Kategori: Peristiwa

  • Tiga Rumah Di Palembang Ludes Terbakar, Pasutri Tewas Berpelukan

    Tiga Rumah Di Palembang Ludes Terbakar, Pasutri Tewas Berpelukan

    SEPUTARTV.COM, PALEMBANG – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk di Gang Kelinci, Jalan R Sukamto, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (20/10/2025) dini hari.

    Peristiwa tragis ini menewaskan sepasang suami istri, Erty Triyani (47) dan Andi Rahmadi (51), yang ditemukan dalam posisi berpelukan di kamar mandi lantai dua rumah mereka.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan melahap tiga rumah sekaligus. Api diduga berasal dari salah satu kamar di lantai dua, sebelum merambat cepat ke dua rumah di sampingnya.

    “Api pertama kali muncul dari kamar ponakan bujang itu. Kita tidak tahu pasti penyebabnya, apakah korsleting atau apa,” ujar Candra, keluarga korban, saat ditemui di lokasi kejadian.

    Kondisi rumah yang berdempetan serta sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar. Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi berada di gang sempit, sehingga mobil pemadam sulit menjangkau titik pusat api.

    Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah hampir 2 jam berjibaku, petugas berhasil menguasai kobaran api.

    Tim pemadam menemukan kedua korban tewas dalam keadaan berpelukan di dekat kamar mandi lantai dua. Diduga, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri akibat terjebak asap pekat yang memenuhi ruangan.

    “Keduanya masih dalam kondisi utuh, kemungkinan meninggal karena terlalu banyak menghirup asap,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran.

    Evakuasi jenazah berlangsung dramatis karena sebagian lantai dua rumah telah runtuh. Petugas gabungan dari Damkar Palembang dan Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja keras mengevakuasi jasad korban.

    Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses visum. Keluarga menyebut, keduanya akan dimakamkan di TPU Sematang Borang pada hari yang sama.

    “Salah satu korban, almarhum Andi Rahmadi, dahulu pernah menjadi atlet badminton. Kami semua masih syok,” tambah Candra sambil menahan tangis.(RED)

  • Diduga Hindari Mobil, Truck Sawit Alami Kecelakaan

    Diduga Hindari Mobil, Truck Sawit Alami Kecelakaan

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Sebuah truck bermuatan 10 ton sawit mengalami kecelakaan tunggal di JL Lintas Sumatera, tepatnya daerah Tebing Alai Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/10/2025).

    Diketahui, truck yang bernopol BH 8113 EH ini melaju dari arah Kikim Timur, Kabupaten Lahat menuju Kecamatan Muara Saling Kabupaten Empat Lawang.

    Sopir truck berinisial ND mengatakan, saat itu keadaan jalan sedikit macet, dan sempat menghindari mobil dari arah berlawanan, sehingga keadaan jalan yang menurun dan sedikit miring membuat truck yang ia kendarai terbalik kearah kiri jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

    “Tadi sempat ngehindari mobil karena sedikit macet. Tiba – tiba truck jadi oleng dan tidak sempat lagi,” ujar ND.

    Akibat kejadian tersebut, ND mengalami luka ringan dibagian kepala dan sedikit pusing.

    Saat ini dirinya sudah di tangani oleh pihak Sat Lantas Polres Empat Lawang yang bertugas untuk diberikan pertolongan.

    Kejadian ini sempat mengakibatkan kemacetan di jalan tersebut. Namun, arus lalu lintas sudah lumayan kondusif dimana petugas Sat Lantas Polres Empat Lawang yang sudah berada di lokasi langsung mengatur arus lalu lintas guna meminimalisir kemacetan.(RED)

  • Nyamar Jadi Perempuan, Pria Di Ogan Ilir Buat Heboh Usai Ketahuan Masuk Ke Asrama Mahasiswi

    Nyamar Jadi Perempuan, Pria Di Ogan Ilir Buat Heboh Usai Ketahuan Masuk Ke Asrama Mahasiswi

    SEPUTARTV.COM, OGAN ILIR – Aksi nekat dilakukan seorang pemuda berinisial TA, dimana ia nekat menyamar sebagai perempuan demi bisa masuk ke asrama mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Namun aksinya itu berhasil dipergoki petugas keamanan.

    Aksi pria yang sempat membuat heboh para penghuni asrama terjadi pada Kamis (16/10/2025) malam. Pelaku datang dengan mengenakan jilbab dan pakaian layaknya perempuan.

    Namun, gerak-gerik pelaku yang mencoba masuk tanpa izin, membuat petugas keamanan kampus curiga dan membuntutinya.

