Kategori: Peristiwa

  • Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    EMPAT LAWANG – Peristiwa Laka Lantas terjadi di wilayah Kecamatan Talang Padang pada Rabu malam (27/07/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua unit sepeda motor, yaitu satu sepeda motor Honda Beat Street dan satu unit Yamaha Jupiter.

    Kecelakaan ini terjadi di Jalan Lintas Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang.

    Menurut Plt. Kapolsek Talang Padang IPTU Riyanto, S.E., M.M., kecelakaan ini pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat sekitar yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada anggota piket Polsek Talang Padang.

    “Petugas yang terdiri dari Aipda Buston, Aipda Zulhandi, dan Briptu Dimas Hadi segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan langkah cepat dalam menangani situasi. Sesampainya di lokasi, anggota langsung melakukan pengecekan TKP, pengaturan arus lalu lintas, evakuasi kendaraan yang terlibat, serta menghubungi petugas Piket Laka Lantas guna penanganan lebih lanjut, ” katanya.

    Identitas pengendara dalam kecelakaan ini telah diketahui. Pengemudi sepeda motor Honda Beat Street adalah B remaja berusia sekitar 16 tahun, warga Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang.

    Sementara itu, sepeda motor Yamaha Jupiter dikendarai oleh R, juga berusia sekitar 16 tahun, yang merupakan warga Desa Talang Durian, Kecamatan Talang Padang. Selain itu, terdapat satu korban lainnya, yaitu P remaja berusia 17 tahun asal Desa Talang Padang, Kecamatan Talang Padang.

    Meski belum dirinci secara lengkap mengenai kondisi korban, ketiganya merupakan remaja di bawah umur, sehingga penanganan medis dan pendampingan orang tua maupun pihak sekolah akan menjadi perhatian lanjutan dari pihak kepolisian dan instansi terkait.

    Kegiatan kepolisian yang cepat tanggap dalam menangani insiden ini diapresiasi oleh warga sekitar, karena berhasil mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan lalu lintas lebih lanjut di malam hari.

    Kapolsek Talang Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anaknya yang belum memiliki kelayakan hukum untuk mengendarai kendaraan bermotor.Kecelakaan lalu lintas seperti ini dapat dicegah apabila seluruh pihak mematuhi aturan berlalu lintas serta memastikan keselamatan berkendara menjadi prioritas utama. (RDP)

  • Hantam Pengendara, 2 Pelajar Tewas Ditempat

    Hantam Pengendara, 2 Pelajar Tewas Ditempat

    EMPAT LAWANG – Pelajar dibawah umur di Kabupaten Empat Lawang tewas saat motor yang ia tumpangi menabrak pengendara lainnya. Akibat dari tabrakan maut tersebut 2 orang tewas di tempatPeristiwa itu terjadi di jalan Jati Kelurahan Pendopo, Kecamatan Pendopo tepatnya di depan rumah peninggalan orang tua mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, Minggu (24/08/2025).

    Akibat kecelakaan ini 2 pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, keduanya yakni Muhammad Yunus (67) dan Aldo Valen Pratama (16).

    Sementara itu masing-masing dari penumpang kedua sepeda motor naas tersebut yakni Usman Toha (65) dan Ahmad Pairan Sinari (16) alami luka berat.

    Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Ahmad Yani menyampaikan kecelakaan ini bermula saat sepeda motor yang dikendarai oleh Aldo Valen Pratama dan Ahmad Pairan Sinari hilang kendali sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Muhammad Yunus dan Usman Toha.

    “Sepeda motor merk Yamaha Vixion tanpa nomor polisi datang dari arah pasar Pendopo menuju Tanjung Raman yang dikendarai Aldo Valen Pratama dan Ahmad Pairan Sinari hilang kendali, sehingga masuk kejalur yang berlawanan lalu menabrak sepeda motor yang dikendarai Muhammad Yunus dan Usman Toha merek Yamhaha Nmax lalu terjadilah kecelakaan lalu lintas ini,” ungkapnya.

    Terkini korban yang meninggal dunia di tempat telah dijemput oleh masing-masing pihak keluarga, sementara itu korban yang alami luka berat masih menjalani perawatan di rumah sakit.

    Selain itu untuk barang bukti berupa 2 unit sepeda motor yakni sepeda motor merek Yamaha Nmax dan Yamaha Vixion (tanpa nomor polisi) telah diamankan di oleh Satlantas Polres Empat Lawang. (RD)

  • Kantor Dinas Perkimtan Palembang Dikabarkan Digeledah Kejati Sumsel

    Kantor Dinas Perkimtan Palembang Dikabarkan Digeledah Kejati Sumsel

    PALEMBANG– Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang di Jalan Slamet Riyadi Kuto Palembang dikabarkan digeledah oleh Kejati Sumsel (20/8/2025) dini hari.

