Kategori: Peristiwa

  • Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari Gelar Aksi di Gedung DPRD Lubuklinggau

    Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari Gelar Aksi di Gedung DPRD Lubuklinggau

    LUBUKLINGGAU – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Senin (1/9/2025).

    Massa terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pelajar SMA, pengemudi ojek online, hingga organisasi kemasyarakatan. Titik kumpul dimulai dari Masjid Baitul A’la depan STAIS pada pukul 08.00 WIB, kemudian bergerak menuju Gedung DPRD sekitar pukul 10.00 WIB.

    Aksi berlangsung hingga pukul 14.00 WIB dalam suasana relatif kondusif. Puncaknya, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Ir. Yulian Effendi menandatangani berita acara bersama Koordinator Lapangan Aliansi, Rebi Saryadi, sebagai bentuk penerimaan tuntutan massa.

    Adapun tuntutan resmi Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari, antara lain:

    1. Mengusut tuntas dengan transparan tindakan represif aparat kepada massa aksi dengan pembentukan Tim Investigasi.

    2. Menghentikan intimidasi kepada rakyat serta menjatuhkan sanksi tegas bagi aparat maupun pejabat publik yang melakukan tindakan represif.

    3. Melakukan reformasi di tubuh Polri dengan mencopot Kapolri karena dianggap gagal menjalankan SOP pengamanan aksi.

    4. Membebaskan massa aksi yang ditahan, baik di Metro Jaya maupun di daerah-daerah.

    5. Mengadili oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap massa aksi di setiap daerah.

    6. Mendesak DPRD Kota Lubuklinggau untuk bersepakat membatalkan tunjangan DPR.

    7. Mendesak DPRD Kota Lubuklinggau mengusulkan kepada DPR RI agar segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

    8. Mengajak anggota DPR untuk berbenah, bertobat, dan berpihak pada rakyat dalam merumuskan kebijakan.

    Aliansi menegaskan, apabila tuntutan ini tidak ditindaklanjuti secara nyata, maka aksi lanjutan akan kembali digelar. (RED)

  • PT LPPBJ Angkat Bicara Perihal Dugaan Pengrusakan Portal Tambang

    PT LPPBJ Angkat Bicara Perihal Dugaan Pengrusakan Portal Tambang

    LAHAT – Terkait adanya Pemberitaan dugaan perusakan portal tambang, membuat PT. Lahat Pulau Pinang Bara Jaya ( LPPBJ) angkat bicara dan mengklarifikasi hal tersebut.

    Dijelaskan oleh humas PT LPPBJ, Hj Fatma Dewi fachrurrozi bahwa PT. LPPBJ adalah Perusahan Pertambangan Batubara yang telah memiliki seluruh perizinan dan PT. LPPBJ tidak pernah menambang batu bara di hutan lindung, PT. LPPBJ berjarak 2 KM dari hutan lindung, sehingga aktifitas penambangan PT. LPPBJ tidak pernah diberhentikan oleh pemerintah. PT. LPPBJ tidak pernah melakukan pengerusakan terhadap portal PT. Bomba.

    “PT. LPPBJ memiliki Ijin –Ijin untuk menambang dengan lengkap dan memiliki dokumen lengkap sesuai UU ESDM / Menerba yg benar,” kata Dewi.

    Lebih lanjut dijelaskan bahwa PT. LPPBJ memiliki Akta notaris Tahun 2008, memiliki Izin KP Eksplorasi Tahun 2008, PT. LPPBJ memiliki IUP Eksplorasi 2010 perubahan dari KP Eksplorasi tahun 2008, memiliki IUP Operasi produksi Tahun 2015 sampai tahun 2035, PT LPPBJ juga memiliki izin pengesahan Lingkungan hidup dan pengawasan lingkungan hidup Tahun 2015, memiliki KA-Amdal , Amdal, RKL dan RPL, memiliki rekomandasi dari kehutanan Sumsel Tahun 2008 dan 2016, memiliki Ijin pegesahan Reklamasi 2015 dan Rencana Penutupan pasca Tambang 2015, Clean dan Clear dari Minerba RI Tahun 2015, RAKB dari Tahun 2008 sampai SKG, PT. LPPBJ memiliki ET untuk Perdagangan, izin Limbah B3, izin IPLC serta perizinan lainnya.

