Pemkab Empat Lawang Optimalkan Satu Data Indonesia untuk Tata Kelola Perdagangan



Empat Lawang, seputartv.com — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, menggelar Sosialisasi Optimalisasi Satu Data Indonesia (SDI) Bidang Perdagangan sebagai langkah strategis untuk menata dan menyatukan data perdagangan secara akurat dan terintegrasi, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa, lurah, dan camat se-Kabupaten Empat Lawang. Sosialisasi tersebut bertujuan agar data terkait pasar, pedagang, harga barang, serta pelaku usaha kecil tidak lagi berbeda-beda antar wilayah, sehingga dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empat Lawang, Haniran, menegaskan bahwa penerapan SDI sejalan dengan Permendag Nomor 5 Tahun 2003, serta kebijakan pemerintah pusat yang kini sepenuhnya mengedepankan sistem digital dan tidak lagi menggunakan mekanisme proposal manual.

“Kami mengapresiasi hadirnya aplikasi Satu Data Indonesia ini karena sangat memudahkan dalam menginput data dan memantau para pelaku usaha. Data yang akurat tentu akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi sektor perdagangan, tetapi juga mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Melalui sistem SDI, data yang dihimpun dari desa menjadi fondasi utama bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta mengantisipasi lonjakan harga maupun kelangkaan barang di pasar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Empat Lawang, Budi Sumitro, menyampaikan bahwa optimalisasi data lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi prioritas sesuai dengan visi dan misi Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad.

“Sesuai arahan Bupati, seluruh data dari OPD terkait akan dimaksimalkan dan ditargetkan rampung terkumpul paling lambat tanggal 15. Kita bergerak cepat agar data yang tersedia benar-benar siap digunakan untuk pengambilan kebijakan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa data bukan sekadar angka, melainkan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan data perdagangan yang terintegrasi dan akuntabel, tata kelola pasar diharapkan semakin tertib, adil, dan berpihak kepada pedagang kecil serta masyarakat luas. (RED)

Komentar

Tinggalkan komentar