MUSIRAWAS, seputartv.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025, pada Selasa (31/03/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas tersebut dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Agenda penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Musi Rawas, yang memandu jalannya sidang secara resmi dan tertib.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Musi Rawas, Suprayitno, hadir mewakili pemerintah daerah untuk mengikuti jalannya rapat paripurna.
Rapat ini membahas secara menyeluruh capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Musi Rawas selama Tahun Anggaran 2025, termasuk realisasi program pembangunan, penggunaan anggaran, serta berbagai indikator keberhasilan yang telah dicapai.
Dipimpinnya rapat secara langsung oleh Ketua DPRD menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. DPRD juga memiliki peran penting dalam memberikan catatan strategis, kritik, dan saran sebagai bahan evaluasi ke depan.
Penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan adanya rapat paripurna ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan kualitas pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Musi Rawas.(YAN)
Kategori: Pemerintahan
-

Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas Dipimpin Langsung Ketua DPRD, Bahas LKPJ 2025
-

PALI Raih Predikat “Sangat Baik” Nasional, Bukti Komitmen Tingkatkan Pelayanan Investasi dan Perizinan
PALI, seputar TV com – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali mencatatkan capaian positif di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten PALI memperoleh penghargaan dengan predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atas penilaian kinerja pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah Tahun 2024.
Penghargaan tersebut menjadi indikator keberhasilan Pemerintah Kabupaten PALI dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik, khususnya pada sektor perizinan dan investasi. Optimalisasi sistem pelayanan terpadu satu pintu dinilai mampu meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat proses perizinan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong reformasi birokrasi berbasis pelayanan. Melalui inovasi pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital, DPMPTSP Kabupaten PALI dinilai mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah.
Bupati PALI, Asgianto, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa pelayanan perizinan yang profesional menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penghargaan dengan predikat ‘Sangat Baik’ ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi juga wujud keseriusan kami dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif,” ujar Asgianto, Kamis (12/2/2026).
Menurut Bupati, kemudahan berusaha dan kepastian pelayanan menjadi faktor strategis dalam menarik investasi yang berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten PALI, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan sistem pelayanan, peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, serta penguatan integrasi layanan digital guna memastikan pelayanan publik semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Ke depan, kami berkomitmen mempertahankan capaian ini sekaligus meningkatkan standar pelayanan publik agar Kabupaten PALI semakin dipercaya sebagai daerah tujuan investasi yang aman, produktif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten PALI untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Dan mempercepat realisasi investasi daerah sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,”pungkasnya. (RAK) -

M.Oktafiansyah Disambut Antusias Warga Di Reses Hari Pertama
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Baru menginjakan kakinya di Pendopo Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan, M.Oktafiansyah, S.T, M.M Anggota DPRD Propinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil VII ini mendapat sambutan meriah warga setempat.
Yang menarik dari Kunjungan kali ini, M.Oktafiansyah tampak datang ke lokasi acara dengan mengendarai sepeda motor.
Tampak Dilokasi warga sontak terkaget – kaget dan kagum melihat kehadiran M.Oktafiansyah secara tiba – tiba tanpa melalui agenda Protokoler yang telah Panitia acara
atur.
“Kaget saya tiba – tiba beliau hadir menggunakan sepeda motor dan berhenti persis disebelah saya duduk dan tanpa sungkan menyalami dan memeluk saya. Luar biasa beliau menyapa warga tanpa melihat siapa kita, ini luar biasa sebagai anak muda yang menempati posisinya sebagai wakil rakyat yang tak segan turun ke lapangan melihat langsung kondisi warga di daerah pemilihannya,” ungkap Panji warga pendopo yang berada di lokasi acara.
Sementara itu Dedi warga lainnya mengungkapkan, kehadiran Anggota DPRD di daerah Pemilihan merupakan sebuah bentuk pengabdian dan tanggungjawabnya kepada masyarakat dimana hadirnya Anggota DPRD ke daerah menjadi jembatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasinya.
Kunjungan Kerja anggota DPRD ini, dalam rangka Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2026 ini berlangsung di Ibukota Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang.
Hadir dalam Acara ini diantaranya, Anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang Dari Partai PKB Mehmed Reza, Camat Pendopo, Utusan Kapolsek Pendopo, Utusan Danramil Pendopo, Kepala RSUD Pratama Pendopo dan berbagai Tokoh Masyarakat dan Agama serta Masyarakat setempat. (Adv)
-

