Penulis: seputar redaksi

  • Gaji Cepat Habis? Begini Cara Sederhana Mengatur Uang agar Tetap Aman hingga Akhir Bulan

    Gaji Cepat Habis? Begini Cara Sederhana Mengatur Uang agar Tetap Aman hingga Akhir Bulan



    SEPUTARTV.COM – Kamu pernah merasa gaji baru turun, tapi seminggu kemudian sudah entah ke mana?
    Padahal belum sempat beli hal penting, tapi saldo e-wallet sudah menipis. Tenang, kamu tidak sendirian.
    Hampir semua orang pernah melewati fase itu — fase di mana uang terasa cepat sekali menguap.

    Menurut survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024, lebih dari 60 persen masyarakat Indonesia belum memiliki perencanaan keuangan pribadi yang teratur. Artinya, banyak orang yang bekerja keras tapi belum tahu cara mengelola penghasilan dengan bijak.


    Mulai dari Hal Sederhana

    Kabar baiknya, mengatur keuangan itu sebenarnya tidak harus ribet.
    Tidak perlu jadi ahli ekonomi, cukup mulai dari satu kebiasaan kecil: sadar setiap kali uang keluar.

    Coba mulai dari hal simpel: catat pengeluaran harian, meski cuma beli kopi Rp15 ribu.
    Pisahkan uang untuk kebutuhan, keinginan, dan tabungan.
    Dan yang paling penting — jangan terlalu keras sama diri sendiri.

    Menurut pakar keuangan pribadi, kunci stabilitas finansial bukan pada besarnya gaji, tapi pada kedisiplinan dan kesadaran setiap kali mengeluarkan uang.


    Nikmati Hidup, Tapi Tetap Bijak

    Hidup itu bukan cuma soal menabung, tapi juga menikmati hasil kerja kerasmu.
    Triknya adalah seimbang: tahu kapan hemat, kapan boleh “treat yourself” tanpa rasa bersalah.

    Orang sukses dalam keuangan bukan yang paling banyak uangnya, tapi yang paling tenang hidupnya.
    Mereka tahu arah uangnya ke mana, tidak panik setiap akhir bulan, dan bisa tidur nyenyak karena punya tabungan darurat.


    Konsisten Adalah Kunci

    Ingat, keuangan yang sehat itu bukan tentang siapa yang paling cepat kaya, tapi siapa yang paling sabar dan konsisten.
    Sedikit demi sedikit, asal rutin, hasilnya bisa luar biasa.

    Seperti menanam pohon — nggak langsung berbuah, tapi kalau dirawat, suatu hari kamu bisa berteduh di bawah rindangnya.

    Jadi mulai hari ini, jangan nunggu nanti.
    Ambil langkah kecil: simpan Rp10 ribu sehari, buat catatan pengeluaran, atau sekadar stop belanja impulsif.
    Karena di dunia finansial, yang menang bukan yang paling cepat, tapi yang paling tahan lama.

    Mengatur uang bukan sekadar soal angka, tapi tentang membangun kebiasaan yang membuat hidup lebih tenang.
    Tidak ada kata terlambat untuk mulai — cukup satu langkah kecil hari ini, demi dompet yang aman dan pikiran yang damai esok hari. (RED)

  • Raih Emas Cabor Whusu Putra, Bripka Ridwan Tuntas Harumkan Nama Empat Lawang

    Raih Emas Cabor Whusu Putra, Bripka Ridwan Tuntas Harumkan Nama Empat Lawang



    SEPUTARTV.COM, Empat Lawang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh anggota Polres Empat Lawang. Bripda Ridwan salah satu atlet asal Kabupaten Empat Lawang yang saat ini masih aktif bertugas di Polres Empat Lawang, berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XV Sumatera Selatan Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (28/10/2025).

    Dalam ajang bergengsi tersebut, Bripda Ridwan dipercaya oleh Polres Empat Lawang dan Kontingen Kabupaten Empat Lawang untuk mewakili daerahnya di kategori Wushu Sanda Putra.

    Dengan kerja keras dan semangat juang tinggi, Bripda Ridwan berhasil menorehkan prestasi gemilang yang mengharumkan nama Kabupaten Empat Lawang.

