Kategori: Berita terbaru

  • Federasi Savate Sumsel Resmi Diterima sebagai Anggota Penuh KONI Sumsel

    Federasi Savate Sumsel Resmi Diterima sebagai Anggota Penuh KONI Sumsel

    PALEMBANG, seputartv.com — Cabang olahraga Savate resmi menambah deretan organisasi olahraga yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan. Pada Kamis, 11 Desember 2025, Federasi Savate Sumsel secara resmi diterima sebagai Anggota Penuh KONI Sumsel dalam agenda rapat resmi yang digelar di Palembang.

    Keputusan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus Federasi Savate Sumsel. Penerimaan ini disebut sebagai langkah besar dalam pengembangan olahraga beladiri asal Prancis tersebut di wilayah Sumatera Selatan.

    Ketua Federasi Savate Sumsel menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan KONI Sumsel. “Alhamdulillah, hari ini Federasi Savate Sumsel telah diterima sebagai anggota penuh KONI. Ini menjadi momentum penting untuk memperluas pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi Savate di Sumatera Selatan,” ujarnya.

    Dengan diterimanya Savate sebagai anggota penuh, cabang olahraga ini kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan dukungan pembinaan, program peningkatan kualitas atlet, hingga kesempatan berpartisipasi dalam ajang multi event resmi yang berada di bawah naungan KONI.

    KONI Sumsel berharap hadirnya Savate dapat memberi warna baru dan turut berkontribusi dalam pencapaian prestasi olahraga daerah. Savate sendiri terus berkembang di Indonesia dan mulai diminati generasi muda berkat karakteristiknya yang memadukan teknik tinju dan tendangan khas Eropa.

    Penerimaan ini menandai langkah awal bagi Federasi Savate Sumsel untuk memperluas sosialisasi, meningkatkan kualitas pelatih dan atlet, serta mempersiapkan diri untuk berbagai event kompetitif baik di tingkat regional maupun nasional.

  • Pemkot Pagar Alam Bangun Jembatan Gantung untuk Permudah Angkut Hasil Bumi

    Pemkot Pagar Alam Bangun Jembatan Gantung untuk Permudah Angkut Hasil Bumi

    PAGARALAM, seputartv.com – Pemerintah Kota Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas pendukung sektor pertanian. Salah satu upaya yang saat ini tengah dilakukan adalah pembangunan jembatan gantung di kawasan Dusun Jangga, Kecamatan Dempo Tengah. Jembatan ini dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil bumi.

    Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga, Herwan Kanidi, yang didampingi oleh PPTK Widianto, ST., MM., menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari misi Pemerintah Kota Pagar Alam dalam menunjang ketahanan pangan daerah.

    “Pembangunan jembatan gantung ini merupakan upaya Pemkot untuk memperkuat akses masyarakat terhadap lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

    Menurut Herwan, akses yang selama ini terbatas membuat petani kesulitan membawa hasil panen, terutama saat musim hujan ketika jalur lama menjadi licin dan sulit dilalui.

    Sementara itu, Chandra, salah satu warga setempat, menyambut baik pembangunan jembatan ini. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan gantung akan sangat membantu para petani dalam menghemat waktu dan biaya.

    “Dengan adanya jembatan ini, petani bisa lebih mudah mengangkut hasil bumi. Selain itu juga menghemat ongkos angkut, karena motor dan alat pertanian bisa dengan mudah diseberangkan menuju lahan persawahan,” ungkapnya.

    Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mempermudah aktivitas pertanian masyarakat serta meningkatkan produktivitas hasil bumi di kawasan Dempo Tengah. Pemerintah Kota Pagar Alam menargetkan jembatan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat setelah proses pembangunan rampung dalam waktu dekat.(RTA)

  • Warga Musi Rawas geger, Sebuah Makam Di Bongkar OTD, Diduga Praktik Ilmu Hitam

    Warga Musi Rawas geger, Sebuah Makam Di Bongkar OTD, Diduga Praktik Ilmu Hitam



    MUSI RAWAS, seputartv.com – Polsek Tugumulyo Polres Musi Rawas merespons cepat laporan masyarakat terkait dugaan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

    Setibanya di lokasi, personel Polsek Tugumulyo langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi makam, jenazah, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa makam almarhum Wagiyo, warga Dusun II Desa Mataram, telah tergali sedalam kurang lebih 50 cm pada bagian kepala. Namun, jenazah masih berada pada posisi semula dan papan penutup liang lahat tidak mengalami kerusakan.

    Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan, S.H., didampingi Kanit Reskrim Ipda Ipandri, S.H., membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

    “Benar terjadi dugaan pembongkaran makam. Jenazah almarhum Wagiyo masih utuh dan papan penutup liang lahat tetap tersusun rapi. Saat ini personel masih melakukan penyelidikan lanjutan,” jelas Kapolsek.

    Polsek Tugumulyo juga meningkatkan kegiatan patroli di area pemakaman sebagai langkah antisipatif. Sementara itu, perbaikan gundukan tanah makam dilakukan bersama masyarakat setempat.

    Kepala Desa Mataram, Hendi Muktar, menjelaskan bahwa dugaan pembongkaran makam tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga, Danang dan Bima, saat berziarah pada pagi hari.

    Mereka melihat tanah makam berserakan dan menemukan adanya galian di bagian kepala makam almarhum Wagiyo.

    “sejak pagi hingga sore hari, kondisi makam masih dalam keadaan normal. Dengan demikian, peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam hari” Ujar Hendi.

    Informasi tersebut langsung menyebar ke warga dan kemudian melakukan pengecekan bersama Kepala Desa. Setelah di cek ada galian sedalam sekitar 50 cm ditemukan di makam, namun belum mencapai posisi jenazah. Almarhum Wagiyo diketahui meninggal pada 22 Oktober 2025 di usia 78 tahun.

    Danang, salah satu saksi, menuturkan bahwa ia menemukan kejanggalan tersebut sekitar pukul 07.30 WIB ketika berziarah ke makam kakeknya.

    “Setelah memastikan kondisi makam, saya segera menyampaikan informasi kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

    Banyak warga yang berspekulasi atas kejadian ini. Sebagian warga ada yang menganggap bahwa peristiwa ini ada kaitannya dengan praktik ilmu hitam. Lantaran galian tersebut hanya berada di bagian kepala makam saja.(RYN)

  • Pemkot Pagaralam Resmikan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Dempo Tengah

    Pemkot Pagaralam Resmikan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Dempo Tengah



    PAGARALAM, seputartv.com – Pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Cawang Baru dan Dusun Jangga, Kecamatan Dempo Tengah, kini resmi direalisasikan oleh Pemerintah Kota Pagar Alam. Jembatan yang juga dikenal sebagai Jembatan Ayek Bemban ini menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil pertanian mereka seperti padi dan kopi.

    Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga, Herwan Kanidi, yang didampingi oleh PPTK Teddy Sudrajat, ST menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan wujud komitmen Pemkot Pagar Alam untuk terus membenahi Pembangunan infrastruktur, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

    “Pembangunan jembatan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Herwan Kanidi.

    Masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Tomi, salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah kota karena telah memenuhi kebutuhan yang sudah lama dinantikan oleh dua dusun tersebut.

    “Jembatan Ayek Bemban ini sudah lama kami nantikan. Jadi, kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Pagar Alam yang telah merealisasikan harapan ini. Sekarang masyarakat jauh lebih mudah mengangkut hasil panen,” ucap Tomi.

    Dengan hadirnya jembatan ini, warga berharap aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari antar dua dusun dapat berjalan lebih lancar dan efisien.(RTA)

  • Kejari Dan Walikota Pagar  Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Dan Sajam

    Kejari Dan Walikota Pagar  Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Dan Sajam

    PAGARALAM – Sebagai bentuk transparansi dan upaya memutus rantai peredaran narkoba di Kota Pagar Alam Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam melakukan kegiatan Pemusnahan barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap periode September 2024 hingga September 2025.

    Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, DR Ira Febrina SH M. Si , mengatakan bahwa pemusnahan tersebut bukan hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga bentuk proteksi nyata terhadap masyarakat.

    “Barang bukti narkoba yang dimusnahkan hari ini nilainya mencapai kurang lebih Rp1 miliar. Dengan pemusnahan ini, sekitar kurang lebih 1 juta jiwa bisa terselamatkan dari ancaman narkoba,” ujarnya.

    Ira juga menegaskan harapannya agar langkah ini menjadi momentum menurunkan peredaran gelap narkoba di Pagar Alam.

