Kategori: Berita terbaru

  • Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Sakti Keluhkan Jalan Rusak

    Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanjung Sakti Keluhkan Jalan Rusak

    LAHAT, seputartv.com – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kota Pagaralam – Tanjung Sakti Lahat atau tepatnya di Wilayah dekat objek Agro wisata Tanjung Sakti Kabupaten Lahat, semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan terjadi di beberapa titik terdapat lubang yang cukup besar, hal ini terpantau saat tim Media ini melintas dilokasi yang di maksud pada Sabtu (30/05/2026).

    Anto (48) warga Kota Palembang merupakan salahsatu pengunjung objek Agro Wisata Tanjung Sakti mengungkapkan, dirinya bersama keluarga datang ke tempat wisata tersebut untuk pertama kalinya. Menurutnya objek argo wisata Tanjung Sakti sangat bagus untuk dikunjungi dan ia berharap agar inprastruktuk penunjang, terutama jalan menuju lokasi mestinya juga baik agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tidak terabaikan.

    “Sedikit kami sayangkan, dimana lokasi wisata disini cukup baik namun kondisi jalan menuju lokasi yakni jalan penghubung antara pagaralam-tanjung sakti mengalami beberapa kerusakan. kami khawatir dengan kondisi jalan seperti ini akan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan, apalagi bagi kami pendatang yang tidak paham dengan medan jalan di daerah ini,” ungkap Anto kepada tim media seputartv.com.

    Hal senada juga diungkapkan Harris (36) warga sekitar lokasi, menurutnya kerusakan ruas jalan tersebut telah berlangsung hampir tiga tahun tanpa adanya perbaikan yang berarti dari pihak berwenang.

    “Sudah hampir tiga tahun kami menunggu adanya perbaikan jalan ini secara optimal dan menyeluruh agar kenyamanan dan keselamatan pengendara didaerah ini terjamin. Setiap kali hujan turun pasti ada saja yang jatuh dan mengalami kecelakaan karena tidak melihat adanya lubang diruas jalan akibat tertutup genangan air,” terang Harris.

    Baik pengguna jalan maupun warga setempat berharap, agar pihak terkait dapat melakukan perbaikan kerusakan jalan tersebut sesegera mungkin. Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital  bagi warga setempat, baik yang akan ke tanjung Sakti atau pun sebaliknya. (Rel)

  • Hampir 1 Bulan Hilang, Warga Pagaralam Ditemukan Meninggal Dunia

    Hampir 1 Bulan Hilang, Warga Pagaralam Ditemukan Meninggal Dunia

    PAGAR ALAM, seputartv.com – Setelah sempat dinyatakan hilang sejak awal Mei 2026, seorang warga Dusun Talang Ternak (Kampung KB), Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggiran Sungai Lematang, Jumat (29/05/2026).

    Korban diketahui bernama Toni bin Ali Sudiman (33), seorang petani yang berdomisili di Dusun Talang Ternak, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

    Korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Sungai Lematang, Talang Bumi Agung, Kelurahan Lubuk Buntak. Penemuan mayat pertama kali dilakukan oleh saudara kandung korban bernama Mul bersama pihak keluarga.

    Kapolsek Dempo Selatan, IPTU Akhirudin, S.H., memimpin langsung proses evakuasi bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Polres Pagar Alam, Polsek Dempo Selatan serta warga Dusun Talang Ternak.

    Berdasarkan rundown kegiatan evakuasi, korban terkonfirmasi ditemukan pukul 13.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB tim gabungan bersama warga melakukan evakuasi di lokasi penemuan korban di Sungai Lematang. Setelah itu korban dibawa menuju rumah duka pada pukul 17.15 WIB dan tiba sekitar pukul 17.30 WIB.

    Hingga saat ini, tim gabungan masih bersiaga di rumah duka yang berada di Desa Talang Ternak (Dusun KB), Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

    Diketahui sebelumnya korban telah dinyatakan hilang sejak Kamis, 7 Mei 2026. Namun pihak keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dempo Selatan.

    Dalam laporan disebutkan, sekitar satu minggu lalu korban sempat terlihat masih hidup oleh sejumlah pemancing dari Desa Bumi Agung di sekitar Sungai Lematang. Saat itu korban ditemukan tanpa mengenakan busana dan menolak diberikan makanan.

    Atas permintaan keluarga, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Talang Ternak untuk dimakamkan. Sementara itu, dugaan sementara penyebab kematian korban karena kelaparan dan kedinginan.

    Pihak kepolisian menyatakan perkembangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut akan kembali dilaporkan. (Tom)

  • Polres Lubuk Linggau Kembali Ringkus Pelaku dan Pemilik Narkotika Yang Kerap Resahkan Warga

    Polres Lubuk Linggau Kembali Ringkus Pelaku dan Pemilik Narkotika Yang Kerap Resahkan Warga

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Seorang pria berinisial S (57), warga Jalan Ariodillah I No. 2558, RT 031 RW 008, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, berhasil diamankan petugas dalam pengungkapan kasus narkotika di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Sabtu malam (23/5/2026).

    Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi di pinggir Jalan A. Yani tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Res Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi, langsung memerintahkan KBO Sat Res Narkoba IPDA M. Deden beserta tim untuk melakukan penyelidikan secara intensif.

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 20.50 WIB, tim Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau bergerak menuju sebuah warung di pinggir Jalan A. Yani yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba.

    Saat tiba di lokasi, petugas langsung mengamankan seorang pria yang mengaku bernama S. Tidak berhenti sampai di situ, anggota Satres Narkoba kemudian melakukan penggeledahan di warung milik tersangka.

    Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang disembunyikan di dalam sebuah kotak lampu. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu bungkus plastik klip bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,37 gram.

    Selain itu, petugas juga menemukan tiga bungkus plastik klip bening berisi 25 butir pil berbentuk lonjong berwarna cokelat muda berlogo Maserati yang diduga narkotika golongan I jenis ekstasi dengan berat bruto 9,63 gram.

    Tak hanya itu, ditemukan pula satu bungkus plastik klip bening berisi 22 butir pil berbentuk persegi panjang berwarna hijau dan kuning bertuliskan “MARVEL” yang juga diduga ekstasi golongan I dengan berat bruto 11,45 gram.

    Seluruh barang bukti beserta tersangka kemudian langsung dibawa ke Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

    Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, tersangka juga disangkakan subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Polres Lubuk Linggau mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba. (Yan)

  • Rumah Ridwal Kamir Longsor, BPBD Empat Lawang Turun Tangan Lakukan Evakuasi

    Rumah Ridwal Kamir Longsor, BPBD Empat Lawang Turun Tangan Lakukan Evakuasi

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, memicu terjadinya tanah longsor di Desa Karang Dapo Lama, Satu rumah warga dilaporkan terdampak material longsoran.

    Longsor diduga terjadi pada Ahad malam, (24/05/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Material tanah dari tebing di sekitar permukiman warga turun setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang menerima laporan kejadian itu pada Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Sebanyak enam personel diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan darurat dan membantu proses evakuasi.

    Rumah yang terdampak diketahui milik Riduan Kamir (59) warga Desa Karang Dapo Lama. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bagian rumah mengalami dampak akibat tertimpa material longsor.

    Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Empat Lawang, Fero Ananta, mengatakan tim BPBD langsung bergerak setelah menerima informasi dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.

    “Tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment, membantu evakuasi, sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak,” kata Fero Ananta

    Penanganan di lokasi juga melibatkan Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, pemerintah desa, serta pihak Kecamatan Sikap Dalam. Petugas membantu membersihkan material longsor sekaligus memastikan kondisi rumah warga aman dari potensi longsor susulan.

    Menurut Fero, curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko bencana di sejumlah wilayah perbukitan di Kabupaten Empat Lawang. Ia meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dalam durasi lama.

    “Wilayah perbukitan memang rawan longsor ketika intensitas hujan tinggi. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika ditemukan retakan tanah atau tanda-tanda longsor,” ujarnya. (Dik)

  • Diduga Cemburu Istri Selingkuh, Pria Di Empat Lawang Tewas Bersimbah Darah

    Diduga Cemburu Istri Selingkuh, Pria Di Empat Lawang Tewas Bersimbah Darah

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Rasa cemburu yang memuncak diduga menjadi pemicu tragedi berdarah di Desa Gunung Meraksa Lama, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Seorang pria berinisial A tewas usai terlibat perkelahian maut dengan sahabat dekatnya sendiri.

    Pelaku diketahui bernama Idham. Ia diduga nekat menghabisi korban setelah menaruh curiga adanya hubungan terlarang antara korban dan istrinya.

    Menurut informasi yang dihimpun, pada malam kejadian pelaku menghubungi korban dan memintanya datang ke rumah melalui pintu belakang. Namun setibanya korban di lokasi, suasana langsung berubah mencekam.

    Pelaku diduga spontan menyerang korban menggunakan tombak. Korban yang terkejut sempat melakukan perlawanan hingga terjadi duel sengit di dalam rumah tersebut.

    Perkelahian itu berakhir tragis setelah korban mengalami sejumlah luka tikaman di tubuhnya. Korban akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian akibat kehabisan darah.

    Ironisnya, korban disebut merupakan sahabat dekat pelaku yang selama ini kerap datang dan bahkan beberapa kali menginap di rumah pelaku.

    Usai kejadian, Idham memilih menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau, tombak, serta pakaian korban yang berlumuran darah.

    Kabag Ops Polres Empat Lawang, Kompol Nusirwan mengatakan, motif pembunuhan diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban.

    “Pelaku sudah lama mencurigai adanya hubungan antara istrinya dengan korban. Pada malam kejadian, pelaku memeriksa telepon genggam istrinya untuk memastikan dugaan tersebut,” jelasnya.

    Saat ini pelaku telah diamankan dan dijerat Pasal 458 junto Pasal 459 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga pidana mati. (Dik)