    Usai menerima medali emas, Bripda Ridwan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan.

    “Alhamdulillah, saya berhasil meraih medali emas untuk Kabupaten Empat Lawang. Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Empat Lawang, Kapolres Empat Lawang, dan Ketua Umum KONI Empat Lawang yang telah mempercayai saya dalam ajang Porprov XV Sumatera Selatan ini,” ujar Bripda Ridwan.

    Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh anggotanya.(RDP)

  • Diduga Adanya Kecurangan Di Cabor Pencak Silat, KONI Hingga Ipsi Empat Lawang Layangkan Protes

    Diduga Adanya Kecurangan Di Cabor Pencak Silat, KONI Hingga Ipsi Empat Lawang Layangkan Protes

    SEPUTARTV.COM, Empat Lawang – Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Empat Lawang melayangkan protes keras di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XV di Musi Banyuasin, menuding adanya kecurangan dan ketidakadilan dalam penghitungan poin. Kekecewaan ini menjadi kasus kedua setelah sebelumnya dugaan atlet ‘siluman’ di cabor atletik mencoreng nama Empat Lawang.

    ​Ketua IPSI Empat Lawang, Lutfan Budi Purnomo, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap panitia penyelenggara. “Saya sangat kecewa dengan panitia Porprov kali ini. Ketimpangan dalam penghitungan poin sangat jelas terlihat,” ujar Lutfan.

    ​Kekecewaan ini turut dirasakan atlet Alenski Olivia yang turun di kelas E Putri, yang tampak terpukul dan menangis atas putusan yang menimpanya.

    ​Pelatih IPSI Empat Lawang menegaskan bahwa pelanggaran tersebut sangat nyata. “Saya sudah lima kali mengikuti Porprov di Sumatera Selatan dan saya paham betul terkait pelanggaran. Dalam kasus ini, atlet kami tidak melakukan pelanggaran,” tegasnya.

    ​KONI Empat Lawang Siap Tempuh Jalur Hukum

    ​Menanggapi rentetan dugaan kecurangan ini, Sekretaris Umum KONI Empat Lawang, Sandri, S.E., mewakili Ketua Umum Hidayat Muhammad, S.H., menyatakan kekecewaan.

    ​”Ini adalah yang kedua kalinya terjadi, yang pertama itu di cabor atletik dan yang kedua ini di cabor IPSI. Kami berharap kepada panitia Kabupaten Musi Banyuasin dan tim pengawas dari provinsi ataupun dari pusat agar kiranya dapat bekerja dengan profesional,” ujar Sandri, S.E.

    Tim kuasa hukum IPSI Empat Lawang, Advokat Herman Hamza, menyatakan akan membawa persoalan ini ke KONI Provinsi Sumatera Selatan.

    “Jika terbukti ada pelanggaran oleh panitia, kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum,” ungkap Herman.

    Sementara itu, sejumlah aktivis Empat Lawang juga mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan di depan kantor KONI Provinsi Sumatera Selatan jika tidak ada keadilan dalam penyelesaian masalah ini. Pihak KONI Empat Lawang mengeluhkan sulitnya menemui dan mengonfirmasi panitia Porprov, sehingga berita ini dirilis untuk mendorong transparansi dan keadilan.(RED)

  • Wakil Bupati Empat Lawang Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

    Wakil Bupati Empat Lawang Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97



    SEPUTARTV.COM, Empat Lawang — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 di halaman Kantor Bupati, Selasa (28/10). Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Empat Lawang, Arifa’i, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran instansi vertikal dan organisasi kepemudaan.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Arifa’i menyampaikan rasa syukur karena upacara dapat berjalan lancar meskipun sempat diguyur gerimis.

    “Alhamdulillah pada hari ini kita bisa melaksanakan upacara Hari Sumpah Pemuda dengan lancar walaupun sedikit terkendala cuaca gerimis, namun semangat dan perjuangan kita melaksanakannya luar biasa,” ujar Wabup.



    Lebih lanjut, Wabup Arifa’i berpesan agar generasi muda tetap berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

    “Saya berpesan kepada anak-anak muda agar terus berkontribusi untuk bangsa, karena masa depan bangsa ada di tangan mereka. Pada era digital saat ini, jangan sampai tertinggal oleh teknologi. Gunakan teknologi untuk hal-hal positif dan jangan mudah terbawa arus konten negatif di media sosial,” sambungnya.



