Kategori: Peristiwa

  • Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit, Satu Aktor Intelektual Diamankan

    Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit, Satu Aktor Intelektual Diamankan



    PALI, seputartv.com – Unit Reserse Kriminal Polsek Talang Ubi, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa pencurian tandan buah sawit milik PT Surya Bumi Agro Langgeng yang terjadi di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.

    Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/76/XII/2025/SPKT/Polsek Talang Ubi/Polres PALI/Polda Sumsel, tertanggal 26 Desember 2025.

    Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 13.30 WIB, berlokasi di Divisi IV Blok 25 PT Surya Bumi Agro Langgeng, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat tim patroli internal perusahaan melakukan pengecekan rutin di areal perkebunan.
    Setibanya di lokasi,petugas mendapati delapan orang sedang melakukan pemanenan tandan buah sawit secara ilegal.
    Tim patroli kemudian mengamankan para pelaku lapangan dan mengetahui bahwa tindakan tersebut dilakukan atas perintah seorang pihak lain.

    Selanjutnya, para pelaku beserta barang bukti diamankan dan diserahkan ke Polsek Talang Ubi guna proses hukum lebih lanjut.
    Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materil sebesar ± Rp3.150.000,- (tiga juta seratus lima puluh ribu rupiah).

    Pengungkapan Aktor Intelektual
    Hasil pengembangan perkara oleh Unit Reskrim Polsek Talang Ubi membuahkan hasil. Pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, petugas berhasil mengamankan AS (53), seorang petani yang diduga kuat sebagai pihak yang menyuruh dan mengorganisir delapan pelaku lapangan untuk melakukan pencurian tersebut.

    Tersangka AS diamankan di wilayah hukum Polsek Talang Ubi dan langsung dibawa ke Mapolsek Talang Ubi untuk menjalani pemeriksaan intensif serta dilakukan penahanan.

    Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 40 (empat puluh) tandan buah sawit, 1 (satu) unit mobil Grand Max warna hitam dengan nomor polisi BG 8754 PL.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP jo Pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau menyuruh melakukan tindak pidana.

    Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait,S.H.,S.I.K.,M.I.K.,melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan komitmen Polres PALI dalam menindak tegas setiap bentuk kejahatan, khususnya yang merugikan dunia usaha dan perekonomian masyarakat.

    “Polres PALI tidak akan mentolerir segala bentuk tindak pidana, terlebih pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara terorganisir.Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan kami dalam menindak pelaku lapangan maupun aktor intelektualnya. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan senantiasa mematuhi hukum yang berlaku,” tegas Kapolres PALI sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Talang Ubi.

    Saat ini, penyidik Polsek Talang Ubi masih terus melengkapi berkas penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    “Guna mempercepat proses hukum hingga tahap pelimpahan berkas perkara,” ungkap Kapolsek Talang Ubi. (RED)

  • Peduli Sosial, IKM Gelar Periksa Kesehatan Gratis

    Peduli Sosial, IKM Gelar Periksa Kesehatan Gratis



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Empat Lawang dan Bundo Kandung menggelar penyuluhan dan cek kesehatan gratis bagi warga Minang yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya.

    Digelarnya kegiatan penyuluhan dan cek kesehatan gratis ini bertujuan, selain mempererat silaturrahmi antar warga Minang juga menumbuhkan solidaritas serta menanamkan nilai kepedulian antar sesama.

    Menurut Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Empat Lawang Rendra, dirinya sejak di mandatkan sebagai Ketua Ikatan Keluarga Minang pada beberapa waktu yang lalu berkomitmen akan menjadikan Wadah Ikatan ini selain sebagai jembatan komunikasi juga bagian dari komunitas sosial dan budaya.

    “Alhamdulillah saya telah diberi amanat dan kepercayaan untuk memimpin Komunitas ini, sebagai generasi muda tentunya banyak hal yang mesti saya lakukan agar IKM ini berjalan sesuai dengan tujuan awalnya yang dibentuk oleh para pendirinya dulu,” ungkap Rendra kepada tim media seputartv.com.

