Penulis: seputar redaksi

  • Dua Atlet Tinju Musi Rawas Melaju ke  Final Porprov MUBA 2025

    Dua Atlet Tinju Musi Rawas Melaju ke Final Porprov MUBA 2025

    SEPUTARTV.COM, MUBA – Dua atlet cabang olahraga (cabor) tinju Kabupaten Musi Rawas berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2025. Mereka sukses melaju ke babak final setelah menunjukkan performa impresif di arena pertandingan.

    Pertandingan berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di GOR Lumpatan, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA).

    Salah satu atlet terbaik Musi Rawas, keysa Laura dan Allea Rahmat Irfandi , berhasil melangkah ke babak final usai mengalahkan petinju dari Kabupaten Pali Dan OKUT dalam pertarungan sengit yang berlangsung penuh strategi dan determinasi tinggi.

    Adapun 2 atlet yang berhasil membawa nama Musi Rawas ke babak Final yaitu Keysa Laura dan Allea Rahmat Irfandi.

    Prestasi ini tak lepas dari kerja keras dan arahan tim pelatih Yayan, Taufik Febri, S.Pd, Lukman Hakim, S.Pd ,Dan Pelda tarmabas halilintar.

    Para pelatih menyampaikan apresiasi atas semangat juang atlet yang telah berlatih keras sejak persiapan hingga pertandingan.

    Dengan hasil ini, Musi Rawas semakin memperkuat posisinya dalam persaingan medali di Porprov MUBA 2025.(RED)

  • Rudapaksa Pelajar SMP, Pria Di Musi Rawas Dibekuk Aparat

    Rudapaksa Pelajar SMP, Pria Di Musi Rawas Dibekuk Aparat

    SEPUTARTV.COM, MUSI RAWAS – Unit PPA Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) berhasil mengamankan seorang pria berinisial FA (19), warga Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Tersangka ditangkap di Desa Sukarejo, Kecamatan STL Ulu Terawas, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

    FA diamankan atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, korban diketahui masih berstatus pelajar SMP berusia 14 tahun (sebut saja Bunga).

    Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K, S.I.K, M.Si, didampingi Kanit Pidum Ipda Novra Robialda, S.IP, M.H, membenarkan penangkapan tersebut.

    “Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/185/VII/2025/SPKT/Polres Mura/Sumsel, tanggal 28 Juli 2025, kami melakukan penangkapan terhadap tersangka FA karena diduga melakukan tindak pidana rudapaksa terhadap anak di bawah umur,” jelas Kasat Reskrim, Selasa (21/10/2025).

    Dari hasil penyelidikan, peristiwa tersebut terjadi dua kali di waktu dan tempat berbeda. Kejadian pertama terjadi pada Jumat (27/6/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban yang saat itu diajak oleh temannya berinisial NT (14) untuk nongkrong, dijemput oleh FA dan justru dibawa ke jalan setapak di Desa Wonokerto. Di lokasi tersebut, tersangka melakukan tindakan asusila terhadap korban.

    Beberapa hari kemudian, Sabtu (28/6/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, tersangka kembali bertemu dengan korban dan mengajaknya ke Desa Leban Jaya. Di sebuah pondok kolam ikan di wilayah tersebut, tersangka kembali melakukan perbuatan yang sama.

    Perbuatan tersangka akhirnya terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya, SR, pada Selasa (1/7/2025). Pihak keluarga yang tidak terima kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Musi Rawas.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Unit PPA yang dipimpin Kanit Pidum langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka di Desa Sukarejo tanpa perlawanan.

    “Tersangka telah mengakui perbuatannya dan kini ditahan di Mapolres Musi Rawas untuk proses hukum lebih lanjut. Terhadap tersangka kami terapkan Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,” tutup Kasat Reskrim.

    Sesuai ketentuan pasal tersebut, pelaku diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun, serta denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

    Apabila terbukti terdapat unsur pemberatan, seperti dilakukan berulang kali atau menyebabkan trauma berat pada korban, ancaman hukuman dapat ditambah hingga sepertiga dari hukuman maksimal.(RED)

  • Ketua DPRD Empat Lawang Tinjau Langsung Ambruknya Jalan Lintas Provinsi

    Ketua DPRD Empat Lawang Tinjau Langsung Ambruknya Jalan Lintas Provinsi

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, Darli.,SH meninjau langsung ambruknya Jalan penghubung Lintas provinsi diKecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatra Selatan, Selasa,21/10/2025.

    Ambruknya Jalan atau tersebut, disebapkan curah hujan yang itensitas tinggi sejak Senin malam 20 Oktober 2025, sehingga mengakibatkan jalan lintas provinsi tersebut ambruk.

