Bulan: Juni 2026

  • Polres Lubuk Linggau Berhasil Gagalkan Peredaran Ekstasi Di Kawasan Patok Besi

    Polres Lubuk Linggau Berhasil Gagalkan Peredaran Ekstasi Di Kawasan Patok Besi

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan peredaran 100 butir pil ekstasi yang diduga akan diedarkan di kawasan lokalisasi Patok Besi.

    Seorang pria berinisial AK (31), warga Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

    Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya seseorang yang diduga sering memasok narkotika ke kawasan lokalisasi tersebut.

    Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Resnarkoba AKP M. Romi memerintahkan KBO Ipda M. Deden Aguma bersama tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

    Saat melakukan pengawasan di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, petugas mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang menuju pintu masuk lokalisasi Patok Besi. Kendaraan tersebut kemudian dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

    Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sebuah amplop putih yang berisi plastik klip berisi 100 butir tablet berwarna merah muda bertuliskan TMT yang dibungkus lakban hitam. Barang tersebut diduga merupakan narkotika golongan I jenis ekstasi.

    Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp500 ribu yang ditemukan di saku celana belakang tersangka. Dalam pemeriksaan awal, AK mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya.

    Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sekaligus pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

    Polres Lubuk Linggau juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Kota Lubuk Linggau yang bersih dari narkoba.(Vad)

  • Tingkatkan Kedisiplinan, Kasat Lantas Bersama UPT Dispenda dan Jasa Raharja Berikan Arahan kepada Tenaga Honorer Samsat Empat Lawang

    Tingkatkan Kedisiplinan, Kasat Lantas Bersama UPT Dispenda dan Jasa Raharja Berikan Arahan kepada Tenaga Honorer Samsat Empat Lawang

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Pada hari Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00 WIB, Kasat Lantas Polres Empat Lawang bersama Kepala UPT Dispenda Kabupaten Empat Lawang dan Kepala Jasa Raharja Kabupaten Empat Lawang melaksanakan kegiatan pemberian arahan kepada tenaga honorer yang bertugas di lingkungan Samsat Kabupaten Empat Lawang.

    Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas pelayanan administrasi kesamsatan. Dalam arahannya, para tenaga honorer diingatkan agar senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

    Selain itu, tenaga honorer juga diminta untuk mengedepankan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, serta menerapkan budaya Senyum, Sapa, dan Salam dalam membantu pelaksanaan administrasi kesamsatan. Para peserta turut diberikan penegasan agar tidak menerima maupun meminta uang jasa kepada wajib pajak, serta dilarang melakukan transaksi keuangan terkait PNBP maupun Pajak Kendaraan Bermotor.

    Dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa tenaga honorer hanya bertugas membantu kegiatan administrasi dan kebersihan kantor, serta tidak diperkenankan terlibat langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga honorer yang bertugas di lingkungan Samsat Kabupaten Empat Lawang dapat semakin patuh terhadap aturan, bekerja secara profesional, dan mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima, transparan, dan akuntabel.

  • Dinas Pariwisata dan Alumni Bujang Gadis Empat Lawang Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Fajar Bakti

    Dinas Pariwisata dan Alumni Bujang Gadis Empat Lawang Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Fajar Bakti

    EMPAT LAWANG – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Melalui Dinas Pariwisata bersama Alumni Bujang Gadis Empat Lawang, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada keluarga korban kebakaran di Desa Fajar Bakti, Kecamatan Tebing Tinggi, yang terjadi pada 6 Juni 2026 lalu.

    Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah milik warga hingga mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu keluarga yang terdiri dari Amras, Melati, Sulistari, dan Irawan harus kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar harta benda mereka akibat amukan si jago merah.

    Kunjungan Dinas Pariwisata bersama Alumni Bujang Gadis Empat Lawang dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga korban. Selain menyerahkan bantuan kebutuhan pokok, rombongan juga memberikan semangat agar keluarga yang terdampak tetap kuat menghadapi cobaan.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, Wawan Ismawan, S.Hut, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga tersebut.

    “Atas nama Bupati Empat Lawang dan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, kami menyampaikan turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi di Desa Fajar Bakti. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Wawan.

    Ia menegaskan bahwa kehadiran Dinas Pariwisata bersama Alumni Bujang Gadis Empat Lawang bukan hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang membutuhkan dukungan.

    “Bantuan yang kami berikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga serta menjadi penyemangat agar mereka dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan seperti sedia kala,” katanya.

    Aksi sosial tersebut menjadi cerminan semangat gotong royong dan solidaritas yang terus dijaga di Kabupaten Empat Lawang, di mana pemerintah, komunitas, dan masyarakat saling bahu-membahu membantu warga yang tengah menghadapi musibah. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan keluarga korban dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

  • LOKA NARA Hadir di Bengkulu, Jadi Ruang Aman dan Wadah Pemberdayaan Perempuan

    LOKA NARA Hadir di Bengkulu, Jadi Ruang Aman dan Wadah Pemberdayaan Perempuan

    BENGKULU, Seputartv.com– Komunitas perempuan LOKA NARA resmi hadir di Provinsi Bengkulu sebagai ruang aman dan wadah pemberdayaan bagi perempuan untuk belajar, berkembang, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    LOKA NARA resmi didirikan pada 30 Mei 2026 dengan tujuan membangun lingkungan yang suportif bagi perempuan agar dapat saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi diri.

    Komunitas ini didirikan oleh Meilani Destrin Saputri bersama lima rekan pendiri lainnya, yaitu Aulia Nopita Sari, Annisa Rahmadani, Lidia, Alexa Meiliana Anggraeni, dan Delisya Revalina.

