Penulis: seputar redaksi

  • Hendak transaksi narkoba, Oknum Polisi Ditangkap Bersama Teman Wanitanya Saat Menunggu Pembeli

    Hendak transaksi narkoba, Oknum Polisi Ditangkap Bersama Teman Wanitanya Saat Menunggu Pembeli

    MURATARA – Seorang oknum Polisi bersama teman wanitanya ditangkap Satnarkoba Polres Musi Rawas Utara saat hendak bertransaksi narkoba dengan pembeli. Keduanya ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 17.15 WIB di Desa Kampung 7, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

    Keduanya yakni MS (35), seorang ibu rumah tangga asal Desa Lawang Agung, dan oknum polisi berinisial Brigpol RK (38), anggota Polri yang berdinas di Sat Samapta Polres Muratara.

    Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 10,59 gram sabu dan 1 butir pil ekstasi berlogo minion, dengan rincian 17 bungkus plastik bening berisi sabu seberat 10,16 Gram.

    Kemudian 2 bungkus plastik klip bening berisi sabu seberat bruto 0,43 gram dan 1 butir Pil Ekstasi Warna kuning berlogo minion seberat 0,45 gram.

    Dari hasil tes urine, keduanya dinyatakan positif nark0b4 dan sudah dilakukan penahahan.

    Kapolres Muratara AKBP Rendi Aditya Suryatama didampingi Kasat Intelkam Polres Muratara, Iptu Baitul Ulum dan Kasat Nark0b4 Iptu Marhan menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya dugaan transaksi narkotika di sebuah rumah di Desa Lawang Agung.

    “Saat dilakukan penggeledahan, Brigpol RK kedapatan menyembunyikan dua paket kecil s4b0 dan satu butir pil ekstasi,” ungkapnya pada wartawan, Kamis (14/8/2025). (RV)

  • Bobol ATM Ratusan Juta, Karyawan Ini Keok Dibekuk Petugas

    Bobol ATM Ratusan Juta, Karyawan Ini Keok Dibekuk Petugas

    PALEMBANG – Aksi nekat seorang karyawan perusahaan pengelola ATM berakhir di tangan polisi. Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan membekuk R (27), karyawan PT. Bringin Gigantara, setelah membobol brankas ATM RSUD Kayu Agung dan menggondol uang tunai sebesar Rp425,4 juta. Pelaku dibekuk di Jakarta usai berusaha menghilangkan jejak.

    Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/6/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku memanfaatkan akses kunci brankas yang dimilikinya untuk membuka mesin ATM, menguras uang di dalamnya, lalu merusak CCTV dan mengambil DVR.

    “Pelaku ini memanfaatkan posisinya sebagai karyawan untuk melakukan aksi pencurian. Setelah berhasil, ia berusaha menghilangkan bukti dengan merusak sistem pengawasan,” ungkap Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, Minggu (10/8/2025).

    Setelah penyelidikan intensif, Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, tim Jatanras mendapatkan informasi keberadaan pelaku di sebuah kos di Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakarta Barat. Dipimpin KOMPOL Robert Perdamean Sihombing, AKP Herry Yusman, dan IPDA Irwan, petugas bergerak cepat membekuk pelaku tanpa perlawanan.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi keberhasilan tim.

    “Ini bukti kesigapan Ditreskrimum Polda Sumsel dalam menindak pelaku kejahatan. Kami mengingatkan seluruh pengelola ATM untuk memperketat pengawasan terhadap karyawan yang memiliki akses langsung ke mesin ATM,

    ” tegasnya.Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolda Sumsel untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penyidik berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan melengkapi berkas perkara. (RAS)

  • Wanita Muda Tewas Gantung Diri Dirumah Pacar

    Wanita Muda Tewas Gantung Diri Dirumah Pacar

    OKI – Peristiwa tragis terjadi di Desa Air Rumbai, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 12.45 WIB.

    Seorang wanita berinisial M (21), warga Desa Kebun Sahang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumah pacarnya.

    Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Andi Andry, SH, bersama Kanit Reskrim IPDA Darmulis, SH, dan anggota Polsek Pangkalan Lampam, langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.Setibanya di rumah tersebut, petugas mendapati korban sudah tergeletak di lantai di bagian belakang rumah.Sebelumnya, warga setempat telah menurunkan korban dari posisi gantung diri. Tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.

    Korban saat ditemukan mengenakan sweater abu-abu dan rok abu-abu. Dari hidung korban terlihat mengeluarkan darah, dan kondisi korban sudah tidak bernyawa. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lampam untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Andi Andry, SH, mengatakan bahwa motif dari tindakan korban masih dalam penyelidikan.

    “Kasus ini masih kami dalami untuk mengetahui latar belakang dan penyebab korban nekat melakukan gantung diri,” ujar IPTU Andi Andry. (RES)

  • Gelut Berujung Maut, Bocah SD Tusuk Pelajar MTS Hingga Tewas.

    Gelut Berujung Maut, Bocah SD Tusuk Pelajar MTS Hingga Tewas.

    MURATARA – Sebuah peristiwa na’as dialami pelajar kelas 2 MTs berinisial RI (13) yang harus tewas lantaran ditusuk oleh seorang bocah siswa kelas 4 sekolah dasar berinisial JN (9) di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel).

    Korban diduga tewas usai lehernya ditusuk gunting oleh pelaku anak. Penusukan itu terjadi di pinggir jalan dekat rumah pelaku anak di Dusun II, Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Sumatera Selatan, Jumat (8/8/2025) pukul 12.10 WIB. JN pun kini sudah diamankan petugas.

    Kasat Reskrim Polres Muratara Iptu Nasirin mengatakan peristiwa berawal dari perkelahian antara korban dan pelaku. Namun, polisi masih menyelidiki penyebab perkelahian mereka.

    “Untuk penyebab perkelahian itu masih didalami. seperti anak-anak pada umumnya sehingga emosi. Tapi kalau dendam itu tidak,” katanya, Sabtu (9/8/2025).

    Saat perkelahian tersebut, kata dia, pelaku mengeluarkan gunting dari kantong celananya dan menusuk leher sebelah kiri korban hingga terluka parah.

    “Dari hasil pemeriksaan, memang kebisaan pelaku selalu membawa gunting di kantongnya. Jadi dia bawa gunting itu bukan pas di hari kejadian, tapi sebelum kejadian juga sudah sering dibawanya,” jelasnya.

    Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pauh untuk mendapat pertolongan medis. Namun sekitar pukul 13.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Pauh.

    “Korban tewas akibat luka tusuk pada bagian leher sebelah kirinya,” ungkapnya.

    Pihak kepolisian beserta perangkat desa langsung menjemput pelaku dari rumahnya menuju ke Mapolres Muratara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Pelaku sudah diamankan di tempat yang aman. Namun proses tetap berjalan sambil menunggu dari pihak Bapas dan Dinsos. Meskipun begitu, kita tetap menganut pengadilan anak karena pelaku berusia di bawah 12 tahun,” jelasnya. (RED)

  • Kebakaran di Lorong Kramat, 10 Damkar Diterjunkan

    Kebakaran di Lorong Kramat, 10 Damkar Diterjunkan

    PALEMBANG – Kebakaran melanda rumah warga di lorong Keramat, 5 Ulu, Palembang Sabtu pagi 9 Agustus 2025.10 mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi musibah yang padat dengan rumah warga.

    Belum ada keterangan resmi berapa jumlah rumah yang terbakar dan apakah ada korban luka atau jiwa.

    Sampai berita ini diturunkan petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pendinginan.Lokasi rumah yang terbakar berada jauh di dalam lorong Keramat di 5 Ulu (laut) atau dekat sungai Musi, sehingga petugas harus menyambung selang agar dapat menjangkau TKP.

    Terpantau warga bersama petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api. (RED)