Bulan: Maret 2026

  • Pasca Viralnya Dugaan Telur Palsu Di Tebing Tinggi, Setelah Diperiksa Ternyata Hoax

    Pasca Viralnya Dugaan Telur Palsu Di Tebing Tinggi, Setelah Diperiksa Ternyata Hoax

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Dinas Kesehatan, perwakilan BPOM, Polres Empat Lawang, dan TNI menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ritel modern di Kecamatan Tebing Tinggi, menyusul video viral dugaan penjualan telur palsu, Rabu (04/03/2026).

    Sidak menyasar enam gerai, terdiri atas empat Indomaret dan dua Alfamart. Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti unggahan di media sosial yang menuding salah satu ritel menjual telur tidak asli.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Empat Lawang, Haniran, mengatakan tim telah memeriksa langsung produk telur di seluruh gerai yang didatangi. 

    “Sepanjang pemantauan dan pengecekan sampel yang kami lakukan, tidak ditemukan indikasi telur palsu,” ujarnya di lokasi.

    Meski demikian, tim menemukan sejumlah produk yang secara kualitas dinilai kurang layak pajang, seperti produk makanan yang kempot dan beberapa komoditas segar yang mengalami kebocoran kemasan. Produk-produk tersebut langsung diminta untuk ditarik dan tidak diperjualbelikan.

    Kanit Pidsus Polres Empat Lawang, Ipda Dedi Alpian, mengatakan pihaknya juga telah berupaya menghubungi pemilik akun pengunggah video viral tersebut untuk klarifikasi, namun belum mendapat tanggapan.

    “Untuk sementara, informasi yang beredar kami nyatakan hoaks. Dalam video itu tidak ditunjukkan struk pembelian maupun identitas toko secara jelas,” kata Dedi.

    Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor jika menemukan dugaan pelanggaran distribusi pangan di wilayah Empat Lawang. (Dik)

  • Polres Empat Lawang Gerebek Gudang Diduga Tempat Penimbunan dan Pengoplos BBM

    Polres Empat Lawang Gerebek Gudang Diduga Tempat Penimbunan dan Pengoplos BBM

    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Tim Unit Pidana Khusus Satuan Reserse Kriminal Polres Empat Lawang berhasil  menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Jalan Pembangunan Talang Banyu Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang pada Rabu (04/03/2026).

    Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di gudang tersebut, saat digerebek dilokasi  polisi menemukan dugaan praktik penimbunan solar subsidi serta pengoplosan minyak putih yang diolah menyerupai Pertalite dan akan diedarkan ke masyarakat.

    Seorang pria berinisial HT (54) yang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di lokasi yang sama kini diamankan petugas, diduga sebagai pihak yang mengelola aktivitas ilegal di gudang tersebut.

    Kanit Pidsus Polres Empat Lawang, Ipda Dedi Alpian, mengatakan polisi menemukan sekitar 4 ton solar bersubsidi di dalam gudang. Selain itu, petugas menyita sekitar 90 liter BBM oplosan yang sudah siap edar dan sekitar 450 liter bahan campuran yang diduga akan diproses menjadi Pertalite palsu.

    “Barang bukti dan terduga pelaku langsung kami bawa ke Polres Empat Lawang untuk pemeriksaan lebih lanjut. BBM ini diduga dipasarkan di wilayah Kabupaten Empat Lawang,” kata Dedi.

    Selain ribuan liter BBM, polisi menyita dua unit kendaraan, puluhan jeriken berisi solar, tiga tedmon, mesin sedot, selang, drum plastik, serbuk pewarna, hingga timbangan dan peralatan lain yang diduga digunakan untuk proses pengoplosan.

    Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta/atau Pasal 54 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

    Ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

    Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam distribusi BBM bersubsidi tersebut. (Dik)

  • Somasi Tak Digubris, PH Dawam Pasang Plang Dilahan Yang Dijual Tanpa Izin

    Somasi Tak Digubris, PH Dawam Pasang Plang Dilahan Yang Dijual Tanpa Izin

    LAHATseputartv.com – Merasa Somasi tak digubris terkait lahan miliknya yang di jual tanpa izin, Dawam, S.H Bin Noer melalui Penasehat Hukumnya Oscar Harris, S.H, M.Kn dan Aditra Merfaiza, S.H dari Kantor Hukum O.A & Partner, kembali melakukan upaya hukum lebih lanjut.

