Penulis: seputar redaksi

  • DPD PAN Empat Lawang Gelar Musda Serentak se-Sumsel: “PAN Terdepan Bantu Rakyat”

    DPD PAN Empat Lawang Gelar Musda Serentak se-Sumsel: “PAN Terdepan Bantu Rakyat”

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Empat Lawang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) serentak se-Sumatera Selatan dengan tema “PAN Terdepan Bantu Rakyat”, pada Sabtu (8/11).

    Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Kito, Kabupaten Empat Lawang, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Empat Lawang, Darli, yang juga merupakan salah satu kader senior PAN di daerah tersebut.

    Musda secara resmi dibuka melalui pertemuan virtual (Zoom Meeting) oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPW PAN Sumatera Selatan, Joncik Muhammad, serta seluruh kader dan pengurus PAN dari berbagai wilayah di Provinsi Sumatera Selatan.

    Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya peran kader PAN untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat dan membantu rakyat, bukan sekadar menjadikan hal itu sebagai slogan.

    “Kader PAN harus turun langsung dan menjadi solusi bagi masyarakat. Jangan hanya menjadikan bantuan kepada rakyat sebagai semboyan, tapi wujudkan dalam tindakan nyata,” tegas Zulkifli dalam sambutannya.

    Sementara itu, Ketua DPD PAN Empat Lawang, Darli, menyampaikan bahwa program prioritas DPD ke depan akan selaras dengan arahan Ketua Umum PAN, terutama yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    “Program prioritas kami adalah sesuai dengan arahan Ketum PAN, bahwa setiap kepentingan rakyat akan kami serap dan jadikan masukan dalam penyusunan program prioritas. Kami ingin PAN benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Darli.

    Dalam Musda tersebut, juga dibahas rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PAN yang menetapkan kembali Darli sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Empat Lawang pada periode berikutnya. Setelah Dewan Pengurus melemparkan pertanyaan terkait penetapan tersebut kepada seluruh peserta Musda, secara aklamasi seluruh peserta menyatakan sepakat untuk kembali mempercayakan kepemimpinan DPD PAN kepada Darli.

    Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda sidang pleno yang membahas berbagai program kerja serta strategi partai untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan peran PAN di tingkat daerah.

    Musda ini diharapkan dapat mempererat solidaritas antar-kader dan memperkuat komitmen PAN untuk terus hadir sebagai partai yang berpihak pada kepentingan rakyat. (RED/ADV)

  • Sukseskan PEDA KTNA Empat Lawang, Joncik Muhammad: Ini bentuk Komitmen Menuju Pertanian Modern Berbasis Teknologi

    Sukseskan PEDA KTNA Empat Lawang, Joncik Muhammad: Ini bentuk Komitmen Menuju Pertanian Modern Berbasis Teknologi

    EMPAT LAWANG, seputar tv.com – Ajang bergengsi SE Sumatera Selatan, Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) di adakan  di Empat Lawang tahun ini. Kegiatan ini dikhususkan bagi para petani dan nelayan dan turut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Kapolda Sumsel, Irjen Andi Rian yang turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara tersebut.

    Bupati Empat Lawang,  Joncik Muhammad   menyampaikan bahwa PEDA KTNA bukan sekadar ajang rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan bertukar pengetahuan antarpetani dan nelayan se-Sumatera Selatan.

    “PEDA KTNA ini menjadi wadah berbagi ilmu, inovasi, dan teknologi antarpetani serta nelayan. Tahun ini kita mengangkat tema Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan, karena swasembada pangan adalah simbol kemandirian dan ketahanan nasional,” katanya kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

    Menurutnya, transformasi teknologi merupakan kunci utama modernisasi sektor pertanian di era industri sekarang. Ia menegaskan, sektor pertanian telah menjadi salah satu fokus utama dalam visi Empat Lawang Madani.

    Kata Joncik Kabupaten Empat Lawang kini telah mencapai surplus benih melalui program Mandiri Benih Tanaman Pangan. Kabupaten ini bahkan menjadi penerima bantuan benih terbesar di Sumatera Selatan  dengan cakupan lahan mencapai 233 hektare dan 11 kelompok penangkar aktif di lima kecamatan.

    “Pada tahun 2024, produksi benih padi unggul kita mencapai 684 ton, dan terus berlanjut secara swadaya hingga tahun 2025. Empat Lawang siap menjadi sentra produksi benih unggul di Sumatera Selatan,” ungkapnya.

