Bulan: April 2026

  • Satres Narkoba Polres Lubuklinggau Berhasil Ungkap Puluhan Kasus Narkoba Selama Kurun Waktu 4 Bulan Terakhir

    Satres Narkoba Polres Lubuklinggau Berhasil Ungkap Puluhan Kasus Narkoba Selama Kurun Waktu 4 Bulan Terakhir

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Komitmen tegas dalam memberantas peredaran narkotika kembali ditunjukkan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuklinggau. Sepanjang Januari hingga April 2026, aparat berhasil mengungkap 29 kasus narkotika dan mengamankan 38 tersangka, yang terdiri dari 37 pria dan 1 wanita.

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Lubuklinggau dalam menjaga wilayahnya dari ancaman narkoba yang merusak generasi muda.

    Pengungkapan tersebut disampaikan langsung Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, dalam konferensi pers yang turut dihadiri jajaran pejabat utama, termasuk Wakapolres Kompol M. Syamsul Zuchri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, Kasat Narkoba AKP M. Romi, dan Kasi Humas AKP Alwi.

    Dalam paparannya, Kapolres mengungkapkan bahwa dari puluhan kasus yang ditangani, petugas berhasil menyita berbagai jenis narkotika dengan jumlah yang cukup signifikan. Barang bukti tersebut meliputi sabu seberat 348,76 gram, ekstasi sebanyak 568 butir, ganja 83,2 gram, serta tembakau sintetis 22,97 gram.

    Tak hanya itu, keberhasilan ini juga dinilai mampu menyelamatkan ribuan jiwa. Berdasarkan estimasi, sedikitnya 3.434 orang berhasil dicegah dari potensi penyalahgunaan narkotika berkat pengungkapan tersebut.

    Sejumlah kasus menonjol pun turut menjadi perhatian, di antaranya pengungkapan tembakau sintetis pada akhir Januari, kasus ekstasi dalam jumlah besar pada Februari, hingga penangkapan pelaku dengan barang bukti sabu dalam jumlah ratusan gram pada April 2026.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat mulai dari 4 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup.

    Kinerja Satresnarkoba ini pun layak mendapat apresiasi. Di tengah berbagai tantangan, aparat tetap konsisten dan sigap dalam membongkar jaringan peredaran narkoba, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

    Kapolres Lubuklinggau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkotika. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi.

    “Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat sangat penting untuk melindungi generasi kita dari bahaya narkotika,” tegasnya.

    Dengan capaian ini, Polres Lubuklinggau kembali menunjukkan dedikasinya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa dari ancaman narkoba.(Yan)

  • HUT ke-19 Empat Lawang, Gubernur : Empat Lawang Punya Potensi Besar Untuk Terus Berkembang

    HUT ke-19 Empat Lawang, Gubernur : Empat Lawang Punya Potensi Besar Untuk Terus Berkembang

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Arifai.

    Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua DPRD Empat Lawang Darli, Wakil Ketua DPRD Wulan Purnama Sari, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh anggota DPRD yang berjumlah 35 orang, Senin (20/04/2026).

    Dalam sambutannya, Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-19 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

    “Di usia ke-19 ini, Empat Lawang terus berbenah dan bertransformasi menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Kami menyadari bahwa tantangan ke depan tidak ringan, namun dengan kebersamaan dan sinergi, pembangunan yang berkelanjutan dapat kita wujudkan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Empat Lawang Darli menekankan bahwa hari jadi kabupaten menjadi titik refleksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui. Ia menyebut momentum ini sekaligus menjadi penguat komitmen dalam meningkatkan kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh pemangku kepentingan.

    “Momentum hari jadi ini menjadi ajang refleksi atas capaian yang telah diraih, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan ke depan. DPRD akan terus berperan aktif dalam mengawal kebijakan demi kesejahteraan masyarakat Empat Lawang,” kata Darli.

    Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi atas perkembangan yang dicapai Kabupaten Empat Lawang selama 19 tahun terakhir. Ia menilai kemajuan daerah tidak terlepas dari kekompakan antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

    Herman Deru juga mendorong agar Empat Lawang terus memperkuat potensi daerah, baik di sektor pertanian, infrastruktur, maupun sumber daya manusia. Menurutnya, sinergi yang solid akan menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pembangunan ke depan.

    “Empat Lawang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Saya berharap momentum HUT ke-19 ini menjadi penguat semangat untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kompak dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Herman Deru.

    Rapat paripurna ini ditutup dengan harapan agar Kabupaten Empat Lawang semakin maju dan mampu memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakatnya. (Dik)

  • H.Joncik Muhammad – H.Budi Antoni Aljufri Dipersatukan HUT Empat Lawang Ke 19

    H.Joncik Muhammad – H.Budi Antoni Aljufri Dipersatukan HUT Empat Lawang Ke 19



    EMPATLAWANG, seputartv.com – Sebuah momen penuh haru dan sarat makna terjadi dalam rapat paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Empat Lawang yang digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/4) siang.

    Perayaan hari jadi kabupaten yang mengusung moto Saling Keruani Sangi Kerawati itu dihadiri banyak tokoh penting, mulai dari pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kepala daerah dari kabupaten/kota tetangga, hingga tamu undangan dari Provinsi Bengkulu.

