EMPAT LAWANG, seputartv.com — Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat koordinasi bersama Ketua KTNA dan para pelaku usaha homestay dalam rangka persiapan penyambutan peserta Pekan Daerah (PEDA) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA). Rapat berlangsung di ruang Aula Hotel Kito, dan dihadiri oleh sejumlah pemilik homestay dari berbagai wilayah sekitar lokasi kegiatan.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Hendra rezi, yang menyampaikan pentingnya peran pelaku usaha homestay dalam mendukung kelancaran pelaksanaan PEDA. Dalam arahannya, beliau menekankan agar seluruh pihak dapat menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
“PEDA ini bukan hanya ajang pertanian, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata dan keramahan masyarakat kita. Karena itu, sinergi dengan pelaku homestay menjadi sangat penting,” ujar Hendra.
Dalam rapat tersebut dibahas beberapa hal penting, antara lain:
Menjaga keamanan dan kenyamanan yang akan bekerjasama dengan anggota Kepolisian dan Satpol pp
Standar pelayanan dan fasilitas yang akan disiapkan bagi peserta PEDA.
Pembagian wilayah dan jumlah peserta yang akan ditempatkan di masing-masing homestay.
Koordinasi teknis antara panitia dan pemilik homestay terkait jadwal kedatangan serta kebutuhan konsumsi.
Adapun dana yang di anggarkan untuk konsumsi peserta ialah Rp.150.000 per orang mencakup makan 3 kali sehari juga termasuk kopi dan teh.
Para pemilik homestay menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung suksesnya pelaksanaan PEDA. Mereka juga menyampaikan beberapa masukan terkait kebutuhan logistik dan koordinasi lapangan agar pelayanan berjalan lancar.
Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik, sehingga PEDA XVI KTNA dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu yang datang ke Kabupaten Empat Lawang.(RED)
Penulis: seputar redaksi
-

Rapat Koordinasi Dinas Pertanian dengan Pelaku Usaha Homestay untuk Peserta PEDA XVI KTNA
-

Curi Kelapa Sawit, Pria Di Empat Lawang Tak Berdaya Di Bekuk Petugas
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Polsek Ulu Musi Polres Empat Lawang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian hasil perkebunan kelapa sawit, disertai penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Pengungkapan kasus ini terjadi pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB di area perkebunan PT. First Resources, wilayah BL Desa Batu Lintang, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.
Kejadian bermula saat tim BKO TNI pengamanan perusahaan menerima laporan dari Jonhari, selaku koordinator lapangan PT. First Resources, bahwa ada dua orang diduga sedang melakukan pencurian buah sawit milik perusahaan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKO TNI bersama personel Polsek Ulu Musi yang dipimpin oleh Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri dan Kanit Reskrim IPDA Mohd Yulius segera menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan tanda-tanda aktivitas pencurian dan sisa buah sawit hasil curian yang belum sempat diangkut. Tim kemudian melakukan pengintaian. Tidak lama berselang, dua orang pelaku kembali ke lokasi untuk mengambil sisa hasil curian. Petugas pun langsung melakukan penangkapan.
Saat diamankan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan yang menyebabkan salah satu anggota BKO TNI mengalami luka di bagian kening dan jari tengah kiri. Namun, dengan sigap, petugas berhasil melumpuhkan dan mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti.
Adapun identitas pelaku masing-masing berinisial (A) 37 tahun, petani, warga Desa Muara Kalangan Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang dan (S) 39 tahun, petani, warga Desa Muara Kalangan, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.
Kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Ulu Musi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan Pasal 107 terkait pencurian hasil perkebunan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, serta Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.
Korban dalam peristiwa ini antara lain pihak PT. First Resources yang diwakili oleh Sumantri (39) selaku Humas perusahaan, serta Sertu Nopan (39), anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Ulu Musi.
Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri menyampaikan apresiasi atas sinergitas antara Polri dan TNI dalam pengungkapan kasus ini.
“Kami berterima kasih atas kerja sama rekan-rekan TNI yang turut membantu Polsek Ulu Musi dalam pengamanan dan penangkapan pelaku.
Sinergitas ini adalah wujud komitmen kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ulu Musi,” ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan terkendali, sementara proses hukum terhadap kedua pelaku terus berlanjut.(RED) -

