Kategori: Peristiwa

  • Warga Purun Timur Gempar, Diduga Anak Tiri Habisi Nyawa Bapak Tiri

    Warga Purun Timur Gempar, Diduga Anak Tiri Habisi Nyawa Bapak Tiri



    PALI – Peristiwa berdarah mengguncang warga Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (17/2/2026). Seorang pria lanjut usia, Nurdin (80), meregang nyawa secara tragis diduga akibat serangan senjata tajam yang dilakukan anak tirinya sendiri.

    Insiden tersebut terjadi di Simpang 4 jalan hauling batubara milik PT Energate Prima Indonesia (EPI), wilayah Desa Purun Timur. Lokasi kejadian yang berada di jalur aktivitas kendaraan angkutan batubara itu sontak dipadati warga yang penasaran setelah kabar penikaman menyebar dengan cepat.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang. Ia menikah dengan seorang perempuan asal Purun Timur dan kemudian menetap bersama istrinya di sekitar kawasan jalan hauling tersebut. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di kampung halamannya di Harapan Jaya.

    “Korban memang asli warga Harapan Jaya. Informasinya akan dimakamkan di desa kelahirannya,” ujar seorang warga Purun Timur.

    Salah seorang pengendara roda dua yang melintas dan enggan disebutkan namanya mengaku mengetahui situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) saat dirinya melintas.
    Ia menuturkan bahwa suasana sudah dalam kondisi ramai ketika ia tiba.

    “Saya melintas di sekitar simpang hauling itu, sudah ramai orang berkumpul. Korban terlihat sudah tergeletak bersimbah darah. Informasinya, pelakunya anak tirinya sendiri. Kami semua kaget, tidak menyangka kejadian seperti ini terjadi di sini,” ungkapnya dengan nada lirih.

    Dari keterangan awal warga, korban mengalami luka akibat senjata tajam yang diduga dilakukan oleh anak tirinya berinisial R. Motif di balik peristiwa tragis tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti dan masih dalam pendalaman aparat penegak hukum.

    Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa terduga pelaku telah diamankan pihak kepolisian tidak lama setelah kejadian. Aparat juga telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat. Warga berharap pihak kepolisian dapat mengungkap secara terang-benderang motif dan latar belakang kejadian, sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi guna memastikan kronologi utuh peristiwa berdarah tersebut.

  • Pegawai PT GBS Ditemukan Tewas Di Pondok Dekat Galian,Ini Penjelasan Polisi

    Pegawai PT GBS Ditemukan Tewas Di Pondok Dekat Galian,Ini Penjelasan Polisi

    PALI – Misteri penemuan sesosok mayat pria di sebuah pondok dekat area galian Divisi 1 milik PT Golden Blossom Sumatera (GBS) di Desa Prambatan,Kecamatan Abab,Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya mulai terkuak.

    Korban diketahui bernama Tri Sutrisno alias Gancu bin Malisin (32), warga Dusun III Desa Betung Barat,Kecamatan Abab, Kabupaten PALI. Ia bekerja sebagai petugas cek volume air di PT GBS.

    Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait,S.H.,S.I.K.,M,I.K melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia,S.H membenarkan adanya peristiwa tersebut.

    “Benar, korban bernama Tri Sutrisno. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.Saat ini masih dalam penyelidikan,”jelas AKP Dedy, Senin (16/2/2026) sore.

    Meski belum ada kesimpulan final,dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tersambar petir.

    “Namun dugaan sementara disambar petir,” ungkapnya.

    Sebelumnya, warga Desa Prambatan digegerkan dengan penemuan mayat pria di pondok yang berada tak jauh dari lokasi galian perusahaan tersebut pada Senin (16/2/2026).

    Penemuan itu langsung menjadi perbincangan hangat warga sekitar.
    Video amatir dari lokasi kejadian pun beredar luas dan sampai keredaksi media ini.

    Dalam rekaman tersebut,terlihat sejumlah warga berdiri dengan jarak aman dari pondok tempat korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

    Menurut keterangan warga yang pertama kali mengetahui kejadian itu,korban sudah berada dipondok sejak sore hari sebelumnya.

    “Dari kemarin sore sudah di situ,” ujar seorang warga dalam video yang beredar.

    Yang membuat suasana semakin tegang, ponsel yang diduga milik korban sempat berdering karena ada panggilan masuk. Namun, tidak satu pun warga berani mengangkatnya.

    Mereka memilih menunggu aparat Kepolisian datang ke lokasi. Kekhawatiran akan terseret persoalan hukum membuat warga berhati-hati.

    Saat ini dikabarkan korban sudah dievakuasi dan dibawa ke tim medis untuk dilakukan autopsi.

  • Operasi Pekat Musi 2026: Polres PALI Ungkap Pencurian Aset Sekolah, Dua Pelaku Diamankan

    Operasi Pekat Musi 2026: Polres PALI Ungkap Pencurian Aset Sekolah, Dua Pelaku Diamankan

    PALI — Komitmen pemberantasan street crime kembali ditegaskan jajaran Polres PALI melalui keberhasilan Satuan Reserse Kriminal mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang berujung pada penadahan barang milik sekolah dasar negeri di Kecamatan Talang Ubi. Pengungkapan ini menjadi bagian dari target penindakan dalam Operasi Pekat Musi 2026.

