Kategori: Peristiwa

  • Bupati Joncik Muhammad Buka Rakornas Majelis Wilayah KAHMI Sumsel

    Bupati Joncik Muhammad Buka Rakornas Majelis Wilayah KAHMI Sumsel



    PALEMBANG, seputartv.com – Majelis Wilayah Komunitas Aksi Humas Islam (KAHMI) Sumatera Selatan telah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Jumat, (12/12), yang dibuka langsung oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, selaku Ketua Umum KAHMI Sumsel. Acara yang berlangsung di Ball Room Hotel Swarna Dwipa Palembang ini diiringi kehadiran Sekretaris Umum KAHMI, H. Yandes Effriadi.

    Acara bertujuan untuk menyelaraskan program kerja antar cabang KAHMI di seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan serta meningkatkan peran organisasi dalam pengabdian masyarakat.

    Dalam pidatonya, Bupati Joncik menyampaikan harapannya agar KAHMI Sumsel semakin aktif dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, terutama yang terkait dengan kebijakan publik dan pemberdayaan masyarakat Islam.

    “KAHMI sebagai organisasi humas Islam harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi agen perubahan yang positif untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

    Rakornas yang dihadiri oleh perwakilan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel juga membahas rencana program kerja tahun depan, antara lain pelatihan kehumasan, penelitian sosial, dan aksi kepedulian masyarakat. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat tali silaturahmi antar anggota KAHMI di wilayah Sumatera Selatan.

    Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sumsel, [nama ketua majelis wilayah, bisa ditambahkan], menyampaikan apresiasi kepada Bupati Joncik dan H. Yandes Effriadi yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

    “Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dan fungsi KAHMI dengan sebaik-baiknya, sesuai harapan pimpinan dan masyarakat,” ungkapnya.

    Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan apresiasi kepada tamu kehormatan serta perwakilan yang hadir.(RED)

  • SAMSAT EMPAT LAWANG CAPAI TARGET PKB 96,39%, PROGRAM MERDEKA PAJAK TERUS DONGKRAK ANTUSIAS WARGA

    SAMSAT EMPAT LAWANG CAPAI TARGET PKB 96,39%, PROGRAM MERDEKA PAJAK TERUS DONGKRAK ANTUSIAS WARGA



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Program unggulan Gubernur Sumatera Selatan “Merdeka Pajak” terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Empat Lawang. Berdasarkan data terkini, Samsat Empat Lawang sukses mencapai realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 96,39%, sementara Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mencapai 68,41% per hari ini (11/12/2025). Persentase ini diperkirakan terus meningkat hingga berakhirnya program.

    Kasie Penetapan Samsat Empat Lawang, Hariyadi MT., M.Si, menjelaskan bahwa capaian BBN-KB belum menembus angka 70% karena adanya perubahan kriteria dan persyaratan baru, serta sosialisasi yang belum merata ke seluruh lapisan masyarakat.

    “Namun tentu kita akan melakukan evaluasi dan inovasi untuk terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak. Target kita bukan hanya mencapai angka, tetapi memastikan masyarakat merasa terbantu,” ujarnya.

    Sebagai upaya modernisasi layanan, Samsat Empat Lawang sebelumnya telah meluncurkan aplikasi E-Signal, yang memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan secara online dan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor Samsat.

    “E-Signal merupakan aplikasi layanan pajak kendaraan berbasis digital yang memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak tahunan secara online. Melalui aplikasi ini, wajib pajak dapat mengecek informasi kendaraan, membayar pajak, hingga mengunduh bukti bayar tanpa harus datang ke kantor Samsat,” jelas Hariyadi.

    Program pemutihan pajak kendaraan, yang diinisiasi sejak 17 Agustus 2025, akan berlangsung hingga 17 Desember 2025. Masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan kebijakan ini, terutama untuk menghapus denda dan mendapatkan keringanan pajak.

    Samsat Empat Lawang mengimbau masyarakat untuk:

    1. Segera memanfaatkan program Merdeka Pajak sebelum batas waktu 17 Desember 2025.


    2. Melengkapi persyaratan BBN-KB sesuai aturan terbaru agar proses pelayanan berjalan lancar.


    3. Menggunakan aplikasi E-Signal untuk pembayaran pajak secara online, aman, cepat, dan tanpa antre.


    4. Tetap taat membayar pajak kendaraan setiap tahun, karena pajak yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.


    Dengan capaian yang terus meningkat, Samsat Empat Lawang optimis program Merdeka Pajak akan memberikan dampak positif bagi kesadaran wajib pajak dan peningkatan pendapatan daerah. (RED)

  • Pemkot Pagar Alam Bangun Jembatan Gantung untuk Permudah Angkut Hasil Bumi

    Pemkot Pagar Alam Bangun Jembatan Gantung untuk Permudah Angkut Hasil Bumi

    PAGARALAM, seputartv.com – Pemerintah Kota Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas pendukung sektor pertanian. Salah satu upaya yang saat ini tengah dilakukan adalah pembangunan jembatan gantung di kawasan Dusun Jangga, Kecamatan Dempo Tengah. Jembatan ini dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil bumi.

    Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga, Herwan Kanidi, yang didampingi oleh PPTK Widianto, ST., MM., menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari misi Pemerintah Kota Pagar Alam dalam menunjang ketahanan pangan daerah.

    “Pembangunan jembatan gantung ini merupakan upaya Pemkot untuk memperkuat akses masyarakat terhadap lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

    Menurut Herwan, akses yang selama ini terbatas membuat petani kesulitan membawa hasil panen, terutama saat musim hujan ketika jalur lama menjadi licin dan sulit dilalui.

    Sementara itu, Chandra, salah satu warga setempat, menyambut baik pembangunan jembatan ini. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan gantung akan sangat membantu para petani dalam menghemat waktu dan biaya.

    “Dengan adanya jembatan ini, petani bisa lebih mudah mengangkut hasil bumi. Selain itu juga menghemat ongkos angkut, karena motor dan alat pertanian bisa dengan mudah diseberangkan menuju lahan persawahan,” ungkapnya.

    Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mempermudah aktivitas pertanian masyarakat serta meningkatkan produktivitas hasil bumi di kawasan Dempo Tengah. Pemerintah Kota Pagar Alam menargetkan jembatan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat setelah proses pembangunan rampung dalam waktu dekat.(RTA)

  • Warga Musi Rawas geger, Sebuah Makam Di Bongkar OTD, Diduga Praktik Ilmu Hitam

    Warga Musi Rawas geger, Sebuah Makam Di Bongkar OTD, Diduga Praktik Ilmu Hitam



    MUSI RAWAS, seputartv.com – Polsek Tugumulyo Polres Musi Rawas merespons cepat laporan masyarakat terkait dugaan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

    Setibanya di lokasi, personel Polsek Tugumulyo langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi makam, jenazah, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa makam almarhum Wagiyo, warga Dusun II Desa Mataram, telah tergali sedalam kurang lebih 50 cm pada bagian kepala. Namun, jenazah masih berada pada posisi semula dan papan penutup liang lahat tidak mengalami kerusakan.

    Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan, S.H., didampingi Kanit Reskrim Ipda Ipandri, S.H., membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

    “Benar terjadi dugaan pembongkaran makam. Jenazah almarhum Wagiyo masih utuh dan papan penutup liang lahat tetap tersusun rapi. Saat ini personel masih melakukan penyelidikan lanjutan,” jelas Kapolsek.

    Polsek Tugumulyo juga meningkatkan kegiatan patroli di area pemakaman sebagai langkah antisipatif. Sementara itu, perbaikan gundukan tanah makam dilakukan bersama masyarakat setempat.

    Kepala Desa Mataram, Hendi Muktar, menjelaskan bahwa dugaan pembongkaran makam tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga, Danang dan Bima, saat berziarah pada pagi hari.

    Mereka melihat tanah makam berserakan dan menemukan adanya galian di bagian kepala makam almarhum Wagiyo.

    “sejak pagi hingga sore hari, kondisi makam masih dalam keadaan normal. Dengan demikian, peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam hari” Ujar Hendi.

    Informasi tersebut langsung menyebar ke warga dan kemudian melakukan pengecekan bersama Kepala Desa. Setelah di cek ada galian sedalam sekitar 50 cm ditemukan di makam, namun belum mencapai posisi jenazah. Almarhum Wagiyo diketahui meninggal pada 22 Oktober 2025 di usia 78 tahun.

    Danang, salah satu saksi, menuturkan bahwa ia menemukan kejanggalan tersebut sekitar pukul 07.30 WIB ketika berziarah ke makam kakeknya.

    “Setelah memastikan kondisi makam, saya segera menyampaikan informasi kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

    Banyak warga yang berspekulasi atas kejadian ini. Sebagian warga ada yang menganggap bahwa peristiwa ini ada kaitannya dengan praktik ilmu hitam. Lantaran galian tersebut hanya berada di bagian kepala makam saja.(RYN)

  • Pemkot Pagaralam Resmikan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Dempo Tengah

    Pemkot Pagaralam Resmikan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Dempo Tengah



    PAGARALAM, seputartv.com – Pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Cawang Baru dan Dusun Jangga, Kecamatan Dempo Tengah, kini resmi direalisasikan oleh Pemerintah Kota Pagar Alam. Jembatan yang juga dikenal sebagai Jembatan Ayek Bemban ini menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil pertanian mereka seperti padi dan kopi.

    Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga, Herwan Kanidi, yang didampingi oleh PPTK Teddy Sudrajat, ST menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud komitmen Pemkot Pagar Alam untuk terus membenahi Pembangunan infrastruktur, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

    “Pembangunan jembatan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Herwan Kanidi.

    Masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Tomi, salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah kota karena telah memenuhi kebutuhan yang sudah lama dinantikan oleh dua dusun tersebut.

    “Jembatan Ayek Bemban ini sudah lama kami nantikan. Jadi, kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Pagar Alam yang telah merealisasikan harapan ini. Sekarang masyarakat jauh lebih mudah mengangkut hasil panen,” ucap Tomi.

    Dengan hadirnya jembatan ini, warga berharap aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari antar dua dusun dapat berjalan lebih lancar dan efisien.(RTA)