    Namun, yang paling mencuri perhatian publik adalah kehadiran mantan Bupati Empat Lawang, H. Budi Antoni Aljufri (HBA). Sosok yang selama ini dikenal sebagai figur sentral dalam sejarah politik Empat Lawang itu hadir bersama mantan Bupati lainnya, H. Syahril Hanafiah, serta Bupati aktif Dr. H. Joncik Muhammad.

    Kehadiran para tokoh yang pernah mewarnai perjalanan politik Empat Lawang ini menjadi simbol persatuan di tengah dinamika politik yang selama ini kerap menjadi perhatian masyarakat.

    Suasana rapat paripurna semakin menarik saat Bupati Joncik Muhammad secara langsung nmenyapa HBA dalam sambutannya.

    “Hadir juga Bupati Empat Lawang periode 2008–2013 dan 2013–2015, saudara H. Budi Antoni Aljufri. Beliau ini teman seperjuangan saya, semasa di Kabupaten Lahat pernah menang, pernah juga kalah. Ketika di Empat Lawang bertarung dan pernah menjadi bupati,” ujar Joncik.

    Pernyataan tersebut sontak membuat suasana yang semula hening berubah menjadi riuh tepuk tangan dari peserta paripurna dan seluruh tamu undangan yang hadir.



    Maklum, sejak Kabupaten Empat Lawang dimekarkan, dua sosok besar ini dikenal kerap berhadapan dalam berbagai kontestasi politik di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

    Meski pernah berada di kubu yang berbeda, momen kebersamaan mereka di perayaan HUT ke-19 ini menjadi pesan kuat bahwa politik sejatinya adalah bagian dari perjuangan untuk membangun daerah, bukan untuk memecah belah masyarakat.

    Keduanya pernah merasakan kemenangan maupun kekalahan dalam perjalanan politik Empat Lawang. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak lagi terjebak dalam polarisasi akibat perbedaan pilihan politik.

    Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat dan tokoh daerah memiliki tujuan yang sama, yakni memajukan Empat Lawang dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam peringatan HUT ke-19 ini, masyarakat berharap pesta demokrasi ke depan, termasuk Pilkada Empat Lawang, dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kegembiraan.(Red)

  • Tertahan Di Teluk Arab, Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

    Tertahan Di Teluk Arab, Dua Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

    JAKARTA, seputartv.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) mengatakan dua kapal mereka, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.

    “Kedua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita.

    Dalam keterangannya yang dikonfirmasi oleh ANTARA di Jakarta, Minggu, Vega mengatakan, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar kapal dapat melintas serta memastikan keselamatan awak kapal.

    “Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, sambil tetap menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman,” kata dia.

    “Prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya,” ujarnya menambahkan.

    Vega mengatakan, perusahaan berharap kondisi di Selat Hormuz dapat mereda sehingga kapal Pertamina dapat melintas dengan aman.

    “Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman,” kata dia.

    Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (18/4), menyatakan bahwa Selat Hormuz telah kembali ke “kondisi sebelumnya” di bawah kendali “angkatan bersenjata”, merujuk pada blokade Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan Iran yang masih terus berlangsung.

    “Kendali atas Selat Hormuz telah kembali ke kondisi sebelumnya, dan jalur perairan strategis itu kini berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata,” kata komando gabungan IRGC, seperti dikutip kantor berita Tasnim.

    IRGC menegaskan hingga AS “memulihkan sepenuhnya kebebasan pergerakan kapal yang menuju dan keluar dari Iran”, situasi di Selat Hormuz akan tetap berada dalam pengawasan ketat dan tidak berubah.(Red)

  • Kasus Dugaan Penghinaan Terhadap Wartawan Terus Bergulir, Polres Empat Lawang Panggil Terlapor

    Kasus Dugaan Penghinaan Terhadap Wartawan Terus Bergulir, Polres Empat Lawang Panggil Terlapor

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang dilaporkan oleh seorang jurnalis TVRI berinisial DA kini memasuki tahap penyelidikan.

    Pihak kepolisian dari Polres Empat Lawang telah melakukan pemanggilan awal terhadap terlapor, seorang oknum guru berinisial AK pada hari Kamis, 16 April sekitar jam 10 pagi.

    Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari proses klarifikasi dan pengumpulan keterangan awal dalam tahap penyelidikan (lidik). Dalam proses ini, penyidik mendengarkan langsung keterangan dari pihak terlapor guna melengkapi berkas perkara yang sebelumnya telah disertai laporan dan keterangan saksi.

    Kanit Pidum Polres Empat Lawang, Ipda. Yulius, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap terlapor.

    “Sejauh ini, kami telah memanggil yang bersangkutan dan mendengarkan keterangannya. Untuk selanjutnya, proses masih terus berlanjut ke tahap penyelidikan,” ungkapnya.

    Kasus ini bermula dari laporan DA yang merasa profesinya sebagai wartawan dihina, disertai dugaan adanya unsur fitnah. Hingga saat ini, Unit Pidana Umum (Pidum) Polres Empat Lawang masih terus mendalami perkara tersebut dengan mengumpulkan bukti tambahan dan keterangan lanjutan.

    Pihak kepolisian memastikan akan menangani kasus ini secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Sementara itu, perkembangan kasus dugaan penghinaan profesi wartawan ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan insan pers di Kabupaten Empat Lawang. (Red)