Penulis: seputar redaksi

  • Ketua KONI Empat Lawang Gelar Rapat Kesiapan Kontingen Sebelum Berlaga Di Ajang Porprov XI Musi Banyuasin

    Ketua KONI Empat Lawang Gelar Rapat Kesiapan Kontingen Sebelum Berlaga Di Ajang Porprov XI Musi Banyuasin

    EMPAT LAWANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan ke-12 yang akan berlangsung tahun 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin.

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua KONI Empat Lawang, Hidayat Muhammad, ini membahas berbagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan kontingen Empat Lawang dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

    Dalam arahannya, Hidayat Muhammad menegaskan bahwa fokus utama KONI Empat Lawang adalah memberikan fasilitas terbaik bagi para atlet agar dapat tampil maksimal dan membawa nama baik daerah.

    “Kita harus memprioritaskan para atlet. Mereka adalah ujung tombak yang akan membawa harum nama Empat Lawang di kancah provinsi. KONI siap memfasilitasi kebutuhan mereka, mulai dari latihan hingga keperluan selama Porprov nanti,” tegas Hidayat.

    Ia juga mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk bekerja sama secara solid dan berkomitmen mendukung keberhasilan atlet. Menurutnya, sinergi antara pengurus, pelatih, dan atlet menjadi kunci sukses dalam meraih prestasi terbaik di Porprov mendatang.

    Rapat tersebut juga membahas kesiapan anggaran, jadwal pelatihan, serta koordinasi teknis dengan pemerintah daerah dan Dinas Pemuda dan Olahraga.

    Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat untuk berprestasi, KONI Empat Lawang optimistis dapat memberikan hasil terbaik di Porprov ke-12 di Musi Banyuasin tahun 2025.(RTS)

  • Dispora Musi Rawas Gelar Acara Senam Bersama Peringatan Haornas Ke-42

    Dispora Musi Rawas Gelar Acara Senam Bersama Peringatan Haornas Ke-42

    Musi Rawas – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tahun 2025 pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui dinas pemuda dan olahraga mengelar kegiatan senam bersama yang digelar di halaman Kantor Bupati Musi Rawas, Jumat (03/10/2025).

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas, Ali Sadikin, ini berlangsung penuh antusiasme dan diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan wajah ceria.

    Rangkaian kegiatan Haornas kali ini dipusatkan pada senam bersama yang menghadirkan nuansa gembira dan kebersamaan. Sejak pagi, para ASN terlihat bersemangat memadati lokasi kegiatan, membaur tanpa sekat jabatan, menegaskan bahwa olahraga mampu menyatukan semua elemen pemerintah daerah.

    Sekda Musi Rawas Ali Sadikin menegaskan, Haornas ke-42 menjadi momentum penting untuk menumbuhkan budaya olahraga di kalangan ASN. Menurutnya, olahraga bukan hanya rutinitas fisik, melainkan juga instrumen penting dalam menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, serta membangun etos kerja yang lebih produktif.

    “Alhamdulillah peringatan Haornas tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. Dengan semangat olahraga, kita harapkan ASN Musi Rawas semakin sehat, kompak, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ali Sadikin dengan penuh semangat.

    Kemeriahan semakin terasa ketika seluruh jajaran ASN mengikuti gerakan senam dengan antusias. Suasana ceria, tawa, dan sorak gembira mewarnai jalannya acara, mencerminkan kekompakan aparatur pemerintah dalam mendukung visi Kabupaten Musi Rawas yang maju dan berdaya saing.

    Sementara itu, Kepala Dinas pemuda dan olahraga, Adi Winata mengatakan jika Momentum Haornas juga menjadi ajakan nyata bagi seluruh ASN untuk menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    “Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kinerja birokrasi di Musi Rawas diharapkan semakin optimal, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,”Ungkap Kadispora.

    Kegiatan kemudian ditutup dengan pesan kebersamaan, bahwa olahraga bukan hanya menjaga fisik, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta mempererat solidaritas di lingkungan kerja pemerintah daerah.(RN)

  • Alami kerugian Lantaran Diduga Lahan Miliknya Diserobot, Pria Di Lahat Lapor Aparat

    Alami kerugian Lantaran Diduga Lahan Miliknya Diserobot, Pria Di Lahat Lapor Aparat

    LAHAT – Kasus sengketa lahan kembali terjadi di Kabupaten Lahat. Seorang warga bernama Rudian T.O (56), melaporkan dugaan penyerobotan tanah ke Polres Lahat, Sumatera Selatan. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/358/IX/2025/SPKT/POLRES LAHAT/POLDA SUMATERA SELATAN.

    Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 18 September 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, bertempat di Desa Tanjung Sakti, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat. Menurut keterangan pelapor, lahan yang menjadi objek sengketa berupa kebun perkebunan miliknya diduga diserobot oleh pihak lain tanpa izin.

    Pelapor mengaku lahan kebun miliknya diserobot pihak lain akibat tindakan tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 350 juta. Barang bukti berupa dokumen kepemilikan lahan telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

    Dalam laporan tersebut, saksi yang turut dimintai keterangan adalah Sandara Gunawan, warga Desa Penandingan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.

