Penulis: seputar redaksi

  • Didit Armansyah Resmi Nahkodai KONI Lubuklinggau 2025–2029, Target Masuk Tiga Besar Porprov Muba

    Didit Armansyah Resmi Nahkodai KONI Lubuklinggau 2025–2029, Target Masuk Tiga Besar Porprov Muba

    LUBUKLINGGAU – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lubuklinggau masa bakti 2025–2029 resmi dilantik pada Selasa (22/7/2025) di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau.

    Pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengibaran bendera petaka KONI oleh Ketua Harian KONI Provinsi Sumatera Selatan, H.M. Alinda Pati Gantada, yang hadir bersama jajaran.Didit Armansyah dipercaya memimpin KONI Lubuklinggau sebagai Ketua Umum. Ia didampingi Caroline Anwar sebagai Bendahara dan Ilham Palesta sebagai Sekretaris, bersama 105 pengurus lainnya yang membidangi berbagai cabang olahraga (cabor) di Kota Lubuklinggau.

    Dalam sambutannya, Didit menegaskan komitmennya untuk membawa semangat kolaboratif demi mewujudkan visi Linggau Juara. Fokus utama kepengurusan baru saat ini adalah mempersiapkan atlet-atlet asli Lubuklinggau untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang akan digelar Oktober mendatang di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ia menargetkan minimal posisi tiga besar dalam klasemen akhir.“Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi tentang harga diri dan semangat daerah. Kita ingin atlet-atlet Lubuklinggau mampu bersaing dan berprestasi di level provinsi bahkan nasional,” ujar Didit.

    Ketua Harian KONI Sumsel dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah amanah besar. Ia menekankan pentingnya peran KONI dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembinaan olahraga prestasi. Terlebih, waktu persiapan menuju Porprov tinggal 100 hari.Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H. Rustam Efendi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar KONI dapat menjadi motor penggerak kemajuan olahraga dan berkontribusi aktif dalam pembangunan SDM unggul melalui jalur olahraga.

    Hadir dalam pelantikan tersebut:Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus ArjunadiAnggota DPRD Kota LubuklinggauPerwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)Ketua serta pengurus cabang olahraga se-Kota LubuklinggauDengan kepengurusan baru, semangat baru, dan strategi yang terarah, KONI Kota Lubuklinggau diharapkan mampu membawa prestasi olahraga lokal ke tingkat yang lebih tinggi. (RV)

  • 20 Hektar Kebon Sawit Di Empat Lawang Dilalap Sijago Merah

    20 Hektar Kebon Sawit Di Empat Lawang Dilalap Sijago Merah

    EMPAT LAWANG – Kebakaran hebat kembali melanda wilayah Sumatera Selatan, kali ini terjadi di kawasan perkebunan sawit milik warga Desa Pancurmas Unit Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Sabtu (20/7/2025).Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 20 hektare lahan sawit siap panen, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,4 miliar.

    Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, kebakaran dipicu oleh cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang, membuat api cepat menyebar ke area lahan yang kering dan mudah terbakar.“Api menyebar sangat cepat karena angin bertiup kencang dan kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas,” ujar Kalaksa.

    BPBD Empat Lawang, Indera Lezi, melalui Kabid RR Harry Pratama, yang memimpin langsung operasi pemadaman di lokasi.Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Empat Lawang bersama jajaran seperti Kabid Kedaruratan, Kabid Pencegahan, dan Kasi Rehabilitasi BPBD, bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Namun, akses medan yang curam membuat armada tangki air tidak dapat menjangkau titik kebakaran.

    Sebagai alternatif, tim menggunakan peralatan manual dan metode pemadaman konvensional untuk memadamkan api. Hingga malam hari, api berhasil dikendalikan meski belum padam sepenuhnya.

    Pihak BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam kondisi musim kemarau panjang yang tengah melanda sejumlah daerah di Sumatera Selatan. (Red)

  • Diduga Selingkuh, Oknum Dokter Gigi Digerebek Suami dan Polisi di Kosan

    Diduga Selingkuh, Oknum Dokter Gigi Digerebek Suami dan Polisi di Kosan

    LUBUKLINGGAU – Apes, itulah yang dialami seorang oknum dokter gigi berinisial FR (46), yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Musi Rawas, digerebek oleh suaminya sendiri bersama aparat kepolisian saat berada di sebuah kamar kos di Jalan Amula Rahayu, Kota Lubuklinggau, Senin (21/7/2025).

