Empat Lawang, seputartv.com – Sikap Kanit Lantas Polres Empat Lawang, Bripka Azhari, menuai sorotan setelah menjawab konfirmasi awak media terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Pensiunan, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan nada tinggi dan terkesan marah-marah.
Sebelumnya, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Kukuh. Namun, awak media diarahkan langsung untuk berkoordinasi dan meminta keterangan kepada Kanit Lantas.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Bripka Azhari justru memberikan jawaban yang dinilai tidak mencerminkan sikap profesional seorang aparat penegak hukum. Ia menyatakan belum mengetahui kejadian tersebut dan mengaku belum menerima laporan resmi terkait kecelakaan dimaksud
“Kami belum tahu kejadiannya, belum ada laporan yang masuk,” ujarnya singkat.
Namun, ketika awak media kembali menanyakan informasi lanjutan guna kepentingan pemberitaan, Bripka Azhari malah merespons dengan nada tinggi dan terkesan emosional. Bahkan, ia menyampaikan kalimat bernada menantang, “Kalau tidak percaya, silakan ke sini,” yang dinilai tidak etis dalam pelayanan informasi publik.
Sikap tersebut tentu menjadi perhatian, mengingat keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, khususnya antara kepolisian dan insan pers. Awak media hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak Satlantas Polres Empat Lawang terkait kronologi kecelakaan di kawasan Pensiunan maupun klarifikasi atas sikap Kanit Lantas saat dikonfirmasi.
Masyarakat berharap jajaran kepolisian, khususnya di wilayah Polres Empat Lawang, dapat lebih mengedepankan sikap humanis, profesional, dan komunikatif dalam memberikan informasi kepada publik, demi menjaga kepercayaan serta citra institusi kepolisian.
Bulan: Januari 2026
-

Dikonfirmasi Soal Kecelakaan, Kanit Lantas Polres Empat Lawang Jawab Dengan Tensi Tinggi
-

Kecelakaan Parah di Kawasan Pensiunan Tebing Tinggi, Respons Kanit Lantas Tuai Sorotan
Empat Lawang, seputartv.com – Sebuah video kecelakaan lalu lintas berdarah yang terjadi di kawasan Pensiunan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, viral di media sosial dan menuai beragam reaksi publik.
Dalam rekaman video yang beredar luas tersebut, tampak seorang pengendara tergeletak di badan jalan dengan kondisi bersimbah darah. Korban terlihat tidak berdaya dan dikelilingi oleh sejumlah warga yang berupaya memberikan pertolongan. Hingga kini, identitas korban serta kronologi pasti kecelakaan masih belum diketahui secara jelas.
Ironisnya, saat awak media berupaya mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada Kanit Lantas Polres Empat Lawang, Azhari, respons yang diberikan justru menimbulkan tanda tanya. Alih-alih memberikan penjelasan awal, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.
“Apa yang mau dijelaskan kami saja baru tau. Saya belum menerima apa-apa,” ujar Bripka Azhari dengan nada tinggi, singkat, dan terkesan defensif saat dikonfirmasi melalui via sambungan telpon WhatsAap
Sikap tersebut menuai sorotan, mengingat peristiwa kecelakaan itu telah lebih dahulu viral dan menjadi konsumsi publik. Masyarakat pun mempertanyakan kesiapsiagaan serta alur informasi di internal kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, dalam merespons kejadian darurat yang terjadi di wilayah hukumnya sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kecelakaan, kondisi terkini korban, maupun langkah penanganan yang telah dilakukan. Publik berharap aparat terkait dapat segera memberikan klarifikasi yang transparan, demi menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat. -