Pendistribusuan Seragam dan Perlatan Gratis ke Pihak Sekolah se- Kota Pagar Alam
PAGARALAM, seputartv com – Usai dilounching langsung oleh Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah. Akhirnya Program unggulan Seragam dan Peralatan Sekolah Gratis untuk Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se Kota Pagar Alam mulai didistrubusikan ke sekolah-sekolah.
Pendistribusian oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pagar Alam ini sudah dimulai sejak dua Pekan lalu.
Kepala Dinas Disdikbud Novi Apriadi SE MM melalui Kabid Pendidikan Dasar Enharudin didampingi Kasi Sapras Andreas Pratama ST MM mengatakan jika pihaknya sudah mulai mendistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Bahkan untuk SMP Se Kota Pagar Alam sudah selesai didistribusikan semua.”ujarnya.
Sambung Enhar, saat ini pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan pendistribusian tersebut tepat waktu, agar semua siswa sudah mulai mengenakan dan menggunakan seragam dan alat sekolah gratis dari program Pemkot Pagar Alam.
“Semoga dalam waktu dekat semua yang terisisa terutama untuk Sekolah SD dapat terealisasi.”ungkapnya.
Yatno salah satu orang tua murid yang sudah menerima bantuan program ini, mengungkapkan apresiasi penuh terhadap program tersebut, karena menurutnya, dengan adanya program Seragam dan Peralatan Gratis Pemkot Pagar Alam tersebut sangat membantu bagi orang tua murid, terutama orang tua murid yang kurang mampu.
“Alhamdulillah, dengan program ini, dapat meringankan orang tua murid untuk biaya sekolah anak. Tentunya kita berharap program ini terus berkelanjutan sehingga kedepan orang tua murid lainya juga ikut merasakan keuntungan dari program ini.”harapnya.
Sementara itu sebelumnya Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengaku merasa sangat bahagia melihat senyum anak-anak dan para orang tua saat menerima bantuan tersebut.
Ia menegaskan bahwa program seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan salah satu dari 14 program prioritas Pemerintah Kota Pagar Alam, sekaligus realisasi janji politik pasangan Ludi–Bertha kepada masyarakat.
“Program ini kami rancang untuk membantu orang tua dan yang paling penting mencegah anak-anak putus sekolah. Kami ingin tidak ada lagi anak Pagar Alam yang berhenti belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” katanya. -

Buah Keseriusan Bangun Pemerintahan yang transparan, Empat Lawang Dapat Penghargaan Komisi Informasi
EMPAT LAWANG, seputartv.com — Kabupaten Empat Lawang berhasil meraih predikat Informatif dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diumumkan oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan. Capaian ini menempatkan Empat Lawang sebagai salah satu pemerintah kabupaten/kota dengan kinerja keterbukaan informasi terbaik di Sumatera Selatan.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Dinas Kominfo Sumitro Sukma Bahagia melalui Plt Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan Haira Putra, menyampaikan bahwa predikat Informatif bukan sekadar penghargaan, melainkan indikator tanggung jawab institusional.
“Predikat Informatif ini bukan tujuan akhir. Ini alarm sekaligus pengingat bahwa keterbukaan informasi adalah kewajiban melekat pemerintah, sesuai visi misi madani jilid 2 kabupaten empat lawang” imbuhnya
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi penguatan PPID, pembenahan tata kelola layanan informasi, peningkatan kualitas satu data, implementasi pemerintahan digital serta dorongan pimpinan daerah agar setiap OPD tidak alergi terhadap transparansi.
“Ke depan, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan justru ada pada menjaga konsistensi: mempercepat layanan informasi, memperbaiki kualitas data, dan memastikan setiap OPD benar-benar siap menghadapi permintaan informasi publik secara profesional dan taat hukum,” ujarnya.
Aldiwan juga menegaskan bahwa Pemkab Empat Lawang menargetkan peningkatan kualitas keterbukaan, bukan hanya mempertahankan predikat.
“Target kami jelas: bukan sekadar tetap Informatif, tetapi menjadi contoh praktik baik keterbukaan informasi di Sumatera Selatan. Itu hanya bisa dicapai jika transparansi dijadikan budaya kerja, bukan formalitas.”
Dengan capaian ini, Kabupaten Empat Lawang menunjukkan bahwa di tengah masih rendahnya tingkat kepatuhan banyak badan publik, komitmen politik dan kerja administratif yang disiplin tetap mampu menghasilkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.
Sementara itu Ketua Komisi Informasi Sumsel Joemarthine Chandra menegaskan bahwa E-Monev bertujuan mengukur komitmen badan publik dalam menjalankan kewajiban transparansi dan akuntabilitas sesuai peraturan perundang-undangan. E-Monev 2025 merupakan pelaksanaan pertama sejak terakhir digelar pada 2017.
Dari total 318 badan publik yang dinilai, hanya 49 badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif, sementara 137 badan publik masih berada pada kategori Tidak Informatif, dan 70 badan publik bahkan tidak melakukan registrasi.
Di tengah capaian umum yang masih rendah tersebut, Kabupaten Empat Lawang menonjol sebagai salah satu daerah yang berhasil meraih predikat Informatif pada kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, sejajar dengan Kabupaten Muara Enim, Musi Banyuasin, OKU Timur, PALI, serta Kota Palembang. Capaian ini menunjukkan komitmen nyata Pemkab Empat Lawang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap hak informasi publik.(RED)