    Suasana di perkantoran Dinas Perkimtan Kota Palembang, tampak biasa-biasa saja, dan para pegawai seperti biasa melakukan aktivitas sehari-harinya.

    Tidak ada aktivitas yang aneh, di kawasan perkantoran Perkimtan Kota Palembang. Semuanya berjalan seperti biasa.

    Sejak pagi hingga siang hari ini tidak ada tim dari Kejati Sumsel atau tim lainnya yang datang ke kantor Perkimtan.

    Hanya tampak, beberapa orang yang mengenakan pakaian preman, tampak kontraktor yang sedang membawa berkas proyek mereka.

    “Tidak ada, itu hanya isu saja, kami sebagai pegawai sempat kaget dengan mendengar isu tersebut,” kata salah pegawai yang meminta namanya untuk tidak disebutkan.

    Menurut pegawai, Kadis Perkimtan saat ini sedang mendampingi Walikota Palembang Ratu Dewa dalam melaksanakan rangkaian kegiatan 17 Agustus.

    Sedangkan dari jam masuk kerja, tidak ada pemeriksaan susulan ataupun tanda garis larangan atau lain sebagainya tidak ada yang mencurigakan.

    “Tidak ada apa-apanya, semua biasa-biasa saja, itu hoax,” ujarnya ada-ada saja hanya bikin heboh Dinas Perkimtan.

    Sementara itu, menurut warga sekitar dengan adanya info bahwa ada petugas yang masuk ke kantor Perkimtan semalam memang ada. Namun, warga belum tahu persis asal petugas dari mana.

    “Memang ada, beberapa mobil dan orang yang tidak dikenal. Namun kami tidak tahu dari mana,” ujar warga.

    Dari informasi dihimpun, setidaknya satu mobil operasional milik Tim Pidsus Kejati Sumsel tampak terparkir di halaman depan kantor tersebut.

    Penggeledahan berlangsung secara tertutup dan dijaga ketat petugas keamanan.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai tujuan penggeledahan tersebut.

    Namun informasi yang dihimpun menyebutkan, tim penyidik mengamankan sejumlah berkas dan dokumen penting yang diduga berkaitan dengan penyelidikan atas proyek infrastruktur di lingkungan Dinas Perkimtan.

    Kuat dugaan, penggeledahan ini berkaitan dengan penyelidikan terhadap proyek pembangunan jalan Waskin.

    Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Tinggi Sumsel belum memberikan pernyataan resmi. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, saat dihubungi melalui sambungan telepon, belum memberikan tanggapan. (RJF)

  • Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Di Komplek GBE Tebing Tinggi

    Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 Di Komplek GBE Tebing Tinggi

    EMPAT LAWANG – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 80 Tahun. Warga Komplek Perumahan Graha Bumi Emas (GBE) Mekar Jaya 3A Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang menggelar berbagai kegiatan.

    Berbagai lomba dilaksanakan mulai dari makan kerupuk, Kelereng dalam botol, futsal dan berbagai lomba lainnya.

    Hengki Tomasila selaku Ketua Panitia Acara menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke 80 Tahun dan kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dan sumbangsi dari seluruh warga Komplek Perumahan.

    “Alhamdulillah berkat kerjasama dan kekompakan warga, acara ini dapat terselenggara dengan semangat kemerdekaan. Ini menjadi momentum menjalin silaturahmi antar warga” ungkap Hengki di sela acara. (RED)

  • Wanita Muda Tewas Gantung Diri Dirumah Pacar

    Wanita Muda Tewas Gantung Diri Dirumah Pacar

    OKI – Peristiwa tragis terjadi di Desa Air Rumbai, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 12.45 WIB.

    Seorang wanita berinisial M (21), warga Desa Kebun Sahang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumah pacarnya.

    Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Andi Andry, SH, bersama Kanit Reskrim IPDA Darmulis, SH, dan anggota Polsek Pangkalan Lampam, langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.Setibanya di rumah tersebut, petugas mendapati korban sudah tergeletak di lantai di bagian belakang rumah.Sebelumnya, warga setempat telah menurunkan korban dari posisi gantung diri. Tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.

    Korban saat ditemukan mengenakan sweater abu-abu dan rok abu-abu. Dari hidung korban terlihat mengeluarkan darah, dan kondisi korban sudah tidak bernyawa. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lampam untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Andi Andry, SH, mengatakan bahwa motif dari tindakan korban masih dalam penyelidikan.

    “Kasus ini masih kami dalami untuk mengetahui latar belakang dan penyebab korban nekat melakukan gantung diri,” ujar IPTU Andi Andry. (RES)