Penulis: seputar redaksi

  • Nekat Bawa Ratusan Gram Ganja, Pemuda Di Empat Lawang Diamankan Petugas

    Nekat Bawa Ratusan Gram Ganja, Pemuda Di Empat Lawang Diamankan Petugas



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Empat Lawang kembali menorehkan prestasi dalam Operasi Sikat Musi II Tahun 2025 dengan mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

    Dua orang terduga pelaku berhasil diamankan pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 13.15 WIB di Jalan Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang.
    Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial I (21) dan R (21), keduanya merupakan warga Desa Umo Jati Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang. Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika golongan I jenis ganja seberat bruto 340 gram serta satu unit sepeda motor Honda Blade yang digunakan untuk membawa barang haram tersebut.


    Kapolres Empat Lawang melalui Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan paket ganja yang disembunyikan di dalam jaket salah satu tersangka. Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui bahwa ganja tersebut akan diantarkan kepada seseorang di jalan poros Kabupaten Empat Lawang.


    Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Empat Lawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Adapun pasal yang disangkakan yaitu Pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


    Kegiatan pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Empat Lawang dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(RED)

  • Peras Dan Ancam Warga Dengan Sajam, Dua Saudara Kembar Di Empat Lawang ditangkap Polisi

    Peras Dan Ancam Warga Dengan Sajam, Dua Saudara Kembar Di Empat Lawang ditangkap Polisi



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Jajaran Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemerasan dan pengancaman. Dua pelaku yang diketahui merupakan saudara kembar, berhasil diamankan setelah sempat melarikan diri ke Provinsi Bengkulu.
    Kasus ini bermula dari laporan polisi nomor LP-B/06/IX/2025/Polda Sumsel/Resort Empat Lawang/Sektor Ulu Musi oleh pelapor berinisial YD (23), warga Desa Nibung Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang.

    Peristiwa terjadi pada Kamis 23 Oktober 2025 sekitar pukul 16.30 WIB di Jembatan Aek Latak Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang. Saat itu korban tengah melintas menggunakan mobil, ketika tiba-tiba dua pelaku (Y) 25 Tahun dan (Y) 25 Tahun, warga Desa Padang Tepong mencegat korban dengan menggunakan senjata tajam.

    Korban sempat berusaha menghindar, namun kedua pelaku kemudian mengejar menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam. Setibanya di Desa Simpang Perigi, pelaku memaksa korban menyerahkan uang sebesar Rp50.000 serta mengancam agar korban mengeluarkan semua uang yang ada di kantongnya. Merasa terancam dan dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ulu Musi.

    Setelah dilakukan penyelidikan pada Jumat 7 November 2025, anggota Polsek Ulu Musi mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku bersembunyi di wilayah Provinsi Bengkulu. Kanit Reskrim Polsek Ulu Musi IPDA Mohd Yulius Saputra, S.H., segera berkoordinasi dengan Kanit Opsnal Polresta Bengkulu untuk melakukan penangkapan.
    Melalui kerja sama lintas daerah tersebut, kedua pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Empat Lawang untuk proses hukum lebih lanjut.

    Kapolsek Ulu Musi mengapresiasi kesigapan anggotanya serta dukungan dari jajaran Polresta Bengkulu dalam pengungkapan kasus ini. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengalami tindak kejahatan serupa, demi terciptanya rasa aman di wilayah hukum Polsek Ulu Musi.(RED)

  • Buron Tiga Tahun, Pelaku Pencurian Keok ditangan Polisi

    Buron Tiga Tahun, Pelaku Pencurian Keok ditangan Polisi



    EMPAT LAWANG, seputartv.com  – Unit Reskrim Polres Empat Lawang melalui Kanit Pidum IPDA Marwan Syarif, S.H. dan tim Opsnal berhasil mengamankan seorang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Ulu Musi.

    Pelaku yang diamankan berinisial R (26), warga Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang. Ruanda merupakan salah satu dari tiga pelaku dalam kasus curas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHPidana, yang terjadi pada Kamis, 21 April 2022 di bawah Jembatan Pohon Desa Padang Tepong.

    Kasus ini berawal dari laporan korban Yon Kuswoyo 53 tahun, seorang pedagang asal Desa Lubuk Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Saat itu korban tengah menunggu jemuran dan menata buah nanas untuk dijual, ketika tiba-tiba dipanggil oleh para pelaku dari atas jembatan. Korban yang tidak menghiraukan panggilan tersebut kemudian didatangi oleh tiga orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam.

