Pasca Insiden Dugaan Pelecehan Oknum Kepala Kantor Pos, Korban Alami Trauma



PAGARALAM, seputartv.com – Sejak adanya peristiwa dugaan pelecehan terhadap dirinya, korban berinisial RA (23) kini mengalami trauma.

Dimana sejak insiden tersebut terjadi,  sehari – harinya korban kerab berdiam diri dan menyendiri dikamar bahkan sedikit menghindar dari sahabat dan kerabatnya.

Hal ini sampaikan oleh paman korban saat tim media ini menyambangi kediamannya, pada Rabu (28/01/2026).

” Kami binggung pak, keponakan kami kini menjadi pendiam dan banyak menghabiskan waktunya di kamar. Dulu ia tidak seperti ini, orangnya cerita dan suka berbaur apalagi jika berada tengah dilingkungan keluarga,” ungkap Wahyu paman korban di kediamannya.

Paman korban pun melanjutkan, sejak adanya peristiwa dugaan pelecehan yang dilakukan oknum  kepala Kantor Pos Kota Pagaralam terhadap keponakannya tersebut mengalami perubahan yang sangat signifikan.

“Dulu ia tidak seperti itu, dia gadis periang dan suka diajak bicara. Tapi sejak kejadian itu, ia kerab menyendiri dikamar dan terkadang menangis tanpa mengeluarkan air mata dan kami sangat khawatir atas trauma yang dialaminya,” jelas paman korban dengan raut muka sedih.

Pihak keluarga pun rencananya dalam waktu dekat ini akan membawa korban ke psikiater untuk dilakukan pemeriksaan, mereka khawatir dengan adanya peristiwa dugaan pelecehan tersebut kejiwaan korban akan mengalami gangguan mental.

Seperti yang telah diberitakan media ini sebelumnya, korban RA diduga mengalami perbuatan tak senonoh yang telah di lakukan oleh oknum kepala Kantor Pos Kota Pagaralam berinisial UB di kantornya.

Dimana saat itu korban sedang menunaikan kewajibanya sebagai pegawai kantor pos yakni dengan menjalankan perintah dari atasannya, membuka ruang brankas untuk mengambil sesuatu.

Saat korban membuka kunci brankas itulah diduga pelaku melancarkan aksinya dengan cara mendatangi korban dari arah belakang sembari berupaya melecehkan korban, namun korban sempat menghindar.

Bukannya berhenti melakukan aksinya, pelaku pun dengan nekat mendorong korban hingga masuk kedalam ruang brankas dan disanalah akhirnya pelaku kembali melancarkan aksinya.

Setelah berupaya berontak akhirnya korban dapat melarikan diri lalu menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada pihak keluarga dan selanjutnya melaporkan perbuatan pelaku ke Mapolres Pagaralam. (Tim)

Komentar

Tinggalkan komentar