    Rendra berharap dukungan dan motivasi dari segenap keluarga Minang yang ada di Empat Lawang agar kegiatan kepedulian sosial ini dapat berjalan berkesinambungan kedepannya. (Red)

  • Rilis Akhir Tahun 2025, Kriminalitas dan Kasus Narkotika di Empat Lawang Meningkat

    Rilis Akhir Tahun 2025, Kriminalitas dan Kasus Narkotika di Empat Lawang Meningkat



    Empat Lawang, seputartv.com – Polres Empat Lawang merilis capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data kepolisian, jumlah tindak pidana di Kabupaten Empat Lawang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sepanjang 2025 tercatat 314 laporan polisi, naik 67 kasus dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 247 laporan. Kasus yang mendominasi di antaranya pencurian dengan pemberatan (curat), penipuan, kepemilikan senjata tajam, pencabulan, dan pencurian dengan kekerasan. Jumlah tersangka mencapai 125 orang, dengan 33 tersangka masih dalam proses penyidikan dan penahanan.

    Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz menyampaikan bahwa peningkatan laporan tersebut seiring dengan meningkatnya kinerja pengungkapan kasus oleh jajaran kepolisian.

    “Secara umum untuk tahun 2025 ini adanya peningkatan kejadian ataupun laporan yang ditangani oleh Polres Empat Lawang dan juga peningkatan dalam pengungkapan kasus tindak pidana hingga 7 persen,” ungkap AKBP Aziz.

    Pengungkapan kasus narkotika juga mengalami peningkatan. Sepanjang tahun 2025, Polres Empat Lawang menangani 46 laporan polisi, naik 14 kasus dari tahun sebelumnya, dengan 54 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa 237,27 gram sabu, 5,8 kilogram ganja, dan 12,5 butir ekstasi. Tingkat penyelesaian perkara narkotika mencapai 67,39 persen.

    Di bidang lalu lintas, sepanjang 2025 terjadi 21 kejadian kecelakaan, meningkat dua kejadian dari tahun sebelumnya. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 13 korban meninggal dunia dengan total kerugian materi mencapai Rp61,7 juta.

    Selain penegakan hukum, Polres Empat Lawang juga mendukung program prioritas pemerintah, seperti ketahanan pangan melalui penanaman jagung seluas 111,7 hektare, penyaluran 3.018 paket Makan Bergizi Gratis, serta distribusi 579 ton beras melalui Gerakan Pangan Murah.

    Kapolres Empat Lawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Harkamtibmas merupakan tugas kita bersama. Tidak hanya kepolisian dan TNI, tetapi membutuhkan kerja sama, koordinasi, serta kolaborasi seluruh stakeholder agar situasi kamtibmas yang sudah kondusif dapat terus kita pelihara,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Empat Lawang sepanjang tahun 2025.

    “Kami Pemerintah Daerah atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang memberikan apresiasi kepada keluarga besar Polres Empat Lawang. Semoga apa yang telah dicapai saat ini menjadi kebaikan dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Empat Lawang,” ujarnya.

    Dalam aspek pengamanan, Polres Empat Lawang memastikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025 berjalan aman dan kondusif, serta menggelar Operasi Lilin Musi 2025 dengan mengerahkan 98 personel guna pengamanan Natal dan Tahun Baru. (RED)

  • Bupati Empat Lawang Beserta Jajaran Turun Langsung Pastikan Pengamanan Natal Dan Tahun Baru

    Bupati Empat Lawang Beserta Jajaran Turun Langsung Pastikan Pengamanan Natal Dan Tahun Baru




    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Empat Lawang Arifai SH didampingi juga ketua DPRD  Empat Lawang Darli SH bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Empat Lawang melakukan pengecekan langsung ke Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlokasi di depan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Talang Gunung Kabupaten Empat Lawang, Tebing Tinggi, pada Rabu malam (24/12/2025).

    Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan menjelang dan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan aman dan nyaman.