    Setelah melakukan upaya mediasi dan melayangkan surat Somasi ke beberapa pihak terkait sebidang tanah milik Dawam, S.H yang beralamat di Wilayah Desa Kota Raya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dimana lahan tersebut telah di jual oleh seseorang berinisial GSL tanpa sepengetahuan dan izin dari pemiliknya, kini pihak Penasehat Hukum pun melakukan langka hukum lanjutan yakni melakukan pemasangan papan Plang Hak Milik atas nama Dawam, S.H di atas lahan tersebut.

    “Sebagai Kuasa Hukum kita telah melakukan komunikasi dan upaya mediasi kepada para pihak terkait persoalan lahan tersebut namun seiring waktu berjalan terkesan para pihak terkait tidak merespon apa yang telah kita sampaikan, dengan terpaksa langka hukum akan kita tempuh dan dalam beberapa hari kedepan kita akan membuat Laporan Polisi agar kasus ini menjadi terang,” ungkap Oscar Harris, S.H, M.Kn kepada Media ini pada Selasa (03/03/2026).

    Hal senada juga disampaikan oleh Aditra Merfaiza, S.H, seharusnya para pihak dapat duduk bersama dalam upaya mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini namun hingga somasi dilayangkan hingga kini tidak ada etikad baik dari para pihak untuk berkomunikasi.

    “Dengan dilaporkannya kasus ini nantinya, kita berharap kepada aparat kepolisian segera melakukan pemeriksaan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses jual beli lahan ini. Karena lahan milik Klien kami kini telah menjadi milik sebuah perusahaan tambang batubara, artinya tidak menutup kemungkinan lahan ini dalam proses jual belinya melibatkan beberapa orang bahkan oknum pejabat di kabupaten Lahat,” Terang Aditra.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat pemilik lahan bernama Dawam, S.H mendapat kabar bahwa sebidang lahan tanah miliknya yang terletak di wilayah Desa Kota Raya Kabupaten Lahan telah berubah status kepemilikannya sementara ia tidak perna merasa menjual kepada seseorang apalagi kepada pihak perusahaan.

    Setelah ditelusuri ternyata lahan tersebut telah di jual tanpa izin oleh seseorang berinisial GSL yang merupakan orang kepercayaan Dawam, S.H dimana lahan tersebut diamanatkan untuk dikelolah atau bercocok tanam.

    Namun oleh GSL lahan tersebut bukannya dikelolah malah di jual ke seseorang berinisial B melalui perantara seseorang berinisial S, selanjutnya lahan ini kembali di jual oleh B kepada seseorang bernisial SB.

    Setelah lahan ini dikuasai oleh SB, ternyata lahan tersebut diduga kembali di jual kepada pihak perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan yaitu PT. Primanaya Group. (Red)

  • DPW PKB Sumsel dan Banom PKB Gelar “Berkah Ramadhan” Salurkan 150 Paket Sembako

    DPW PKB Sumsel dan Banom PKB Gelar “Berkah Ramadhan” Salurkan 150 Paket Sembako

    PALEMBANG, Seputartv.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Sumatera Selatan bersama Banom PKB diantaranya yakni Panji Bangsa, Garda Bangsa dan PMII Sumsel menggelar kegiatan sosial bertajuk “Beri Berkah Ramadhan” sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dalam rangkaian kegiatan di bulan suci ramadhan.

    Kegiatan yang berlangsung di kota Palembang ini, pihak panitia penyelenggara menyalurkan sebanyak 150 paket sembako yang dibagikan kepada warga.

    Selain menyalurkan ratusan paket sembako, para kader dan Banom juga memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa juga membagikan takjil gratis bagi pengguna jalan yang melintas serta menggelar buka puasa bersama kader dan masyarakat sekitar.

