Bulan: Mei 2026

  • Afri Dwi Firdinanda Resmi Jabat Ketua AMKI Empat Lawang

    Afri Dwi Firdinanda Resmi Jabat Ketua AMKI Empat Lawang

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Afri Dwi Firdinanda atau lebih dikenal dengan panggilan Nanda, resmi di percaya menjabat sebagai ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Empat Lawang.

    Pelantikan Pengurus AMKI Kabupaten / Kota se-Sumatera Selatan dilakukan di Kota Palembang pada beberapa waktu yang lalu, termasuk Pengurus AMKI Kabupaten Empat Lawang.

    Ketua AMKI Kabupaten Empat Lawang Afri Dwi Firdinanda menyebut, pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan menjadi momentum penting bagi media lokal di Kabupaten Empat Lawang untuk memperkuat kualitas dan daya saing di tengah perkembangan dunia digital yang semakin pesat.

    Menurut Afri, keberadaan organisasi media saat ini sangat dibutuhkan sebagai ruang kolaborasi sekaligus wadah memperkuat profesionalisme insan pers daerah khususnya di Kabupaten Empat Lawang.

    ” Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi akan tetapi menjadi ruang bersama bagi media-media lokal untuk saling menguatkan, meningkatkan profesionalisme, dan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman,” ujar Afri.

    Ditambahkannya, tantangan media saat ini tidak mudah, terutama di tengah persaingan informasi yang sangat cepat dan deras di media sosial. Karena itu menurutnya, media harus tetap menjaga kualitas informasi dan kepercayaan publik.

    ” Media hari ini dituntut cepat, tapi juga harus tetap akurat dan berintegritas. Itu yang harus terus dijaga. Kehadiran AMKI diharapkan bisa menjadi wadah untuk memperkuat kualitas media dan solidaritas antar pengelola media,” Imbuhnya.

    Lebih lanjut, Afri mengatakan media lokal di Empat Lawang tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan teknologi informasi yang terus berubah.

    Media daerah harus mampu berkembang, memperkuat kualitas pemberitaan, dan mampu bersaing tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik.

    ” Media lokal di Empat Lawang harus bisa bersaing. Bukan hanya cepat menyampaikan informasi, tapi juga harus mampu menjaga kualitas berita dan kepercayaan masyarakat. Kehadiran AMKI diharapkan bisa menjadi wadah untuk memperkuat kualitas media dan solidaritas antarpengelola media,” jelasnya.

    Afri pun menilai, keberadaan AMKI dapat menjadi ruang bersama bagi media-media di Empat Lawang untuk memperkuat solidaritas, membangun komunikasi antar pengelola media, hingga menciptakan kolaborasi yang sehat dalam dunia pers daerah.

    Ia pun berharap, AMKI mampu menjadi organisasi yang aktif membangun komunikasi dengan berbagai pihak tanpa meninggalkan independensi pers.

    “Kita ingin AMKI menjadi organisasi yang sehat, aktif, dan benar-benar memberi manfaat bagi insan media. Kolaborasi penting, tapi independensi juga harus tetap dijaga,”  tutupnya.(Red)

  • Diduga Lecehkan Santrinya, Pemilik Ponpes Diamankan Aparat Polres Musi Rawas

    Diduga Lecehkan Santrinya, Pemilik Ponpes Diamankan Aparat Polres Musi Rawas

    MUSI RAWAS, seputartv.com – Seorang pemilik pondok pesantren (ponpes) di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berinisial FI diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang santriwati berinisial DI (17).

    Kasus tersebut terungkap usai orang tua korban melapor ke pihak berwajib. Saat ini perkara tersebut tengah ditangani Satreskrim Polres Musi Rawas.

    Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Redho Agus Suhendra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga beberapa kali melakukan perbuatan asusila terhadap korban yang masih di bawah umur.

    “Lokasi kejadian berada di kawasan kebun sawit Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, namun waktunya berbeda-beda,” ujar Redho, Kamis (21/5/2026).

    Menurut polisi, kejadian terakhir diduga terjadi pada awal Mei 2026 saat korban diajak ke kebun milik tersangka dengan alasan praktik kerja lapangan.

    “Korban diajak ke kebun lalu dibawa ke pinggir sungai dengan alasan memancing. Saat hanya berdua, diduga terjadi perbuatan tersebut,” jelasnya.

    Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang merupakan teman korban. Dari hasil pemeriksaan, saksi membenarkan korban sempat berduaan dengan tersangka di lokasi kejadian.

    Kasus ini dilaporkan keluarga korban pada 12 Mei 2026. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan serta visum terhadap korban.

    “Ketika dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya dan langsung diamankan di Polres Musi Rawas,” ungkap Redho.

