PALI, seputartv.com – Mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan, Polsek Talang Ubi melakukan pemantauan intensif debit dan kedalaman air di kawasan Beracung, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (17/1/2026).
Hasil monitoring di lapangan menunjukkan kondisi debit aliran sungai masih berada dalam batas normal dan belum berdampak pada pemukiman warga.
Meski demikian,kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat tren kenaikan volume air seiring tingginya intensitas hujan.
Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat dari potensi bencana hidrometeorologi.
“Debit air memang terpantau mulai naik, namun saat ini masih normal. Kami memastikan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan agar setiap perkembangan bisa segera diantisipasi,”ujarnya.
Ia menyampaikan arahan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran serta peran aktif masyarakat.
“Bapak Kapolres PALI menginstruksikan agar personel terus melakukan monitoring di titik rawan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila terjadi kenaikan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir,”kata AKP Ardiansyah.
Pemantauan berlangsung aman dan kondusif.
Ia pun menambahkan,kedepan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder yang terkait.
“Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait,demi menjaga stabilitas kamtibmas dan keselamatan warga di wilayah PALI,”pungkasnya.(RAK)
Bulan: Januari 2026
-

Antisipasi Banjir, Polsek Talang Ubi Intensif Pantau Debit Air Di Kawasan Beracung
-

Hanyut Disungai, Seorang Balita Di Pali Ditemukan Meninggal Dunia
PALI, seputartv.com – Warga Dusun VII Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah anak laki-laki di bawah Jembatan Sungai Lematang, Jumat (16/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Rafael Mahendra bin Yudi Ertika, balita berusia 3 tahun 6 bulan, warga Dusun III Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB dalam kondisi mengapung di bawah jembatan Sungai Lematang oleh warga setempat.“Begitu menerima informasi dari Kepala Desa Pandan, kami bersama personel Polsek Tanah Abang langsung mendatangi TKP. Di lokasi benar ditemukan seorang anak laki-laki telah meninggal dunia,” ujar AKP Arzuan.
Jenazah kemudian dievakuasi dengan bantuan warga dan dibawa ke Rumah Sakit Pratama Tanah Abang untuk pemeriksaan awal. Setelah itu, pihak keluarga menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka di Desa Muara Lawai guna proses pemakaman.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban dilaporkan hanyut pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB saat bermain dan mandi di pinggiran Sungai Lematang bersama temannya yang masih berusia 4 tahun, tidak jauh dari rumah korban.
Pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan warga setempat sebelum akhirnya korban ditemukan tiga hari kemudian di wilayah Kecamatan Tanah Abang.
Ciri-ciri terakhir korban saat ditemukan mengenakan kaos merah bertuliskan “Mixue” dan celana pendek merah bertuliskan “Mixue”.Mewakili Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
“Atas nama pribadi dan institusi Polri, Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ungkap AKP Arzuan.
Kapolres PALI juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan tidak lengah dalam mengawasi anak-anak, terutama di lingkungan yang berisiko seperti sungai,” tambahnya.
Pihak keluarga korban telah menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta tidak menuntut pihak mana pun. Surat pernyataan resmi telah dibuat dan ditandatangani oleh keluarga.
“Kita memastikan seluruh prosedur Kepolisian telah dilaksanakan, mulai dari pendatanganan TKP, pencatatan saksi, evakuasi jenazah, hingga pelaporan kepada pimpinan,”pungkas AKP Arzuan.(RAK)
-

Bupati Sidak Rsud Empat Lawang, Ada Apa!!!
Empat Lawang, seputartv.com – Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang pada tengah malam.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, optimal, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam sidak tersebut, Bupati Empat Lawang didampingi oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Empat Lawang serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Empat Lawang.
Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran manajemen RSUD Empat Lawang beserta para tenaga kesehatan yang sedang bertugas.
Pada kesempatan itu, Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad memberikan arahan dan bimbingan kepada para petugas rumah sakit agar senantiasa mengutamakan pelayanan yang humanis, profesional, dan cepat tanggap terhadap kebutuhan pasien.
Ia juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu sektor vital yang langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.
Tidak hanya memberikan arahan, Bupati juga meninjau langsung kondisi rumah sakit dengan mengecek satu per satu pasien yang sedang menjalani perawatan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan para pasien benar-benar mendapatkan pelayanan medis yang layak, nyaman, dan penuh perhatian dari tenaga kesehatan.
Dalam kunjungannya, Bupati Empat Lawang mengapresiasi kinerja Direktur RSUD Empat Lawang beserta seluruh tenaga medis dan nonmedis yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, meskipun di jam malam.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Direktur dan seluruh petugas RSUD Empat Lawang yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tugas yang saudara-saudara emban ini adalah tugas yang sangat mulia. Semoga setiap pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ungkap Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad.
Lebih lanjut, Bupati menghimbau agar seluruh jajaran RSUD Empat Lawang terus menjaga disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat rasa empati kepada para pasien dan keluarga pasien.
“Saya berharap rumah sakit kebanggaan masyarakat Empat Lawang ini dapat terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan dari waktu ke waktu,” ucapnya. (RED) -