    “Kedepan kami berharap peredaran narkoba terus menurun dan kesadaran masyarakat semakin kuat untuk melindungi generasi muda,” tambahnya.

    Sementara itu Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansah, sangat mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti yang dilakukan kejari Kota Pagar Alam, dalam kesempatan ini Walikota juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba yang terus beradaptasi dengan berbagai modus.

    “Kami berharap masyarakat selalu waspada, lindungi keluarga masing-masing dari bahaya narkoba. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan pemerintah saja, harus bersama-sama,”ungkapnya.

    Dengan pemusnahan besar ini, jajaran penegak hukum dan pemerintah daerah menegaskan bahwa Pagar Alam terus memperkuat barisan untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan tindak kriminal lainnya.

    Rincian Barang Bukti yang Dimusnahkan

    1. 53 Perkara Narkotika
      Shabu-shabu: 724,128 gram
      Ganja: 8.841,462 gram
      Inex: 21 butir
      Handphone: 21 unit
      Senjata tajam: 3 buah
      Barang lain: 2 buah (helm dan bantal)
    2. 16 Perkara OHARDA (Orang dan Harta Benda)
      Senjata tajam: 6 buah
      Handphone: 1 unit
      Barang lain: 27 buah (9 kaos, 9 celana, 1 sweater, 1 topi, 1 ikat pinggang, 1 pasang sandal, 1 kerudung, 1 besi behel, 1 tangga, 1 helm, 1 kunci)
    3. 24 Perkara KAMNEGTIBUN
      Senjata tajam: 9 buah
      Handphone: 1 unit
      Barang lain: 74 buah (20 kaos, 26 celana, 4 sweater, 1 topi, 1 ikat pinggang, 1 air softgun, dan lainnya.



    PAGARALAM, seputartv.com – Sebagai bentuk transparansi dan  upaya memutus rantai peredaran narkoba di Kota Pagar Alam Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam melakukan kegiatan Pemusnahan barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap periode September 2024 hingga September 2025.

    Kepala Kejaksaan Negeri Pagar Alam, DR Ira Febrina SH M. Si , mengatakan bahwa pemusnahan tersebut bukan hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga bentuk proteksi nyata terhadap masyarakat.

    “Barang bukti narkoba yang dimusnahkan hari ini nilainya mencapai kurang lebih Rp1 miliar. Dengan pemusnahan ini, sekitar kurang lebih 1 juta  jiwa bisa terselamatkan dari ancaman narkoba,” ujarnya.

    Ira juga menegaskan harapannya agar langkah ini menjadi momentum menurunkan peredaran gelap narkoba di Pagar Alam.

    “Kedepan kami berharap peredaran narkoba terus menurun dan kesadaran masyarakat semakin kuat untuk melindungi generasi muda,” tambahnya.

    Sementara itu Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansah, sangat mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti yang dilakukan kejari Kota Pagar Alam, dalam kesempatan ini Walikota juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba yang terus beradaptasi dengan berbagai modus.

    “Kami berharap masyarakat selalu waspada, lindungi keluarga masing-masing dari bahaya narkoba. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan pemerintah saja, harus bersama-sama,”ungkapnya.

    Dengan pemusnahan besar ini, jajaran penegak hukum dan pemerintah daerah menegaskan bahwa Pagar Alam terus memperkuat barisan untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan tindak kriminal lainnya.

    Rincian Barang Bukti yang Dimusnahkan

    1. 53 Perkara Narkotika
    Shabu-shabu: 724,128 gram
    Ganja: 8.841,462 gram
    Inex: 21 butir
    Handphone: 21 unit
    Senjata tajam: 3 buah
    Barang lain: 2 buah (helm dan bantal)
    2. 16 Perkara OHARDA (Orang dan Harta Benda)
    Senjata tajam: 6 buah
    Handphone: 1 unit
    Barang lain: 27 buah (9 kaos, 9 celana, 1 sweater, 1 topi, 1 ikat pinggang, 1 pasang sandal, 1 kerudung, 1 besi behel, 1 tangga, 1 helm, 1 kunci)
    3. 24 Perkara KAMNEGTIBUN
    Senjata tajam: 9 buah
    Handphone: 1 unit
    Barang lain: 74 buah (20 kaos, 26 celana, 4 sweater, 1 topi, 1 ikat pinggang, 1 air softgun, dan lainnya.(RTA)