PAGARALAM, seputartv com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Reserse Polri, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pagaralam melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah setempat. Jum’at, (5/12/2025).
Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga. Aksi pembagian sembako dilakukan secara langsung oleh jajaran Satreskrim Polres Pagaralam.
Kasat Reskrim Polres Pagaralam, Iptu Herianto, SE, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin sinergisitas antara Polri dan masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian kami kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa bakti sosial ini tidak hanya dilakukan di Pagaralam, tetapi juga digelar serentak oleh jajaran Reserse di seluruh Indonesia sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Reserse Polri.
Melalui kegiatan ini, Polres Pagaralam berharap hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat serta semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(RTA)
Bulan: Desember 2025
-

Peringati Hari Jadi Reserse Polri 78, Satreskrim Polres Pagaralam Gelar Bakti Sosial Ke Masyarakat
-

PEMKAB EMPAT LAWANG GELAR BINTALSIK DAN LATSAR GADA PRATAMA UNTUK POL PP SIAGA DAN POL PP DESA
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi menggelar Bimbingan Mental dan Fisik (Bintalsik) serta Latihan Dasar (Latsar) Gada Pratama bagi personel Pol PP Siaga dan Pol PP Desa se-Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan ini bekerja sama dengan PT Perisai Bintang Sakti sebagai pelaksana pelatihan.
Pelatihan berlangsung selama 8 hari, dimulai hari ini dan dibuka secara resmi di Gedung Serbaguna Kabupaten Empat Lawang. Pada hari perdana, para peserta tampak mengikuti tahap kedisiplinan awal, termasuk pemangkasan rambut serentak sebagai simbol pembentukan karakter disiplin.
Kasat Pol PP Empat Lawang, Mgs Ahmad Nawawi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah serius Pemkab dalam meningkatkan kualitas, profesionalitas, dan kesiapsiagaan aparat ketertiban.
“Hari ini kami menggelar Bintalsik dan Latsar Gada Pratama untuk Pol PP Siaga dan Pol PP Desa se-Kabupaten Empat Lawang yang dilaksanakan langsung oleh PT Perisai Bintang Sakti,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa total peserta yang mengikuti pelatihan ini mencapai 380 orang, yang terdiri dari 150 peserta Pol PP Siaga dan 230 peserta Pol PP Desa.
“Pelatihan ini dilaksanakan selama 8 hari mulai hari ini, dengan total 380 peserta yang terdiri dari 150 Pol PP Siaga dan 230 Pol PP Desa se-Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.
Mgs Ahmad Nawawi berharap kegiatan ini mampu memperkuat kapasitas dan disiplin anggota Satuan Polisi Pamong Praja, sehingga mampu menjalankan tugas penegakan perda, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat secara lebih profesional.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, profesionalitas Pol PP Siaga dan Pol PP Desa dapat semakin meningkat ke depannya,” harapnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi wujud komitmen Pemkab Empat Lawang dalam menciptakan aparatur yang tangguh, terlatih, dan siap menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah setempat. (RED)
-

Tingkatkan kesigapan, Tiga Wilayah di Sumsel Naikan Status Siaga Darurat Bencana
PALEMBANG, seputartv.com – Tiga wilayah di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Ketiga wilayah itu, yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kota Pagar Alam, dan Kota Prabumulih.
Dengan penetapan status siaga oleh tiga daerah itu, Pemprov Sumsel segera menindaklanjuti dengan rakor persiapan penetapan status siaga di tingkat provinsi. Rakor dijadwalkan pada Kamis, 4 Desember 2025.
Kamis nanti rencananya rakor untuk membahas persiapan penetapan status siaga. Seluruh stakeholder akan hadir, termasuk TNI/Polri,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel M Iqbal Alisyahbana, dikutip dari Antara, Rabu, 3 Desember 2025.
Status siaga diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Langkah ini diambil untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang diprediksi akan meningkat.
Adanya langkah antisipatif tersebut diharapkan koordinasi dan penanganan bencana di Sumsel dapat berjalan lebih optimal. Seluruh unsur penanganan bencana pun berada dalam kondisi siap.
“Dengan penetapan status siaga ini, maka personel, peralatan, dan perlengkapan sudah siap. Beberapa bantuan logistik juga sudah kita tempatkan di daerah-daerah prioritas dan rawan bencana. Jadi, ketika terjadi bencana akan memudahkan distribusi bantuan,” jelas Iqbal.(RED)
-

