Penulis: seputar redaksi

  • Peringati G30S/PKI, Bupati Empat Lawang Ajak Generasi Muda Untuk Tidak Lupakan Sejarah & Dan Lebih Cinta Pancasila

    Peringati G30S/PKI, Bupati Empat Lawang Ajak Generasi Muda Untuk Tidak Lupakan Sejarah & Dan Lebih Cinta Pancasila

    EMPAT LAWANG – Upacara peringatan sejarah bangsa berlangsung khidmat di Kabupaten Empat Lawang, dipimpin langsung oleh Bupati Dr. H. Joncik Muhammad.

    Dalam amanatnya, Joncik menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh melupakan sejarah kelam, khususnya pengkhianatan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui tragedi G30S.

    “Dalam perjalanan bangsa, pernah terjadi pengkhianatan oleh PKI yang kita kenal dalam sejarah peristiwa G30S. Itu bagian dari sejarah yang harus kita ketahui.

    Bung Karno pernah mengatakan, Jas Merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah. Pancasila selalu menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun dari luar,” tegas Joncik.

    Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menanamkan kecintaan pada Pancasila dan memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Terlebih, generasi muda saat ini menghadapi tantangan arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.

    “Anak-anak muda harus paham, yang bisa menyatukan kita adalah Pancasila. Mereka harus belajar sejarah, memahami peristiwa penting, termasuk pengkhianatan PKI melalui G30S. Dengan begitu, mereka akan semakin cinta pada Pancasila dan NKRI,” tambahnya.

    Bupati Joncik juga menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah.

    Nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan harus terus diwariskan kepada generasi penerus agar tidak mudah tergerus pengaruh negatif dari luar.

    “Insya Allah, bangsa ini akan makin maju dengan energi negara, energi Pancasila,” tutupnya.(RED)

  • Bupati Empat Lawang & Kejari Musnahkan Barang Bukti 46 Perkara Tindak Pidana Umum

    Bupati Empat Lawang & Kejari Musnahkan Barang Bukti 46 Perkara Tindak Pidana Umum

    EMPAT LAWANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (INKRACHT), Rabu (1/10/2025).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Empat Lawang, Retno Setyowati, S.H., M.Hum., serta dihadiri Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, Ketua DPRD, Kapolres, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 46 perkara, meliputi perkara narkotika, perkara senjata tajam, serta perkara lainnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Joncik Muhammad, Kapolres Empat Lawang, dan Kepala Kejari turut serta melakukan pemusnahan barang bukti secara simbolis.

    Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad berharap pemusnahan barang bukti tersebut dapat mengundang  semua pihak untuk bersama – sama mencegah tindak kriminalitas, agar dapat menciptakan lingkungan Empat Lawang yang aman dan nyaman.

    “Semoga dengan pemusnahan barang bukti kali ini dapat menjadi pengingat dan mengajak kita bersama – sama untuk mencegah dan menekan tindak kriminalitas. Dan semoga penegakan hukum ini dapat ditegakkan dengan seadil – adilnya,” Ungkap Joncik Muhammad.

    Kajari Empat Lawang Retno Setyowati juga menjelaskan, pemusnahan barang bukti merupakan agenda rutin yang dilakukan lembaga kejaksaan sebagai bentuk pelaksanaan putusan hakim yang sudah berkekuatan hukum tetap.

    “Mari kita jadikan kegiatan pemusnahan barang bukti ini bukan hanya sebagai acara seremonial semata, melainkan juga sebagai pengingat bahwa kita memiliki tugas bersama dalam mencegah dan memberantas tindak pidana umum,” ujar Retno.

    Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh Kepala Kejari, Bupati Empat Lawang, serta Forkopimda.(RJF)

  • Diduga Terlibat Pembuatan Ijazah Palsu, Oknum PPPK dilaporkan ke Polres Empat Lawang

    Diduga Terlibat Pembuatan Ijazah Palsu, Oknum PPPK dilaporkan ke Polres Empat Lawang

    EMPAT LAWANG – Empat orang warga Desa Sugih Waras, Kecamatan Tebing Tinggi, melaporkan PR yang merupakan oknum PPPK ke Mapolres Empat Lawang atas dugaan penipuan dan pemalsuan ijazah Paket C (29/9).

    Laporan ini merupakan kali ketiga mereka mendatangi Polres, dengan membawa empat lembar ijazah yang diduga palsu sebagai barang bukti dan keterangan datadik dari dinas pendidikan.

    Menurut keterangan para korban, mereka diminta membayar uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp3,5 juta hingga Rp7 juta, dengan jumlah keseluruhan mencapai Rp. 28 juta.