    Selain itu, Joncik juga menegaskan pentingnya peran KTNA sebagai wadah strategis yang mempersatukan petani, nelayan, dan pelaku agribisnis.

    “KTNA adalah lokomotif inovasi, wadah komunikasi dan kolaborasi yang memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” jelasnya.

    Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, seraya berharap agar PEDA KTNA menjadi momentum kebangkitan pertanian berbasis teknologi menuju Empat Lawang Madani.

    Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam sambutannya menilai pelaksanaan PEDA KTNA di Empat Lawang merupakan kehormatan besar sekaligus pembuktian bahwa daerah ini memiliki potensi pertanian yang luar biasa.

    “Ini bukan hanya marwah bagi Kabupaten Empat Lawang, tapi juga kehormatan bagi seluruh petani Sumatera Selatan. Petani Empat Lawang kini bukan hanya petani tradisional, tapi petani modern yang berjiwa entrepreneur*,ujar Deru.

    Ia mencontohkan, salah satu komoditas unggulan Empat Lawang adalah durian yang memiliki keanekaragaman varietas serta kualitas unggul di tingkat provinsi.

    Herman Deru juga menegaskan bahwa KTNA adalah mitra strategis pemerintah yang memiliki pemikiran brilian dan sumber daya manusia unggul di sektor pertanian. Namun, menurutnya, dukungan pemerintah tetap menjadi faktor penting untuk mendorong peran KTNA agar lebih maksimal.

    “Saya mengajak seluruh bupati dan wali kota di Sumsel untuk bersama menggandeng potensi besar yang dimiliki KTNA. Ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi wadah pengembangan ilmu dan peningkatan kapasitas petani-nelayan melalui pelatihan dan kursus,” tegasnya.

    Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PEDA KTNA di Empat Lawang diharapkan mampu melahirkan petani dan nelayan modern yang tangguh, berdaya saing, dan menjadi penggerak utama kemandirian pangan di Sumatera Selatan.(RED)

  • Dalang Curanmor di Taba Jemekeh Ditangkap, Polres Lubuk Linggau Ungkap Peran Otak Aksi

    Dalang Curanmor di Taba Jemekeh Ditangkap, Polres Lubuk Linggau Ungkap Peran Otak Aksi

    LUBUK LINGGAU, seputartv.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lubuk Linggau kembali menunjukkan kesigapan dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Setelah lebih dulu mengamankan satu pelaku, Tim Macan Linggau akhirnya berhasil meringkus otak di balik aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di sebuah rumah kos di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I.

    Pelaku utama berinisial H (22), seorang buruh asal Jalan Gong Mas, Kelurahan Belalau I, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, ditangkap pada Jumat (31/10/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah kos di kawasan Jalan Durian II.

    Kasus ini bermula pada Sabtu, 25 Oktober 2025, saat korban Tri Mujoyo meninggalkan kosnya untuk pulang ke Musi Rawas Utara. Kos yang ditinggal tanpa penghuni itu dimanfaatkan oleh H dan rekannya, RIB (21), untuk melancarkan aksi pencurian sepeda motor Yamaha Mio milik korban yang ditaksir bernilai sekitar Rp5 juta.

    Tim Macan Unit Pidum yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Kurniawan Azwar bersama Kanit Pidum IPDA Suwarno sebelumnya telah menangkap RIB pada Kamis (30/10/2025) pukul 05.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap RIB, polisi kemudian mengembangkan penyelidikan hingga mengarah kepada H sebagai dalang utama.

    Saat dilakukan penangkapan, H tidak melakukan perlawanan. Ia mengakui perannya sebagai perencana dan pelaku yang merusak gembok kos menggunakan obeng sebelum membawa kabur motor bersama rekannya.

    Kasat Reskrim AKP Kurniawan Azwar, mewakili Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat anggota di lapangan serta dukungan informasi dari masyarakat.

    “Dengan tertangkapnya kedua pelaku, kasus curanmor ini dinyatakan tuntas. Mereka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah meresahkan warga,” tegas AKP Kurniawan.

