Mengenal Lebih Dalam  Sejarah Tebing Tinggi (Empat Lawang), Wilayah Kecil Yang Pernah Menjadi Penerapan Sistem Majunya Peradaban Luar.



SEPUTARTV – Seperti yang kita ketahui. Kecamatan Tebing Tinggi adalah Ibu Kota dan Pusat pemerintahan Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Namun, selain dikenal masyarakat Sumsel sebagai salah satu wilayah penghasil kopi dan durian terbaik.  Ternyata, ada sejarah dan fakta unik Tentang wilayah ini di era kolonial hingga pasca Kemerdekaan.

Fakta uniknya. Wilayah kecil ini telah berganti status administratif setidaknya sebanyak Empat Kali dari abad ke abad.

Dirangkum dari laman resmi WIKIPEDIA dan beberapa artikel yang berhasil mencatat sejarah wilayah ini. Menyebutkan, sebelum berstatus bagian dari Kabupaten Lahat dan Menjadi Pusat Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang setelah dilakukannya pemekaran (2007). Tebing Tinggi dulunya merupakan wilayah yang sangat penting di era Hindia Belanda hingga penjajahan Jepang.

Bahkan, begitu pentingnya wilayah ini diubah statusnya menjadi Onderafdeeling atau Pusat Keresidenan Sumatera Selatan (sekitar 1870 – 1900). Dimana, Tebing Tinggi dinilai sebagai wilayah administratif yang strategis dan sangat penting untuk ekonomi, terutama menjaga keamanan dari para pemberontak sekitar (Pagar Alam, Pasemah, dan perbatasan Bengkulu).

Namun, status itu akhirnya berganti setelah pemerintah Belanda menetapkan Keresidenan menjadi satu wilayah yaitu Sumatera. Hingga akhirnya Tebingtinggi diubah menjadi wilayah Kewedanaan. Yang dimana wilayah ini dipimpin oleh seorang Wedana.

Wedana sendiri statusnya setingkat dibawah Bupati dan setingkat diatas camat. Dimana Wedana berperan sebagai pembantu Bupati dan mengatur atau memimpin seluruh Camat. Kewedanaan pun tetap bertahan hingga memasuki era penjajahan Jepang sampai agresi militer Belanda pasca kemerdekaan Republik Indonesia.

Barulah status Kewedanaan dihapus pasca perjuangan mempertahankan kemerdekaan oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan alasan efisiensi administratif. Dan Tebingtinggi berubah lagi statusnya menjadi bagian dari Kabupaten Lahat dan dikendalikan sebagai Kecamatan.

Hingga tahun 2007. Tebing tinggi diubah lagi statusnya sebagai Ibukota Kabupaten Empat Lawang sekaligus menjadi pusat pemerintahan sampai saat ini.

Generasi Muda Empat Lawang. Yuk, mulai mengenal sejarah tentang tempat asal kalian. Dibalik indahnya alam Kabupaten Empat Lawang. Ternyata ada sebagian wilayahnya (Tebing Tinggi) dulu menjadi tempat penerapan sistem nilai – nilai sosial dari budaya lokal dan majunya sebuah peradaban dari luar. Hingga menjadi saksi bagaimana rumitnya perjalanan menuju negara satu kesatuan negara Republik Indonesia.(Red)

Komentar

Tinggalkan komentar