    Saat ini tersangka masih menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kasus tersebut guna memastikan ada atau tidaknya korban lain. (Yan)

  • Kembali Satu Orang Terduga Pelaku Penembakan Di Musi Rawas Menyerahkan Diri Ke Polisi

    Kembali Satu Orang Terduga Pelaku Penembakan Di Musi Rawas Menyerahkan Diri Ke Polisi

    MUSI RAWAS, seputartv.com – Tim Satreskrim Polres Musi Rawas kembali berhasil mengamankan satu dari lima terduga pelaku penembakan yang terjadi di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Terduga pelaku berinisial HS (46) menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kasus yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

    Sebelumnya, empat terduga pelaku lainnya telah lebih dahulu diamankan oleh Tim Gabungan Polda Sumsel, Polsek Muara Lakitan, serta Tim Satreskrim Polres Musi Rawas beberapa hari lalu. Dengan menyerahkan dirinya HS, maka total lima orang terduga pelaku kini telah berada dalam pengamanan pihak kepolisian.

    Berdasarkan pantauan awak media pada Kamis (21/05/2026), HS terlihat digelandang oleh anggota Unit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terduga pelaku tampak lesu saat memasuki ruang pemeriksaan guna dimintai keterangan oleh penyidik.

    Kasus penembakan yang terjadi di Desa Semeteh tersebut sebelumnya sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap dan mengamankan para terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait motif penembakan serta peran masing-masing terduga pelaku. Penyidik juga masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi guna melengkapi proses hukum yang sedang berjalan.

    Belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Musi Rawas mengenai detail kronologi kejadian maupun peran spesifik dari masing-masing terduga pelaku dalam aksi penembakan tersebut. Polisi memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Masyarakat Desa Semeteh berharap kasus ini dapat segera terungkap secara terang benderang dan seluruh pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Situasi di wilayah tersebut saat ini terpantau mulai kondusif dengan adanya pengamanan dan pengawasan dari aparat kepolisian. (Tom)

  • Bupati Himbau Warga Waspada Banjir dan Longsor, BPBD Empat Lawang Siaga Satu

    Bupati Himbau Warga Waspada Banjir dan Longsor, BPBD Empat Lawang Siaga Satu

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Empat Lawang membuat sejumlah sungai mengalami peningkatan debit air dan memunculkan ancaman longsor di beberapa titik rawan. Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten bergerak cepat dengan menetapkan kesiapsiagaan penuh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    Bupati Joncik Muhammad meminta seluruh jajaran terkait untuk memperkuat pemantauan lapangan, terutama di kawasan bantaran sungai dan daerah perbukitan yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

    BPBD Kabupaten Empat Lawang kini disiagakan selama 24 jam guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun tanah longsor. Tim gabungan bersama aparat kecamatan hingga perangkat desa juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

    Pemerintah daerah turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim hujan berlangsung. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diminta tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai ketika debit air meningkat drastis.

    Selain itu, masyarakat yang menetap di kawasan lereng dan perbukitan diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan, longsoran kecil, atau kondisi tanah yang mulai labil.

    Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang Zulfitri menyampaikan bahwa seluruh personel, perlengkapan evakuasi, hingga kebutuhan logistik darurat telah dipersiapkan sesuai instruksi pimpinan daerah.

    Di sejumlah lokasi, genangan air mulai terlihat memasuki kawasan permukiman warga akibat meluapnya sungai setelah hujan turun dalam durasi cukup lama. Kondisi tersebut ramai diperbincangkan masyarakat melalui berbagai unggahan media sosial.

    Pemkab Empat Lawang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta segera menghubungi posko bencana terdekat apabila membutuhkan bantuan evakuasi ataupun menemukan kondisi yang membahayakan.(Dik)

  • Pohon Roboh tutup Rute Tebing – Pendopo, BPBD Empat Lawang Gerak Cepat

    Pohon Roboh tutup Rute Tebing – Pendopo, BPBD Empat Lawang Gerak Cepat

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Empat Lawang pada Kamis pagi, (21/05/2026), kembali memicu gangguan di jalur transportasi utama. Sebatang pohon berukuran besar dilaporkan roboh dan menutup sebagian ruas jalan penghubung Tebing Tinggi menuju Pendopo.

    Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB itu sempat membuat arus kendaraan tersendat. Jalur tersebut diketahui menjadi akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan sejumlah wilayah aktivitas warga di Empat Lawang.

    Data yang dihimpun dari Pusdalops BPBD Empat Lawang menyebutkan, pohon tumbang dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari. Tingginya intensitas hujan diduga membuat kondisi pohon tidak lagi mampu bertahan hingga akhirnya roboh ke badan jalan.

    Tak lama setelah menerima laporan, tim BPBD Empat Lawang langsung bergerak menuju lokasi. Enam personel diterjunkan untuk melakukan pemotongan batang pohon dan membersihkan material yang menghalangi jalan. Warga sekitar juga terlihat ikut membantu proses evakuasi agar akses kendaraan bisa kembali dibuka.

    Dalam insiden tersebut, sebuah mobil dilaporkan terkena dampak akibat tertimpa bagian pohon yang roboh. Meski demikian, belum ada laporan mengenai korban jiwa.

    Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang, Fero, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Terlebih dalam beberapa hari terakhir hujan dengan durasi cukup panjang masih terjadi di sejumlah wilayah Empat Lawang.

    BPBD juga meminta pengendara untuk mengurangi kecepatan saat melintas di jalur rawan pohon tumbang maupun longsor demi menghindari risiko kecelakaan saat cuaca buruk terjadi. (Dik)