PAGARALAM, seputartv com – Usai dilounching langsung oleh Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah. Akhirnya Program unggulan Seragam dan Peralatan Sekolah Gratis untuk Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se Kota Pagar Alam mulai didistrubusikan ke sekolah-sekolah.
Pendistribusian oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pagar Alam ini sudah dimulai sejak dua Pekan lalu.
Kepala Dinas Disdikbud Novi Apriadi SE MM melalui Kabid Pendidikan Dasar Enharudin didampingi Kasi Sapras Andreas Pratama ST MM mengatakan jika pihaknya sudah mulai mendistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Bahkan untuk SMP Se Kota Pagar Alam sudah selesai didistribusikan semua.”ujarnya.
Sambung Enhar, saat ini pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan pendistribusian tersebut tepat waktu, agar semua siswa sudah mulai mengenakan dan menggunakan seragam dan alat sekolah gratis dari program Pemkot Pagar Alam.
“Semoga dalam waktu dekat semua yang terisisa terutama untuk Sekolah SD dapat terealisasi.”ungkapnya.
Yatno salah satu orang tua murid yang sudah menerima bantuan program ini, mengungkapkan apresiasi penuh terhadap program tersebut, karena menurutnya, dengan adanya program Seragam dan Peralatan Gratis Pemkot Pagar Alam tersebut sangat membantu bagi orang tua murid, terutama orang tua murid yang kurang mampu.
“Alhamdulillah, dengan program ini, dapat meringankan orang tua murid untuk biaya sekolah anak. Tentunya kita berharap program ini terus berkelanjutan sehingga kedepan orang tua murid lainya juga ikut merasakan keuntungan dari program ini.”harapnya.
Sementara itu sebelumnya Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengaku merasa sangat bahagia melihat senyum anak-anak dan para orang tua saat menerima bantuan tersebut.
Ia menegaskan bahwa program seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan salah satu dari 14 program prioritas Pemerintah Kota Pagar Alam, sekaligus realisasi janji politik pasangan Ludi–Bertha kepada masyarakat.
“Program ini kami rancang untuk membantu orang tua dan yang paling penting mencegah anak-anak putus sekolah. Kami ingin tidak ada lagi anak Pagar Alam yang berhenti belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” katanya.
Kategori: Pemerintahan
-

Pendistribusuan Seragam dan Perlatan Gratis ke Pihak Sekolah se- Kota Pagar Alam
-

Buah Keseriusan Bangun Pemerintahan yang transparan, Empat Lawang Dapat Penghargaan Komisi Informasi
EMPAT LAWANG, seputartv.com — Kabupaten Empat Lawang berhasil meraih predikat Informatif dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diumumkan oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan. Capaian ini menempatkan Empat Lawang sebagai salah satu pemerintah kabupaten/kota dengan kinerja keterbukaan informasi terbaik di Sumatera Selatan.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Dinas Kominfo Sumitro Sukma Bahagia melalui Plt Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan Haira Putra, menyampaikan bahwa predikat Informatif bukan sekadar penghargaan, melainkan indikator tanggung jawab institusional.
“Predikat Informatif ini bukan tujuan akhir. Ini alarm sekaligus pengingat bahwa keterbukaan informasi adalah kewajiban melekat pemerintah, sesuai visi misi madani jilid 2 kabupaten empat lawang” imbuhnya
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi penguatan PPID, pembenahan tata kelola layanan informasi, peningkatan kualitas satu data, implementasi pemerintahan digital serta dorongan pimpinan daerah agar setiap OPD tidak alergi terhadap transparansi.
“Ke depan, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan justru ada pada menjaga konsistensi: mempercepat layanan informasi, memperbaiki kualitas data, dan memastikan setiap OPD benar-benar siap menghadapi permintaan informasi publik secara profesional dan taat hukum,” ujarnya.
Aldiwan juga menegaskan bahwa Pemkab Empat Lawang menargetkan peningkatan kualitas keterbukaan, bukan hanya mempertahankan predikat.
“Target kami jelas: bukan sekadar tetap Informatif, tetapi menjadi contoh praktik baik keterbukaan informasi di Sumatera Selatan. Itu hanya bisa dicapai jika transparansi dijadikan budaya kerja, bukan formalitas.”
Dengan capaian ini, Kabupaten Empat Lawang menunjukkan bahwa di tengah masih rendahnya tingkat kepatuhan banyak badan publik, komitmen politik dan kerja administratif yang disiplin tetap mampu menghasilkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.
Sementara itu Ketua Komisi Informasi Sumsel Joemarthine Chandra menegaskan bahwa E-Monev bertujuan mengukur komitmen badan publik dalam menjalankan kewajiban transparansi dan akuntabilitas sesuai peraturan perundang-undangan. E-Monev 2025 merupakan pelaksanaan pertama sejak terakhir digelar pada 2017.
Dari total 318 badan publik yang dinilai, hanya 49 badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif, sementara 137 badan publik masih berada pada kategori Tidak Informatif, dan 70 badan publik bahkan tidak melakukan registrasi.
Di tengah capaian umum yang masih rendah tersebut, Kabupaten Empat Lawang menonjol sebagai salah satu daerah yang berhasil meraih predikat Informatif pada kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, sejajar dengan Kabupaten Muara Enim, Musi Banyuasin, OKU Timur, PALI, serta Kota Palembang. Capaian ini menunjukkan komitmen nyata Pemkab Empat Lawang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap hak informasi publik.(RED) -