    Penggerebekan dilakukan setelah sang suami, SW (46), mencurigai perilaku istrinya yang kerap mengaku dinas luar kota namun sulit dihubungi dalam beberapa waktu terakhir. Kecurigaan tersebut mendorong WS untuk melakukan penelusuran sendiri hingga menemukan keberadaan istrinya di sebuah rumah kos.

    Setelah mengumpulkan bukti dan informasi dari warga sekitar, WS melapor ke Polres Lubuklinggau. Bersama tim kepolisian dan disaksikan warga, penggerebekan dilakukan di lokasi tersebut.

    Benar saja, saat pintu dibuka, FR ditemukan sedang berada di dalam kamar bersama seorang pria berinisial RK (37), yang diduga merupakan selingkuhannya.

    Keduanya langsung diamankan ke Mapolres Lubuklinggau guna dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung.

    Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait status hubungan keduanya maupun kemungkinan tindak pidana yang menyertainya. Sementara itu, kasus ini telah menyita perhatian masyarakat, terutama karena melibatkan tenaga kesehatan dari instansi pemerintah. (RV)

  • Diduga Pesta Narkoba, Tiga ASN Diamankan

    Diduga Pesta Narkoba, Tiga ASN Diamankan

    LUBUKLINGGAU – Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan menekan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Polres Lubuklinggau bersama unsur TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) menggelar razia gabungan skala besar pada Sabtu malam (19/7/2025).

    Operasi kali ini menyasar sejumlah pelanggaran seperti peredaran narkotika, kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal, premanisme, prostitusi, judi, serta minuman keras.

    Kegiatan yang berlangsung serentak di berbagai titik di wilayah Kota Lubuklinggau ini dipimpin langsung oleh Wakapolres KOMPOL M. Syamsul Zachri, mewakili Kapolres AKBP Adithia Bagus Arjunadi.

    Apel gabungan digelar di Mapolres Lubuklinggau dan diikuti oleh personel gabungan dari Polres, Polsek jajaran, Subdenpom, serta Sat Pol PP. Setelah apel, tim dibagi menjadi dua regu yang ditugaskan menyisir lokasi-lokasi berbeda.

    Regu pertama melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam di Kecamatan Lubuklinggau Utara I dan II, yakni beberapa Cafe dan tempat hiburan malam.Dari beberapa lokasi ini aparat tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau barang-barang ilegal. Sementara itu, regu kedua menyasar rumah-rumah kost di Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

    Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri membenarkan temuan tersebut. Dalam razia dilokasi ini, petugas mendapatkan tujuh orang yang diduga sedang berpesta narkoba dan minuman keras. Yang mengejutkan, tiga di antaranya berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Di salah satu rumah kost, tim kami mengamankan tujuh orang berikut sejumlah barang bukti. Tiga di antaranya merupakan ASN. Saat ini, mereka sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

    Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Sat Res Narkoba Polres Lubuklinggau untuk penyelidikan lebih lanjut.Razia ini menjadi bentuk nyata komitmen aparat penegak hukum di Lubuklinggau dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas segala bentuk penyakit masyarakat tanpa pandang bulu.(RV)

  • Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas

    Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas

    LUBUKLINGGAU – Seorang pria paruh baya tanpa identitas ditemukan tewas di pinggir Jalan Sukarno Hatta, RT 07, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 00.10 WIB. Korban diduga kuat menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari.

    Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Marjuni, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban terlihat sedang berjalan di pinggir jalan aspal dari arah Petanang menuju Simpang RCA. Saat itu, korban membawa karung berwarna putih dan mengenakan kain sarung yang diikatkan di pinggang.

    “Tidak lama kemudian, korban ditemukan oleh warga yang melintas dalam kondisi sudah tergeletak di jalan. Ketika dicek, korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka. Dugaan sementara, korban tewas akibat tertabrak kendaraan yang langsung melarikan diri dari lokasi,” jelas AKP Marjuni.

    Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Unit Laka Polres Lubuklinggau segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    “Korban mengalami luka robek pada bagian muka, dada, dan leher. Selain itu, bahu sebelah kanan patah, kaki kanan hancur dan putus, sementara kaki kiri juga mengalami patah. Kondisi tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di tempat,” ungkap Marjuni.

    Hingga saat ini, identitas korban belum berhasil diketahui. Begitu pula dengan kendaraan serta pengemudi yang diduga menabrak korban.

    “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.(RV)

    Seputar TV