Kategori: Berita terbaru

  • Kembali Satu Orang Terduga Pelaku Penembakan Di Musi Rawas Menyerahkan Diri Ke Polisi

    Kembali Satu Orang Terduga Pelaku Penembakan Di Musi Rawas Menyerahkan Diri Ke Polisi

    MUSI RAWAS, seputartv.com – Tim Satreskrim Polres Musi Rawas kembali berhasil mengamankan satu dari lima terduga pelaku penembakan yang terjadi di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Terduga pelaku berinisial HS (46) menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kasus yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

    Sebelumnya, empat terduga pelaku lainnya telah lebih dahulu diamankan oleh Tim Gabungan Polda Sumsel, Polsek Muara Lakitan, serta Tim Satreskrim Polres Musi Rawas beberapa hari lalu. Dengan menyerahkan dirinya HS, maka total lima orang terduga pelaku kini telah berada dalam pengamanan pihak kepolisian.

    Berdasarkan pantauan awak media pada Kamis (21/05/2026), HS terlihat digelandang oleh anggota Unit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terduga pelaku tampak lesu saat memasuki ruang pemeriksaan guna dimintai keterangan oleh penyidik.

    Kasus penembakan yang terjadi di Desa Semeteh tersebut sebelumnya sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap dan mengamankan para terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait motif penembakan serta peran masing-masing terduga pelaku. Penyidik juga masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi guna melengkapi proses hukum yang sedang berjalan.

    Belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Musi Rawas mengenai detail kronologi kejadian maupun peran spesifik dari masing-masing terduga pelaku dalam aksi penembakan tersebut. Polisi memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Masyarakat Desa Semeteh berharap kasus ini dapat segera terungkap secara terang benderang dan seluruh pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Situasi di wilayah tersebut saat ini terpantau mulai kondusif dengan adanya pengamanan dan pengawasan dari aparat kepolisian. (Tom)

  • Bupati Himbau Warga Waspada Banjir dan Longsor, BPBD Empat Lawang Siaga Satu

    Bupati Himbau Warga Waspada Banjir dan Longsor, BPBD Empat Lawang Siaga Satu

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Empat Lawang membuat sejumlah sungai mengalami peningkatan debit air dan memunculkan ancaman longsor di beberapa titik rawan. Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten bergerak cepat dengan menetapkan kesiapsiagaan penuh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    Bupati Joncik Muhammad meminta seluruh jajaran terkait untuk memperkuat pemantauan lapangan, terutama di kawasan bantaran sungai dan daerah perbukitan yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

    BPBD Kabupaten Empat Lawang kini disiagakan selama 24 jam guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun tanah longsor. Tim gabungan bersama aparat kecamatan hingga perangkat desa juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

    Pemerintah daerah turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim hujan berlangsung. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diminta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai ketika debit air meningkat drastis.

    Selain itu, masyarakat yang menetap di kawasan lereng dan perbukitan diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan, longsoran kecil, atau kondisi tanah yang mulai labil.

    Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang Zulfitri menyampaikan bahwa seluruh personel, perlengkapan evakuasi, hingga kebutuhan logistik darurat telah dipersiapkan sesuai instruksi pimpinan daerah.

    Di sejumlah lokasi, genangan air mulai terlihat memasuki kawasan permukiman warga akibat meluapnya sungai setelah hujan turun dalam durasi cukup lama. Kondisi tersebut ramai diperbincangkan masyarakat melalui berbagai unggahan media sosial.

    Pemkab Empat Lawang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta segera menghubungi posko bencana terdekat apabila membutuhkan bantuan evakuasi ataupun menemukan kondisi yang membahayakan.(Dik)

  • Pohon Roboh tutup Rute Tebing – Pendopo, BPBD Empat Lawang Gerak Cepat

    Pohon Roboh tutup Rute Tebing – Pendopo, BPBD Empat Lawang Gerak Cepat

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Empat Lawang pada Kamis pagi, (21/05/2026), kembali memicu gangguan di jalur transportasi utama. Sebatang pohon berukuran besar dilaporkan roboh dan menutup sebagian ruas jalan penghubung Tebing Tinggi menuju Pendopo.

    Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB itu sempat membuat arus kendaraan tersendat. Jalur tersebut diketahui menjadi akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan sejumlah wilayah aktivitas warga di Empat Lawang.

    Data yang dihimpun dari Pusdalops BPBD Empat Lawang menyebutkan, pohon tumbang dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari. Tingginya intensitas hujan diduga membuat kondisi pohon tidak lagi mampu bertahan hingga akhirnya roboh ke badan jalan.

