com.

    Hal senada juga diungkapkan Harris (36) warga sekitar lokasi, menurutnya kerusakan ruas jalan tersebut telah berlangsung hampir tiga tahun tanpa adanya perbaikan yang berarti dari pihak berwenang.

    “Sudah hampir tiga tahun kami menunggu adanya perbaikan jalan ini secara optimal dan menyeluruh agar kenyamanan dan keselamatan pengendara didaerah ini terjamin. Setiap kali hujan turun pasti ada saja yang jatuh dan mengalami kecelakaan karena tidak melihat adanya lubang diruas jalan akibat tertutup genangan air,” terang Harris.

    Baik pengguna jalan maupun warga setempat berharap, agar pihak terkait dapat melakukan perbaikan kerusakan jalan tersebut sesegera mungkin. Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital  bagi warga setempat, baik yang akan ke tanjung Sakti atau pun sebaliknya. (Rel)

  • Hampir 1 Bulan Hilang, Warga Pagaralam Ditemukan Meninggal Dunia

    Hampir 1 Bulan Hilang, Warga Pagaralam Ditemukan Meninggal Dunia

    PAGAR ALAM, seputartv.com – Setelah sempat dinyatakan hilang sejak awal Mei 2026, seorang warga Dusun Talang Ternak (Kampung KB), Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggiran Sungai Lematang, Jumat (29/05/2026).

    Korban diketahui bernama Toni bin Ali Sudiman (33), seorang petani yang berdomisili di Dusun Talang Ternak, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

    Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Sungai Lematang, Talang Bumi Agung, Kelurahan Lubuk Buntak. Penemuan mayat pertama kali dilakukan oleh saudara kandung korban bernama Mul bersama pihak keluarga.

    Kapolsek Dempo Selatan, IPTU Akhirudin, S.H., memimpin langsung proses evakuasi bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Polres Pagar Alam, Polsek Dempo Selatan serta warga Dusun Talang Ternak.

    Berdasarkan rundown kegiatan evakuasi, korban terkonfirmasi ditemukan pukul 13.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi di lokasi penemuan korban di Sungai Lematang. Setelah itu korban dibawa menuju rumah duka pada pukul 17.15 WIB dan tiba sekitar pukul 17.30 WIB.

    Hingga saat ini, tim gabungan masih bersiaga di rumah duka yang berada di Desa Talang Ternak (Dusun KB), Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

    Diketahui sebelumnya korban telah dinyatakan hilang sejak Kamis, 7 Mei 2026. Namun pihak keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dempo Selatan.

    Dalam laporan disebutkan, sekitar satu minggu lalu korban sempat terlihat masih hidup oleh sejumlah pemancing dari Desa Bumi Agung di sekitar Sungai Lematang. Saat itu korban ditemukan tanpa mengenakan busana dan menolak diberikan makanan.

    Atas permintaan keluarga, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Talang Ternak untuk dimakamkan. Sementara itu, dugaan sementara penyebab kematian korban karena kelaparan dan kedinginan.

    Pihak kepolisian menyatakan perkembangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut akan kembali dilaporkan. (Tom)