    Tanpa banyak bicara, pelaku berinisial L bersama R (DPO yang kini ditangkap) dan satu pelaku lain bernama Lepi alias Ciw (telah meninggal dunia) langsung melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap korban. Akibat serangan tersebut, korban terjatuh dan berusaha menyelamatkan diri hingga ke atas jembatan. Namun para pelaku kembali mengejar dan memukul korban hingga terjatuh ke dalam siring.

    Tidak berhenti di situ, sebelum korban berhasil melarikan diri dengan mobilnya, ketiga pelaku memaksa mengambil uang tunai Rp1.800.000, satu unit handphone OPPO A3S warna ungu, serta kalung emas milik korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di pipi kiri, rahang kanan, dan pinggang belakang, serta kerugian materi sekitar Rp6.000.000.
    Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang, yang kemudian terdaftar dengan LP/B/5/IV/2022/SPKT.SEK ULU MUSI/POLRES EMPAT LAWANG/POLDA SUMSEL.

    Setelah menjalani proses penyelidikan dan penegakan hukum, salah satu pelaku (L) telah lebih dahulu menjalani hukuman. Sedangkan (R) sempat buron selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya ditangkap.

    Penangkapan terhadap (R) dilakukan setelah Plh. Kasat Reskrim Polres Empat Lawang IPTU Riyanto, S.E., M.M. menerima informasi dari warga bahwa DPO tersebut berada di rumahnya di Desa Batu Lintang Kecamatan Ulu Musi.

    Bertindak cepat, tim yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Marwan Syarif, S.H. bersama anggota Opsnal langsung melakukan penyergapan pada Sabtu, 8 November 2025 pukul 04.00 WIB. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Polres Empat Lawang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

    Kasus ini menjadi bukti keseriusan Polres Empat Lawang dalam menindak tegas pelaku kejahatan jalanan dan memastikan rasa aman bagi masyarakat. Pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi sehingga proses penangkapan berjalan lancar.(RED)

  • Empat Lawang Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Inovasi “Jemput bola” jadi prestasi bergengsi

    Empat Lawang Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Inovasi “Jemput bola” jadi prestasi bergengsi

    JAKARTA, seputartv.com – Penghargaan bergengsi kembali di dapat oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Kali ini, Penghargaan diberikan khusus untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Tak tanggung – tanggung, Penghargaan yang diraih kali ini merupakan prestasi bergengsi di tingkat nasional.

    Atas prestasi ini, Kabupaten Empat Lawang dianugerahi Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025 dari tvOne untuk kategori Innovation for Public Service – Inovasi Pelayanan Publik di Bidang Kesehatan.

    Penghargaan ini diberikan untuk Kabupaten Empat Lawang karena telah berhasil mengimplementasikan dua program inovatif yang fokus pada pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat desa dan daerah terpencil yakni, AJPP (Antar Jemput Pasien Prioritas) dan Program RSUD “Jemput Bola,”.

    Keterbatasan akses, biaya mahal, dan jarak yang jauh sering menjadi kendala utama bagi masyarakat desa di Empat Lawang untuk berobat ke rumah sakit.

    Namun, tembok penghalang ini kini dirobohkan oleh RSUD Empat Lawang melalui inovasi humanis mereka: Program Jemput Bola “Amanah” (Amankan Pasien Prioritas).

    Inovasi yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Empat Lawang ini lahir dari empati mendalam terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat desa, di mana jarak dan biaya seringkali menjadi penghalang utama dalam memperoleh hak atas kesehatan.

    “Inovasi ini adalah wujud nyata dari tekad kuat kami untuk memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat desa yang terhalang mengakses layanan kesehatan berkualitas,” ujar Joncik Muhammad Bupati Empat Lawang.

    “Kini, kami hadirkan dokter spesialis, perawat, dan seluruh layanan kesehatan langsung ke hadapan masyarakat, mulai dari kawasan kota hingga pelosok desa, melayani setiap warga dari bayi hingga lansia.” Imbuhnya.

    Melalui program RSUD Jemput Bola, layanan kesehatan setara rumah sakit, termasuk konsultasi dokter spesialis, kini secara aktif mendatangi masyarakat di lokasi terpencil. Hal ini memastikan bahwa kebutuhan medis yang kompleks dapat terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi menuju pusat kota.