    M.Oktafiansyah anggota DPRD dari Fraksi PKB ketika diwawancarai tim seputartv.com mengatakan, pihaknya bersama para kader dan Banom menyelenggarakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama dalam momentum ramadhan ini.

    “Kami ingin memastikan bahwa PKB benar-benar hadir ditengah masyarakat, kegiatan seperti ini kita lakukan bukan hanya ketika di bulan ramadhan saja akan tetapi berlangsung secara terus menerus di setiap kesempatan yang ada dan kebetulan saat ini adalah momentum yang tepat di bulan ramadhan  untuk kita berbagi sekaligus memperkuat solidaritas sosial antar sesama dan para kader tentunya,” ungkap pria yang kerap di panggil Engga ini pada Senin (02/03/20260).

    Cecep (39) salahsatu warga penerima santunan mengungkapkan terima kasihnya atas kepedulian yang telah dilakukan oleh kader dan Banom PKB Sumsel, menurutnya bukan jumlah nilai yang mereka lihat akan tetapi wujud kepedulian yang mereka rasakan.

    “Sesunggunya kedatangan meraka merupakan sebuah kehormatan bagi kami, apalagi disaat ramadhan seperti ini kader PKB hadir bersilatuhrahmi dan mendengar serta melihat secara langsung apa yang sedang dialami oleh masyarakat bawah seperti kami,” terang Cecep terharu.

    Hal senada juga di sampaikan oleh Bambang (54) warga Bukit Kecil Kota Palembang selaku penerima bantuan, menurutnya kepedulian yang dilakukan oleh kader PKB merupakan sebuah kerja nyata yang menyentuh dan menyapa ke masyarakat secara langsung.

    “Terima kasih tentunya kami ucapkan atas kehadiran saudara ku dari PKB, tentunya kami berharap silatuhrahmi seperti ini akan tetap berlanjut kedepannya dan alhamdullilah bantuan yang diberikan saat ini sangatlah berarti bagi kami semoga menjadi ladang amal bagi yang telah memberi,” ungkap Bambang. (Red)

  • Indomaret di Tebing Tinggi diduga jual telur palsu, Warga Kecewa Minta Pemerintah dan APH Turun !

    Indomaret di Tebing Tinggi diduga jual telur palsu, Warga Kecewa Minta Pemerintah dan APH Turun !



    EMPAT LAWANG, seputartv.com — Warga Kecamatan Tebing Tinggi mendadak dihebohkan dengan beredarnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan telur palsu yang dibeli di salah satu gerai Indomaret wilayah setempat. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Pepi Susande dan langsung menjadi perbincangan masyarakat, Minggu (03/02/2026).

    Dalam video berdurasi 3 menit 54 detik itu, pemilik akun merekam proses saat dirinya membuka telur yang baru dibeli. Ia memperlihatkan kondisi telur yang dinilai tidak wajar. Bagian kuning telur tampak menyerupai karet, sementara putih telur mengeluarkan aroma yang disebut mirip lem.

    Tidak hanya itu, cangkang telur juga terlihat terbelah rapi menjadi dua bagian, sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa telur tersebut bukan telur asli. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan memicu kekhawatiran warga terkait keamanan bahan pangan yang beredar.

    Dalam keterangannya, Pepi Susande menyebut telur tersebut sebagai “telur bodong” dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli kebutuhan pokok, khususnya telur. Ia juga meminta pemerintah daerah serta aparat penegak hukum (APH) segera melakukan pengecekan langsung ke gerai Indomaret di Tebing Tinggi guna memastikan kebenaran dugaan tersebut.

    “Ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai masyarakat dirugikan atau terancam kesehatannya,” ujar warga sekitar

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun pengelola gerai mengenai dugaan tersebut. Masyarakat berharap instansi berwenang segera melakukan uji laboratorium terhadap sampel telur guna memastikan apakah produk tersebut benar palsu atau hanya mengalami kerusakan kualitas.

    Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan distribusi bahan pangan di daerah, agar produk yang beredar tetap aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.