Tak Mau Tanggung Jawab Usai Hamili Pacarnya, Pemuda Ini Tega Racuni Sang Pacar Hingga Tewas



OGAN ILIR, seputartv com – Remaja di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berinisial SI (18) yang membunuh pacarnya YU (29) sudah ditangkap. Ternyata, motifnya pelaku tidak mau tanggung jawab karena korban hamil tiga bulan.
Kasat Reskrim Polres Ogan llir AKP Muklis mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan, terungkap bahwa motif dari pembunuhan tersebut karena korban hamil dan pelaku tidak mau bertanggung jawab.

“(Motif?) Korban hamil, jadi dia tidak mau tanggung jawab. Sekitar tiga bulan (kandungnya),” katanya, Selasa (16/6/2026).

Korban tewas setelah pelaku memberikan racun ke dalam minuman korban, setelah korban dalam kondisi lemas. Pelaku menggantung korban di perkebunan karet dengan dalih korban bunuh diri.

“Posisinya perempuan ini (korban) pacaran sama pelaku, ya ada hubungan asmara,” ujarnya.

Setelah menggantung korban di area perkebunan karet, pelaku membawa kabur sepeda motor dan handphone miliknya. Pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian kurang dari 1×24 di Kabupaten Muara Enim.

Akibat perbuatannya pelaku terancam dijerat dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

“Ancaman hukumannya pidana penjara 20 tahun,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang wanita di Kabupaten Ogan Ilir, berinisial YU (29) ditemukan tewas tergantung, setelah dibunuh oleh pecarnya SI (18). Ternyata korban tewas setelah diracun, kemudian digantung oleh pelaku untuk menutupi aksi pembunuhan.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada pihak kepolisian, pelaku telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Dimana pelaku telah mencampurkan racun rumput ke dalam minuman korban.

Setelah korban dalam kondisi lemas, pelaku kemudian menggantung korban di pohon yang berada di kawasan kebun karet tersebut dan langsung melarikan diri.

Korban ditemukan tewas tergantung di kawasan kebun karet dekat areal PT BSP, Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Kamis (11/6/2026) pagi.(Red)

Komentar

Tinggalkan komentar