Penulis: seputar redaksi

  • Rudapaksa Pelajar SMP, Pria Di Musi Rawas Dibekuk Aparat

    Rudapaksa Pelajar SMP, Pria Di Musi Rawas Dibekuk Aparat

    SEPUTARTV.COM, MUSI RAWAS – Unit PPA Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) berhasil mengamankan seorang pria berinisial FA (19), warga Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Tersangka ditangkap di Desa Sukarejo, Kecamatan STL Ulu Terawas, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

    FA diamankan atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, korban diketahui masih berstatus pelajar SMP berusia 14 tahun (sebut saja Bunga).

    Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K, S.I.K, M.Si, didampingi Kanit Pidum Ipda Novra Robialda, S.IP, M.H, membenarkan penangkapan tersebut.

    “Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/185/VII/2025/SPKT/Polres Mura/Sumsel, tanggal 28 Juli 2025, kami melakukan penangkapan terhadap tersangka FA karena diduga melakukan tindak pidana rudapaksa terhadap anak di bawah umur,” jelas Kasat Reskrim, Selasa (21/10/2025).

    Dari hasil penyelidikan, peristiwa tersebut terjadi dua kali di waktu dan tempat berbeda. Kejadian pertama terjadi pada Jumat (27/6/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban yang saat itu diajak oleh temannya berinisial NT (14) untuk nongkrong, dijemput oleh FA dan justru dibawa ke jalan setapak di Desa Wonokerto. Di lokasi tersebut, tersangka melakukan tindakan asusila terhadap korban.

    Beberapa hari kemudian, Sabtu (28/6/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, tersangka kembali bertemu dengan korban dan mengajaknya ke Desa Leban Jaya. Di sebuah pondok kolam ikan di wilayah tersebut, tersangka kembali melakukan perbuatan yang sama.

    Perbuatan tersangka akhirnya terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya, SR, pada Selasa (1/7/2025). Pihak keluarga yang tidak terima kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Musi Rawas.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Unit PPA yang dipimpin Kanit Pidum langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka di Desa Sukarejo tanpa perlawanan.

    “Tersangka telah mengakui perbuatannya dan kini ditahan di Mapolres Musi Rawas untuk proses hukum lebih lanjut. Terhadap tersangka kami terapkan Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,” tutup Kasat Reskrim.

    Sesuai ketentuan pasal tersebut, pelaku diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun, serta denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

    Apabila terbukti terdapat unsur pemberatan, seperti dilakukan berulang kali atau menyebabkan trauma berat pada korban, ancaman hukuman dapat ditambah hingga sepertiga dari hukuman maksimal.(RED)

  • Ketua DPRD Empat Lawang Tinjau Langsung Ambruknya Jalan Lintas Provinsi

    Ketua DPRD Empat Lawang Tinjau Langsung Ambruknya Jalan Lintas Provinsi

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, Darli.,SH meninjau langsung ambruknya Jalan penghubung Lintas provinsi diKecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatra Selatan, Selasa,21/10/2025.

    Ambruknya Jalan atau tersebut, disebapkan curah hujan yang itensitas tinggi sejak Senin malam 20 Oktober 2025, sehingga mengakibatkan jalan lintas provinsi tersebut ambruk.

    Ketua DPRD Empat Lawang, Darli S.H dan Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad bersama OPD melakukan peninjauan langsung dilokasi Ambruk-nya Jalan Lintas yang menghubungkan Kabupaten Empat Lawang Sumatera selatan dan Provinsi Bengkulu, tepatnya di perbatasan Desa Sawah dan Desa Seleman Ulu lumpuh total.

    Akibat peristiwa tersebut mengakibatkan penguna jalan terhambat, padahal Jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama lintas Kabupaten dan Kota, ataupun Provinsi.

    Darli juga sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, ter khusus Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Selatan, Tim teknis UPTD Lahat, Bupati Empat Lawang yang juga turun langsung tinjau kelokasi, bersama OPD, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, Perhubungan, Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa, Masyarakat dari Kabupaten Empat Lawang, telah sigap untuk membantu kebaikan jalan tersebut“ungkap Ketua DPRD Empat Lawang. (RTS)

  • Bupati Empat Lawang Kunjungi Keluarga Korban Longsor di Desa Niur

    Bupati Empat Lawang Kunjungi Keluarga Korban Longsor di Desa Niur

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang Dr. H.Joncik Muhammad ,S.Si.,S.H.,M.M.,M.H. didampingi Dinas Sosial Empat Lawang, dan Prokopimda, Camat Muara Pinang, Kapolsek Muara Pinang, Kepala Desa Desa Niur, bersilaturahmi ke rumah keluarga Bapak Zukman di Desa Niur, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Selasa, (21/10/2025).

    Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kepada masyarakat yang mengalami musibah longsor . Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joncik Muhammad memastikan bahwa santunan dari Pemkab Empat Lawang telah disalurkan dan diterima langsung oleh pihak keluarga korban.

    Bupati Joncik Muhammad menyampaikan harapannya agar santunan tersebut dapat menjadi bentuk dukungan moral dan meringankan beban keluarga musibah.

    “Semoga keluarga bisa di beri ketabahan dalam menghadapi musibah longsor ini. Pemerintah daerah akan terus hadir untuk masyarakat, terutama saat menghadapi masa-masa sulit,” tuturnya.

    Harapan Bupati Joncik Muhammad, kepada masyarakat Empat Lawang di saat musim hujan saat ini, tetap jaga Kesehatan, Keselamatan dan tetap waspada bagi masyarakat yang menempatti rumah pada titik yang rawan longsor dan banjir. Tutupnya(RTS)

  • Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad meninjau langsung jalan lintas provinsi di antara Desa Seleman Ulu dan Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang yang amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan akibat diterjang hujan dengqn itensitas tinggi, Selasa (21/10/2025)

    Jalan vital penghubung antar kabupaten dan kota ini amblas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Empat Lawang sejak Senin malam.

    Dalam tinjauannya, Bupati Joncik menyebut ruas jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama yang sangat vital bagi masyarakat. Putusnya jalan di kawasan Nyawangan, Jeramba Ayek Kinang itu menyebabkan akses Empat Lawang–Pagaralam lumpuh total.

    “Jalan ini sangat penting karena menjadi penghubung antar desa bahkan antar kabupaten dan kota. Alhamdulillah masih ada jalan alternatif yang saya bangun lima tahun lalu. Tapi jalurnya kecil, kendaraan besar seperti truk tidak bisa lewat,” ujar Joncik di lokasi kejadian.

    Meski begitu, Bupati Empat Lawang memastikan penanganan darurat segera dilakukan. Ia mengungkapkan bahwa Gubernur Sumatera Selatan telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumsel untuk turun ke lapangan dan mengambil langkah cepat guna menghubungkan kembali dua daerah tersebut.

    Saya sudah dapat laporan dari Kadis PUPR Provinsi, mereka akan membangun jembatan bailey sementara. Peralatan dan perlengkapan sudah dikondisikan ke lokasi. Bahkan, menurut laporan terakhir, perbaikan permanen akan dialokasikan dalam anggaran tahun 2026. Namun, kalau bisa, saya berharap bisa dimasukkan ke Bangub tahun 2025 ini,” jelasnya.

    Joncik juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Gubernur dan tim teknis UPTD Lahat yang langsung turun meninjau lokasi bersama OPD terkait dari Kabupaten Empat Lawang.

    “Terima kasih kepada Pak Gubernur atas tanggapan cepatnya, juga UPTD Lahat, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, Perhubungan, dan Pemerintah Kecamatan Muara Pinang serta kepala desa yang sigap membantu masyarakat. Mudah-mudahan ada hikmah di balik musibah ini,” tutupnya.(RTS)

  • Diterjang Hujan Deras, Jalan Lintas Provinsi Amblas, Akses Pagaralam-Bengkulu Terputus

    Diterjang Hujan Deras, Jalan Lintas Provinsi Amblas, Akses Pagaralam-Bengkulu Terputus

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Empat Lawang pada Senin malam (20/10/2025) menyebabkan jalan lintas provinsi di antara Desa Seleman Ulu dan Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

    Peristiwa ini terjadi akibat debit air sungai yang meningkat tajam, sehingga gorong-gorong di bawah jalan runtuh dan menyeret sebagian badan jalan. Akibatnya, akses penghubung antara Pagaralam dan Bengkulu untuk sementara terputus total.

    Selain merusak infrastruktur jalan, luapan air juga membanjiri puluhan rumah warga di sekitar lokasi dengan ketinggian air mencapai setinggi betis orang dewasa. Warga yang terdampak tampak sibuk mengamankan barang-barang berharga dan membersihkan rumah mereka dari lumpur yang terbawa arus.

    Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah. Aktivitas warga dan arus lalu lintas antar provinsi kini terhenti, sementara pengendara dari arah Pagaralam maupun Bengkulu terpaksa mencari jalur alternatif.

    Warga berharap agar pemerintah dan dinas terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat, ekonomi, serta distribusi barang antarwilayah.

    “Kami berharap segera ada perbaikan darurat. Jalan ini satu-satunya penghubung utama ke Bengkulu. Kalau dibiarkan lama, aktivitas warga lumpuh total,” ujar salah satu warga Desa Seleman Ulu dengan nada khawatir.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah dan BPBD Empat Lawang masih melakukan pendataan dan upaya awal penanganan di lapangan. Diharapkan perbaikan sementara segera dilakukan agar akses transportasi kembali normal.(RDP)