Bulan: Oktober 2025

  • Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    Bupati Empat Lawang Tinjau Langsung Keadaan Jalan Penghubung Yang Amblas Diterpa Hujan

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad meninjau langsung jalan lintas provinsi di antara Desa Seleman Ulu dan Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang yang amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan akibat diterjang hujan dengqn itensitas tinggi, Selasa (21/10/2025)

    Jalan vital penghubung antar kabupaten dan kota ini amblas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Empat Lawang sejak Senin malam.

    Dalam tinjauannya, Bupati Joncik menyebut ruas jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama yang sangat vital bagi masyarakat. Putusnya jalan di kawasan Nyawangan, Jeramba Ayek Kinang itu menyebabkan akses Empat Lawang–Pagaralam lumpuh total.

    “Jalan ini sangat penting karena menjadi penghubung antar desa bahkan antar kabupaten dan kota. Alhamdulillah masih ada jalan alternatif yang saya bangun lima tahun lalu. Tapi jalurnya kecil, kendaraan besar seperti truk tidak bisa lewat,” ujar Joncik di lokasi kejadian.

    Meski begitu, Bupati Empat Lawang memastikan penanganan darurat segera dilakukan. Ia mengungkapkan bahwa Gubernur Sumatera Selatan telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumsel untuk turun ke lapangan dan mengambil langkah cepat guna menghubungkan kembali dua daerah tersebut.

    Saya sudah dapat laporan dari Kadis PUPR Provinsi, mereka akan membangun jembatan bailey sementara. Peralatan dan perlengkapan sudah dikondisikan ke lokasi. Bahkan, menurut laporan terakhir, perbaikan permanen akan dialokasikan dalam anggaran tahun 2026. Namun, kalau bisa, saya berharap bisa dimasukkan ke Bangub tahun 2025 ini,” jelasnya.

    Joncik juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Gubernur dan tim teknis UPTD Lahat yang langsung turun meninjau lokasi bersama OPD terkait dari Kabupaten Empat Lawang.

    “Terima kasih kepada Pak Gubernur atas tanggapan cepatnya, juga UPTD Lahat, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, Perhubungan, dan Pemerintah Kecamatan Muara Pinang serta kepala desa yang sigap membantu masyarakat. Mudah-mudahan ada hikmah di balik musibah ini,” tutupnya.(RTS)

  • Diterjang Hujan Deras, Jalan Lintas Provinsi Amblas, Akses Pagaralam-Bengkulu Terputus

    Diterjang Hujan Deras, Jalan Lintas Provinsi Amblas, Akses Pagaralam-Bengkulu Terputus

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Empat Lawang pada Senin malam (20/10/2025) menyebabkan jalan lintas provinsi di antara Desa Seleman Ulu dan Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

    Peristiwa ini terjadi akibat debit air sungai yang meningkat tajam, sehingga gorong-gorong di bawah jalan runtuh dan menyeret sebagian badan jalan. Akibatnya, akses penghubung antara Pagaralam dan Bengkulu untuk sementara terputus total.

    Selain merusak infrastruktur jalan, luapan air juga membanjiri puluhan rumah warga di sekitar lokasi dengan ketinggian air mencapai setinggi betis orang dewasa. Warga yang terdampak tampak sibuk mengamankan barang-barang berharga dan membersihkan rumah mereka dari lumpur yang terbawa arus.

    Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah. Aktivitas warga dan arus lalu lintas antar provinsi kini terhenti, sementara pengendara dari arah Pagaralam maupun Bengkulu terpaksa mencari jalur alternatif.

    Warga berharap agar pemerintah dan dinas terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat, ekonomi, serta distribusi barang antarwilayah.

    “Kami berharap segera ada perbaikan darurat. Jalan ini satu-satunya penghubung utama ke Bengkulu. Kalau dibiarkan lama, aktivitas warga lumpuh total,” ujar salah satu warga Desa Seleman Ulu dengan nada khawatir.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah dan BPBD Empat Lawang masih melakukan pendataan dan upaya awal penanganan di lapangan. Diharapkan perbaikan sementara segera dilakukan agar akses transportasi kembali normal.(RDP)

  • Bupati Joncik Muhammad Resmikan Gatri Homestay dan Gatri Marts, Apresiasi Inovasi Mulyono Majukan Ekonomi Lokal

    Bupati Joncik Muhammad Resmikan Gatri Homestay dan Gatri Marts, Apresiasi Inovasi Mulyono Majukan Ekonomi Lokal

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Inovasi dan semangat membangun daerah kembali lahir dari putra daerah Empat Lawang. Senin (20/10/2025), Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M. meresmikan Gatri Homestay dan Gatri Marts milik Mulyono, anggota DPRD Empat Lawang, di Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi.

    Peresmian dua unit usaha tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, didampingi Wakil Bupati Arifai dan Ketua TP-PKK Ny. Heppy Safriani Joncik, serta disaksikan oleh jajaran pejabat, tokoh masyarakat, dan insan pers.

    Dalam sambutannya, Mulyono menyampaikan rasa syukur atas dibukanya dua unit usaha baru tersebut. “Alhamdulillah, ada Gatri Marts sebagai usaha anak-anak kita, kemudian ada Gatri Homestay juga. Saat ini baru tersedia sembilan kamar, dan ke depan direncanakan akan bertambah menjadi tiga puluh kamar,” ujar Mulyono.

    Ia menjelaskan, dari sembilan kamar yang ada, tujuh di antaranya merupakan kamar non-smoking yang bersifat privat, sementara dua kamar diperuntukkan bagi tamu yang merokok. “Untuk tarif menginap, saat ini dibuka dengan harga Rp500 ribu per malam, dan dalam masa opening ini kami berikan promo diskon 10% sampai akhir bulan,” tambahnya.