Zulhas dan Joncik Muhammad Harumkan PAN di CNN Indonesia Award 2025
JAKARTA, seputartv.com –
Malam puncak CNN Indonesia Award 2025 di Hotel The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta pada Jum’at (31/10), menjadi momen istimewa bagi Partai Amanat Nasional (PAN). Dua kader terbaiknya, Zulkifli Hasan (Zulhas) dan H. Joncik Muhammad, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang bertema “Kolaborasi dan Harmoni Menggapai Asta Cita untuk Negeri.”
Ketua Umum DPP PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dianugerahi “Excellence in National Leadership and Public Empowerment” atas kepemimpinan kolaboratifnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional serta memperkuat sinergi lintas sektor.
“Kolaborasi adalah kunci. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh kader PAN yang bekerja dengan hati dan integritas,” ujar Zulhas.
Sementara itu, H. Joncik Muhammad, Ketua DPW PAN Sumatera Selatan dan Bupati Empat Lawang, meraih “Excellence in Rural Public Order Empowerment” berkat inovasi POL PP Desa — program yang memberdayakan mantan pelaku premanisme menjadi penjaga ketertiban desa.
“Dari konflik kami bangun ketertiban, dari keraguan kami lahirkan kepercayaan,” ungkap Joncik.
Acara bergengsi ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Jaksa Agung ST. Burhanuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin.
Ketua DPD PAN OKU Yudi Purna Nugraha (YPN) menyebut, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa PAN konsisten melahirkan pemimpin berintegritas dan berorientasi pada pengabdian.
“PAN memaknai politik sebagai ruang kolaborasi, bukan polarisasi,” tegas YPN.
Melalui prestasi Zulhas dan Joncik Muhammad, PAN menegaskan komitmennya sebagai partai yang menebar harmoni, memperkuat kolaborasi, dan terus berikhtiar mewujudkan cita-cita besar untuk Indonesia. (RED) -

Turunkan Konflik Hingga 60%, Joncik Muhammad Raih Penghargaan Prestisius di CNN Indonesia Award
JAKARTA, seputartv.com – Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.Bupati Empat Lawang, Dr. H. JoncikMuhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M., dianugerahi penghargaan prestisius kategori “Excellence inRural Public Order Empowerment” pada malam puncak CNN Indonesia Awards 2025.
Penghargaan ini diserahkan dalam sebuah seremoni mewah di Grand Ballroom The Ritz-CarltonJakarta, Mega Kuningan, yang dihadiri oleh sejumlah petinggi negara, Bapak Zulkifli Hasansebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Bapak Tito Karnavian sebagai Menteri DalamNegeri, Bapak Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Bapak Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Edsebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Bapak Saifullah Yusuf sebagai MenteriSosial. Di lembaga penegak hukum terdapat Bapak ST. Burhanuddin sebagai Jaksa AgungRepublik Indonesia dan Bapak Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian RepublikIndonesia. Selain itu, hadir pula Bapak Sultan Baktian Najamudin sebagai Ketua DewanPerwakilan Daerah (DPD) dan Bapak Utut Adianto sebagai Ketua Komisi I DPR RI (mewakili Ibu
Puan).
Terdapat pula perwakilan dari TNI, di mana Bapak Panglima TNI diwakili oleh Kapuspen,dan Bapak Sjafris Samsuddin diwakili oleh Bapak Frega (Kepala Biro Informasi PertahananSekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan). Terakhir, ada Bapak Pramono Anung yangmenjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, serta Keluarga Bpk. M. Hatta: Ibu Meutia, Ibu Gemala &Ibu Halida.
Inovasi Revolusioner: Program POL PP DesaAnugerah ini menjadi pengakuan tertinggi atas keberhasilan dan dampak transformatif dariprogram inovatif yang digagas oleh Bupati Joncik Muhammad: POL PP Desa (Polisi PamongPraja Desa).
Program ini dinilai revolusioner karena tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi jugapada pemberdayaan sosial dan kemanusiaan. Inti dari inovasi ini adalah mengubah wajahkeamanan desa dengan cara memberdayakan mantan pelaku premanisme di wilayah tersebut.
“Kita tidak bisa membangun Empat Lawang dengan ketakutan. Kita bangun dengan keberanian,cinta, dan kepercayaan bahwa setiap manusia bisa berubah. Mereka bukan musuh, merekaadalah anak bangsa yang kembali pulang untuk menjaga rumahnya,” ujar Bupati Joncik
Muhammad dalam wawancara usai menerima penghargaan.
Dari “Zero to Hero”: Menurunkan Konflik Hingga 60%
Melalui POL PP Desa, para mantan pelaku premanisme dan sumber keresahan sosial berhasilditransformasi menjadi kader-kader keamanan dan ketertiban desa (Kamtibmas) yang terlatihdan beretika. Mereka dibina secara berkelanjutan di 147 desa, diberikan pelatihan disiplin, etika,
dan penanaman nilai-nilai Pancasila.
Hasilnya sangat signifikan:
– Angka konflik sosial dan pelanggaran ketertiban umum di Kabupaten Empat Lawang menurun
hingga 60%.
– Rasa aman dan kebersamaan warga desa meningkat drastis.
Transformasi ini mengubah citra Kabupaten Empat Lawang—yang dahulu dikenal denganjulukan “Texas-nya Sumatera Selatan” karena tingkat kerawanan sosialnya—menjadi daerahyang dikenal sebagai MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasional, dan Indah).
Inspirasi Nasional Berbasis Empati
CNN Indonesia secara khusus menyoroti Empat Lawang sebagai contoh nyata kepemimpinanvisioner di daerah pedesaan yang mampu mengubah potensi konflik menjadi kekuatan sosial.
Pendekatan yang dilakukan adalah melalui empati, pendidikan moral, dan kemanusiaan alih-alih
kekerasan.
Keberhasilan program ini telah menjadi model yang diinspirasi oleh sejumlah pemerintahkabupaten/kota lain di Indonesia yang ingin mereplikasi pola pemberdayaan Pol PP Desa yanghumanis dan efektif.
“Kita tidak sekadar menegakkan ketertiban, tetapi menumbuhkan harga diri masyarakat desa.Itulah makna sejati dari pembangunan yang berkeadilan,” tegas Bupati Joncik Muhammad.
CNN Indonesia Awards 2025 mengusung tema “Kolaborasi & Harmoni Menggapai Asta Citauntuk Negeri,” dan penghargaan kepada Bupati Joncik Muhammad menjadi bukti bahwa daripelosok Sumatera Selatan, kilau perubahan nyata dapat menerangi dan menginspirasi seluruh
Indonesia.(RED) -

Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano Ikuti PKN2, Gagas Proyek Perubahan & Membuat Forum Kolaborasi BRONIS OBOR
MURATARA, seputartv.com – Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano, SKM, MH, Mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2 Tahun 2025 Di Bandung, Jawa Barat.
Dalam pelatihan tersebut, Andiyano menggagas Proyek Perubahan dengan membuat Forum Kolaborasi Lintas Sektoral BRONIS OBOR (Brimob Humanis & Kolaboratif).
“Saya ikutnya di Pusdikmin Polri, Bandung Jawa Barat, Kemarin” Ujarnya saat di wawancarai redaksi seputartv.com via pesan singkat, Kamis 30/10/2025.
Hal ini dilakukan dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas)
Ia juga menambahkan bahwa dirinya ingin forum ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta media dalam menghadapi berbagai potensi konflik sosial maupun aksi unjuk rasa yang berpotensi mengganggu kepentingan umum, terutama penutupan jalan negara atau jalan nasional.Andiyano melanjutkan, bahwa pembentukan forum ini bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi antar-stakeholder, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun sistem deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi konflik sosial di wilayah Muratara.
“Forum ini penting bagi kita semua. Selain mempererat silaturahmi, forum ini menjadi wadah kajian dan telaah bersama dalam membahas konflik-konflik sosial, khususnya aksi unjuk rasa yang sering kali berpotensi menutup jalan negara atau jalan nasional. Dengan forum ini, kita dapat melakukan pencegahan sejak dini serta mempercepat pelaporan terhadap setiap dinamika Kamtibmas di lapangan,” ujar AKBP Andiyano., S.K.M., M.H..
Beliau juga menambahkan bahwa semangat “BRONIS OBOR” (Brimob Humanis Kolaboratif) mencerminkan komitmen Brimob untuk hadir secara humanis, bekerja sama dengan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga kedamaian dan stabilitas wilayah.
“Kedepannya, forum Kolaborasi Lintas Sektoral ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi seluruh pihak untuk saling berbagi informasi, melakukan analisis situasi, serta menyusun langkah-langkah taktis dalam menyelesaikan permasalahan sosial secara cepat, tepat, dan humanis,” Tutupnya.(RED)