Bupati Empat Lawang Resmi Kukuhkan 2.502 PPPK Paruh Waktu
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang Resmi mengukuhkan 2.502 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, pada Selasa, 24 Desember 2025.
Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhamad, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang telah dikukuhkan.
Ia menegaskan bahwa proses pendataan telah dilakukan sejak awal dengan melibatkan BKPSDM Kabupaten Empat Lawang, guna memastikan seluruh tenaga yang berhak dapat terakomodasi.
“Dari awal saya sudah meminta BKPSDM untuk mendata semua yang memang berhak menjadi PPPK Paruh Waktu,” ujar Joncik Muhamad.
Meski demikian, Bupati Joncik tidak menutup mata terhadap kondisi keuangan daerah yang saat ini masih dalam tahap pemulihan.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu telah disesuaikan dengan arahan dari kementerian pusat, yakni menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Walaupun kondisi keuangan Kabupaten Empat Lawang sedang tidak baik-baik saja, kita tetap berupaya mengikuti arahan pemerintah pusat dan menyesuaikannya dengan kemampuan daerah,” jelasnya.
Bupati Joncik juga mengajak seluruh PPPK dan masyarakat untuk mendoakan agar kondisi keuangan daerah semakin membaik, sehingga ke depan pendapatan daerah dapat ditingkatkan dan kesejahteraan aparatur pun ikut meningkat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ke depan, jika terdapat pembukaan seleksi PPPK penuh waktu, maka prioritas peserta seleksi akan diberikan kepada PPPK Paruh Waktu yang telah mengabdi.
“Jika nanti ada lowongan PPPK penuh waktu, maka yang boleh ikut seleksi cukup PPPK Paruh Waktu saja,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joncik juga memberikan peringatan tegas terkait disiplin kerja.
Ia menekankan bahwa seluruh PPPK Paruh Waktu wajib hadir dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
“Kalau tidak mengisi absensi atau bolos, kami tidak akan segan-segan memutus kontrak, baik PPPK Paruh Waktu maupun PPPK Penuh Waktu,” katanya.
Terkait penghasilan, Joncik Muhamad menyampaikan bahwa besaran gaji PPPK Paruh Waktu akan disesuaikan dengan kemampuan daerah serta mengacu pada daerah lain seperti Kabupaten Lahat dan Kota Lubuklinggau, dengan kisaran Rp600 ribu hingga lebih, tergantung jenis pekerjaan dan instansi masing-masing.
Kepala BKPSDM Empat Lawang, Soleha Apriyani SE, MM menjelaskan Pengukuhan tersebut mencakup PPPK dari berbagai bidang.
“Pengukuhan ini mencakup mulai dari tenaga kesehatan, guru, hingga instansi pemerintahan lainnya,” Ujar Soleha.
Soleha juga berharap, untuk semua PPPK yang sudah di Kukuhkan untuk profesional dalam melakukan tugasnya dan bersama – sama mewujudkan visi misi Madani Jilid 2 sesuai amanat Bupati Joncik Muhammad.
“Pengukuhan ribuan PPPK Paruh Waktu ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Empat Lawang serta menjadi langkah awal menuju sistem kepegawaian yang lebih tertata dan profesional,” Tutup Soleha.(RED) -

Bupati Musi Rawas Hj Ratnawati Lantik 3.174 PPPK Paruh Waktu
MUSI RAWAS, seputartv com — Bupati Musi Rawas, Hj Ratnawati, resmi melantik sebanyak 3.174 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Selasa, 23 Desember 2025.
Pelantikan yang digelar secara khidmat tersebut menjadi momen bersejarah bagi ribuan tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Para PPPK paruh waktu yang dilantik berasal dari berbagai sektor, mulai dari tenaga pendidikan, kesehatan, hingga teknis administrasi.
Dalam sambutannya, Bupati Hj Ratnawati menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status dan penghargaan atas dedikasi para tenaga honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi.
“Ini adalah hasil perjuangan panjang. Saya berharap para PPPK yang dilantik hari ini dapat bekerja lebih profesional, disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Musi Rawas,” ujar Ratnawati.
Ia juga menekankan bahwa meskipun berstatus paruh waktu, para PPPK tetap dituntut untuk menjaga integritas serta loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Pelantikan tersebut disambut haru oleh para peserta.
Banyak di antara mereka yang mengaku bersyukur karena akhirnya mendapatkan kepastian status setelah lama menanti.
Dengan dilantiknya 3.174 PPPK paruh waktu ini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai bidang.(RED) -

Pimpin Apel Perdana, Camat Sikap Dalam Tegas Tekankan Pelayanan Prima
EMPAT LAWANG, seputar TV com — Camat Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, Sarni, S.H., memimpin apel perdana bersama seluruh staf Kantor Camat Sikap Dalam, Senin (22/12/25).
Dalam arahannya, Camat Sarni menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai tanggung jawab utama aparatur pemerintah kecamatan.
Ia mengingatkan seluruh pegawai agar bekerja secara profesional, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan administrasi maupun pelayanan publik lainnya.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh karena pelayanan yang tidak maksimal,” tegas Camat Sarni di hadapan peserta apel.
Menurutnya, aparatur kecamatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik, sehingga sikap ramah, cepat, dan tepat sangat dibutuhkan guna menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Camat Sikap Dalam berharap melalui apel perdana ini, seluruh pegawai dapat meningkatkan kinerja, menjaga etos kerja, serta memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat di wilayah Kecamatan Sikap Dalam.
”Saya berharap kepada para staff agar kiranya kalau ada masyarakat yang datang kekantor camat langsung di layani dan jangan sekali-kali lambat dalam pelayanan,” tutupnya.(RED)