    Menariknya, seluruh kamar Gatri Homestay telah full booking untuk tamu dari berbagai daerah yang akan menghadiri kegiatan PDA KTNA pada 4–10 November mendatang. “Insya Allah, semoga usaha ini membawa berkah dan berjalan sesuai rencana,” ungkap Mulyono sambil meminta dukungan dan doa dari rekan-rekan media.

    Selain fasilitas lengkap seperti air panas-dingin dan sarapan pagi, Gatri Homestay juga menerapkan sistem syariah, di mana tamu yang menginap diwajibkan menunjukkan identitas pasangan resmi seperti KTP dan buku nikah. Waktu check-in dimulai pukul 14.00 WIB dan check-out pukul 13.00 WIB.>Sementara itu, Bupati Joncik Muhammad memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Mulyono dalam mengembangkan sektor usaha di daerah.

    “Mas Mul ini orang hebat, luar biasa. Dari politisi hebat kini jadi pebisnis hebat. Dulu pemain tower, konstruksi, perumahan, sekarang berkembang ke bidang homestay dan ritel. Homestay-nya bahkan sudah setara hotel di Jakarta,” ujar Joncik.

    Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran Gatri Homestay dan Gatri Marts sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi lokal.

    “Pemerintah daerah merasa terbantu. Kehadiran dua usaha ini membuat wajah Kota Tebing Tinggi berubah. Sekarang orang tidak perlu ke Lubuklinggau lagi, karena homestay Mas Mul ini tidak kalah dengan hotel-hotel besar,” tambahnya.

    Dengan konsep modern dan pelayanan berbasis elektronik, Gatri Homestay dan Gatri Marts diharapkan menjadi destinasi penginapan dan pusat belanja baru yang memajukan perekonomian Kabupaten Empat Lawang.(RJF)

  • Tiga Rumah Di Palembang Ludes Terbakar, Pasutri Tewas Berpelukan

    Tiga Rumah Di Palembang Ludes Terbakar, Pasutri Tewas Berpelukan

    SEPUTARTV.COM, PALEMBANG – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk di Gang Kelinci, Jalan R Sukamto, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (20/10/2025) dini hari.

    Peristiwa tragis ini menewaskan sepasang suami istri, Erty Triyani (47) dan Andi Rahmadi (51), yang ditemukan dalam posisi berpelukan di kamar mandi lantai dua rumah mereka.

    Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan melahap tiga rumah sekaligus. Api diduga berasal dari salah satu kamar di lantai dua, sebelum merambat cepat ke dua rumah di sampingnya.

    “Api pertama kali muncul dari kamar ponakan bujang itu. Kita tidak tahu pasti penyebabnya, apakah korsleting atau apa,” ujar Candra, keluarga korban, saat ditemui di lokasi kejadian.

    Kondisi rumah yang berdempetan serta sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar. Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi berada di gang sempit, sehingga mobil pemadam sulit menjangkau titik pusat api.

    Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah hampir 2 jam berjibaku, petugas berhasil menguasai kobaran api.

    Tim pemadam menemukan kedua korban tewas dalam keadaan berpelukan di dekat kamar mandi lantai dua. Diduga, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri akibat terjebak asap pekat yang memenuhi ruangan.

    “Keduanya masih dalam kondisi utuh, kemungkinan meninggal karena terlalu banyak menghirup asap,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran.

    Evakuasi jenazah berlangsung dramatis karena sebagian lantai dua rumah telah runtuh. Petugas gabungan dari Damkar Palembang dan Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja keras mengevakuasi jasad korban.

    Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses visum. Keluarga menyebut, keduanya akan dimakamkan di TPU Sematang Borang pada hari yang sama.

    “Salah satu korban, almarhum Andi Rahmadi, dahulu pernah menjadi atlet badminton. Kami semua masih syok,” tambah Candra sambil menahan tangis.(RED)

  • Pemkab Empat Lawang Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan, Bupati: Inflasi harus dikendalikan agar masyarakat tidak kaget

    Pemkab Empat Lawang Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan, Bupati: Inflasi harus dikendalikan agar masyarakat tidak kaget

    SEPUTARTV.COM, EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan arahan Menteri Keuangan Republik Indonesia terkait percepatan realisasi belanja daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, Senin (20/10/2025).

    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad dan diikuti oleh unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal. Kegiatan ini juga berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Menteri Keuangan Purbaya, yang menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja daerah agar ekonomi tetap tumbuh dan inflasi terkendali.

    Usai sesi bersama Menteri Keuangan, kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang membahas pengendalian harga beras dan ketersediaan pasokan pangan nasional menjelang akhir tahun.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Empat Lawang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengendalikan laju inflasi melalui pengawasan harga di pasar dan koordinasi lintas sektor.

    “Upaya Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam menekan laju inflasi ialah dengan rutin melakukan kontrol pasar. Kenaikan harga harus diketahui dari hari ke hari. Kita akan memerintahkan OPD terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian, untuk terus memantau pergerakan harga,” ujar Bupati.

    Bupati menambahkan, pengendalian inflasi sangat penting agar masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga kebutuhan pokok.

    “Inflasi harus dikendalikan agar masyarakat tidak kaget. Kalau sampai terjadi kenaikan harga yang luar biasa, itu bisa menimbulkan kegaduhan sosial,” tegasnya.

    Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan melalui kerja sama dengan Bulog, pelaku usaha, serta monitoring intensif di pasar tradisional. Langkah ini diharapkan dapat memastikan harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga.(RJF)