    Keenam pendiri memiliki visi yang sama dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui ruang yang inklusif, aman, dan mendukung perempuan untuk terus bertumbuh.

    LOKA NARA hadir dengan visi menjadi rumah bersama bagi perempuan untuk saling belajar, berkembang, serta membangun jaringan dukungan yang kuat.

    Komunitas ini fokus pada pengembangan potensi perempuan melalui peningkatan keterampilan, aksi sosial, penguatan relasi, dan penyampaian aspirasi perempuan di berbagai bidang.

    Nama LOKA NARA dipilih sebagai simbol ruang bersama yang mendorong perempuan untuk tumbuh, berdaya, dan mampu menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.

    Dalam menjalankan berbagai programnya, LOKA NARA berpegang pada empat nilai utama yang disingkat menjadi NARA, yakni Nalar, Aksi, Relasi, dan Aspirasi.

    Keempat nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun komunitas yang mampu melahirkan perempuan mandiri, percaya diri, dan memiliki kepedulian sosial.

    LOKA NARA terbuka bagi berbagai kalangan perempuan, mulai dari mahasiswi, perempuan adat, hingga ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kapasitas diri dan memperluas jejaring.

    Melalui semangat kebersamaan, komunitas ini ingin menjadi tempat bagi perempuan untuk saling mendukung, berbagi inspirasi, dan bertukar pengetahuan.

    Menurut para pendiri, LOKA NARA dibangun di atas empat pilar utama, yaitu ruang aman, pemberdayaan manusia, kolaborasi sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya.

    Konsep ruang aman dihadirkan agar setiap perempuan memiliki tempat untuk berbicara, didengar, dan berkembang tanpa rasa takut mendapatkan penilaian negatif.

    Sementara itu, pilar pemberdayaan manusia difokuskan pada pengembangan keterampilan dan peningkatan kapasitas perempuan agar mampu menghadapi tantangan zaman.

    LOKA NARA juga mendorong lahirnya kolaborasi sosial dengan mempertemukan perempuan dari berbagai latar belakang untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

    Selain itu, komunitas ini menanamkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta menghargai nilai budaya dan kearifan lokal.

    Sebagai langkah awal, LOKA NARA telah menyiapkan sejumlah program yang akan dilaksanakan secara bertahap.

    Program pertama adalah Loka Meet-Up yang menjadi ajang pertemuan komunitas sekaligus sarana membangun jaringan dan mempererat hubungan antaranggota.

    Program berikutnya adalah Loka Talk, berupa webinar dan diskusi virtual yang membahas berbagai tema seputar pengembangan diri, pemberdayaan perempuan, dan isu sosial.

    Selain itu terdapat LokaNara Space yang menjadi wadah pertemuan langsung antaranggota untuk berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, dan membangun kolaborasi.

    Dalam satu hingga dua tahun ke depan, LOKA NARA menargetkan dapat memperkenalkan komunitas secara luas kepada perempuan di Bengkulu.

    Komunitas ini juga berupaya membangun jaringan anggota aktif yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, perempuan adat, dan ibu rumah tangga.

    Berbagai kegiatan seperti webinar, pelatihan, dan kelas pengembangan diri juga akan digelar guna meningkatkan wawasan serta kemampuan para anggota.

    Tidak hanya itu, LOKA NARA juga berencana menjalin kerja sama dengan komunitas, organisasi, perguruan tinggi, dan berbagai lembaga yang memiliki visi serupa dalam pemberdayaan perempuan.

    Untuk jangka panjang, LOKA NARA menargetkan menjadi komunitas pemberdayaan perempuan yang dikenal hingga tingkat regional dan nasional.

    Komunitas ini juga bercita-cita membentuk jaringan LOKA NARA di berbagai daerah di Indonesia sebagai pusat pengembangan nalar, aksi, relasi, dan aspirasi perempuan.

    Founder LOKA NARA, Meilani Destrin Saputri, berharap komunitas yang dibentuk bersama para pendiri lainnya dapat menjadi rumah bersama bagi perempuan untuk tumbuh, belajar, dan saling menguatkan.

    “Kami berharap LOKA NARA menjadi rumah bersama bagi perempuan untuk bertumbuh, saling menguatkan, dan bergerak bersama dalam mewujudkan mimpi serta perubahan yang lebih baik bagi perempuan,” ujar Meilani Destrin Saputri.

    Ia juga mengajak seluruh perempuan untuk bergabung, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari gerakan yang bertujuan menciptakan perempuan yang berdaya, mandiri, percaya diri, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.

    Ke depan, LOKA NARA berharap dapat menjadi wadah yang terus berkembang dalam memperkuat solidaritas perempuan melalui semangat Nalar, Aksi, Relasi, dan Aspirasi.

    Melalui berbagai program dan kegiatan yang dijalankan, komunitas ini optimistis dapat melahirkan lebih banyak perempuan yang berani berkarya, berkontribusi bagi masyarakat, serta menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.(Red)

  • Kembali, Empat Lawang Raih WTP Untuk Ke-10 Kalinya

    Kembali, Empat Lawang Raih WTP Untuk Ke-10 Kalinya

    PALEMBANG, seputartv.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

    Prestasi ini menjadi istimewa karena merupakan raihan WTP ke-10 secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterima langsung oleh Wakil Bupati A. Rifai didampingi Sekda Fauzan Khoiri Denin dan jajaran terkait, Rabu (10/6/2026).

    Sekda Fauzan menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik.

    Sementara itu, Wakil Bupati A. Rifai menegaskan bahwa opini WTP menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat.
    Menurutnya, opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

    “Semoga raihan WTP ke-10 ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja profesional dalam melayani masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

    Dengan raihan ini, Kabupaten Empat Lawang kembali membuktikan konsistensinya dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat.(Red)