Curi Uang Jutaan Rupiah, Pria Di Pali Di Gelandang Aparat
PALI, seputar TV com— Kepolisian Sektor Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali menegaskan perannya sebagai penjaga kepastian hukum dengan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Pasar Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang,
Kabupaten PALI.
Kasus tersebut terungkap berkat respons cepat aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Seorang pedagang, Beni Gunawan (29), melaporkan kehilangan dompet berisi uang tunai sebesar Rp8.750.000 serta satu unit handphone Oppo A3X saat sedang membereskan barang dagangannya pada Selasa, 15 Juli 2025, sekitar pukul 14.15 WIB.Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp9.550.000.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan secara sistematis dan terukur. Hasilnya, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial DR (21), warga Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang.Pelaku kemudian diamankan di wilayah Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, berikut barang bukti berupa satu unit handphone milik korban.
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat, khususnya di pusat-pusat aktivitas ekonomi rakyat seperti pasar tradisional.
Lebih lanjut, AKP Arzuan menyampaikan penegasan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., bahwa Polri tidak akan memberikan ruang bagi praktik kejahatan yang merusak rasa aman publik.
“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa setiap bentuk tindak kriminal akan ditindak secara tegas dan profesional. Kepolisian hadir untuk menjamin kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Keamanan adalah fondasi utama bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ujar AKP Arzuan menyampaikan arahan pimpinan.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Tanah Abang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Dan dijerat dengan Pasal 478 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,”urai Kapolsek mewakili Kapolres.
Polres PALI mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di lokasi keramaian.
“Serta aktif berpartisipasi melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas demi ,terwujudnya lingkungan yang aman, tertib, dan berkeadilan,”pungkasnya.(B4R)
-

Rebutan Pacar, Dua Siswi SMP Duel Fisik; Orang Tua Diminta Buka Mata!
LUBUKLINGGAU, seputartv.com — Sebuah video memperlihatkan aksi perkelahian dua siswi SMP di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak viral dan menuai kecaman publik. Mirisnya, duel ini dipicu perkara remeh namun memalukan: berebut seorang pacar yang masih duduk di bangku kelas VI SD.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Lapangan Perbakin, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Kedua siswi yang diketahui berasal dari SMPN 4 Lubuklinggau tampak saling adu pukul, tendang, hingga jambak-jambakan tanpa rasa malu maupun takut.
Dalam rekaman berdurasi singkat yang beredar luas, terlihat sejumlah remaja di sekitar lokasi hanya menjadi penonton pasif—bahkan sibuk merekam kejadian alih-alih melerai. Adegan ini semakin menambah keprihatinan: solidaritas kini kalah oleh sensasi konten.
Tak lama kemudian, seorang remaja pria yang diduga adalah bocah SD yang diperebutkan itu justru tampil sebagai “penyelamat”, melerai perkelahian dan membawa salah satu siswi pergi dari lokasi kejadian. Ironi di tengah ironi.
Aksi brutal ini sontak memantik kritik tajam dari warga.
Banyak yang menilai perkelahian tersebut mencerminkan minimnya pengawasan dan pendidikan karakter, baik di rumah maupun di sekolah.
“Anak-anak SMP sudah berkelahi seperti preman pasar. Di mana peran orang tua? Jangan-jangan terlalu sibuk dengan ponsel sendiri sampai lupa mendidik anak,” ujar seorang warga setempat dengan nada geram.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun orang tua terkait insiden tersebut. Namun, publik berharap kejadian ini menjadi tamparan keras—bukan hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi orang tua yang mungkin terlalu lalai mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin Lapangan Perbakin bukan lagi tempat olahraga, melainkan arena adu jotos remaja yang haus pengakuan.(RAK) -

Wujudkan Ibadah Kondusif, Polres PALI Laksanakan Giat PASTI di Gereja Handayani Mulya,
PALI, seputartv.com – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan kegiatan PASTI di wilayah hukum Polres PALI.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gereja Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, bersamaan dengan pelaksanaan ibadah umat Kristiani.
Kasat Lantas Polres PALI, IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H, mengatakan bahwa giat PASTI merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna memastikan situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif, khususnya di sekitar tempat ibadah.
“Personel Satlantas Polres PALI melaksanakan pengaturan lalu lintas dan pengamanan lokasi sebagai stated effort untuk menciptakan Kamseltibcarlantas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, IPTU Selda Audina menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang menegaskan komitmen Polres PALI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.
“Polri hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Pengamanan serta pengaturan lalu lintas di tempat ibadah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten PALI,” tegas Kapolres PALI sebagaimana disampaikan oleh Kasat Lantas.
Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas Polres PALI melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan jamaah, serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Melalui kegiatan PASTI ini, Polres PALI berharap terciptanya situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Polri untuk Masyarakat, hadir memberikan rasa aman, menjamin kelancaran, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,”tutup IPTU Selda Audina.(RAK)