    Selain meninjau pos pengamanan, Bupati Empat Lawang juga menyempatkan diri mengunjungi Gereja Methodist Tebing Tinggi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat, serta memberikan rasa tenang kepada umat Kristiani yang sedang merayakan Natal.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Joncik Muhammad menyampaikan rasa syukur karena Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Empat Lawang, berada dalam kondisi yang aman dan kondusif, tanpa konflik antarumat beragama. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata dari kebinekaan dan toleransi yang terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

    “Alhamdulillah, Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Empat Lawang zero konflik. Inilah bentuk kebinekaan yang sesungguhnya. Pemerintah hadir di tengah masyarakat, termasuk di seluruh penganut agama. Seperti hari ini, kita hadir di tengah umat Kristiani yang sedang merayakan Natal,” kata Joncik.

    Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bersama unsur Forkopimda merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

    “Kita ingin melihat saudara-saudara kita umat Kristiani merasakan kegembiraan dalam perayaan Natal ini. Insya Allah, Empat Lawang betul-betul akan membuat mereka merasa tenang dan merasakan kedamaian,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Empat Lawang juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga persatuan, toleransi, serta saling menghormati antarumat beragama, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.(RED)

  • Dianiaya Tetangga Saat Isi BBM, Istri Almarhum Ketua SMSI Musi Rawas Alami Luka Serius

    Dianiaya Tetangga Saat Isi BBM, Istri Almarhum Ketua SMSI Musi Rawas Alami Luka Serius




    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Siti Dessy Rodiah (36), tak lain istri dari Almarhum Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas Agus Hubya yang beralamat di Jalan Kalikesik Perumahan Green Garden, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

    Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat korban tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) sepeda motornya di SPBU Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, pada Sabtu, (20/12/25) sekitar pukul 19.00 WIB.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut, bibir kanan, serta gigi. Tidak terima atas kejadian tersebut, korban secara resmi melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Lubuk Linggau dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/477/XII/2025/SPKT/Polres Lubuk Linggau/Polda Sumatera Selatan.

    Kepada wartawan, korban menuturkan bahwa dirinya diserang secara tiba-tiba saat berada di area SPBU.
    “Habis Maghrib, Saya ke SPBU untuk mengisi bensin motor, Tiba-tiba terlapor Siti Asia atau Ciyak Siregar datang dan langsung memukul saya. Pukulan mengenai bagian mulut, bibir, dan gigi,” ungkap Dessy sapaaan akrabnya.

    Lanjut Dessy menceritakan, Dirinya bersama Pelaku tinggal satu komplek perumahan, Pelaku setiap lewat depan rumahnya sering mengucapkan kata-kata yang tidak pantas didengar. Entah mengapa, Pelaku melakukan perkataan yang tidak senonoh itu terhadap dirinya berulang-ulang.
    “Tidak tahan dengan perlakuan Pelaku, Dirinya bersama suami melaporkan pelaku kepolres Lubuk Linggau,” ungkap Dessy.

    Lebih lanjut Dessy menceritakan, Sampai sang suami tercinta meninggal, Kasus yang menimpa dirinya belum ada titik terangnya dari pihak Polres Lubuk Linggau, padahal saksi- saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak penyidik.
    “Ia berharap kepada pihak Polres Lubuk Linggau agar masalah yang menimpa dirinya agar cepat diproses secara hukum yang berlaku, dan Pelaku agar cepat ditangkap. Dirinya takut penganiayaan yang dilakukan oleh Pelaku terhadap dirinya akan terulang kembali,”pinta Dessy seraya menambahkan, Hasil visum serta rekaman CCTV di SPBU sudah kami serahkan kepada penyidik sebagai barang bukti,”kata Dessy.

    Kepada Wartawan, Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau AKP M Kurniawan Azwar melalui Kanit PPA Ipda Dodi Ruslan saat diwawancarai  membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
    “Benar, laporan sudah diterima oleh anggota piket dan telah ditindaklanjuti. Saat ini laporan tersebut sudah diteruskan ke Unit PPA untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mendalami kasus tersebut.(RED)