    PT. LPPBJ menambang mulai Tahun 2015 Blok Utara disebelah PT.BME seluas 30 Hektar selama 4 tahun, dari 2015 sampai 2019. Setelah Selesai Blok Utara Tahun 2019, LPPBJ pindah ke Blok Selatan untuk mulai penambang batubara dan pada akhir tahun 2019, LPPBJ baru keluar batubara sampai dengan tahun 2025 sampai sekarang.

    PT. LPPBJ pun telah memberikan sumbangsihnya kepada Negara untuk membangun yaitu dengan telah memberikan kepada Negara pajak, royalty, PPN 22, PPN 25, pajak ekspor dan lain lain dan yang tak kalah pentingnya adalah 90 persen karyawan dan pekerja di PT. LPPBJ merupakan masyarakat Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dan sekitarnya.

    Meski harus merugi sampai Rp.15-30 milyar pada tahun 2019-2023 namun PT. LPPBJ tetap beroperasi menambang batubara sampai sekarang.

    “Dan untuk permasalahan jalan, sudah ditempuh melalui jalur hukum, PT. LPPBJ tidak pernah menyerobot tanah siapapun,” kata Dewi.

    PT.CJA dan PT. LPPBJ memenangkan gugatan yang diputus pengadilan lahat 4 Juni 2025 dan memenangkan banding di pengadilan Tinggi 14 Juli 2025.

    Diberitakan sebelumnya, PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (LPPBJ) sebelumnya dilaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan perusakan portal tambang. Pihak PT LPPBJ akhirnya angkat bicara dan membantah keras tudingan perusakan portal di jalan tambang Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (RED)

  • Wako Ludi Dampingi Sekjen Kemhan RI, Tinjau Lokasi SMA Taruna Nusantara Pagaralam

    Wako Ludi Dampingi Sekjen Kemhan RI, Tinjau Lokasi SMA Taruna Nusantara Pagaralam

    PAGARALAM – Usai bersilaturahmi di Griya Wali Kota Pagar Alam, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, didampingi Wali Kota Ludi Oliansyah, secara langsung meninjau lokasi pembangunan SMA Taruna Nusantara (TN) Pagar Alam, yang terletak di Jalan Bandara Atung Bungsu, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, pada Kamis siang (28/08/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo, menjelaskan bahwa pembangunan SMA Taruna Nusantara ini merupakan implementasi asta cita keempat Presiden H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merata.

    “Ini merupakan SMA unggulan, oleh karena itu, bapak Presiden menginginkan agar semuanya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga nanti sumber daya manusia yang diinginkan untuk mencapai Indonesia emas bisa terwujud,” ujar Sekjen Kemhan RI.

    “Seperti yang kita lihat bersama tadi, dengan daerah yang masih cukup luas, kanan dan kiri masih sepi, masih banyak perkebunan dan udaranya sejuk, sehingga jika digunakan sebagai tempat belajar cukup baik bagi siswa-siswi SMA Taruna Nusantara nantinya,” ungkap Sekjen Kemhan RI.

    Sementara, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan bahwa dengan kehadiran sekolah taruna nusantara ini nantinya, bisa menunjang kemajuan di kota Pagar Alam, seperti penyerapan lapangan pekerjaan, hadirnya titik perekonomian baru, upgrade akses transportasi udara, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pagar Alam dan sekitarnya.

    “Sekolah ini merupakan satu-satunya yang didirikan di Sumatera, sehingga kami mengucapkan terimakasih atas bantuan bapak Menhan, persetujuan bapak Presiden dan dukungan dari bapak Gubernur, serta antusias dari masyarakat disini, yang hadir langsung sebagai bentuk dukungan dan berharap sekolah ini dapat segera dibangun,” pungkas Wali Kota. (RTA)

  • Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    EMPAT LAWANG – Peristiwa Laka Lantas terjadi di wilayah Kecamatan Talang Padang pada Rabu malam (27/07/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua unit sepeda motor, yaitu satu sepeda motor Honda Beat Street dan satu unit Yamaha Jupiter.

