Inilah Faktor Yang Membuat Harga Plastik Naik



Seputartv.com – Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian pelaku industri di Indonesia, seiring meningkatnya tekanan biaya produksi akibat gejolak energi global. Lonjakan ini tidak hanya dirasakan oleh industri besar, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga konsumen.

Plastik merupakan material yang digunakan secara luas, mulai dari kemasan makanan hingga kebutuhan manufaktur. Oleh karena itu, perubahan harga plastik turut memengaruhi rantai pasok dan harga berbagai produk di pasar.

Kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor global, terutama gangguan distribusi energi dunia yang berdampak pada bahan baku industri petrokimia. Faktor utama yang mendorong kenaikan harga plastik adalah eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Konflik ini mengganggu jalur distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi rute utama perdagangan minyak dunia.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyebab kenaikan harga plastik, dampaknya terhadap berbagai sektor, serta proyeksi ke depan.

Plastik merupakan material sintetis yang dihasilkan melalui proses industri petrokimia berbasis minyak bumi. Dalam rantai produksinya, minyak mentah diolah menjadi berbagai turunan, salah satunya adalah nafta (naphtha) yang menjadi bahan baku utama.

Nafta kemudian diproses untuk menghasilkan senyawa dasar seperti etilena dan propilena. Senyawa ini menjadi fondasi utama dalam pembuatan berbagai jenis plastik,
seperti:
Polyethylene (PE)
Polypropylene (PP)
Polystyrene (PS)
Ketergantungan pada nafta membuat harga plastik sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dan energi global. Ketika harga minyak naik atau distribusi energi terganggu, biaya produksi plastik turut meningkat.(Red)

Komentar

Tinggalkan komentar