Bawa Keranda Jenazah, Puluhan Petani Geruduk Kantor Pemkab Empat Lawang, Darli S.H: Kami akan tindaklanjuti tuntutan
EMPAT LAWANG, seputartv.com – Aksi bawa keranda jenazah dilakukan oleh para petani yang menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Empat Lawang pada hari ini, kamis (4/12/2025).
Aksi tersebut untuk menuntut Bupati dan DPRD untuk segera mencabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) dua perusahaan kelapa sawit raksasa, PT Empat Lawang Agro Perkasa (ELAP) dan PT Karya Kencana Sentosa Tiga(KKST).
Aksi massa yang menggunakan spanduk, pengeras suara, dan enam unit kendaraan bak terbuka ini dikoordinir oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA), Muhammad Ridwan.
Beroperasi Tanpa HGU: Perusahaan perkebunan tersebut diketahui telah beroperasi selama puluhan tahun, namun diduga kuat tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) yang sah. Ketiadaan HGU menunjukkan aktivitas mereka ilegal dan berpotensi merampas hak-hak masyarakat sekitar.
Tunggakan BPHTB Fantastis: PT ELAP/KKST juga menunggak kewajiban Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada Pemkab Empat Lawang dengan total mencapai Rp42 miliar lebih. BPHTB adalah pajak wajib, dan tunggakan ini merugikan keuangan daerah secara signifikan serta menghambat pembangunan.
”Sudah puluhan tahun beroperasi, mereka tidak memiliki izin yang jelas, tidak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar perkebunan, dan malah menunggak pajak puluhan miliar. Bupati dan DPRD harus berani bertindak tegas mencabut izin mereka!” teriak orator aksi.
Merespons aksi massa, Ketua DPRD Empat Lawang, Darli, S.H., menemui langsung para demonstran. Dalam dialog singkat, Darli berjanji akan segera mengambil langkah konkret.
”Kami akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Pemda Empat Lawang agar aspirasi petani plasma mendapatkan solusi terbaik. Kami akan menindaklanjuti tuntutan pencabutan izin dan penagihan BPHTB ini,” tegas Darli, Kamis (4/12/2025).
Janji dari pimpinan legislatif ini sedikit meredakan ketegangan. Masyarakat kini menanti realisasi janji Bupati dan DPRD untuk membersihkan Empat Lawang dari praktik korporasi yang merugikan daerah dan menyengsarakan masyarakat kecil.
Hingga berita ini ditayangkan perwakilan demonstrasi masih berdialog Asisten dan Kabag Tapem di kantor Bupati Empat Lawang.(RED) -

Diduga Gelapkan 2 Ton Sawit, Karyawan Perkebunan Ditangkap Petugas
MUSI RAWAS, seputartv com – Polsek Megang Sakti bersama Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) berhasil meringkus seorang karyawan perkebunan yang diduga melakukan penggelapan buah kelapa sawit milik PT Evan Lestari. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya Desa Megang Sakti V, Kecamatan Megang Sakti, sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (2/12/2025).
Tersangka berinisial EF (35), warga Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, yang diketahui merupakan karyawan PT Evan Lestari. EF diduga menggelapkan buah sawit perusahaan di Pos II Keamanan Estate PT Evan Lestari pada Senin (24/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
Akibat aksi tersebut, perusahaan mengalami kehilangan 2,9 ton buah kelapa sawit dengan nilai kerugian sekitar Rp 6.350.000.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K, S.I.K., M.Si, didampingi Kapolsek Megang Sakti AKP Hendri, S.H. dan Kanit Reskrim Ipda Niko Rosbarinto, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, personel Polsek Megang Sakti bersama Satreskrim Polres Musi Rawas berhasil meringkus pelaku penggelapan buah sawit,” ujar Kasat Reskrim.
Penangkapan dilakukan berdasarkan LP/B/185/XI/2022/RES.MURA/SUMSEL tanggal 7 November 2022, setelah personel mendapat informasi dari warga bahwa tersangka berada di rumah persembunyiannya. Kanit Reskrim kemudian berkoordinasi dengan Kasat Reskrim untuk melakukan APP dan penyusunan rencana penangkapan.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati tersangka berada di rumah persembunyiannya. EF langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Musi Rawas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Modus yang dilakukan adalah menggelapkan sebagian buah kelapa sawit saat proses pengiriman ke pabrik PT Sungai Kikim Mandiri di Lahat. Ketika ditimbang di pabrik, jumlah buah sawit berkurang 2,9 ton dari total muatan.
Atas perbuatannya, perusahaan mengalami kerugian dan melaporkan kejadian tersebut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa nota penerima buah dan sebagian buah kelapa sawit.(RTA)