    Kasi Humas Polres Ogan Ilir, AKP Herman Ansor membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan pelaku pura-pura jadi perempuan dengan mengenakan hijab.

    “Ya benar yang bersangkutan berpura-pura jadi perempuan, lengkap dengan jilbab,” katanya kepada wartawan, Minggu (18/10/2025).

    Situasi pun berubah ramai setelah para mahasiswi menyadari bahwa sosok perempuan tersebut ternyata seorang laki-laki.

    “Petugas keamanan langsung mengamankan TA dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Tak lama, kita datang ke lokasi dan membawa TA ke Mapolres Ogan Ilir untuk diperiksa,” ungkapnya.

    Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi memastikan bahwa TA tidak ada melakukan tindakan pidana. Ia kemudian dikembalikan kepada orang tuanya dengan disertai peringatan tegas agar tidak mengulangi perbuatannya.

    “Sudah kami periksa, dan karena tidak ada unsur pidana, yang bersangkutan sudah diserahkan kembali ke orang tuanya,” jelas Herman.(RED)

  • Ribuan Peserta Ikuti Lomba Drumband dan Marcingband Pekan Raya Musi Rawas Mantab tahun 2025

    Ribuan Peserta Ikuti Lomba Drumband dan Marcingband Pekan Raya Musi Rawas Mantab tahun 2025

    SEPUTARTV.COM, MUSI RAWAS – Dalam rangka memeriahkan Pekan Raya Musi Rawas Mantab tahun 2025, lomba marching band tingkat pelajar resmi digelar.

    Kegiatan perlombaan marching band tingkat pelajar ini dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Musi Rawas, Adi Winata, di Taman Beregam Muara Beliti, Kamis (16/10/2025).

    Disampaikan Kadispora Adi Winata, bahwa lomba marching band ini merupakan rangkaian acara Pekan Raya Musi Rawas Mantab yang dilaksanakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Musi Rawas.

    “Adapun peserta yang mengikuti kegiatan lomba ini terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP dan SMA,” ujar Kadispora Musi Rawas Adi Winata.

    Masih disampaikan Kadispora Adi Winata, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Ketua KORMI Kabupaten Musi Rawas, Bapak H Riza Novianto Gustam sehingga perlombaan marching band ini dapat terlaksana.

    Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang hadir mengikuti kegiatan perlombaan marching band ini.

    “Kami bangga atas kehadiran adik-adik marching band yang akan tampil dalam perlombaan ini,” kata Kadispora Musi Rawas Adi Winata.(RNF)

  • Mayat Pria Hanyut di Sungai, Gegerkan Warga Lintang Kanan

    Mayat Pria Hanyut di Sungai, Gegerkan Warga Lintang Kanan

    EMPAT LAWANG, SEPUTARTV.COM – Warga Desa Rantau Alih, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, mendadak digemparkan oleh penemuan mayat pria yang hanyut di Sungai Rantau Alih pada Kamis sore (9/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

    Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh beberapa anak yang sedang mandi di sungai. Mereka awalnya mengira melihat sesuatu yang tersangkut di bebatuan. Namun setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah jasad manusia. Panik, anak-anak itu segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

    “Benar, telah ditemukan mayat di Sungai Desa Rantau Alih. Begitu mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dan mengumumkan ke seluruh kepala desa agar jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera melapor,” jelas Camat Lintang Kanan, Kodri Malisi, SE, MM, saat dikonfirmasi.

    Tak lama setelah pengumuman tersebut, keluarga korban datang dan memastikan bahwa jasad tersebut adalah Ikke (54), warga Desa Rantau Alih yang tinggal di area kebun. Korban diketahui telah menghilang selama tiga hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

    Menurut keterangan salah satu tetangga kebun korban, Ikke terakhir kali terlihat hendak pulang ke rumah namun tidak pernah sampai. Warga menduga korban terpeleset dan hanyut saat melintas di sekitar sungai.

    Proses evakuasi korban melibatkan petugas gabungan dari Polsek Lintang Kanan, TNI, pihak Kecamatan, serta anggota DPRD Empat Lawang, Rudi dari Fraksi PDIP. Jasad korban dibawa ke RS Pratama untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Rantau Alih.

    Atas kejadian ini, Camat Kodri mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan.

    “Kami mengingatkan warga agar tidak mandi atau melintas di sungai sendirian, apalagi jika belum mahir berenang. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegas Kodri.

    Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Korban dikenal sebagai sosok ramah dan pekerja keras yang akrab dengan warga desanya.(RTS)