    Tak lama setelah menerima laporan, tim BPBD Empat Lawang langsung bergerak menuju lokasi. Enam personel diterjunkan untuk melakukan pemotongan batang pohon dan membersihkan material yang menghalangi jalan. Warga sekitar juga terlihat ikut membantu proses evakuasi agar akses kendaraan bisa kembali dibuka.

    Dalam insiden tersebut, sebuah mobil dilaporkan terkena dampak akibat tertimpa bagian pohon yang roboh. Meski demikian, belum ada laporan mengenai korban jiwa.

    Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang, Fero, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Terlebih dalam beberapa hari terakhir hujan dengan durasi cukup panjang masih terjadi di sejumlah wilayah Empat Lawang.

    BPBD juga meminta pengendara untuk mengurangi kecepatan saat melintas di jalur rawan pohon tumbang maupun longsor demi menghindari risiko kecelakaan saat cuaca buruk terjadi. (Dik)

  • Tak Kunjung Adanya Tersangka, Proses Hukum Dugaan Penyerobotan Lahan Di Tanjung Sakti Lahat Dipertanyakan

    Tak Kunjung Adanya Tersangka, Proses Hukum Dugaan Penyerobotan Lahan Di Tanjung Sakti Lahat Dipertanyakan

    LAHAT, seputartv.com – Dugaan kasus penyerobotan tanah yang disebut melibatkan pihak pemerintah daerah di Kecamatan Tanjung Sakti PUMI, Kabupaten Lahat, hingga kini masih menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai proses penanganan hukum berjalan lambat karena belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

    Salah satu warga, Rudianto, mengaku kecewa atas perkembangan kasus tersebut. Menurutnya, laporan telah diajukan ke pihak kepolisian dan berbagai bukti pendukung juga telah disampaikan. Namun sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut penetapan tersangka.

    “Laporan sudah disampaikan, bukti-bukti juga sudah dikumpulkan. Tapi sampai sekarang belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka. Kami berharap ada kepastian hukum,” ujar Rudianto.

    Ia menilai lambatnya penanganan perkara menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Lahat.

    Kasus dugaan penyerobotan tanah tersebut disebut-sebut melibatkan pihak pemerintah daerah, sehingga masyarakat berharap proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional tanpa pandang bulu.

    Rudianto juga berharap persoalan ini mendapat perhatian serius dari pihak terkait agar konflik lahan yang terjadi tidak terus berlarut-larut. Hingga saat ini, menurutnya, masyarakat belum menerima informasi resmi terkait perkembangan terbaru penanganan kasus tersebut.

    Warga meminta aparat penegak hukum segera memberikan kepastian hukum dan menyampaikan perkembangan proses penyelidikan kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penanganan kasus tersebut. (Rel)

  • Viral Postingan Akun SY, GP Ansor Empat Lawang Kecam Dugaan Penistaan Agama

    Viral Postingan Akun SY, GP Ansor Empat Lawang Kecam Dugaan Penistaan Agama

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan dari akun Instagram berinisial SY yang diduga mengandung unsur penistaan agama. Dalam postingan yang telah beredar luas tersebut, akun itu menuliskan kalimat yang membandingkan mukjizat Nabi Muhammad SAW membelah bulan dengan ilmu pengetahuan dan jurnal ilmiah, disertai kata-kata yang dinilai menghina dan merendahkan umat Islam.

    Unggahan itu sontak menuai kecaman dari berbagai kalangan. Ketua GP Ansor Kabupaten Empat Lawang, Defi Abusyairi, menyatakan pihaknya mengecam keras postingan tersebut karena dianggap telah melukai perasaan umat beragama, khususnya umat Islam.

    “Postingan ini sangat kami sesalkan dan kami kutuk dengan tegas. Apa yang dituliskan merupakan bentuk penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan penistaan agama yang sangat menyakiti hati kami serta jutaan umat Islam lainnya,” tegas Defi.

    Ia menjelaskan bahwa mukjizat merupakan karunia Allah SWT yang diberikan kepada para nabi sebagai bukti kenabian, dan tidak dapat disamakan dengan ilmu pengetahuan yang merupakan hasil kajian manusia.

    “Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, namun harus tetap menghormati keyakinan orang lain. Jangan sampai kebebasan berekspresi justru digunakan untuk menistakan nilai-nilai agama,” ujarnya.

    Defi juga meminta pemilik akun untuk segera menghapus unggahan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada umat Islam.

    “Kami berharap yang bersangkutan menyadari kesalahannya, menarik postingan itu, dan meminta maaf secara terbuka. Mari kita jaga kerukunan dan menggunakan media sosial secara santun,” tambahnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Empat Lawang terkait unggahan yang viral tersebut. Namun, kasus ini terus menjadi perhatian publik dan menuai reaksi luas di media sosial. (Dik)