    Pada akhir upacara, dilaksanakan penyerahan bantuan sosial secara simbolis berupa paket nutrisi makanan pendamping risiko stunting kepada lima orang perwakilan warga dari total 179 penerima manfaat. Bantuan ini merupakan program CSR Bank Sumsel Babel senilai Rp166.650.000 yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

    Perwakilan dari Bank Sumsel Babel menjelaskan bahwa bantuan tersebut berupa beras, telur, dan susu, yang ditujukan untuk anak-anak penderita stunting dan keluarga berisiko stunting.

    “Bantuan ini akan diberikan secara rutin setiap tiga bulan kepada Pemerintah Daerah untuk kemudian disalurkan kepada warga penerima manfaat,” jelas perwakilan Bank Sumsel Babel.



    Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap semangat kebangsaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan generasi muda dan seluruh elemen masyarakat.(RJF)

  • Kuasa Hukum Rudianto Pertanyakan Perkembangan Laporan di Polres Lahat

    Kuasa Hukum Rudianto Pertanyakan Perkembangan Laporan di Polres Lahat

    SEPUTARTV.COM, LAHAT – Dugaan tindak pidana penyerobotan tanah di wilayah Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, terus bergulir. Kuasa Hukum korban, Rudianto R, kembali mempertanyakan sejauh mana perkembangan proses hukum di Polres Lahat terkait laporan yang telah dilayangkan sejak September 2025 lalu.

    Tanah yang dimaksud berada di Desa Penandingan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, dengan luas sekitar 90 x 80 meter persegi. Lahan tersebut berbatasan dengan Jalan Raya serta kebun milik warga setempat, masing-masing atas nama Inhar, Gamuk, dan Ripin. Tanah itu diklaim milik Rudianto, namun diduga telah dijual oleh seorang warga berinisial CWD kepada Pemerintah Kabupaten Lahat pada November 2024.

    Merasa dirugikan, melalui Kuasa Hukumnya, O. Harris, korban resmi melaporkan CWD ke Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Lahat. Laporan tercatat dengan Nomor: LP/B/358/IX/2025/SPKT/Polres Lahat/Polda Sumatera Selatan, pada 19 September 2025 sekitar pukul 11.17 WIB. Kasus tersebut dikenakan dugaan tindak pidana penyerobotan tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 385 KUHP.

    Peristiwa itu terjadi di Desa Tanjung Sakti pada Kamis, 18 September 2025, sekira pukul 14.00 WIB. Terlapor diduga telah menjual lahan milik korban kepada Pemda Lahat tanpa izin dan sepengetahuan pemilik sah. Akibatnya, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp350.000.000.

    “Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lahat,” ujar Kuasa Hukum O. Harris.

    Pada Senin, 27 Oktober 2025, O. Harris kembali mendatangi Polres Lahat untuk menanyakan perkembangan proses penyidikan.

    Dari penjelasan penyidik yang menangani perkara, diketahui bahwa selain terlapor telah diperiksa, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Termasuk di antaranya seorang oknum Kepala Bidang dari salah satu dinas di Kabupaten Lahat serta oknum Kepala Desa di wilayah Tanjung Sakti.

    “Kami mengapresiasi langkah penyidik dan berharap kasus ini segera menemukan kejelasan hukum,” ucap Harris kepada media.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lahat melalui Kabid Yeni Marleni saat dimintai keterangan membenarkan bahwa lahan tersebut merupakan bagian dari pengadaan Rest Area di perbatasan Lahat–Bengkulu.

    “Pemilik lahan, CWD, sepakat menjual tanah tersebut dengan nilai Rp356.250.000, dan pembayaran dilakukan melalui transfer Bank Sumsel Babel Cabang Lahat ke rekening atas nama Candra Widodo, berdasarkan surat sporadik miliknya,” jelas Yeni saat ditemui di ruang kerjanya pada 1 Oktober 2025.

    Hingga kini penyidikan masih berlanjut, menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan status kepemilikan sah atas tanah tersebut. Kuasa hukum korban meminta agar proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak ada pihak yang dirugikan.(RTA)