    Ketua DPRD Empat Lawang, Darli S.H dan Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad bersama OPD melakukan peninjauan langsung dilokasi Ambruk-nya Jalan Lintas yang menghubungkan Kabupaten Empat Lawang Sumatera selatan dan Provinsi Bengkulu, tepatnya di perbatasan Desa Sawah dan Desa Seleman Ulu lumpuh total.

    Akibat peristiwa tersebut mengakibatkan penguna jalan terhambat, padahal Jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama lintas Kabupaten dan Kota, ataupun Provinsi.

    Darli juga sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, ter khusus Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Selatan, Tim teknis UPTD Lahat, Bupati Empat Lawang yang juga turun langsung tinjau kelokasi, bersama OPD, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, Perhubungan, Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa, Masyarakat dari Kabupaten Empat Lawang, telah sigap untuk membantu kebaikan jalan tersebut“ungkap Ketua DPRD Empat Lawang. (RTS)

  • Bupati Empat Lawang Kunjungi Keluarga Korban Longsor di Desa Niur

    Bupati Empat Lawang Kunjungi Keluarga Korban Longsor di Desa Niur

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang Dr. H.Joncik Muhammad ,S.Si.,S.H.,M.M.,M.H. didampingi Dinas Sosial Empat Lawang, dan Prokopimda, Camat Muara Pinang, Kapolsek Muara Pinang, Kepala Desa Desa Niur, bersilaturahmi ke rumah keluarga Bapak Zukman di Desa Niur, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Selasa, (21/10/2025).

    Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kepada masyarakat yang mengalami musibah longsor . Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joncik Muhammad memastikan bahwa santunan dari Pemkab Empat Lawang telah disalurkan dan diterima langsung oleh pihak keluarga korban.

    Bupati Joncik Muhammad menyampaikan harapannya agar santunan tersebut dapat menjadi bentuk dukungan moral dan meringankan beban keluarga musibah.

    “Semoga keluarga bisa di beri ketabahan dalam menghadapi musibah longsor ini. Pemerintah daerah akan terus hadir untuk masyarakat, terutama saat menghadapi masa-masa sulit,” tuturnya.

    Harapan Bupati Joncik Muhammad, kepada masyarakat Empat Lawang di saat musim hujan saat ini, tetap jaga Kesehatan, Keselamatan dan tetap waspada bagi masyarakat yang menempatti rumah pada titik yang rawan longsor dan banjir. Tutupnya(RTS)

  • Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad meninjau langsung jalan lintas provinsi di antara Desa Seleman Ulu dan Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang yang amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan akibat diterjang hujan dengqn itensitas tinggi, Selasa (21/10/2025)

    Jalan vital penghubung antar kabupaten dan kota ini amblas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Empat Lawang sejak Senin malam.

    Dalam tinjauannya, Bupati Joncik menyebut ruas jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama yang sangat vital bagi masyarakat. Putusnya jalan di kawasan Nyawangan, Jeramba Ayek Kinang itu menyebabkan akses Empat Lawang–Pagaralam lumpuh total.

    “Jalan ini sangat penting karena menjadi penghubung antar desa bahkan antar kabupaten dan kota. Alhamdulillah masih ada jalan alternatif yang saya bangun lima tahun lalu. Tapi jalurnya kecil, kendaraan besar seperti truk tidak bisa lewat,” ujar Joncik di lokasi kejadian.

    Meski begitu, Bupati Empat Lawang memastikan penanganan darurat segera dilakukan. Ia mengungkapkan bahwa Gubernur Sumatera Selatan telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumsel untuk turun ke lapangan dan mengambil langkah cepat guna menghubungkan kembali dua daerah tersebut.

    Saya sudah dapat laporan dari Kadis PUPR Provinsi, mereka akan membangun jembatan bailey sementara. Peralatan dan perlengkapan sudah dikondisikan ke lokasi. Bahkan, menurut laporan terakhir, perbaikan permanen akan dialokasikan dalam anggaran tahun 2026. Namun, kalau bisa, saya berharap bisa dimasukkan ke Bangub tahun 2025 ini,” jelasnya.

    Joncik juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Gubernur dan tim teknis UPTD Lahat yang langsung turun meninjau lokasi bersama OPD terkait dari Kabupaten Empat Lawang.

    “Terima kasih kepada Pak Gubernur atas tanggapan cepatnya, juga UPTD Lahat, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, Perhubungan, dan Pemerintah Kecamatan Muara Pinang serta kepala desa yang sigap membantu masyarakat. Mudah-mudahan ada hikmah di balik musibah ini,” tutupnya.(RTS)