Penulis: seputar redaksi

  • BREAKING NEWS: Bus Penumpang Terbakar Hebat di Jalinsum Muratara, Kobaran Api Akibatkan Lalu Lintas Lumpuh!

    BREAKING NEWS: Bus Penumpang Terbakar Hebat di Jalinsum Muratara, Kobaran Api Akibatkan Lalu Lintas Lumpuh!

    Muratara, seputartv.com – Tragedi mengerikan dimana terjadi kebakaran sebuah bus penumpang di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (6/5/2026).

    Hal ini memicu kepanikan warga yang berada disekitar.

    Bus yang diketahui milik perusahaan angkutan Antar Lintas Sumatera (ALS) itu dilaporkan terbakar hebat di tengah badan jalan.

    Kobaran api yang besar disertai asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, hingga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Muratara menuju Lubuklinggau maupun sebaliknya sempat lumpuh total.

    Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut diduga menelan korban jiwa. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah pasti korban.

    Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, H Mugono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut petugas saat ini masih bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

    “Ini baru mau melaju, mau bawa kantong mayat, ada laporan korban jiwa. Mobil Damkar sudah melaju duluan, punya kita satu unit menyusul,” ungkap Mugono.

    Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

    “Ini baru laporan awal. Untuk data pastinya nanti akan kami sampaikan setelah petugas di lapangan melakukan pendataan,” ujarnya.

    Dari informasi sementara, bus ALS tersebut tengah membawa penumpang, namun tujuan perjalanan dan jumlah penumpang masih belum diketahui secara pasti.

    Sementara itu, proses pemadaman api masih berlangsung saat laporan ini diturunkan. Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan warga setempat berupaya menjinakkan si jago merah sekaligus melakukan evakuasi.

    Hingga kini, korban dalam peristiwa tersebut masih dalam tahap pendataan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kejadian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(RED)

  • Kapolda Sumsel Resmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom Berlangsung Meriah

    Kapolda Sumsel Resmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom Berlangsung Meriah



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol DR Sandi Nugroho meresmikan “Kedai Keruani” Polres Empat Lawang Via Zoom pada Selasa (05/05/2026).

    Peresmian Kedai Keruani ini juga bersamaan dengan Peresmian Kedai di jajaran Polres 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan,  di mana peresmian Kedai secara faktual dilaksanakan di “Kedai Ado” milik Polresta Palembang.

    Tampak dilayar monitor zoom, terlihat Kapolda Sumsel melakukan gunting pita sebagai tanda diresmikannya seluruh Kedai jajaran Polres Se-Sumatera Selatan.

    Sementara itu, dilokasi “Kedai Keruani” Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi beserta jajaran hadir mengikuti prosesi peresmian Kedai.

    Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, Kedai Keruani ini di buat atas instruksi dari Kapolda Sumsel dengan tujuan sebagai sarana berkumpul dan mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan Masyarakat.

    “Tujuan dari adanya kedai Keruani ini, untuk mempererat silahturahmi dan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Dimana lokasi kedai ini sengaja berdiri di pojok halaman Polsek tebing tinggi agar masyarakat jangan alergi dengan Polisi karena Polri adalah milik masyarakat,” ungkap Abdul Aziz Septiadi di sela acara berlangsung (0505/2026).

    Selain dihadiri oleh Kapolres dan jajaran, peresmian “Kedai Keruani” ini juga turut dihadiri oleh segenap anggota Poldes yang ada di Kabupaten Empat Lawang dan warga sekitar. (Red)

  • Kejari Pagar Alam Dalami Dugaan Korupsi KUR di Bank Sumsel Babel Pagar Alam, Pihak Terlibat Segera Dipanggil 

    Kejari Pagar Alam Dalami Dugaan Korupsi KUR di Bank Sumsel Babel Pagar Alam, Pihak Terlibat Segera Dipanggil 

    PAGARALAM, seputartv.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam terus mendalami dugaan kasus tindak pidana korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Pagar Alam untuk periode 2023–2024. 

    Langkah ini dilakukan dengan mengumpulkan serta mencocokkan berbagai data yang berkaitan dengan penyaluran kredit tersebut.

    Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Dr. Ira Febriani, SH, MSi, didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Andy Pranomo, SH, MH, menjelaskan bahwa timnya telah turun langsung ke lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Kasi Pidsus bersama tim mendatangi kantor cabang Bank Sumsel Babel Pagar Alam untuk melakukan pengumpulan dan verifikasi data.

    Menurut Ira Febriani, langkah ini merupakan bagian dari proses pendalam pihaknya guna mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran KUR di Bank Sumsel Babel Pagar Alam. 

    “Kami fokus mencocokkan dan mencari data yang ada dengan kondisi di lapangan terkait dugaan tindak pidana korupsi KUR tahun 2023 hingga 2024,” ujarnya.

    Lebih lanjut, pihak kejaksaan menyatakan dalam waktu dekat akan memanggil berbagai pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Pemanggilan akan dilakukan secara menyeluruh, tanpa terkecuali, mulai dari level atas hingga bawah.

    “Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen penegakan hukum, khususnya dalam mengembalikan potensi kerugian negara serta memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat.”tegasnya. (Tom)

  • Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    Razia Liar Berujung Petaka! 5 Oknum Dishub Dipecat

    PALEMBANG. seputartv.com – Tindakan tegas diambil Pemerintah Kota Palembang terhadap oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang terlibat razia liar hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sriwijaya. Lima orang resmi dipecat, sementara belasan lainnya dijatuhi sanksi administratif, termasuk mutasi ke wilayah pinggiran hingga penempatan di Pulau Kemaro. 

    Keputusan tersebut diambil melalui sidang Majelis Hukuman Disiplin Pemkot Palembang yang dipimpin Sekretaris Daerah, dengan melibatkan BKPSDM serta Asisten I dan III.

    Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah Haryanti, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap 19 oknum petugas, lima di antaranya terbukti melakukan pelanggaran berat sehingga dijatuhi sanksi pemecatan.

    “Dari hasil pemeriksaan yang melibatkan tim gabungan, lima dari 19 oknum petugas diputuskan untuk dipecat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

    Ia menjelaskan, kelima oknum tersebut berstatus sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Sementara itu, 14 petugas lainnya dikenakan sanksi administratif dengan tingkat pelanggaran yang berbeda-beda.

    Sanksi yang diberikan mencakup pengurangan gaji, mutasi ke wilayah pinggiran kota, hingga penempatan khusus di Pulau Kemaro sebagai bentuk pembinaan.

    Jamiah menegaskan, razia yang dilakukan para oknum tersebut tidak sesuai prosedur dan tidak melibatkan aparat kepolisian, sehingga masuk kategori ilegal.

    “Jika melakukan razia, harus melibatkan pihak terkait seperti kepolisian. Razia ilegal seperti ini merupakan perbuatan tercela dan berujung pada pemecatan,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa tindakan para oknum dilakukan tanpa izin maupun sepengetahuan pimpinan.

    “Apapun tindakan mereka tidak dibenarkan, apalagi jika sampai melakukan pungutan liar. Mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” pungkasnya.(red).

  • Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    Akibat Longsor, Ruas Jalan Tanjung Sakti Lahat – Manna Bengkulu Macet Total

    TANJUNG SAKTI, seputartv.com – Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, jalan lintas Tanjung Sakti Lahat Sumsel – Manna Bengkulu Selatan mengalami longsor dan menutupi ruas jalan sepanjang 40 meter lebih pada Minggu malam (03/05/2026).

    Longsornya tanah yang menutup ruas jalan ini, sempat membuat terputusnya akses ke dua wilayah tersebut.

    Tampak dilokasi aparat Kepolisian dan TNI bersama Dinas terkait, berjibaku membersihkan longsoran tanah bercampur batu untuk membuka akses jalan yang sempat putus total.

    Beruntung saat longsor terjadi, kondisi dilokasi tidak ada kendaraan yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa bagi pengendara.

    Berkat kesigaban aparat dan pihak terkait, akhirnya longsoran tanah tersebut dapat dibersihkan dan jalur kedua arah dilokasi tersebut kini dapat kembali dilalui. (Rel)