    Namun, setelah mendapatkan ijazah banyak terdapat kejanggalan seperti tanda tangan dan cap tiga jari di ijazah padahal para korban belum pernah memberikan tanda tangan atau mengecap tiga jari.

    Ijazah tersebut setelah diperiksa oleh operator Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang, ijazah tersebut diketahui tidak sesuai. Ada ketidaksesuaian antara nama dan nomor induk siswa (NIS) yang tertera di dokumen. Bahkan dua Nomor Induk Siswa tidak terdaftar sebagai peserta sekolah paket C.

    “Kami berharap kasus ini segera diusut dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal dengan apa yang telah diperbuatnya,” kata Usman yang juga diharapkan oleh korban lainnya.

    Pihak kepolisian Polres Empat Lawang diharapkan segera mengusut tuntas laporan pemalsuan ijazah ini, sebab tidak menutup kemungkinan ada puluhan, bahkan ratusan, korban lainnya yang juga dirugikan.(RED)

  • Walikota Pagaralam Instruksikan Dinas PUTR Pemangkasan Pohon Di Kawasan Pasar Nendagung

    Walikota Pagaralam Instruksikan Dinas PUTR Pemangkasan Pohon Di Kawasan Pasar Nendagung

    PAGARALAM, – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam melalukan Dinas PUPR Bidang Tata Ruang terus melakukan optimalisasi penataan Kota, termasuk penataan Pasar salah satunya pasar Nendagung dengan mulai menebang dan memangkas beberapa pohon yang rawan tumbang.

    Kepala Dinas PUPR Deni Novi Herly melalui Kepala Bidang Tata Ruang Titi Merianti mengatakan jika pihaknya telah menerjunkan tim untuk menebang dan memangkas beberapa pohon jenis Terembesi yang rawan roboh dan ambruk karena termakan usia.

    “Selain itu juga hal ini untuk mengantisipasi pohon tersebut dapat menimpa pedagang yang sedang direlokasi karena pasar nendagung yang akan direnovasi dalam waktu dekat ini.”katanya.

    Selain itu sambung Titi giat ini kita lakukan untuk mendukung program Wali Kota Pagar Alam untuk menata kota lebih baik, terutama penataan pohon yang mengganggu dan dianggap membahayakan masyarakat dengan pengendara.

    “Harapan Wali Kota dengan ditebang dan di pangkasnya pohon dikawasan tersebut para pedagang yang direlokasi dapat nyaman dan aman untuk berjualan s lama pasar Nendagung di Renovasi.”pungkasnya.(RTA)

  • Aklamasi, DR H.Joncik Muhamad Kembali Terpilih Sebagai Ketua PGRI Empat Lawang 2025 – 2030

    Aklamasi, DR H.Joncik Muhamad Kembali Terpilih Sebagai Ketua PGRI Empat Lawang 2025 – 2030

    EMPAT LAWANG – DR H.Joncik Muhammad, S.Si, SH, MM, MH kembali dipercaya menjadi Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang Periode XXIII Masa Bhakti 2025 – 2030.

    Pelaksanaan Konferensi Daerah PGRI Kabupaten Empat Lawang Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung SMP Negeri 2 Tebing Tinggi dengan dihadiri oleh seluruh Pengurus Cabang PGRI se-kabupaten Empat Lawang, selama dua hari mulai tanggal 29 – 30 September 2025.

    Dalam rapat pleno pertama konferensi daerah terpantau, seluruh utusan Pengurus Cabang PGRI Se-kabupaten Empat Lawang dari sepuluh kecamatan menyampaikan pendapat dan keinginannya agar DR H.Joncik Muhammad kembali menjadi Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang Periode XXIII Masa Bhakti 2025 – 2030.

    Setelah mendengar usulan dan keinginan secara aklamasi dari seluruh peserta konferensi, akhirnya rapat pleno kedua yang di pimpin langsung oleh Pengurus PGRI Propinsi Sumatera Selatan, mengesahkan DR H.Joncik Muhammad, S.Si, SH, MM, MH sebagai Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang Periode XXIII Masa Bhakti 2025 – 2030.

    Pembukaan Konferensi PGRI Kabupaten Empat Lawang sendiri dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Empat Lawang Arifa’i, SH, Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin dan segenap OPD Empat Lawang.

    Sementara itu, Pengurus PGRI Propinsi Sumatera Selatan tampak hadir Sekretaris Umum PGRI Sumsel Drs.Hery Amirul, MM dan Wakil Ketua II PGRI Sumsel Syahrial S.Pd, M.Si.(RED)