Pemkot Pagar Alam Tancap Gas Persiapkan Sekolah Taruna Nusantara
PAGARALAM, seputartv.com – Pemerintah Kota Pagar Alam terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Taruna Nusantara (STN) yang direncanakan berlokasi di Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam. Hal tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Besemah 3 Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Pagar Alam, Kamis (15/1/2026).
Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Wali Kota Pagar Alam Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sunarto, yang mewakili Wali Kota Pagar Alam. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Sekolah Taruna Nusantara merupakan proyek strategis Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter kebangsaan.
Staf Ahli Wali Kota Pagar Alam Bidang SDM dan Kesra, Sunarto, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam memberikan perhatian serius terhadap seluruh tahapan persiapan pembangunan STN, khususnya dalam aspek perencanaan dan perizinan.
“Pembangunan Sekolah Taruna Nusantara ini merupakan peluang besar bagi Kota Pagar Alam. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh prosesnya berjalan sesuai aturan, mulai dari kesiapan lahan, kesesuaian tata ruang, hingga kelengkapan perizinan, agar ke depan sekolah ini dapat beroperasi secara optimal,” ujar Sunarto.
Ia menegaskan, selain kesiapan fisik, kelengkapan administrasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Salah satunya adalah kesesuaian pemanfaatan ruang yang menjadi syarat utama untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Sementara itu, Pemerintah Kota Pagar Alam melalui OPD terkait menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan Sekolah Taruna Nusantara sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan karakter generasi muda di daerah.
“Pemkot Pagar Alam siap mendukung penuh proyek strategis nasional ini melalui koordinasi lintas sektor, sehingga seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan tertib, tepat waktu, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” demikian disampaikan perwakilan Pemerintah Kota Pagar Alam dalam rapat tersebut.
Diharapkan, dengan sinergi dan koordinasi yang solid antar perangkat daerah, pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah serta bangsa. (RED)
-

Diduga Pengedar, Dua Perempuan Pembawa Sabu Diringkus Polisi
PAGARALAM, seputartv.com – Kota Pagar Alam kembali lagi Satres Narkoba menunjukan kinerjanya komitmen memberantas peredaran Narkotika Barang bukti dan pelaku diamankan saat ini oleh – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Polres Pagar Alam pada Selasa (13/01/2026) sekira pukul 00.30 wib. Di pasar Nendagung Jl. Letnan Muda Nur Majais Pagar alam selatan Kota Pagar Alam.
Kasat Res Narkoba Polres Pagar Alam Iptu Doris Pidriandi, S. H,.M.S.i menyampaikan berawal dari laporan masyarakat didaerah pasar terminal nendagung sering dijadikan tempat transaksi narkotika, Kemudian dilakukan penyelidikan oleh Anggota Satres Narkoba didaerah tersebut didapati satu orang laki-laki dan dua orang perempuan dengan gerak gerik yang mencurigakan saat dihampiri oleh petugas Satres Narkoba satu orang laki-laki dan satu orang perempuan melarikan diri lalu dilakukan pengejaran terhadap orang yang melarikan diri tersebut dan berhasil mengamankan dia orang Perempuan yang mengaku bernama berinisial Anggun (23) pekerjaan ibu rumah tangga dan Tiwi (29) pekerjaan tidak bekerja menangkap perempuan yang sempat melarikan diri, sedangkan satu orang laki-laki yang tidak diketahui namanya berhasil melarikan diri, setelah dua orang perempuan diamankan dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan satu kotak rokok Saporna evolution berwarna merah yang didalamnya berisikan satu bungkus plastik klip merah yang berisikan narkotika jenis Sabu.
Atas kejadian tersebut dua orang perempuan berinisial Anggun dan Tiwi beserta barang bukti yang ditemukan dibawak ke mapolres Pagar Alam guna pemerikasaan lebih lanjut kedua pelakukan dikenakan pasal 114(1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 ttg Narkotika Jo UU No 1 Tahun 2026 ttg penyesuaianbpidan atau pasal 609 (1) hurup a UU No. 1 Tahun 2023 ttg Kuhp Jo UU No 1 Tahun 2026 ttg penyesuaian Pidana Jo pasal 132 ayat (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ungkap alumni Sip 49 ini Iptu Doris Pidriandi, S. H, M. S. I, ” Ujarnya
Sementara itu, Kapolres Pagar Alam Akbp Januar Kencana Setia Persada,S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Mansyur. S. H kedua pelaku akan dikenakan pidana yang berat sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang berlaku,”Komitmen Kami untuk memberantas Peredaran Narkotika,”Sinergi Polri dan Masyarakat cegah dan Brantas Narkotika. Silahkan masyarakat dapat melaporkan melalui layanan Kepolisian call 110 24 jam petugas kami melayani,”Ujarnya