    Kasus ini kini tengah ditangani oleh penyidik Polres Lahat.

    Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana penyerobotan tanah sebagaimana diatur dalam Pasal 385 KUHP.

    Namun samapai saat ini yang terlapor masih belum di tahan dan mereka masih mondar madir di desanya.(RTA)

  • Bupati dan Wabup Empat Lawang Korbankan Puluhan Milyar Dana Fasilitas Dinas Demi Jamin Hak Dasar Kesehatan Masyarakat

    Bupati dan Wabup Empat Lawang Korbankan Puluhan Milyar Dana Fasilitas Dinas Demi Jamin Hak Dasar Kesehatan Masyarakat

    EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kembali menorehkan langkah penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Kamis (02/10/2025), Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad bersama BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Linggau resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengaktifan kembali layanan BPJS di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

    MoU ini menandai kebangkitan kerja sama setelah sebelumnya Pemkab Empat Lawang sempat diputus kontrak akibat menunggak Rp 30 miliar. Namun di bawah kepemimpinan Bupati Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Arifai, SH, pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dengan mencicil Rp20 miliar dari total tunggakan.

    Bupati Joncik menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk nyata dari janji politik yang sudah ia sampaikan jauh hari sebelum Pilkada 2025.

    “Alhamdulillah, MoU hari ini kita tandatangani. Saya sudah janji, tunggakan BPJS akan kita lunasi. Saya sempat berharap 1 Oktober layanan langsung aktif, tetapi sesuai aturan baru bisa dimulai 1 November. Saya mohon maaf, yang jelas MoU sudah kita jalani dan Insya Allah pelayanan segera berjalan,” kata Bupati Joncik.

    Bupati juga tidak menutupinya bahwa dirinya sempat bereaksi keras saat proses MoU berlangsung. “Tadi tensi saya naik, itu wajar. Kalau hak rakyat Empat Lawang terancam, saya pasti marah. Itu tanda saya cinta pada masyarakat,” tegasnya.

    Langkah berani lainnya, Pemkab Empat Lawang juga mengambil kebijakan strategis dengan mengalihkan anggaran mobil dinas kepala daerah untuk membayar tunggakan BPJS. Kebijakan ini menjadi bukti bahwa kepentingan masyarakat ditempatkan jauh di atas kepentingan pribadi pejabat.

    Pihak BPJS Kesehatan Lubuk Linggau sendiri menyatakan, saat ini hanya tinggal menunggu data peserta dari Dinas Kesehatan Empat Lawang. Begitu data selesai diverifikasi, maka per 1 November 2025 kepesertaan akan otomatis aktif kembali.

    Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Bupati Arifai, SH, Ketua DPRD Darli, SH, Kepala BPKAD Iwan Mike, Direktur RSUD Empat Lawang Devy Andriyanti, Plt Asisten I Budi Sumitro, serta Kepala Dinas Kesehatan Dery.

    Penandatanganan MoU ini sekaligus mengukuhkan kepemimpinan Joncik Muhammad dan Arifai sebagai pasangan kepala daerah yang berani mengambil keputusan penting demi kepentingan rakyat. Dengan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan, Pemkab Empat Lawang membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menjamin hak dasar masyarakat dalam bidang kesehatan.

    Keputusan Bupati dan Wakil Bupati yang rela mengorbankan fasilitas dinas demi kesehatan rakyat patut diapresiasi sebagai wujud nyata kepemimpinan yang pro-rakyat dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(RDP)

  • Peringati G30S/PKI, Bupati Empat Lawang Ajak Generasi Muda Untuk Tidak Lupakan Sejarah & Dan Lebih Cinta Pancasila

    Peringati G30S/PKI, Bupati Empat Lawang Ajak Generasi Muda Untuk Tidak Lupakan Sejarah & Dan Lebih Cinta Pancasila

    EMPAT LAWANG – Upacara peringatan sejarah bangsa berlangsung khidmat di Kabupaten Empat Lawang, dipimpin langsung oleh Bupati Dr. H. Joncik Muhammad.

    Dalam amanatnya, Joncik menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh melupakan sejarah kelam, khususnya pengkhianatan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui tragedi G30S.

    “Dalam perjalanan bangsa, pernah terjadi pengkhianatan oleh PKI yang kita kenal dalam sejarah peristiwa G30S. Itu bagian dari sejarah yang harus kita ketahui.

    Bung Karno pernah mengatakan, Jas Merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah. Pancasila selalu menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun dari luar,” tegas Joncik.

    Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menanamkan kecintaan pada Pancasila dan memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Terlebih, generasi muda saat ini menghadapi tantangan arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.

    “Anak-anak muda harus paham, yang bisa menyatukan kita adalah Pancasila. Mereka harus belajar sejarah, memahami peristiwa penting, termasuk pengkhianatan PKI melalui G30S. Dengan begitu, mereka akan semakin cinta pada Pancasila dan NKRI,” tambahnya.

    Bupati Joncik juga menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah.

    Nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan harus terus diwariskan kepada generasi penerus agar tidak mudah tergerus pengaruh negatif dari luar.

    “Insya Allah, bangsa ini akan makin maju dengan energi negara, energi Pancasila,” tutupnya.(RED)