    Kecelakaan ini terjadi di Jalan Lintas Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang.

    Menurut Plt. Kapolsek Talang Padang IPTU Riyanto, S.E., M.M., kecelakaan ini pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat sekitar yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada anggota piket Polsek Talang Padang.

    “Petugas yang terdiri dari Aipda Buston, Aipda Zulhandi, dan Briptu Dimas Hadi segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan langkah cepat dalam menangani situasi. Sesampainya di lokasi, anggota langsung melakukan pengecekan TKP, pengaturan arus lalu lintas, evakuasi kendaraan yang terlibat, serta menghubungi petugas Piket Laka Lantas guna penanganan lebih lanjut, ” katanya.

    Identitas pengendara dalam kecelakaan ini telah diketahui. Pengemudi sepeda motor Honda Beat Street adalah B remaja berusia sekitar 16 tahun, warga Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang.

    Sementara itu, sepeda motor Yamaha Jupiter dikendarai oleh R, juga berusia sekitar 16 tahun, yang merupakan warga Desa Talang Durian, Kecamatan Talang Padang. Selain itu, terdapat satu korban lainnya, yaitu P remaja berusia 17 tahun asal Desa Talang Padang, Kecamatan Talang Padang.

    Meski belum dirinci secara lengkap mengenai kondisi korban, ketiganya merupakan remaja di bawah umur, sehingga penanganan medis dan pendampingan orang tua maupun pihak sekolah akan menjadi perhatian lanjutan dari pihak kepolisian dan instansi terkait.

    Kegiatan kepolisian yang cepat tanggap dalam menangani insiden ini diapresiasi oleh warga sekitar, karena berhasil mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan lalu lintas lebih lanjut di malam hari.

    Kapolsek Talang Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anaknya yang belum memiliki kelayakan hukum untuk mengendarai kendaraan bermotor.Kecelakaan lalu lintas seperti ini dapat dicegah apabila seluruh pihak mematuhi aturan berlalu lintas serta memastikan keselamatan berkendara menjadi prioritas utama. (RDP)

  • Hantam Pengendara, 2 Pelajar Tewas Ditempat

    Hantam Pengendara, 2 Pelajar Tewas Ditempat

    EMPAT LAWANG – Pelajar dibawah umur di Kabupaten Empat Lawang tewas saat motor yang ia tumpangi menabrak pengendara lainnya. Akibat dari tabrakan maut tersebut 2 orang tewas di tempatPeristiwa itu terjadi di jalan Jati Kelurahan Pendopo, Kecamatan Pendopo tepatnya di depan rumah peninggalan orang tua mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, Minggu (24/08/2025).

    Akibat kecelakaan ini 2 pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, keduanya yakni Muhammad Yunus (67) dan Aldo Valen Pratama (16).

    Sementara itu masing-masing dari penumpang kedua sepeda motor naas tersebut yakni Usman Toha (65) dan Ahmad Pairan Sinari (16) alami luka berat.

    Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Ahmad Yani menyampaikan kecelakaan ini bermula saat sepeda motor yang dikendarai oleh Aldo Valen Pratama dan Ahmad Pairan Sinari hilang kendali sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Muhammad Yunus dan Usman Toha.

    “Sepeda motor merk Yamaha Vixion tanpa nomor polisi datang dari arah pasar Pendopo menuju Tanjung Raman yang dikendarai Aldo Valen Pratama dan Ahmad Pairan Sinari hilang kendali, sehingga masuk kejalur yang berlawanan lalu menabrak sepeda motor yang dikendarai Muhammad Yunus dan Usman Toha merek Yamhaha Nmax lalu terjadilah kecelakaan lalu lintas ini,” ungkapnya.

    Terkini korban yang meninggal dunia di tempat telah dijemput oleh masing-masing pihak keluarga, sementara itu korban yang alami luka berat masih menjalani perawatan di rumah sakit.

    Selain itu untuk barang bukti berupa 2 unit sepeda motor yakni sepeda motor merek Yamaha Nmax dan Yamaha Vixion (tanpa nomor polisi) telah diamankan di oleh Satlantas Polres Empat Lawang. (RD)