    Kedua tersangka kini telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (RED)

  • Rapat Koordinasi Dinas Pertanian dengan Pelaku Usaha Homestay untuk Peserta PEDA XVI KTNA

    Rapat Koordinasi Dinas Pertanian dengan Pelaku Usaha Homestay untuk Peserta PEDA XVI KTNA



    EMPAT LAWANG, seputartv.com — Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat koordinasi bersama Ketua KTNA dan para pelaku usaha homestay dalam rangka persiapan penyambutan peserta Pekan Daerah (PEDA) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA). Rapat berlangsung di ruang Aula Hotel Kito, dan dihadiri oleh sejumlah pemilik homestay dari berbagai wilayah sekitar lokasi kegiatan.

    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Hendra rezi, yang menyampaikan pentingnya peran pelaku usaha homestay dalam mendukung kelancaran pelaksanaan PEDA. Dalam arahannya, beliau menekankan agar seluruh pihak dapat menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.

    “PEDA ini bukan hanya ajang pertanian, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata dan keramahan masyarakat kita. Karena itu, sinergi dengan pelaku homestay menjadi sangat penting,” ujar Hendra.

    Dalam rapat tersebut dibahas beberapa hal penting, antara lain:

    Menjaga keamanan dan kenyamanan yang akan  bekerjasama dengan anggota Kepolisian dan Satpol pp

    Standar pelayanan dan fasilitas yang akan disiapkan bagi peserta PEDA.

    Pembagian wilayah dan jumlah peserta yang akan ditempatkan di masing-masing homestay.

    Koordinasi teknis antara panitia dan pemilik homestay terkait jadwal kedatangan serta kebutuhan konsumsi.

    Adapun dana yang di anggarkan untuk konsumsi peserta ialah Rp.150.000 per orang mencakup makan 3 kali sehari juga termasuk kopi dan teh.


    Para pemilik homestay menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung suksesnya pelaksanaan PEDA. Mereka juga menyampaikan beberapa masukan terkait kebutuhan logistik dan koordinasi lapangan agar pelayanan berjalan lancar.

    Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik, sehingga PEDA XVI KTNA dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu yang datang ke Kabupaten Empat Lawang.(RED)

  • Curi Kelapa Sawit, Pria Di Empat Lawang Tak Berdaya Di Bekuk Petugas

    Curi Kelapa Sawit, Pria Di Empat Lawang Tak Berdaya Di Bekuk Petugas



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian hasil perkebunan kelapa sawit, disertai penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Pengungkapan kasus ini terjadi pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB di area perkebunan PT. First Resources, wilayah BL Desa Batu Lintang, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

    Kejadian bermula saat tim BKO TNI pengamanan perusahaan menerima laporan dari Jonhari, selaku koordinator lapangan PT. First Resources, bahwa ada dua orang diduga sedang melakukan pencurian buah sawit milik perusahaan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKO TNI bersama personel Polsek Ulu Musi yang dipimpin oleh Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri dan Kanit Reskrim IPDA Mohd Yulius segera menuju lokasi kejadian.

    Setibanya di lokasi, petugas menemukan tanda-tanda aktivitas pencurian dan sisa buah sawit hasil curian yang belum sempat diangkut. Tim kemudian melakukan pengintaian. Tidak lama berselang, dua orang pelaku kembali ke lokasi untuk mengambil sisa hasil curian. Petugas pun langsung melakukan penangkapan.

    Saat diamankan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan yang menyebabkan salah satu anggota BKO TNI mengalami luka di bagian kening dan jari tengah kiri. Namun, dengan sigap, petugas berhasil melumpuhkan dan mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti.

    Adapun identitas pelaku masing-masing berinisial (A) 37 tahun, petani, warga Desa Muara Kalangan Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang dan (S) 39 tahun, petani, warga Desa Muara Kalangan, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

    Kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Ulu Musi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan Pasal 107 terkait pencurian hasil perkebunan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, serta Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

    Korban dalam peristiwa ini antara lain pihak PT. First Resources yang diwakili oleh Sumantri (39) selaku Humas perusahaan, serta Sertu Nopan (39), anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Ulu Musi.

    Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri menyampaikan apresiasi atas sinergitas antara Polri dan TNI dalam pengungkapan kasus ini.
    “Kami berterima kasih atas kerja sama rekan-rekan TNI yang turut membantu Polsek Ulu Musi dalam pengamanan dan penangkapan pelaku.

    Sinergitas ini adalah wujud komitmen kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ulu Musi,” ujarnya.

    Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan terkendali, sementara proses hukum terhadap kedua pelaku terus berlanjut.(RED)