    Perkara bermula dari laporan kehilangan satu unit laptop inventaris milik SD N 12 Talang Ubi yang digunakan untuk operasional administrasi sekolah. Perangkat tersebut dilaporkan hilang dari sebuah rumah di kawasan Talang Subur pada awal Februari 2026, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

    Menindaklanjuti laporan polisi tertanggal 7 Februari 2026, tim opsnal Satreskrim melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil memetakan alur perpindahan barang hasil kejahatan. Dari hasil pengembangan, diketahui laptop tersebut diambil oleh seorang pelaku berinisial AD yang kini masih dalam pengejaran.

    Dalam proses distribusi barang curian tersebut, dua orang lainnya diduga terlibat, masing-masing berinisial F (25) dan R (33). Keduanya berhasil diamankan pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Talang Subur Ujung, Kecamatan Talang Ubi, tanpa perlawanan.

    Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop Acer warna silver bertuliskan inventaris sekolah serta satu tas ransel hitam yang digunakan untuk membawa barang tersebut.

    Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menunjukkan respons cepat kepolisian terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas publik dan dunia pendidikan.

    “Setiap tindak pidana yang merugikan kepentingan masyarakat, terlebih menyangkut sarana pendidikan, menjadi prioritas penanganan kami. Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk menangkap pelaku utama yang masih buron,” tegasnya.

    Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait melalui Kasat Reskrim menekankan bahwa Operasi Pekat Musi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada efek pencegahan terhadap kejahatan konvensional di ruang publik.

    “Polres PALI berkomitmen menjaga keamanan masyarakat dan melindungi aset negara maupun fasilitas pendidikan. Setiap bentuk kejahatan jalanan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Sinergi masyarakat dan kepolisian menjadi kunci menjaga stabilitas kamtibmas,” demikian pernyataan Kapolres yang disampaikan melalui Kasat Reskrim.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) KUHP atau Pasal 591 ayat (1) KUHP juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, penadahan, serta turut serta melakukan tindak pidana.

    Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara sekaligus memburu pelaku utama yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

  • Joncik Muhammad Resmikan MTQ XIX Empat Lawang 2026, Gaungkan Visi Empat Lawang Madani.

    Joncik Muhammad Resmikan MTQ XIX Empat Lawang 2026, Gaungkan Visi Empat Lawang Madani.



    EMPAT LAWANG, seputartv com – Lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggema di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.


    Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Empat Lawang ke-XIX Tahun 2026 resmi dibuka dengan penuh khidmat di Lapangan Bola Talang Jawa, Minggu (15/2/2026).


    Mengusung tema besar “Mencetak Generasi Al-Qur’an yang Cerdas, Unggul, dan Berakhlakul Karimah”, ajang ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.


    Kemeriahan pembukaan diawali dengan Pawai Ta’aruf yang berlangsung semarak.


    Para kafilah dari 10 kecamatan tampil penuh semangat, berparade dari Halaman Polsek Tebing Tinggi menuju lokasi utama acara.

    Barisan peserta yang mengenakan busana bernuansa Islami itu menjadi simbol syiar Islam yang terus tumbuh dan menyatu dengan kehidupan masyarakat Empat Lawang.


    Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, didampingi istri Hj. Hepy Safriani.


    Turut hadir Wakil Bupati Arifa’i bersama istri Erlina, Ketua DPRD Darli, Kabag Ops Polres, Pabung, perwakilan Kejari, Kepala BNN, perwakilan Kantor Kemenag, serta jajaran pejabat terasPemkab Empat Lawang.


    Dalam sambutannya, Joncik Muhammad menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan ikhtiar batiniah dalam membangun karakter masyarakat.


    “Empat Lawang Madani adalah visi yang terinspirasi dari Spirit Madani Rasulullah SAW saat memimpin Madinah. Kita ingin membumikan Al-Qur’an agar keberkahannya menaungi setiap jengkal tanah Empat Lawang,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan harapan agar dari ajang ini lahir generasi Hafiz dan Hafizah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah, tidak hanya di tingkat provinsi dan nasional, tetapi juga hingga kancah internasional.


    Sinergi antara pemerintah dan para ulama, menurutnya, menjadi kunci mencetak generasi Qur’ani yang unggul.


    Bupati turut mengingatkan dewan hakim untuk menjunjung tinggi objektivitas dan keadilan dalam memberikan penilaian.

    Secara resmi, MTQ ke-XIX dibuka dengan pemukulan gong oleh Joncik Muhammad didampingi Ketua TP PKK Hj.Hepy Safriani.

    Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga 17 Februari 2026, dengan harapan membawa keberkahan serta melahirkan generasi cinta Al-Qur’an yang berakhlakul karimah.

  • Polres Empat Lawang Amankan Ladang Ganja Seluas 3 Hektar Siap Edar

    Polres Empat Lawang Amankan Ladang Ganja Seluas 3 Hektar Siap Edar

    EMPAT LAWANG, seputar TV.com — Jajaran Polres Empat Lawang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Dipimpin langsung oleh Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., petugas bergerak cepat menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya ladang ganja di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

    Kapolres bersama personel turun langsung ke lokasi dan berhasil menemukan hamparan ladang ganja dengan luas kurang lebih 3 hektar. Selain itu, petugas juga mengamankan 8 karung ganja yang diduga siap edar dengan perkiraan berat mencapai ±200b kilogram yang apabila dinominalkan total sekitar 1 milyar rupiah.

    Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Empat Lawang dalam memberantas peredaran narkotika yang dapat merusak generasi muda. Berdasarkan estimasi, dari total barang bukti yang diamankan, aparat memperkirakan sekitar 600.000 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba.

    AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Empat Lawang. Saat ini, proses penyelidikan dan pengembangan masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

    Polres Empat Lawang juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dan berperan aktif dalam memberikan informasi demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.