    Selain itu lanjut Joncik, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mempersembahkan penghargaan ini sebagai buah kerja keras dan kolaborasi yang solid.

    “Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tenaga kesehatan yang bekerja tanpa lelah, masyarakat Empat Lawang yang terus mendukung program pemerintah, dan semua pihak yang bergerak bersama,” tutup bupati 2 periode ini.

    Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Kabupaten Empat Lawang untuk terus melangkah maju mewujudkan visi Empat Lawang MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasionalis, Indah) melalui pelayanan publik yang inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.(RED)

  • Bupati Empat Lawang Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025 dari tvOne

    Bupati Empat Lawang Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025 dari tvOne



    Satu-satunya Kepala Daerah di Pulau Sumatera yang Dianugerahi “Innovation for Public Service” dan Disandingkan dengan Kepala Daerah Populer Nasional

    JAKARTA, seputartv.com — Malam penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025 yang digelar oleh tvOne menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.
    Dalam acara bergengsi yang diselenggarakan di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M., secara resmi menerima penghargaan Innovation for Public Service dalam sub-kategori Inovasi Pelayanan Publik Bidang Kesehatan.

    Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melahirkan inovasi kesehatan berbasis empati, yakni program AJPP (Antar Jemput Pasien Prioritas) dan RSUD Jemput Bola, yang menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa terpencil tanpa hambatan jarak maupun biaya.

    Melalui inovasi tersebut, dokter spesialis dari RSUD Empat Lawang kini turun langsung memberikan pelayanan medis di Puskesmas kecamatan, termasuk pemeriksaan gratis untuk pasien anak, ibu hamil, lansia, hingga tindakan bedah ringan. Program ini tidak hanya menghadirkan akses kesehatan merata, atau untuk Menghancurkan tembok penghalang layanan kesehatan bagi rakyat kecil tetapi juga menegaskan nilai kemanusiaan dan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat kecil.

    Yang membanggakan, Dr. H. Joncik Muhammad menjadi satu-satunya bupati/wali kota dari Pulau Sumatera yang menerima penghargaan tersebut tahun ini. Lebih istimewa lagi, nama Empat Lawang disandingkan dengan sejumlah kepala daerah dan provinsi besar yang dikenal inovatif di tingkat nasional.

    Diantaranya :
    1. Pemprov DKI Jakarta
    2. Pemprov Jawa Tengah
    3. Pemprov Jawa Timur
    4. Pemprov Kepulauan Riau
    5. Pemprov Bali
    6. Pemprov Sulawesi Selatan
    7. Pemkab Malinau
    8. Pemkab Empat Lawang
    9. Pemkab Subang
    10. Pemkab Kolaka
    11. Pemkab Tanggamus
    12. Pemkab Sidrap
    13. Pemkab Berau
    14. Pemkot Malang
    15. Pemkot Jayapura

    Dengan pencapaian tersebut, Kabupaten Empat Lawang kini resmi sejajar dengan daerah-daerah berprestasi tinggi di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa inovasi pelayanan publik tidak harus lahir dari daerah besar, tetapi dari komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat.

    “Penghargaan ini adalah bukti bahwa pelayanan publik berbasis empati bisa menjadi inovasi yang berdampak luas. Kami tidak hanya ingin membangun rumah sakit, tapi juga membangun kesadaran dan keadilan dalam akses kesehatan. Ini adalah hasil kerja keras semua pihak di Empat Lawang,” ujar Bupati Joncik Muhammad usai menerima penghargaan.

    Inovasi Jemput Bola RSUD Empat Lawang juga menjadi representasi nyata visi pembangunan Empat Lawang MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasionalis, dan Indah), dengan menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama masyarakat yang produktif dan sejahtera.

    “Saya persembahkan penghargaan ini untuk masyarakat Empat Lawang, tenaga kesehatan, dan seluruh ASN yang terus bekerja dengan hati. Dari daerah kecil di Sumatera, kita bisa menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik mampu menembus panggung nasional,” tutupnya.



    Acara: Inovasi Membangun Negeri 2025
    Penyelenggara: tvOne
    Kategori: Innovation for Public Service – Inovasi Pelayanan Publik Bidang Kesehatan
    Penerima: Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M. (Bupati Empat Lawang)
    Tempat: Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan
    Tanggal: Jumat, 7 November 2025